<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
	<channel>
		<title><![CDATA[Semboyan35 Indonesian Railfans - Kereta Uap]]></title>
		<link>https://www.semboyan35.com/</link>
		<description><![CDATA[Semboyan35 Indonesian Railfans - https://www.semboyan35.com]]></description>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 01:28:30 +0000</pubDate>
		<generator>MyBB</generator>
		<item>
			<title><![CDATA[Butuh Spare part SIV KRL Tokyo Metro series 6000]]></title>
			<link>https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=8276</link>
			<pubDate>Fri, 27 Sep 2013 08:23:49 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://www.semboyan35.com/member.php?action=profile&uid=18992">jarot.djody</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=8276</guid>
			<description><![CDATA[mohon bantuanya<br />
KAI lagi ada tender<br />
kami mau ikut<br />
<br />
mau tanya ada tang tau sparepart<br />
Print Circuit board-SIV<br />
Tokyo Metro series 6000<br />
Model SIAR-ID<br />
Model Sparepart MCAR-WC<br />
<br />
total 60 set<br />
<br />
ada yang bisa bantu<br />
salam<br />
djody<br />
081519900018<br />
jarot.djody@cbn.net.id]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[mohon bantuanya<br />
KAI lagi ada tender<br />
kami mau ikut<br />
<br />
mau tanya ada tang tau sparepart<br />
Print Circuit board-SIV<br />
Tokyo Metro series 6000<br />
Model SIAR-ID<br />
Model Sparepart MCAR-WC<br />
<br />
total 60 set<br />
<br />
ada yang bisa bantu<br />
salam<br />
djody<br />
081519900018<br />
jarot.djody@cbn.net.id]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Masa lalu biarkanlah kereta masa lalu]]></title>
			<link>https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=8268</link>
			<pubDate>Wed, 25 Sep 2013 13:13:01 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://www.semboyan35.com/member.php?action=profile&uid=18678">farankautsar</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=8268</guid>
			<description><![CDATA[Kereta selalu berkembang dari zaman ke zaman , oleh karena itu juga zaman semakin canggih, semaking canggih kereta yang dibuat contoh cc 300 buatan PT.INKA th 2013<br />
<br />
Kereta dulu zaman netherland bathavia spoor ada perkembangan kereta api sebagai alat pengantar barang hasil rempah-rempahan untuk diproduksi di batavia (jakarta) , pusatnya di jateng. dan saat itu jd penumpang kann,  udah dulu itu<br />
<br />
Jenis A , B , C, D ,  AA BB CC <br />
<br />
DD mana ?<img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/confused.gif" alt="Bingung" title="Bingung" class="smilie smilie_32" />    tahun besok dibuatLah <img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/new_ngiler.gif" alt="Ngiler" title="Ngiler" class="smilie smilie_26" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Kereta selalu berkembang dari zaman ke zaman , oleh karena itu juga zaman semakin canggih, semaking canggih kereta yang dibuat contoh cc 300 buatan PT.INKA th 2013<br />
<br />
Kereta dulu zaman netherland bathavia spoor ada perkembangan kereta api sebagai alat pengantar barang hasil rempah-rempahan untuk diproduksi di batavia (jakarta) , pusatnya di jateng. dan saat itu jd penumpang kann,  udah dulu itu<br />
<br />
Jenis A , B , C, D ,  AA BB CC <br />
<br />
DD mana ?<img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/confused.gif" alt="Bingung" title="Bingung" class="smilie smilie_32" />    tahun besok dibuatLah <img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/new_ngiler.gif" alt="Ngiler" title="Ngiler" class="smilie smilie_26" />]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Kisah Kereta Maut, Gerbong GR 10152]]></title>
			<link>https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=8176</link>
			<pubDate>Wed, 31 Jul 2013 22:05:59 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://www.semboyan35.com/member.php?action=profile&uid=17918">Darkcrosserz</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=8176</guid>
			<description><![CDATA[Sumber : Komunitas Alleut<br />
Kalo repost digabung aja om momod hehehe <img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/new_mawar.gif" alt="Playboy" title="Playboy" class="smilie smilie_36" /><br />
<br />
<!-- <img src="http://http://1.bp.blogspot.com/_3TikqWELJ0U/TRGXs_33ZNI/AAAAAAAAADE/RiYvTeeZCkY/s1600/5.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: 5.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://http://1.bp.blogspot.com/_3TikqWELJ0U/TRGXs_33ZNI/AAAAAAAAADE/RiYvTeeZCkY/s1600/5.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: 5.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Hanya tertawaan dari luar yang terdengar. Beberapa orang mendekati lobang di sisi gerbong itu untuk menghisap hawa yang masih segar. Mereka mulai berdesak-desakan. Makin lama lobang itu semakin menjadi rebutan. Di sana sini mulai terdengat orang saling memaki. Beberapa orang berteriak minta air. Menjerit-jerit agar pintu dibuka. Dinding seng dipukul-pukul, ditendang-tendang. Tak seorang pun dapat bertahan di tempat yang tak diinginkan tersebut.<br />
<br />
Hawa semakin lama semakin panas dan sesak. Rasa terbakar mulai menjalar di muka mereka. Terengah-engah bagai ikan dalam jala. Dada turun naik, berbunyi, mengerang-erang bagaikan suara ban bocor yang lagi dipompa. Hawa penuh dengan uap keringat. Dinding dan atap seng telah mulai panas. Penat berdiri, duduk pun susah karena ruangan tak cukup.<br />
<br />
Mereka yang lemah badannya terdorong-dorong dari dinding ke dinding. Lobang hawa tetap menjadi rebutan. Mulai mereka dengan mati-matian memperebutkannya, mempetahankannya. Yang pingsan tak diacuhkan, ikut terseret-seret. "Air... Air... Buka pintu, buka pintu..." tak putus teriakan itu. Lebih-lebih kalau kereta api berhenti.<br />
<br />
Serdadu Belanda tertawa di luar sana. Tepat pukul satu, enam jam setelah perjkalanan dilakukan, dituangkanlah air panas dari termos ke dalam lubang kecil tadi. "Tuan-tuan ingin minum ? Minumlah, minumlah", ujar seorang serdadu sambil tertawa-tawa.<br />
<br />
Di dalam teriakan semakin keras. Dinding gerbong berderu-deru kena pukulan dan tendangan. Salah seorang pejuang bernama Karto terlihat telah terlentang tak sadarkan diri, tak bernafas lagi... Menyusul Anwar. Tegang, terseret-seret seakan-akan ia masih ikut berebut-rebut, belum rebah, masih bersandar kepada badan-badan yang berdesak-desak itu layaknya mayat berjalan. Akhirnya rebah juga. Terimpit dan terinjak-injak. Empat-lima orang tergelincir menginjak mayat. Jatuh tak kuat berdiri lagi. Sejurus kemudian merekapun tak bernafas lagi, tertumpang tindih.<br />
<br />
Tiba-tiba ada yang tertawa, keras dan serak. Lewat sinar matahari yang masuk dari lubang kecil itu kelihatan matanya berbalik-balik dan terbelalak, mulutnya berlumuran darah. Sekali-kali ditanamkan giginya ke bahu seorang yang telah pingsan. "Air... Air... Hihihihi!". Ia telah gila rupanya...<br />
<br />
Pukul tiga. Teriakan-teriakan dari gerbong sudah berkurang. Itupun sudah serak dan parau. Sejam kemudian matahari masih panas sinarnya, keributan sudah jauh berkurang. Hanya kalau kereta berhenti akan terdengat suara meratap, melenguh dan mengerang. Tidak lagi menyerupai suara manusia. Bau busuk mulai keluar dari gerbong itu. Seorang serdadu Belanda memijit hidungnya karena tidak tahan.<br />
<br />
Pukul lima. Masih ada seorang tawanan di gerbong ketiga yang masih tertawa, lambat laun suaranya hingga tidak terdengar sama sekali. Hanya gemuruh kereta-api yang terdengar...<br />
<br />
Kisah di atas adalah sebagaimana diutarakan oleh Issukarso dalam Mimbar Indonesia 17 Januari 1948 terkait peristiwa Kereta Api Maut. Ketika itu pada tanggal 23 November 1947, seratus lebih pejuang republik yang ditawan Belanda diangkut oleh kereta api dari Bondowoso menuju Surabaya. Sebelum sampai di tujuan, 46 di antara mereka tewas karena gerbong-gerbong yang dipakai selama perjalanan tertutup rapat. Pada tanggal 2 Agustus 1948, Kapten Antinan dari Kesatuan Pasukan Belanda yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut diadili Pengadilan Militer Belanda. Hukumannya adalah... BEBAS.<br />
<br />
ini penampakan gerbongnya, kalo ada yang punya minjem fotonya ya om <img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/biggrin.png" alt="Big Grin" title="Big Grin" class="smilie smilie_4" /><br />
<br />
<!-- <img src="http://http://www.google.co.id/imgres?imgurl=http://1.bp.blogspot.com/_F8d-HxnKiJs/TQ66EYa7bMI/AAAAAAAAAGA/wfoIUHXMET0/s320/dsc08664.jpg&amp;imgrefurl=http://bondowosoinlove.blogspot.com/2010/12/mengenai-peristiwa-gerbong-maut-berikut.html&amp;usg=__mjng6xPNzsYMBHwX-BWsSGdu-Hc=&amp;h=234&amp;w=342&amp;sz=16&amp;hl=id&amp;start=7&amp;sig2=yMnsnHTM2AgWh9tUw9j7BA&amp;zoom=1&amp;tbnid=NLUfY-TtEqjckM:&amp;tbnh=82&amp;tbnw=120&amp;ei=z4n5UdbCKcWmlAXGjYDIDw&amp;um=1&amp;itbs=1&amp;sa=X&amp;ved=0CDgQrQMwBg" loading="lazy"  alt="[Image: mengenai-peristiwa-gerbong-maut-berikut....CDgQrQMwBg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://http://www.google.co.id/imgres?imgurl=http://1.bp.blogspot.com/_F8d-HxnKiJs/TQ66EYa7bMI/AAAAAAAAAGA/wfoIUHXMET0/s320/dsc08664.jpg&amp;imgrefurl=http://bondowosoinlove.blogspot.com/2010/12/mengenai-peristiwa-gerbong-maut-berikut.html&amp;usg=__mjng6xPNzsYMBHwX-BWsSGdu-Hc=&amp;h=234&amp;w=342&amp;sz=16&amp;hl=id&amp;start=7&amp;sig2=yMnsnHTM2AgWh9tUw9j7BA&amp;zoom=1&amp;tbnid=NLUfY-TtEqjckM:&amp;tbnh=82&amp;tbnw=120&amp;ei=z4n5UdbCKcWmlAXGjYDIDw&amp;um=1&amp;itbs=1&amp;sa=X&amp;ved=0CDgQrQMwBg" loading="lazy"  alt="[Image: mengenai-peristiwa-gerbong-maut-berikut....CDgQrQMwBg]" class="mycode_imgs" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Sumber : Komunitas Alleut<br />
