05-08-2010, 06:59 PM
koridor bogor trafiknya lumayan padat. kalo kurang perawatan bisa fatal akibatnya.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"

|
05-08-2010, 06:59 PM
koridor bogor trafiknya lumayan padat. kalo kurang perawatan bisa fatal akibatnya.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
05-08-2010, 10:17 PM
(05-08-2010, 10:57 AM)Warteg Wrote:(05-08-2010, 10:29 AM)Peron Shop Wrote: Buat Yg Mo Mudik pas Lebaran besok, monggo disimak[/spoiler]
05-08-2010, 10:57 PM
GMR-SGU/SBI/ML tarif tertinggi bisa sampai 500rb....
PT KA pakai jurus aji mumpung,sah-sah saja...
06-08-2010, 11:09 AM
Berita dari Tempo Interaktif:
Quote:30 Persen Masinis Kereta Api Belum Bersertifikat Sumber: http://www.tempointeraktif.com/hg/kesra/...09,id.html Bagaimana sistem sertifikasi masinis di PT. Kereta Api Indonesia (Persero) (Persero)? Apakah sistem yang diterapkan sejak lama tersebut sudah cukup memadai untuk menjamin kompetensi dari masinis yang berada di bawah naungan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) (Persero)?
06-08-2010, 12:15 PM
Pemerintah Abaikan Kereta Api
Jumat, 6 Agustus 2010 | 11.37 WIB http://m.kompas.com/xl/read/data/2010.08.06.11370015 JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah dinilai telah mengabaikan kereta api sebagai salah satu moda transportasi di tanah air. Padahal, permintaan dari masyarakat cukup tinggi. Anggota Komite II DPD RI Bambang P Soeroso mengatakan jika melihat luasnya wilayah Indonesia, seharusnya kereta api menjadi moda transportasi yang paling tepat dan menjanjikan."Di Indonesia, kereta api itu diabaikan yang sebenarnya menurut pendapat kami merupakan moda transport yang harusya menjadi tumpuan pergerakan orang dan distribusi barang dan jasa," tuturnya dalam Talkshow DPD RI Perspektif Indonesia bertajul 'Kereta Api Indonesia: Antara Keselamatan dan Komersialisasi' di Gedung DPD RI, Jumat (6/8/2010). Buktinya, lanjut Bambang, panjang rel kereta api bukannya bertambah secara signifikan tapi justru merosot jauh dari panjang rel pada masa Belanda. Selain rel, juga soal lokomotif. Menurut data yang diterimanya, jumlah lokomotif per tahun 2008 sebanyak 341 buah. Menurun dari data tahun 2004 yang menunjukkan jumlah lokomotif 354 buah."Loko-nya tua-tua dan jumlahnya makin menyusut. PT. Kereta Api Indonesia (Persero) enggak punya anggaran. Jangankan untuk membeli, untuk memelihara saja kurang," tandasnya. Sebelumnya, Dirjen Perkeretaapian Departemen Perhubungan Tundjung Inderawan mengakui panjang rel saat ini jauh merosot dibandingkan panjang rel pada masa Belanda."Dari panjang rel peninggalan Belanda dan baru alami penurunan baik di Jawa dan Sumatera karena ada lintas yang terpaksa ditutup atau mati karena secara ekonomi sudah tidak laik," katanya. KOMPAS.com Caroline Damanik
.
06-08-2010, 01:09 PM
Anda perhatikan tidaK? Semenjak santernya berita Jakarta akan macet lumpuh total, wacana tol trans-Jawa langsung tenggelam.
06-08-2010, 04:26 PM
(06-08-2010, 11:09 AM)Charles Wrote: Berita dari Tempo Interaktif: Kalo yang 41 PJL di Tegal itu baru digalakan pada bulan2 kemarin atas inisitif pemkot Tegal sendiri mengingat banyak terjadi kecelakaan di pintu perlintasan tak berjaga.... kalo masinis yang udah ada sertifikatnya berati itu masinis standar yang udah diuji kelayakan jalannya.......... UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah ! ![]() Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
06-08-2010, 04:42 PM
08-08-2010, 02:15 AM
(06-08-2010, 04:42 PM)ebret_cc20191 Wrote:(06-08-2010, 01:09 PM)bagus70 Wrote: Anda perhatikan tidaK? Semenjak santernya berita Jakarta akan macet lumpuh total, wacana tol trans-Jawa langsung tenggelam. tengelam dan tenggelam..... bahkan rencana mau mngandalkan KA commuter jabotabek(KRL)
At last,,, Menanti dioperasikannya DT Purwokerto-Kroya
![]()
10-08-2010, 12:25 PM
Quote:Stasiun Gambir |
|
|