Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
nuwun sewu pak antonius, kalau bisa upload gambarnya jangan di kapanlagi pak. kayak yang dulu2, kuatirnya itu gambar sewaktu2 bisa raib digondol hantu

mendingan pakai yang lain saja pak
it's amazing ! benar2 inspiratif.
pak saya pernah baca kalau ada lok wap yang pakai sistem valve gear model poppet kayak valve nya mesin bensin/diesel konvensional. jadi ada semacam nokken as yang buka-tutup poppet valvenya. cuma timingnya tetap diatur sama johnsonbar dari kabin masinis. dibanding sistem lain, ini sistem lebih simpel nggak ribet. tapi memang baru berkembang saat lok wap mengalami masa senja tahun2 60 an. jadi nggak banyak lok yang adopsi sistem ini karena nggak lama setelah itu lok2 wap banyak yang pensiun dan wassalam diganti oleh diesel.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 460
Threads: 0
Joined: Sep 2011
Reputation:
11
upload yang enak kemana? Tolong diberi tahu. Saya nak urusan computer/internet paling ndak ngerti.
Pakai katup seperti mobil dengan nok as ya mustinya bisa.
Saya rasa kalau umpama design lok uap modern jangan pakai piston tapi pakai Turbin uap trus disambung ke generator listrik, jadi njalanin lokonya dengan TM seperti lok DE.
Tidak rumit, tidak perlu katup2 jadi gampang diatur computer.
Loko yang di Swiss sengaja dibikin pakai piston seperti loko tua untuk menarik turist.
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
kalau saya pakai imageshack.us pak. tapi beberapa rf pernah pakai ini, gambarnya juga hilang berubah jadi kodok. saya sendiri selama pakai tidak pernah hilang. mungkin karena saya lebih dulu sign up untuk register supaya dapat account di imageshack. jadi baiknya kalau pakai imageshack sign up dulu saja. nanti kalau mau upload tinggal login, baru upload gambar. registernya gratis kok.
---
wah, kalo pakai turbin apa nggak ganggu efisiensi turbin pak kalau kecepatan berubah2. lok wap kan nggak bisa konstan kadang butuh lari cepat, kadang butuh lambat atau berhenti sama sekali. setahu saya turbin2 wap buat pembangkit itu kecepatannya konstan dan tinggi putarannya.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 460
Threads: 0
Joined: Sep 2011
Reputation:
11
trims untuk infonya, nanti saya bikin account die imageshack
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
bener2 bikin penasaran sama ini lok wap. kalau ada gambar2 detail boleh di upload pak. tapi kayaknya wap hasil exhaustnya nggak di kondensasi lagi ya? tapi ya nggak tahu proses regeneratifnya lama atau tidak mengingat lok2 wap nggak ada yang pakai cara ini. jadi begitu keluar exhaust ya di lepas ke lingkungan. kalau bisa di umpan balik lagi ke tender kan lumayan ndak usah sering2 mampir minum.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 460
Threads: 0
Joined: Sep 2011
Reputation:
11
22-09-2012, 05:04 PM
(This post was last modified: 22-09-2012, 05:08 PM by antonius_123.)
ada beberap foto detail nanti saya upload.
Ndak pakai kondensatie.
Kalau mau lihat yang pakai kondensatie coba carik di Google ACE 3000, tapi ini rasanya masih rencana dan belum direalisatie. Modelnya keren kayak loko diesel.
Model lok uap tua ada juga yang pakai kondensatie. Kondensornya satu gerbong sendiri dibelakang tender. Di Australie pernah ada karena menempuh padang pasir dan tidak ada air.
Posts: 50
Threads: 0
Joined: Aug 2012
Reputation:
0
23-10-2012, 02:46 PM
(This post was last modified: 23-10-2012, 02:48 PM by imamutomo.)
lokonya miring kedepan
lokonya miring kedepan
kikirikik
[/u][/size][/b][/font]