Kalo repost digabung aja om momod hehehe <img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/new_mawar.gif" alt="Playboy" title="Playboy" class="smilie smilie_36" /><br />
<br />
<!-- <img src="http://http://1.bp.blogspot.com/_3TikqWELJ0U/TRGXs_33ZNI/AAAAAAAAADE/RiYvTeeZCkY/s1600/5.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: 5.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://http://1.bp.blogspot.com/_3TikqWELJ0U/TRGXs_33ZNI/AAAAAAAAADE/RiYvTeeZCkY/s1600/5.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: 5.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Hanya tertawaan dari luar yang terdengar. Beberapa orang mendekati lobang di sisi gerbong itu untuk menghisap hawa yang masih segar. Mereka mulai berdesak-desakan. Makin lama lobang itu semakin menjadi rebutan. Di sana sini mulai terdengat orang saling memaki. Beberapa orang berteriak minta air. Menjerit-jerit agar pintu dibuka. Dinding seng dipukul-pukul, ditendang-tendang. Tak seorang pun dapat bertahan di tempat yang tak diinginkan tersebut.<br />
<br />
Hawa semakin lama semakin panas dan sesak. Rasa terbakar mulai menjalar di muka mereka. Terengah-engah bagai ikan dalam jala. Dada turun naik, berbunyi, mengerang-erang bagaikan suara ban bocor yang lagi dipompa. Hawa penuh dengan uap keringat. Dinding dan atap seng telah mulai panas. Penat berdiri, duduk pun susah karena ruangan tak cukup.<br />
<br />
Mereka yang lemah badannya terdorong-dorong dari dinding ke dinding. Lobang hawa tetap menjadi rebutan. Mulai mereka dengan mati-matian memperebutkannya, mempetahankannya. Yang pingsan tak diacuhkan, ikut terseret-seret. "Air... Air... Buka pintu, buka pintu..." tak putus teriakan itu. Lebih-lebih kalau kereta api berhenti.<br />
<br />
Serdadu Belanda tertawa di luar sana. Tepat pukul satu, enam jam setelah perjkalanan dilakukan, dituangkanlah air panas dari termos ke dalam lubang kecil tadi. "Tuan-tuan ingin minum ? Minumlah, minumlah", ujar seorang serdadu sambil tertawa-tawa.<br />
<br />
Di dalam teriakan semakin keras. Dinding gerbong berderu-deru kena pukulan dan tendangan. Salah seorang pejuang bernama Karto terlihat telah terlentang tak sadarkan diri, tak bernafas lagi... Menyusul Anwar. Tegang, terseret-seret seakan-akan ia masih ikut berebut-rebut, belum rebah, masih bersandar kepada badan-badan yang berdesak-desak itu layaknya mayat berjalan. Akhirnya rebah juga. Terimpit dan terinjak-injak. Empat-lima orang tergelincir menginjak mayat. Jatuh tak kuat berdiri lagi. Sejurus kemudian merekapun tak bernafas lagi, tertumpang tindih.<br />
<br />
Tiba-tiba ada yang tertawa, keras dan serak. Lewat sinar matahari yang masuk dari lubang kecil itu kelihatan matanya berbalik-balik dan terbelalak, mulutnya berlumuran darah. Sekali-kali ditanamkan giginya ke bahu seorang yang telah pingsan. "Air... Air... Hihihihi!". Ia telah gila rupanya...<br />
<br />
Pukul tiga. Teriakan-teriakan dari gerbong sudah berkurang. Itupun sudah serak dan parau. Sejam kemudian matahari masih panas sinarnya, keributan sudah jauh berkurang. Hanya kalau kereta berhenti akan terdengat suara meratap, melenguh dan mengerang. Tidak lagi menyerupai suara manusia. Bau busuk mulai keluar dari gerbong itu. Seorang serdadu Belanda memijit hidungnya karena tidak tahan.<br />
<br />
Pukul lima. Masih ada seorang tawanan di gerbong ketiga yang masih tertawa, lambat laun suaranya hingga tidak terdengar sama sekali. Hanya gemuruh kereta-api yang terdengar...<br />
<br />
Kisah di atas adalah sebagaimana diutarakan oleh Issukarso dalam Mimbar Indonesia 17 Januari 1948 terkait peristiwa Kereta Api Maut. Ketika itu pada tanggal 23 November 1947, seratus lebih pejuang republik yang ditawan Belanda diangkut oleh kereta api dari Bondowoso menuju Surabaya. Sebelum sampai di tujuan, 46 di antara mereka tewas karena gerbong-gerbong yang dipakai selama perjalanan tertutup rapat. Pada tanggal 2 Agustus 1948, Kapten Antinan dari Kesatuan Pasukan Belanda yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut diadili Pengadilan Militer Belanda. Hukumannya adalah... BEBAS.<br />
<br />
ini penampakan gerbongnya, kalo ada yang punya minjem fotonya ya om <img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/biggrin.png" alt="Big Grin" title="Big Grin" class="smilie smilie_4" /><br />
<br />
<!-- <img src="http://http://www.google.co.id/imgres?imgurl=http://1.bp.blogspot.com/_F8d-HxnKiJs/TQ66EYa7bMI/AAAAAAAAAGA/wfoIUHXMET0/s320/dsc08664.jpg&amp;imgrefurl=http://bondowosoinlove.blogspot.com/2010/12/mengenai-peristiwa-gerbong-maut-berikut.html&amp;usg=__mjng6xPNzsYMBHwX-BWsSGdu-Hc=&amp;h=234&amp;w=342&amp;sz=16&amp;hl=id&amp;start=7&amp;sig2=yMnsnHTM2AgWh9tUw9j7BA&amp;zoom=1&amp;tbnid=NLUfY-TtEqjckM:&amp;tbnh=82&amp;tbnw=120&amp;ei=z4n5UdbCKcWmlAXGjYDIDw&amp;um=1&amp;itbs=1&amp;sa=X&amp;ved=0CDgQrQMwBg" loading="lazy"  alt="[Image: mengenai-peristiwa-gerbong-maut-berikut....CDgQrQMwBg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://http://www.google.co.id/imgres?imgurl=http://1.bp.blogspot.com/_F8d-HxnKiJs/TQ66EYa7bMI/AAAAAAAAAGA/wfoIUHXMET0/s320/dsc08664.jpg&amp;imgrefurl=http://bondowosoinlove.blogspot.com/2010/12/mengenai-peristiwa-gerbong-maut-berikut.html&amp;usg=__mjng6xPNzsYMBHwX-BWsSGdu-Hc=&amp;h=234&amp;w=342&amp;sz=16&amp;hl=id&amp;start=7&amp;sig2=yMnsnHTM2AgWh9tUw9j7BA&amp;zoom=1&amp;tbnid=NLUfY-TtEqjckM:&amp;tbnh=82&amp;tbnw=120&amp;ei=z4n5UdbCKcWmlAXGjYDIDw&amp;um=1&amp;itbs=1&amp;sa=X&amp;ved=0CDgQrQMwBg" loading="lazy"  alt="[Image: mengenai-peristiwa-gerbong-maut-berikut....CDgQrQMwBg]" class="mycode_imgs" />]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Loko Antik PG Pangkah, Jalur Lori | Kabupaten Tegal]]></title>
			<link>https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=7892</link>
			<pubDate>Thu, 31 Jan 2013 15:23:22 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://www.semboyan35.com/member.php?action=profile&uid=3491">Warteg</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=7892</guid>
			<description><![CDATA[Yuk, kita share tentang Loko Antik yang berada di PG (Pabrik Gula) Pangkah Kabupaten Tegal serta jalur-jalur lori yang berada di kawasan Pangkah dan sekitarnya <img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/new_xiexie.gif" alt="Xie Xie" title="Xie Xie" class="smilie smilie_43" /><img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/new_bye.gif" alt="Bye Bye" title="Bye Bye" class="smilie smilie_46" /><br />
[Spoiler=]<!-- <img src="http://img687.imageshack.us/img687/1155/loriuappangkah.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: loriuappangkah.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://img687.imageshack.us/img687/1155/loriuappangkah.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: loriuappangkah.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
geocities.jp[/Spoiler]<br />
[Spoiler=]<br />
<!-- <img src="http://img201.imageshack.us/img201/2663/locoanticpangkah.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: locoanticpangkah.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://img201.imageshack.us/img201/2663/locoanticpangkah.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: locoanticpangkah.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
geocities.jp[/Spoiler]<br />
<br />
PG Pangka didirikan pada jaman Belanda dengan pemiliknya â€œNV-MIJTOT EXPLOITATIE DERT SUIKER FABRIEKENâ€ yang dikelola oleh NV-KOZY dan SUCIER yang berkedudukan di Surakarta. Sejak tahun 1832 perusahaan ini sudah berproduksi dan pada tahun 1851 perusahaan ini disempurnakan keadaannya.<br />
<br />
Hal menarik hingga kini tentang operasionalisasi PG Pangka adalah transpotasi tebu masih menggunakan rel kereta, dibangun lebih 150 tahun yang lalu dengan lokomotif kuno bermesin uap maupun diesel, terbuat pada kisaran tahun 1915. <br />
<br />
Dijamannya, penggunaan kontruksi rel kereta dan lokomotif uap merupakan rekayasa teknologi canggih. Masih beroperasinya lokomotif kuno mengundang minat wisatawan asing yang umumnya dari eropa berkunjung ke PG Pangka. <br />
<br />
Berkunjung ke PG Pangka adalah belajar sejarah dengan nyata, bukan dari buku atau film dokumenter. Bahkan diantara wisatawan mencoba lokomotif uap sampai berulang-ulang, bangga rasanya masih bisa menggunakan hasil karya kakek-kakek saya. Demikian pengakuannya. Anak cucu pendiri dan pengelola pabrik era kolonial Belanda juga banyak berkunjung, mereka senang bisa bernostalgia dimana orang tua dan kakeknya dulu pernah tinggal, berkunjung ke pabrik dan jalan-jalan diperkebunan tebu, sambil membayangkan kakek-kakek mereka dulu bekerja.<br />
<br />
