KLB PPCW Bawa Grup Band Legendaris Indonesia Koes Plus tahun 1973
syuting film Bing Slamet Setan Jalanan di Stasiun Manggarai....ditarik pake Lokomotif C 2054
[jadilah apa yang ada didirimu,jangan jadi seperti orang lain]
20-10-2009, 11:27 AM (This post was last modified: 20-10-2009, 11:27 AM by bagus70.)
Yang ditunggu kehadirannya: CC204 27. Nomor 27 itu nomor sakral karena:
-nomor rumah Enzo Ferrari.
-nomor mobil balap Ayrton Senna.
-nomor BB301 pertama yang operasional, dan yang pernah jadi loko badernya BB301.
(23-09-2009, 04:11 PM)Maulana Nur Achsani Wrote: Gue lovely berat ama BB204 alias Babybenz gitu lohh...
maksudna bebybenz gmn tuh?
Disebut Baby benz karena suara mesinnya yang halus kayak mobil Mercedez-Benz dan termasuk lokomotif mewah serta mahal. Hehehe, BB204 forever.....
Ya... memang di Indonesia ini lokomotif termahal yang dibeli adalah BB 204 buatan SLM Swiss... selain bunyi mesinnya ramah lingkungan juga lebih kuat menanjak dari lok DH...
Saya juga menyukainya karena memiliki roda gigi untuk jalur pegunungan dan desain traksi motornya yang tahan terhadap banjir (cari-cari aja di flickr, ada poto BB 204 menerobos banjir di sekitar Padang, bukti kalau dia tahan banjir).
Sayangnya banyak di antaranya yang 'wafat' karena terlalu banyak debu semen yang masuk ke mesin dan tak dapat diperbaiki oleh BY PDG saat masih bertugas mengangkut KAMEN (kereta semen)... unit yang masih beroperasi tinggal 2, yaitu BB 204 15 dan BB 204 16, sedangkan unit sisanya digunakan untuk kanibal komponen yang rusak.
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
(23-09-2009, 04:11 PM)Maulana Nur Achsani Wrote: Gue lovely berat ama BB204 alias Babybenz gitu lohh...
maksudna bebybenz gmn tuh?
Disebut Baby benz karena suara mesinnya yang halus kayak mobil Mercedez-Benz dan termasuk lokomotif mewah serta mahal. Hehehe, BB204 forever.....
Ya... memang di Indonesia ini lokomotif termahal yang dibeli adalah BB 204 buatan SLM Swiss... selain bunyi mesinnya ramah lingkungan juga lebih kuat menanjak dari lok DH...
Saya juga menyukainya karena memiliki roda gigi untuk jalur pegunungan dan desain traksi motornya yang tahan terhadap banjir (cari-cari aja di flickr, ada poto BB 204 menerobos banjir di sekitar Padang, bukti kalau dia tahan banjir).
Sayangnya banyak di antaranya yang 'wafat' karena terlalu banyak debu semen yang masuk ke mesin dan tak dapat diperbaiki oleh BY PDG saat masih bertugas mengangkut KAMEN (kereta semen)... unit yang masih beroperasi tinggal 2, yaitu BB 204 15 dan BB 204 16, sedangkan unit sisanya digunakan untuk kanibal komponen yang rusak.
Mas Charles, memang BB204 udah banyak yang mangkrak namun jika nanti pengoperasian KA Batubara jadi dibuka, maka rencananya BB204 tsb akan diperbaiki kembali. Pihak PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II sekarang sedang nyariin batere buat BB204 yang mangkrak. Sekian...
Kalo ane sih heran sama lok DH seri BB 300 sebab rodanya masih berjari-jari kaya lok uap. dah gitu hari gini masih jalan dan jumlahnyapun langka , kayanya hasil perkawinan silang antara BB 301 dengan D 301 abis modelnya tanggung sih. Besar ga kecilpun kaga . kan yang penting unik coi.