(26-01-2012, 01:38 AM)Illia Wrote: Tadi wa dines KA 13, rupanya petak PK-PTA masih pake rel yang lama kok. menggunakan rel sisi utara (itu rel yang lama)
dan sisi selatan itu rel yang baru msh blm finish pekerjaanya
mas yg di sisi selatan ada yg menggunakan dari rel lama coba perhatikan disekitar pjl lepas 2 jembatan besar dari arah pk ke sri dan juga disekitar pjl antara sri-co diposisi yg rel lamanya mepet banget sebelah utara ama jalanan .
juga mungkin bisa diamati pada saat dipetak ini terasa ada taspat coba perhatikan track sisi selatan pasti rel nya masih cukup mengkilat (bekas sering dipakai dan itu memang bekas rel lama)
maaf ya mungkin pengamatan dari ka 13 didaerah ini sudah rada gelap ya (sekitar jam 18.30 an ) coba dah pengamatan dari ka 1 atau ka 11...he..he
(26-01-2012, 07:49 PM)slamtrack Wrote: mas yg di sisi selatan ada yg menggunakan dari rel lama coba perhatikan disekitar pjl lepas 2 jembatan besar dari arah pk ke sri dan juga disekitar pjl antara sri-co diposisi yg rel lamanya mepet banget sebelah utara ama jalanan .
juga mungkin bisa diamati pada saat dipetak ini terasa ada taspat coba perhatikan track sisi selatan pasti rel nya masih cukup mengkilat (bekas sering dipakai dan itu memang bekas rel lama)
maaf ya mungkin pengamatan dari ka 13 didaerah ini sudah rada gelap ya (sekitar jam 18.30 an ) coba dah pengamatan dari ka 1 atau ka 11...he..he
wkwkwkw nah aku jg msh penasaran si. soale sampai sragi wa liat rel nya ga berubah tetep jalan d utara. bahkan ada beberapa bagian rel d sisi selatan blm beres pengerjaanya. makanya aku berpikir ka 13 kemaren msh melewati rel lama. namun aku setuju soal taspat di beberapa petak sblm sragi (kondsi taspatnya hampir sama saat DT PTA-Suradadi) baru diresmikan. kereta dari jakarta (sisi selatan) bisa lari kenceng. tapi disisi utara (dari semarang) tidak bisa.
aku curiga disitu emg rel baru, sementara rel yang lama disabung ke selatan atau mgkn di selatan itu emg rel baru jg sementara yang lama di copot relnya. karena aku inget, dipetak itu ga ada wesel ama sekali. yang artinya bisa jadi dulu ada 3 jalur (jalur selatan, jalur utara lama dan utara baru yg digunakan skrg). kalau d perhatikan dipetak situ ada jalur abs jembatan yang melebar antara jaur utara dan selatannya .
Ketika anda berniat mencari pengetahuan atau ilmu, yang harus anda lakukan adalah membaca, mencari informasi, mendengar diskusi, dan memberi pendapat yang logis. Dan itulah gunanya forum :3.
Apakah Hibernasi bisa menghasilkan ilmu dan informasi? Semua orang pun tau jawabannya...
Hibernasi ã„ã¿ã¯ ãÂÂã¦ã„ãÂÂã¾ãÂâ„¢. XDa
l
petak Pk-SRI
setelah melewati 2Jembatan ke arah sri, kereta sudah memakai jalur baru sampai sebelum msuk SRI.. klo di SRI-CO mungkin makai jalur lama.. *setau ane..
Slesai naik turun penumpang, jalur 1, ka eksekutif argo sindoro segera diberangkatkan kembali....
kp & masinis yg melayani ka 11 berangkat dgn sinyal aman.....
SEMARANG, suaramerdeka.com - April 2012 pekerjaan fisik jalur rel ganda Semarang-Bojonegoro akan dimulai. Satuan kerja (satker) pembangunan jalur ganda Semarang-Bojonegoro rencananya akan membangun fly over rel kereta api sepanjang 8,1 kilometer di Semarang mulai dari Kaligawe sampai Mangkang.
Kepala Satker Departemen Perhubungan pembangunan jalur ganda Semarang-Bojonegoro Hendy Siswanto mengatakan, fly over setinggi 15 meter dibangun untuk mengantisipasi penurunan tanah di Kota Semarang. Nantinya akan ada dua fly over yang dibangun untuk jalur ganda yakni di Gambir Jakarta dan Semarang.
Pembangunan jalur ganda Semarang-Bojonegoro sepanjang 190 kilometer akan dikerjakan selama 21 bulan. Rencananya, beberapa material untuk persinyalan seperti wesel akan diimpor dari Jepang dan Belanda. Satker akan mengerjakan daerah daerah yang tidak perlu pembebasan lahan terlebih dulu seperti jembatan, sedang untuk lahan yang harus dibebaskan pekerjaan masih menunggu. Saat ini pembangunan jalur ganda Semarang-Bojonegoro sedang tahap lelang proyek senilai Rp 4,6 triliun, yang dijadwalkan selesai akhir Maret.