Atas inisiatif, maka dicetuskan suatu ide obyek wisata dalam jingle â€œLoco Antikâ€, suatu paket wisata bernuansa langka sebagai media edukasi dan rekreasi. Loco Antik merupakan ikon representasi dari loco yang terbuat pada tahun 1927.<br />
<div style="color:#330033; width:auto; max-width:640px; clear:both; padding:15px; border:1px solid #993333; background:#FFFFCC; margin:10px; -moz-border-radius-bottomright: 16px; border-bottom-right-radius: 16px;">
	<span style="font-family:georgia; font-weight:800; font-size:16px; display: block;">"Sumber Berita"</span><br />
	<span style="font-family:georgia;"><br />
<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Disparbud Kabupaten Tegal</span></span><br />
</div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Yuk, kita share tentang Loko Antik yang berada di PG (Pabrik Gula) Pangkah Kabupaten Tegal serta jalur-jalur lori yang berada di kawasan Pangkah dan sekitarnya <img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/new_xiexie.gif" alt="Xie Xie" title="Xie Xie" class="smilie smilie_43" /><img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/new_bye.gif" alt="Bye Bye" title="Bye Bye" class="smilie smilie_46" /><br />
[Spoiler=]<!-- <img src="http://img687.imageshack.us/img687/1155/loriuappangkah.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: loriuappangkah.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://img687.imageshack.us/img687/1155/loriuappangkah.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: loriuappangkah.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
geocities.jp[/Spoiler]<br />
[Spoiler=]<br />
<!-- <img src="http://img201.imageshack.us/img201/2663/locoanticpangkah.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: locoanticpangkah.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://img201.imageshack.us/img201/2663/locoanticpangkah.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: locoanticpangkah.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
geocities.jp[/Spoiler]<br />
<br />
PG Pangka didirikan pada jaman Belanda dengan pemiliknya â€œNV-MIJTOT EXPLOITATIE DERT SUIKER FABRIEKENâ€ yang dikelola oleh NV-KOZY dan SUCIER yang berkedudukan di Surakarta. Sejak tahun 1832 perusahaan ini sudah berproduksi dan pada tahun 1851 perusahaan ini disempurnakan keadaannya.<br />
<br />
Hal menarik hingga kini tentang operasionalisasi PG Pangka adalah transpotasi tebu masih menggunakan rel kereta, dibangun lebih 150 tahun yang lalu dengan lokomotif kuno bermesin uap maupun diesel, terbuat pada kisaran tahun 1915. <br />
<br />
Dijamannya, penggunaan kontruksi rel kereta dan lokomotif uap merupakan rekayasa teknologi canggih. Masih beroperasinya lokomotif kuno mengundang minat wisatawan asing yang umumnya dari eropa berkunjung ke PG Pangka. <br />
<br />
Berkunjung ke PG Pangka adalah belajar sejarah dengan nyata, bukan dari buku atau film dokumenter. Bahkan diantara wisatawan mencoba lokomotif uap sampai berulang-ulang, bangga rasanya masih bisa menggunakan hasil karya kakek-kakek saya. Demikian pengakuannya. Anak cucu pendiri dan pengelola pabrik era kolonial Belanda juga banyak berkunjung, mereka senang bisa bernostalgia dimana orang tua dan kakeknya dulu pernah tinggal, berkunjung ke pabrik dan jalan-jalan diperkebunan tebu, sambil membayangkan kakek-kakek mereka dulu bekerja.<br />
<br />
Atas inisiatif, maka dicetuskan suatu ide obyek wisata dalam jingle â€œLoco Antikâ€, suatu paket wisata bernuansa langka sebagai media edukasi dan rekreasi. Loco Antik merupakan ikon representasi dari loco yang terbuat pada tahun 1927.<br />
<div style="color:#330033; width:auto; max-width:640px; clear:both; padding:15px; border:1px solid #993333; background:#FFFFCC; margin:10px; -moz-border-radius-bottomright: 16px; border-bottom-right-radius: 16px;">
	<span style="font-family:georgia; font-weight:800; font-size:16px; display: block;">"Sumber Berita"</span><br />
	<span style="font-family:georgia;"><br />
<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Disparbud Kabupaten Tegal</span></span><br />
</div>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Preservasi Educated via Game Trainz Simulator..]]></title>
			<link>https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=7817</link>
			<pubDate>Wed, 05 Dec 2012 09:36:53 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://www.semboyan35.com/member.php?action=profile&uid=7584">Pilot Argo Supra</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=7817</guid>
			<description><![CDATA[Kabar Gembira<div style="text-align: center;" class="mycode_align"><img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/pengumumancolor.gif" alt="Pengumuman" title="Pengumuman" class="smilie smilie_74" /><br />
<br />
Di Trainz Simulator 09 rekan kita dari Daop 4 semarang, yaitu Edo Oktavian (facebook.com/avian.arminda) menciptakan Mesh Loko2 Uap tempo Dulu. Baik yang masih hidup, mati kaku, ataupun yg sudah Tiada.<br />
Beberapa mesh yang dibuat adalah :<br />
Lok B25 ABR<br />
Lok D52 Krupp TMII<br />
Lok C28 49 Lok KLB PRESIDEN SOEKARNO<br />
dan ini yang paling saya salut adalah Alm. DD52 'Bigboy Indonesia' yang bangkainya saja nggak ada bekas. saya saja sampai terharu liatnya. akhirnya Lok2 uap peninggalan tempo dulu hidup terlahir kembali walau itu di Trainz Simulator..<img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/sadsmile.gif" alt="Sedih" title="Sedih" class="smilie smilie_28" /><br />
saya salut sama yang buat meshnya ini. adakah yg mau ngasih tribute (khususnya divisi heritage)?<br />
beberapa koleksi KEreta Kuno yang lainnya silahkan lihat di : <a href="http://edooktavian.weebly.com/" target="_blank" rel="noopener" class="mycode_url">http://edooktavian.weebly.com/</a><br />
<br />
Haturnuhun...  <img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/smile.png" alt="Tersenyuum" title="Tersenyuum" class="smilie smilie_189" /></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Kabar Gembira<div style="text-align: center;" class="mycode_align"><img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/pengumumancolor.gif" alt="Pengumuman" title="Pengumuman" class="smilie smilie_74" /><br />
<br />
Di Trainz Simulator 09 rekan kita dari Daop 4 semarang, yaitu Edo Oktavian (facebook.com/avian.arminda) menciptakan Mesh Loko2 Uap tempo Dulu. Baik yang masih hidup, mati kaku, ataupun yg sudah Tiada.<br />
Beberapa mesh yang dibuat adalah :<br />
Lok B25 ABR<br />
Lok D52 Krupp TMII<br />
Lok C28 49 Lok KLB PRESIDEN SOEKARNO<br />
dan ini yang paling saya salut adalah Alm. DD52 'Bigboy Indonesia' yang bangkainya saja nggak ada bekas. saya saja sampai terharu liatnya. akhirnya Lok2 uap peninggalan tempo dulu hidup terlahir kembali walau itu di Trainz Simulator..<img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/sadsmile.gif" alt="Sedih" title="Sedih" class="smilie smilie_28" /><br />
saya salut sama yang buat meshnya ini. adakah yg mau ngasih tribute (khususnya divisi heritage)?<br />
beberapa koleksi KEreta Kuno yang lainnya silahkan lihat di : <a href="http://edooktavian.weebly.com/" target="_blank" rel="noopener" class="mycode_url">http://edooktavian.weebly.com/</a><br />
<br />
Haturnuhun...  <img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/smile.png" alt="Tersenyuum" title="Tersenyuum" class="smilie smilie_189" /></div>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Pemindahan Kereta Kayu Magelang]]></title>
			<link>https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=7643</link>
			<pubDate>Fri, 10 Aug 2012 04:04:14 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://www.semboyan35.com/member.php?action=profile&uid=10322">denbagoes</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=7643</guid>
			<description><![CDATA[Maaf Kalo Repost <img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/new_xiexie.gif" alt="Xie Xie" title="Xie Xie" class="smilie smilie_43" /><br />
<br />
Rabu (09/11) Pusat Pelestarian dan Benda Bangunan PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan pemindahan kereta penumpang kayu (CR) yang  terletak di komplek eks Stasiun Magelang yang sekarang menjadi Terminal Kebonpolo ke Musium Ambarawa. Pemindahan ini merupakan salah satu upaya pelestarian yang dilakukan untuk sarana perkeretaapian yang bernilai sejarah.<br />
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_5144_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_5144_resize.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_5144_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_5144_resize.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">Pemindahan kereta kayu Magelang yang menggunakan crane dan truk trailer sebagai media pengangkatan dan pemindahan.</div>
<br />
Pemindahan kereta kayu yang dahulunya beroperasi di lintas Yogyakarta - Magelang - Secang - Ambarawa ini menempuh jarak sepanjang kurang lebih 55 km dari Magelang ke Ambarawa. Sepanjang perjalanan tim dari Pusat Pelestarian Benda dan Bangunan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) tetap memantau kondisi dan keamanan kereta kayu tersebut, mengingat umur kereta kayu yang sudah 107 tahun, membutuhkan penanganan ekstra agar tidak merusak keaslian dan keantikan kereta kayu tersebut.<br />
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_5357_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_5357_resize.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_5357_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_5357_resize.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">Para pekerja memasang stopper sebagai penahan kereta kayu di atas truk trailer.</div>
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_5425_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_5425_resize.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_5425_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_5425_resize.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">Pengecekan berkala di jalan, untuk memastikan keamanan selama pemindahan kereta kayu berjalan</div>
<br />
Kereta kayu yang dibuat pada tahun 1904 oleh Harkoni Nuisburg am Rhein ini merupakan salah satu kereta kayu yang mempunyai pintu tengah dan mempunyai 4 gandar, dan merupakan kereta kayu modern di jamannya, terlihat dari interior dan eksterior yang sudah maju dibanding kereta kayu lainnya.<br />
<hr class="mycode_hr" />
Kereta kayu yang sudah ditempatkan di Sub Terminal Kebonpolo sejak 1986 tersebut dalam kondisi rusak. Di bagian bawah, kerusakan mencapai sekitar 30 persen, banyak yang berkarat dan komponen lepas, sedangkan di bagian atas kayu kereta sudah keropos.<br />
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_5529_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_5529_resize.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_5529_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_5529_resize.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">Penurunan kereta kayu di komplek emplasemen spoor 1 Museum Kereta Api Ambarawa.</div>
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_5552_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_5552_resize.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_5552_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_5552_resize.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: right;" class="mycode_align">Sejumlah pekerja mengarahkan posisi roda kereta kayu agar sejajar dengan rel, pada saat penurunan kereta kayu di emplasemen spoor 1 Musium Kereta Api Ambarawa.</div>
<br />
"Kami akan merestorasi gerbong ini dan ditempatkan di Museum Kereta Api Ambarawa untuk kepentingan ilmu pengetahuan bagi masyarakat," kata Manajer Program Konservasi nonbangunan PT Kereta Api Indonesia, Esya Ibrahim. Menurut dia, gerbong buatan Belanda dengan berat 25 ton tersebut termasuk cagar budaya sehingga harus dilindungi. Ia mengatakan, gerbong itu akan dibangun ulang dengan membersihkan karat dan mengganti kayu gerbong dengan kayu jati baru.<br />
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/Resized/img_5569_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_5569_resize.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/Resized/img_5569_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_5569_resize.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">Kereta kayu (CR) di emplasemen spoor 1 Museum Kereta Api Ambarawa setelah selesai diturunkan dari truk trailer.</div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Maaf Kalo Repost <img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/new_xiexie.gif" alt="Xie Xie" title="Xie Xie" class="smilie smilie_43" /><br />
<br />
Rabu (09/11) Pusat Pelestarian dan Benda Bangunan PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan pemindahan kereta penumpang kayu (CR) yang  terletak di komplek eks Stasiun Magelang yang sekarang menjadi Terminal Kebonpolo ke Musium Ambarawa. Pemindahan ini merupakan salah satu upaya pelestarian yang dilakukan untuk sarana perkeretaapian yang bernilai sejarah.<br />
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_5144_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_5144_resize.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_5144_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_5144_resize.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">Pemindahan kereta kayu Magelang yang menggunakan crane dan truk trailer sebagai media pengangkatan dan pemindahan.</div>
<br />
Pemindahan kereta kayu yang dahulunya beroperasi di lintas Yogyakarta - Magelang - Secang - Ambarawa ini menempuh jarak sepanjang kurang lebih 55 km dari Magelang ke Ambarawa. Sepanjang perjalanan tim dari Pusat Pelestarian Benda dan Bangunan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) tetap memantau kondisi dan keamanan kereta kayu tersebut, mengingat umur kereta kayu yang sudah 107 tahun, membutuhkan penanganan ekstra agar tidak merusak keaslian dan keantikan kereta kayu tersebut.<br />
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_5357_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_5357_resize.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_5357_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_5357_resize.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">Para pekerja memasang stopper sebagai penahan kereta kayu di atas truk trailer.</div>
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_5425_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_5425_resize.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_5425_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_5425_resize.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">Pengecekan berkala di jalan, untuk memastikan keamanan selama pemindahan kereta kayu berjalan</div>
<br />
Kereta kayu yang dibuat pada tahun 1904 oleh Harkoni Nuisburg am Rhein ini merupakan salah satu kereta kayu yang mempunyai pintu tengah dan mempunyai 4 gandar, dan merupakan kereta kayu modern di jamannya, terlihat dari interior dan eksterior yang sudah maju dibanding kereta kayu lainnya.<br />
<hr class="mycode_hr" />
Kereta kayu yang sudah ditempatkan di Sub Terminal Kebonpolo sejak 1986 tersebut dalam kondisi rusak. Di bagian bawah, kerusakan mencapai sekitar 30 persen, banyak yang berkarat dan komponen lepas, sedangkan di bagian atas kayu kereta sudah keropos.<br />
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_5529_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_5529_resize.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_5529_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_5529_resize.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">Penurunan kereta kayu di komplek emplasemen spoor 1 Museum Kereta Api Ambarawa.</div>
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_5552_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_5552_resize.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_5552_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_5552_resize.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: right;" class="mycode_align">Sejumlah pekerja mengarahkan posisi roda kereta kayu agar sejajar dengan rel, pada saat penurunan kereta kayu di emplasemen spoor 1 Musium Kereta Api Ambarawa.</div>
<br />
"Kami akan merestorasi gerbong ini dan ditempatkan di Museum Kereta Api Ambarawa untuk kepentingan ilmu pengetahuan bagi masyarakat," kata Manajer Program Konservasi nonbangunan PT Kereta Api Indonesia, Esya Ibrahim. Menurut dia, gerbong buatan Belanda dengan berat 25 ton tersebut termasuk cagar budaya sehingga harus dilindungi. Ia mengatakan, gerbong itu akan dibangun ulang dengan membersihkan karat dan mengganti kayu gerbong dengan kayu jati baru.<br />
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/Resized/img_5569_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_5569_resize.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/Resized/img_5569_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_5569_resize.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">Kereta kayu (CR) di emplasemen spoor 1 Museum Kereta Api Ambarawa setelah selesai diturunkan dari truk trailer.</div>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Pemindahan Gerbong NR Kayu Balai Yasa Yogyakarta]]></title>
			<link>https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=7641</link>
			<pubDate>Fri, 10 Aug 2012 03:41:14 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://www.semboyan35.com/member.php?action=profile&uid=10322">denbagoes</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=7641</guid>
			<description><![CDATA[Maaf KAlo Repost, lanjutan dari tread terdahulu {Pemindahan Kereta Kayu CR Madura} <img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/new_xiexie.gif" alt="Xie Xie" title="Xie Xie" class="smilie smilie_43" /><br />
<br />
Pemindahan Gerbong NR Kayu Balai Yasa Yogyakarta<br />
<br />
Sebagai bagian dari pengembangan Museum Ambarawa dan pelestarian aset sarana perkeretaapian yang bernilai sejarah, Pusat Pelestarian dan Benda Bersejarah PT. KAI (Persero) (23/2) memindahkan gerbong kayu penolong (NR) yang terdapat di Balai Yasa Yogyakarta. Gerbong NR bergandar 2 yang Mulai Dinas (MD) 1904 ini ditetapkan sebagai salah satu benda cagar budaya perkeretaapian Indonesia karena NR jenis seperti ini hanya tinggal 1 buah dan mempunyai bentuk interior dan eksterior yang antik.<br />