"Dari lima wilayah yang dilewati pembangunan yakni Semarang, Demak, Grobogan, Blora, dan Bojonegoro, pembebasan lahan yang memakan waktu cukup lama adalah di Semarang, Grobogan dan Blora. Di Semarang, pembebasan lahan dari Stasiun Tawang hingga Alastuwa akan mengambil wilayah di selatan rel eksisting. Tapi di sisi kanan kiri tetap akan kena pelebaran untuk fly over. Total pembebasan lahan adalah 23 hektare," katanya usai telekonferen Gubernur Jateng dengan Wakil Presiden RI Boediono dari Stasiun Tawang, yang dihadiri Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Tunjung Inderawan.
Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo mengatakan, akan mengordinasi 12 kabupaten/kota terkait proyek jalur ganda kereta api Jakarta-Surabaya yang melewati jalur pantura Jateng. Berdasarkan data, sekitar 90% lahan untuk proyek jalur ganda merupakan tanah milik PT Kereta Api (KA).
"Persoalannya ada masyarakat yang menggunakan lahan-lahan tersebut sehingga perlu ditertibkan. Untuk persoalan secara teknis, nantinya pihak panitia pengadaan tanah (P2T) yang bekerja, tetapi tetap memerlukan koordinasi dengan PT KA dan pemda," ujarnya.
(28-01-2012, 12:15 PM)Bagus cc 203 30 Wrote: petak Pk-SRI
setelah melewati 2Jembatan ke arah sri, kereta sudah memakai jalur baru sampai sebelum msuk SRI.. klo di SRI-CO mungkin makai jalur lama.. *setau ane..
nah itu aku curiga pasca jembatan itu jalure kok melebar lalu menyempit. curiganya dulu ditengah2 situ rel lamanya lalu di pisah. pake rel baru smua baik utara dan selatan. soale dulu pas msh pembuatan rel baru jalur utara ada rel baru jg. mgkn yang dpakai sekarang. dan itu jg ga panjang hehehe kalau ga salah mulai menjelang sinyal masuk sragi sampai sta sraginya sendiri.
Ketika anda berniat mencari pengetahuan atau ilmu, yang harus anda lakukan adalah membaca, mencari informasi, mendengar diskusi, dan memberi pendapat yang logis. Dan itulah gunanya forum :3.
Apakah Hibernasi bisa menghasilkan ilmu dan informasi? Semua orang pun tau jawabannya...
Hibernasi ã„ã¿ã¯ ãÂÂã¦ã„ãÂÂã¾ãÂâ„¢. XDa
l
(28-01-2012, 12:15 PM)Bagus cc 203 30 Wrote: petak Pk-SRI
setelah melewati 2Jembatan ke arah sri, kereta sudah memakai jalur baru sampai sebelum msuk SRI.. klo di SRI-CO mungkin makai jalur lama.. *setau ane..
nah itu aku curiga pasca jembatan itu jalure kok melebar lalu menyempit. curiganya dulu ditengah2 situ rel lamanya lalu di pisah. pake rel baru smua baik utara dan selatan. soale dulu pas msh pembuatan rel baru jalur utara ada rel baru jg. mgkn yang dpakai sekarang. dan itu jg ga panjang hehehe kalau ga salah mulai menjelang sinyal masuk sragi sampai sta sraginya sendiri.
posisi setelah 2 jembatan cukup besar dari PK arah ke SRI mendekati pjl (mungkin pjl buaran) semua ka menggunakan rel baru (ada taspat ) perihal habitat sebelumnya rel lamanya ada di posisi sebelah selatan (di sebabkan posisi rel lama persis sangat berdekatan/mepet dengan jalan raya buaran jadi kagak mungkin rel baru dibuat di sisi selatan pada daerah ini sementara posisi jalan raya tidak bergeser)
sebelum memasuki SRI kembali rel lama ada diposisi utara(normal)
setelah melewati SRI arah ke CO ada pjl lagi dan rel lama kembali mepet banget dengan jalan raya comal-sragi/ posisi jalan raya persis mepet disebelah selatan rel lama sehingga rel baru kembali ada di sebelah utara didaerah ini semua ka menggunakan rel baru (ada taspat kembali) walaupun tidak terlalu lama , kemudian sebelum masuk CO kembali normal lagi menggunakan rel lama di sisi sebelah utara sampai PML-...-TG
...Untuk disain 2 jembatan cukup besar petak PK-SRI jembatan baru dan rel baru semua ada di posisi sebelah selatan rel lama dan posisi rel lama dan 2 jembatannya masih orsisnil tidak berubah posisi. hanya rel baru di buat menikung untuk kelebarkan jarak dengan rel lama menyesuikan posisi desain jembatan baru.