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_1058_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_1058_resize.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_1058_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_1058_resize.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">Kondisi ekterior gerbong NR kayu yang terdapat di Balai Yasa Yogyakarta.</div>
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_1069_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_1069_resize.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_1069_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_1069_resize.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">(1)</div>
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_1070_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_1070_resize.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_1070_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_1070_resize.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">(2)</div>
<br />
Keterangan photo 1 &amp; 2 : Interior asli gerbong NR kayu, terdapat ornamen gambar tempat meletakan perkakas yang digunakan untuk mengevakuasi kereta bila terdapat gangguan.<br />
<br />
Pemindahan gerbong NR ini dimulai pada pukul 10.05 pagi, selesai pada pukul 11.00, setelah dilakukan persiapan akhir dilanjutkan perjalanan selama 5 jam dari Yogyakarta ke Ambarawa. Selama perjalanan selalu dilakukan pengecekan sling, dan rantai penopang sebagai tindakan pengamanan.<br />
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/nr1.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: nr1.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/nr1.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: nr1.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">(1)</div>
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/nr2.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: nr2.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/nr2.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: nr2.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">(2)</div>
<br />
Keterangan photo 1-4 : Pengangkatan gerbong NR ke atas truk pengangkut menggunakan forklift, dan persiapan pengiriman menuju Ambarawa.<br />
<hr class="mycode_hr" />
Malam harinya setelah sampai di kompleks museum Ambarawa, gerbong tersebut diturunkan dengan menggunakan crane dan disimpan di spoor 2 emplasemen Museum Ambarawa. Gerbong NR kayu ini nantinya akan dikembalikan seperti bentuk asli dan dijadikan sebagai toko souvenir di kompleks Museum Kereta Api Ambarawa.<br />
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/dscn0080_resize_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: dscn0080_resize_resize.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/dscn0080_resize_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: dscn0080_resize_resize.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">(1)</div>
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/dscn0086_resize_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: dscn0086_resize_resize.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/dscn0086_resize_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: dscn0086_resize_resize.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">(2)</div>
<br />
Keterangan photo 1-2 : proses penurunan gerbong NR kayu di emplasemen Museum Ambarawa.<br />
<br />
<a href="http://indonesianheritagerailway.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=389%3Apemindahan-gerbong-nr-kayu-balai-yasa-yogyakarta&amp;catid=100%3Arolling-stock-conservation-program&amp;Itemid=289&amp;lang=id" target="_blank" rel="noopener" class="mycode_url">Sumber</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Maaf KAlo Repost, lanjutan dari tread terdahulu {Pemindahan Kereta Kayu CR Madura} <img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/new_xiexie.gif" alt="Xie Xie" title="Xie Xie" class="smilie smilie_43" /><br />
<br />
Pemindahan Gerbong NR Kayu Balai Yasa Yogyakarta<br />
<br />
Sebagai bagian dari pengembangan Museum Ambarawa dan pelestarian aset sarana perkeretaapian yang bernilai sejarah, Pusat Pelestarian dan Benda Bersejarah PT. KAI (Persero) (23/2) memindahkan gerbong kayu penolong (NR) yang terdapat di Balai Yasa Yogyakarta. Gerbong NR bergandar 2 yang Mulai Dinas (MD) 1904 ini ditetapkan sebagai salah satu benda cagar budaya perkeretaapian Indonesia karena NR jenis seperti ini hanya tinggal 1 buah dan mempunyai bentuk interior dan eksterior yang antik.<br />
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_1058_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_1058_resize.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_1058_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_1058_resize.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">Kondisi ekterior gerbong NR kayu yang terdapat di Balai Yasa Yogyakarta.</div>
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_1069_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_1069_resize.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_1069_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_1069_resize.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">(1)</div>
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_1070_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_1070_resize.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_1070_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_1070_resize.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">(2)</div>
<br />
Keterangan photo 1 &amp; 2 : Interior asli gerbong NR kayu, terdapat ornamen gambar tempat meletakan perkakas yang digunakan untuk mengevakuasi kereta bila terdapat gangguan.<br />
<br />
Pemindahan gerbong NR ini dimulai pada pukul 10.05 pagi, selesai pada pukul 11.00, setelah dilakukan persiapan akhir dilanjutkan perjalanan selama 5 jam dari Yogyakarta ke Ambarawa. Selama perjalanan selalu dilakukan pengecekan sling, dan rantai penopang sebagai tindakan pengamanan.<br />
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/nr1.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: nr1.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/nr1.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: nr1.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">(1)</div>
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/nr2.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: nr2.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/nr2.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: nr2.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">(2)</div>
<br />
Keterangan photo 1-4 : Pengangkatan gerbong NR ke atas truk pengangkut menggunakan forklift, dan persiapan pengiriman menuju Ambarawa.<br />
<hr class="mycode_hr" />
Malam harinya setelah sampai di kompleks museum Ambarawa, gerbong tersebut diturunkan dengan menggunakan crane dan disimpan di spoor 2 emplasemen Museum Ambarawa. Gerbong NR kayu ini nantinya akan dikembalikan seperti bentuk asli dan dijadikan sebagai toko souvenir di kompleks Museum Kereta Api Ambarawa.<br />
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/dscn0080_resize_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: dscn0080_resize_resize.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/dscn0080_resize_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: dscn0080_resize_resize.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">(1)</div>
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/dscn0086_resize_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: dscn0086_resize_resize.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/dscn0086_resize_resize.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: dscn0086_resize_resize.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">(2)</div>
<br />
Keterangan photo 1-2 : proses penurunan gerbong NR kayu di emplasemen Museum Ambarawa.<br />
<br />
<a href="http://indonesianheritagerailway.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=389%3Apemindahan-gerbong-nr-kayu-balai-yasa-yogyakarta&amp;catid=100%3Arolling-stock-conservation-program&amp;Itemid=289&amp;lang=id" target="_blank" rel="noopener" class="mycode_url">Sumber</a>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Pemindahan Kereta Kayu CR Madura]]></title>
			<link>https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=7620</link>
			<pubDate>Fri, 03 Aug 2012 04:11:17 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://www.semboyan35.com/member.php?action=profile&uid=10322">denbagoes</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=7620</guid>
			<description><![CDATA[<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_0107.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_0107.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_0107.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_0107.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<br />
Kondisi eksisting Kereta Kayu CR Madura.<br />
<br />
Pelestarian sarana perkeretaapian Indonesia yang bernilai sejarah masih terus dilakukan oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dalam hal ini Unit Pusat Pelestarian dan Benda Bersejarah. Salah satunya adalah proses evakuasi kereta kayu CR Madura (Dr I) yang berlokasi di Kompleks Dipo Kereta (KDK) Sidotopo Surabaya (27/04).<br />
<br />
Kereta kayu yang dibuat pada tahun 1879 dan Mulai Dinas (MD) 27 - 05 - 1912 ini pertama kali dipakai oleh Perusahaan Kereta Api Swasta Madoera Stoomtram Maatschapijj (MS) sebagai kereta inspeksi. Dalam pemakaiannya kereta ini dipakai oleh Sultan Madura untuk inspeksi di lintas Madura.<br />
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_0270.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_0270.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_0270.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_0270.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">Photo 1.</div>
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_0253.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_0253.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_0253.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_0253.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">Photo 2.</div>
<br />
Pemindahan dari rel sampai dengan atas truk menggunakan forklift dengan pengawasan ketat oleh Divisi Sarana DAOP 8 SB (photo 1 &amp; 2).<br />
<br />
Tahun 1985 kereta kayu ini ditemukan di Balai Yasa Kereta Api Kamal Madura dengan kondisi tertutup lumpur, Pada tahun tersebut juga kereta kayu tersebut dipindahkan dari Kamal (Madura) ke Sidotopo (Surabaya).<br />
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_0504.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_0504.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_0504.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_0504.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<br />
Penurunan Kereta Kayu CR Madura setelah sampai di kompleks Musium Kereta Api Ambarawa.<br />
<br />
Pemindahan kereta kayu CR Madura ini dilaksanakan dari Sidotopo sampai dengan Ambarawa menggunakan kendaraan (â—£_â—¢)â”Œâˆ©â” trailer. Rencananya kereta kayu CR Madura ini akan menjadi pajangan statis di Museum Kereta Api Ambarawa dan sebagai bahan edukasi mengenai sejarah kereta api di Pulau Madura.<br />
<br />
<a href="http://indonesianheritagerailway.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=395%3Apemindahan-kereta-kayu-cr-madura&amp;catid=54%3Anews-articles&amp;Itemid=287&amp;lang=id" target="_blank" rel="noopener" class="mycode_url">Sumber</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_0107.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_0107.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_0107.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_0107.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<br />
Kondisi eksisting Kereta Kayu CR Madura.<br />
<br />
Pelestarian sarana perkeretaapian Indonesia yang bernilai sejarah masih terus dilakukan oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dalam hal ini Unit Pusat Pelestarian dan Benda Bersejarah. Salah satunya adalah proses evakuasi kereta kayu CR Madura (Dr I) yang berlokasi di Kompleks Dipo Kereta (KDK) Sidotopo Surabaya (27/04).<br />
<br />
Kereta kayu yang dibuat pada tahun 1879 dan Mulai Dinas (MD) 27 - 05 - 1912 ini pertama kali dipakai oleh Perusahaan Kereta Api Swasta Madoera Stoomtram Maatschapijj (MS) sebagai kereta inspeksi. Dalam pemakaiannya kereta ini dipakai oleh Sultan Madura untuk inspeksi di lintas Madura.<br />
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_0270.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_0270.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_0270.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_0270.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">Photo 1.</div>
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_0253.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_0253.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_0253.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_0253.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<div style="text-align: center;" class="mycode_align">Photo 2.</div>
<br />
Pemindahan dari rel sampai dengan atas truk menggunakan forklift dengan pengawasan ketat oleh Divisi Sarana DAOP 8 SB (photo 1 &amp; 2).<br />
<br />
Tahun 1985 kereta kayu ini ditemukan di Balai Yasa Kereta Api Kamal Madura dengan kondisi tertutup lumpur, Pada tahun tersebut juga kereta kayu tersebut dipindahkan dari Kamal (Madura) ke Sidotopo (Surabaya).<br />
<br />
<!-- <img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_0504.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_0504.jpg]" class="mycode_img" /> --><br />
<img src="http://indonesianheritagerailway.com/images/stories/02_berita_artikel/0201_berita/img_0504.jpg" loading="lazy"  alt="[Image: img_0504.jpg]" class="mycode_imgs" /><br />
<br />
Penurunan Kereta Kayu CR Madura setelah sampai di kompleks Musium Kereta Api Ambarawa.<br />
<br />
Pemindahan kereta kayu CR Madura ini dilaksanakan dari Sidotopo sampai dengan Ambarawa menggunakan kendaraan (â—£_â—¢)â”Œâˆ©â” trailer. Rencananya kereta kayu CR Madura ini akan menjadi pajangan statis di Museum Kereta Api Ambarawa dan sebagai bahan edukasi mengenai sejarah kereta api di Pulau Madura.<br />
<br />
<a href="http://indonesianheritagerailway.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=395%3Apemindahan-kereta-kayu-cr-madura&amp;catid=54%3Anews-articles&amp;Itemid=287&amp;lang=id" target="_blank" rel="noopener" class="mycode_url">Sumber</a>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Konversi Bahan Bakar Kereta api Uap dari bahan bakar kayu & Batubara ke BBG]]></title>
			<link>https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=7514</link>
			<pubDate>Sat, 23 Jun 2012 03:39:08 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://www.semboyan35.com/member.php?action=profile&uid=10322">denbagoes</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=7514</guid>
			<description><![CDATA[Agan agan sekalian, ane punya unek2 kenapa bahan bakar Kereta api Uap yang bahan bakar-nya kayu &amp; Batubara di konversi ke BBG yang ramah linkungan, mungkin dari segi biaya rada murah sekiranya (mungkin) cukup di kasih burner torch gas yang sedikit dimodifikasi &amp; di taruh di tungku utama kereta api uap <img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/new_mawar.gif" alt="Playboy" title="Playboy" class="smilie smilie_36" /><br />
mohon pencerahan &amp; pendapat agan2 sekalian or mungkin ada yang mo nambahin ato mungkin ane ada yang salah giitu or udah da yg post gitu <img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/new_xiexie.gif" alt="Xie Xie" title="Xie Xie" class="smilie smilie_43" /><br />
<br />
CC202 lewat ===&gt; <img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/loko.gif" alt="Lok Merah Biru" title="Lok Merah Biru" class="smilie smilie_53" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Agan agan sekalian, ane punya unek2 kenapa bahan bakar Kereta api Uap yang bahan bakar-nya kayu &amp; Batubara di konversi ke BBG yang ramah linkungan, mungkin dari segi biaya rada murah sekiranya (mungkin) cukup di kasih burner torch gas yang sedikit dimodifikasi &amp; di taruh di tungku utama kereta api uap <img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/new_mawar.gif" alt="Playboy" title="Playboy" class="smilie smilie_36" /><br />
mohon pencerahan &amp; pendapat agan2 sekalian or mungkin ada yang mo nambahin ato mungkin ane ada yang salah giitu or udah da yg post gitu <img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/new_xiexie.gif" alt="Xie Xie" title="Xie Xie" class="smilie smilie_43" /><br />
<br />
CC202 lewat ===&gt; <img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/loko.gif" alt="Lok Merah Biru" title="Lok Merah Biru" class="smilie smilie_53" />]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[[ask] bahan bakar kereta uap di indonesia]]></title>
			<link>https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=7470</link>
			<pubDate>Thu, 07 Jun 2012 02:19:14 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://www.semboyan35.com/member.php?action=profile&uid=471">kabei</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=7470</guid>
			<description><![CDATA[mo nanya aja om om disini, kalo di indonesia itu loko uap bahan bakarnya apaan??<br />
kok aku ndak pernah liat tangki batubara gede kek <a href="http://www.flickr.com/photos/alcomike/6824685138/in/photostream/" target="_blank" rel="noopener" class="mycode_url">ini</a> disini ???<br />
trims]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[mo nanya aja om om disini, kalo di indonesia itu loko uap bahan bakarnya apaan??<br />
kok aku ndak pernah liat tangki batubara gede kek <a href="http://www.flickr.com/photos/alcomike/6824685138/in/photostream/" target="_blank" rel="noopener" class="mycode_url">ini</a> disini ???<br />
trims]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[mesin uap modern lebih unggul dari mesin Diesel]]></title>
			<link>https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=7444</link>
			<pubDate>Mon, 28 May 2012 09:25:59 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://www.semboyan35.com/member.php?action=profile&uid=9072">antonius_123</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=7444</guid>
			<description><![CDATA[Sekedar pengetahuan bahwa dibeberapa laboratorium ada riset design mesin uap modern dengan menggunakan tehniek modern.<br />
Ini sudah menghasilkan loco uap modern dimana semuanya automatic dan tidak memerlukan juru api lagi karena pembakaran full automatic memakai minyak. Loco ini dipakai di jalur turist di Swiss, Brienzer- Rothorn Bahn.<br />
<br />
Penyelidikan-Riset lebih lanjut mentargetkan mesin uap dengan efficientie diatas mesin Diesel. Ini akan dicapai dengan menggunakan Boiler yang kecil saja jadi cepat panas dan kerugian panas minim. Uap exhaust dikondensatie dan air dimasukkan boiler lagi. Semua diatur dengan computer.<br />
Prototype Mesin ini sudah berkerja dengan ukuran sedemikian kecil sehingga bisa dipasang di mobil.<br />
Keunggulannya, lebih sederhana krn tidak perlu koppeling, gearbox dan diperkirakan lebih irit.<br />
 <br />
Problem utama untuk mobil adalah suaranya. Apakah konsument mau membeli mobil Ferrari yang bunyinya bukan brrum brrumm tetapi ..shshsh..jadi ngantuk.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Sekedar pengetahuan bahwa dibeberapa laboratorium ada riset design mesin uap modern dengan menggunakan tehniek modern.<br />
Ini sudah menghasilkan loco uap modern dimana semuanya automatic dan tidak memerlukan juru api lagi karena pembakaran full automatic memakai minyak. Loco ini dipakai di jalur turist di Swiss, Brienzer- Rothorn Bahn.<br />
<br />
Penyelidikan-Riset lebih lanjut mentargetkan mesin uap dengan efficientie diatas mesin Diesel. Ini akan dicapai dengan menggunakan Boiler yang kecil saja jadi cepat panas dan kerugian panas minim. Uap exhaust dikondensatie dan air dimasukkan boiler lagi. Semua diatur dengan computer.<br />
Prototype Mesin ini sudah berkerja dengan ukuran sedemikian kecil sehingga bisa dipasang di mobil.<br />
Keunggulannya, lebih sederhana krn tidak perlu koppeling, gearbox dan diperkirakan lebih irit.<br />
 <br />
Problem utama untuk mobil adalah suaranya. Apakah konsument mau membeli mobil Ferrari yang bunyinya bukan brrum brrumm tetapi ..shshsh..jadi ngantuk.]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[boiler explosion / ketel njeblug]]></title>
			<link>https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=7424</link>
			<pubDate>Tue, 22 May 2012 08:06:43 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://www.semboyan35.com/member.php?action=profile&uid=208">ady_mcady</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=7424</guid>
			<description><![CDATA[failure dari mesin wap yang paling ditakuti ialah boiler explosion alias ketel njeblug. dengan tekanan dan suhu ketel yang tinggi, sebuah lok wap sangat berpotensi menjadi bom apabila terjadi failure pada boilernya. dan ini adalah mimpi buruk yang mengerikan. <br />
<br />
sebuah ketel dari lok wap kecil memiliki tekanan sekitar 10 bar. dari data teknis mengenai air di buku termodinamika, air superheated pada tekanan 10 bar memiliki suhu sekitar 180 C. besarnya entalpi spesifik pada keadaan tersebut 763 kJ/kg. entalpi air pada keadaan standar 100 C tekanan 1 bar sekitar 419 kJ/kg. berarti ada perbedaan entalpi sebesar 344 kJ/kg.<br />
<br />
misal lok kecil ini membawa 10 ton air superheated didalam ketelnya sesuai keadaan diatas, maka energi yang bisa dilepaskan sistem adalah 3440 MJ. jika energi ledakan dinamit sebesar 7,5 MJ/kg, berarti ledakan boiler lok ini setara dengan energi yang dilepaskan dinamit seberat 458 kg atau sekitar 1/2 ton dinamit !<br />
<br />
bayangkan jika yang meledak adalah lok besar dengan boiler yang lebih besar lagi.<br />
<br />
berikut ini adalah contoh tentang lok yang ketelnya njeblug. hasilnya sangat mengerikan, karena tidak hanya menghancurkan loknya saja, tetapi area disekitarnya juga terkena dampaknya.<br />
<br />
<a href="http://commons.wikimedia.org/wiki/File%3ABoiler_explosion_1850.jpg" target="_blank" rel="noopener" class="mycode_url">[img]//upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/8/8c/Boiler_explosion_1850.jpg/512px-Boiler_explosion_1850.jpg[/img]</a><br />
<a href="http://commons.wikimedia.org/wiki/File%3ABoiler_explosion_1850.jpg" target="_blank" rel="noopener" class="mycode_url">Boiler explosion 1850</a> [Public domain], by unknown photographer, from Wikimedia Commons]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[failure dari mesin wap yang paling ditakuti ialah boiler explosion alias ketel njeblug. dengan tekanan dan suhu ketel yang tinggi, sebuah lok wap sangat berpotensi menjadi bom apabila terjadi failure pada boilernya. dan ini adalah mimpi buruk yang mengerikan. <br />
<br />
sebuah ketel dari lok wap kecil memiliki tekanan sekitar 10 bar. dari data teknis mengenai air di buku termodinamika, air superheated pada tekanan 10 bar memiliki suhu sekitar 180 C. besarnya entalpi spesifik pada keadaan tersebut 763 kJ/kg. entalpi air pada keadaan standar 100 C tekanan 1 bar sekitar 419 kJ/kg. berarti ada perbedaan entalpi sebesar 344 kJ/kg.<br />
<br />
misal lok kecil ini membawa 10 ton air superheated didalam ketelnya sesuai keadaan diatas, maka energi yang bisa dilepaskan sistem adalah 3440 MJ. jika energi ledakan dinamit sebesar 7,5 MJ/kg, berarti ledakan boiler lok ini setara dengan energi yang dilepaskan dinamit seberat 458 kg atau sekitar 1/2 ton dinamit !<br />
<br />
bayangkan jika yang meledak adalah lok besar dengan boiler yang lebih besar lagi.<br />
<br />
berikut ini adalah contoh tentang lok yang ketelnya njeblug. hasilnya sangat mengerikan, karena tidak hanya menghancurkan loknya saja, tetapi area disekitarnya juga terkena dampaknya.<br />
<br />
<a href="http://commons.wikimedia.org/wiki/File%3ABoiler_explosion_1850.jpg" target="_blank" rel="noopener" class="mycode_url">[img]//upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/8/8c/Boiler_explosion_1850.jpg/512px-Boiler_explosion_1850.jpg[/img]</a><br />
<a href="http://commons.wikimedia.org/wiki/File%3ABoiler_explosion_1850.jpg" target="_blank" rel="noopener" class="mycode_url">Boiler explosion 1850</a> [Public domain], by unknown photographer, from Wikimedia Commons]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Akan Operasikan Kereta Uap Bandung-Cianjur]]></title>
			<link>https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=7195</link>
			<pubDate>Thu, 23 Feb 2012 01:35:52 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://www.semboyan35.com/member.php?action=profile&uid=11494">hishiro</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=7195</guid>
			<description><![CDATA[Barusan baca dari <a href="http://www.tribunnews.com/2012/02/23/pt-kai-akan-operasikan-kereta-uap-bandung-cianjur" target="_blank" rel="noopener" class="mycode_url">sini</a><br />
<br />
<blockquote class="mycode_quote"><cite>Quote:</cite>PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Akan Operasikan Kereta Uap Bandung-Cianjur<br />
Tribunnews.com - Kamis, 23 Februari 2012 05:50 WIB<br />
<br />
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan membuka jalur wisata sejarah Bandung-Cianjur. Untuk mendukung dan meningkatkan wisatawan di jalur tersebut maka PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan menggunakan lokomotif uap.<br />
<br />
"Jalur kereta api Bandung-Cianjur merupakan jalur heritage, ada beberapa bangunan bersejarah, termasuk terowongan pertama di Indonesia yaitu terowongan Lampegan sepanjang 626 meter. Pada jalur itu pun terdapat objek megalitik Gunung Padang, yang punya nilai sejarah tinggi. Jalur itu diusulkan menggunakan KA berlokomotif uap," kata Vice President Bangunan dan Unit Pelestarian Benda Bersejarah PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Bidjak Filsadjati kepada wartawan, di Kantor Daop II Bandung, Rabu (22/2).<br />
<br />
Pengembangan jalur wisata sejarah tersebut, kata Bidjak, akan bekerja sama dengan Pusat Kebudayaan Belanda, Erasmus Huis. Proyek itu nantinya akan menjadi proyek percontohan di wilayahDaerah Operasional (Daop) II Bandung. Jalur Bandung-Cianjur yang saat ini dilayani oleh KA lokal itu akan menjadi daya tarik wisatawan seperti halnya jalur bersejarah di Ambarawa."Lokomotif uap masih banyak yang bisa diperbaiki untuk dioperasikan lagi," katanya.<br />
<br />
Sementara menurut Kepala Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop II Bandung, Bambang Setya Prayitno, pihaknya bekerja sama dengan Kedutaan Besar Belanda dan Erasmus Huis akan melakukan pemetaan potensi wisata pada jalur Bandung-Cianjur. Selanjutnya, hasil pemetaan itu akan dibuat katalog, yang fungsinya sebagai acuan pameran perkeretaapian yang akan diselenggarakan oleh Erasmus Huis di Belanda.<br />
<br />
Di tempat terpisah, Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Pariwisata, Adi Suryatmini, mengatakan perlu adanya upaya pelestarian dan pengembangan potensi wisata pada jalur-jalur kereta api, termasuk Bandung-Cianjur. Hal itu karena memiliki nilai tambah sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan dalam dan luar negeri.<br />
"Jelas, kami mendukung upaya-upaya untuk meningkatkan potensi pariwisata, termasuk jalur Bandung-Cianjur. Misalnya, melalui promosi dan pemasaran. Karenanya, perlu sinergitas seluruh pihak," kata mantan Kepala Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ini.<br />
<br />
Terowongan Lampegan berada di jalur Cianjur - Sukabumi. Terowongan itu sempat longsor akibat gempa bumi pada 2001, namun saat ini sudah direvitalisasi tapi belum dioperasikan.<br />
<br />
Terowongan itu merupakan terowongan KA terpanjang di Indonesia yang dibangun oleh perusahaan kereta api SS (Staats Spoorwegen) pada 1879 - 1882.<br />
Jika jalur kereta api Bandung-Cianjur-Sukabumi dihidupkan kembali dengan melewati terowongan Lampegan itu, jumlah wisatawan akan meningkat. Hal ini karena jalur tersebut memiliki potensi wisata yang besar. Selain Terowongan Lampegan di jalur KA itu juga terhampar pemandangan kebun teh yang indah, serta kawasan situs megalitik Gunung Padang. Situs megalitik di Desa Karyamukti, Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur, ini adalah yang terbesar di Asia Tenggara. (win)</blockquote>
<br />
Mohon jika tidak berkenan atau salah tempat dihapus saja.. Terima kasih..<br />
<img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/new_xiexie.gif" alt="Xie Xie" title="Xie Xie" class="smilie smilie_43" /><img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/new_xiexie.gif" alt="Xie Xie" title="Xie Xie" class="smilie smilie_43" /><img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/new_xiexie.gif" alt="Xie Xie" title="Xie Xie" class="smilie smilie_43" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Barusan baca dari <a href="http://www.tribunnews.com/2012/02/23/pt-kai-akan-operasikan-kereta-uap-bandung-cianjur" target="_blank" rel="noopener" class="mycode_url">sini</a><br />
<br />
<blockquote class="mycode_quote"><cite>Quote:</cite>PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Akan Operasikan Kereta Uap Bandung-Cianjur<br />
Tribunnews.com - Kamis, 23 Februari 2012 05:50 WIB<br />
<br />
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan membuka jalur wisata sejarah Bandung-Cianjur. Untuk mendukung dan meningkatkan wisatawan di jalur tersebut maka PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan menggunakan lokomotif uap.<br />
<br />
"Jalur kereta api Bandung-Cianjur merupakan jalur heritage, ada beberapa bangunan bersejarah, termasuk terowongan pertama di Indonesia yaitu terowongan Lampegan sepanjang 626 meter. Pada jalur itu pun terdapat objek megalitik Gunung Padang, yang punya nilai sejarah tinggi. Jalur itu diusulkan menggunakan KA berlokomotif uap," kata Vice President Bangunan dan Unit Pelestarian Benda Bersejarah PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Bidjak Filsadjati kepada wartawan, di Kantor Daop II Bandung, Rabu (22/2).<br />
<br />
Pengembangan jalur wisata sejarah tersebut, kata Bidjak, akan bekerja sama dengan Pusat Kebudayaan Belanda, Erasmus Huis. Proyek itu nantinya akan menjadi proyek percontohan di wilayahDaerah Operasional (Daop) II Bandung. Jalur Bandung-Cianjur yang saat ini dilayani oleh KA lokal itu akan menjadi daya tarik wisatawan seperti halnya jalur bersejarah di Ambarawa."Lokomotif uap masih banyak yang bisa diperbaiki untuk dioperasikan lagi," katanya.<br />
<br />
Sementara menurut Kepala Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop II Bandung, Bambang Setya Prayitno, pihaknya bekerja sama dengan Kedutaan Besar Belanda dan Erasmus Huis akan melakukan pemetaan potensi wisata pada jalur Bandung-Cianjur. Selanjutnya, hasil pemetaan itu akan dibuat katalog, yang fungsinya sebagai acuan pameran perkeretaapian yang akan diselenggarakan oleh Erasmus Huis di Belanda.<br />
<br />
Di tempat terpisah, Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Pariwisata, Adi Suryatmini, mengatakan perlu adanya upaya pelestarian dan pengembangan potensi wisata pada jalur-jalur kereta api, termasuk Bandung-Cianjur. Hal itu karena memiliki nilai tambah sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan dalam dan luar negeri.<br />
"Jelas, kami mendukung upaya-upaya untuk meningkatkan potensi pariwisata, termasuk jalur Bandung-Cianjur. Misalnya, melalui promosi dan pemasaran. Karenanya, perlu sinergitas seluruh pihak," kata mantan Kepala Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ini.<br />
<br />
Terowongan Lampegan berada di jalur Cianjur - Sukabumi. Terowongan itu sempat longsor akibat gempa bumi pada 2001, namun saat ini sudah direvitalisasi tapi belum dioperasikan.<br />
<br />
Terowongan itu merupakan terowongan KA terpanjang di Indonesia yang dibangun oleh perusahaan kereta api SS (Staats Spoorwegen) pada 1879 - 1882.<br />
Jika jalur kereta api Bandung-Cianjur-Sukabumi dihidupkan kembali dengan melewati terowongan Lampegan itu, jumlah wisatawan akan meningkat. Hal ini karena jalur tersebut memiliki potensi wisata yang besar. Selain Terowongan Lampegan di jalur KA itu juga terhampar pemandangan kebun teh yang indah, serta kawasan situs megalitik Gunung Padang. Situs megalitik di Desa Karyamukti, Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur, ini adalah yang terbesar di Asia Tenggara. (win)</blockquote>
<br />
Mohon jika tidak berkenan atau salah tempat dihapus saja.. Terima kasih..<br />
<img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/new_xiexie.gif" alt="Xie Xie" title="Xie Xie" class="smilie smilie_43" /><img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/new_xiexie.gif" alt="Xie Xie" title="Xie Xie" class="smilie smilie_43" /><img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/new_xiexie.gif" alt="Xie Xie" title="Xie Xie" class="smilie smilie_43" />]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Loko Uap Peninggalan Jepang]]></title>
			<link>https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=6914</link>
			<pubDate>Sat, 19 Nov 2011 03:55:33 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://www.semboyan35.com/member.php?action=profile&uid=4573">Nashiruddin</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=6914</guid>
			<description><![CDATA[Selain lokomotif uap peninggalan hindia belanda, kabarnya ada loko uap peninggalan jepang di indonesia,<br />
saya baca di bukunya Durrant, waktu ia mendata loko uap di jawa. ada loko bekas JNR (Japanese National Railway). Dulu Jepang sempat membawa beberapa loko uap dari jepang sono, setelah perang selesai ditinggal saja. Selain juga jepang nggondol banyak loko uap jawa, terutama yang gauge standar 1432.<br />
<br />
Lha lokomotif yang tertinggal itu di Jepang sana diberi kode C12, setelah di Indonesia jadi C32 (hanya ada dua). Loko2 ini masih ada sampai tahun 70an di Sidotopo. setelah itu tak ada kabar lagi. Diproduksi sampai 282 dan tersisa 2 di Jepang sana. Apakah ada kawan2 yang punya fotonya C32 ini. dan apakah ada kelas lain yang dibawa jepang ke indonesia, sebelum kemerdekaan.<br />
<br />
<br />
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Selain lokomotif uap peninggalan hindia belanda, kabarnya ada loko uap peninggalan jepang di indonesia,<br />
saya baca di bukunya Durrant, waktu ia mendata loko uap di jawa. ada loko bekas JNR (Japanese National Railway). Dulu Jepang sempat membawa beberapa loko uap dari jepang sono, setelah perang selesai ditinggal saja. Selain juga jepang nggondol banyak loko uap jawa, terutama yang gauge standar 1432.<br />
<br />
Lha lokomotif yang tertinggal itu di Jepang sana diberi kode C12, setelah di Indonesia jadi C32 (hanya ada dua). Loko2 ini masih ada sampai tahun 70an di Sidotopo. setelah itu tak ada kabar lagi. Diproduksi sampai 282 dan tersisa 2 di Jepang sana. Apakah ada kawan2 yang punya fotonya C32 ini. dan apakah ada kelas lain yang dibawa jepang ke indonesia, sebelum kemerdekaan.<br />
<br />
<br />
]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[lok uap D 51 DKA RI]]></title>
			<link>https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=5731</link>
			<pubDate>Mon, 25 Apr 2011 04:23:07 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://www.semboyan35.com/member.php?action=profile&uid=5117">m.rizal</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=5731</guid>
			<description><![CDATA[pertama saya mohon izin untuk membuat thread baru saya sudah cari kemana mana ga nemu juga, tolong bagi yg tahu ato punya gambar lok D 51 milik DKA RI di upload karena saya tidak mengalami masa jaya lok uap (malah liat lok pake seragam kuning ijo aja blom)  <img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/nyerah.gif" alt="Nyerah" title="Nyerah" class="smilie smilie_97" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[pertama saya mohon izin untuk membuat thread baru saya sudah cari kemana mana ga nemu juga, tolong bagi yg tahu ato punya gambar lok D 51 milik DKA RI di upload karena saya tidak mengalami masa jaya lok uap (malah liat lok pake seragam kuning ijo aja blom)  <img src="https://www.semboyan35.com/images/smilies/nyerah.gif" alt="Nyerah" title="Nyerah" class="smilie smilie_97" />]]></content:encoded>
		</item>
	</channel>
</rss>