21-03-2013, 12:45 PM
akhir akhir ini PT. Kereta Api Indonesia (Persero) gencar mendatangkan krl krl bekas dari jepang yang kondisinya masih sekitar 80 - 95 %. diharapkan dengan kedatangan krl krl tersebut akan mengkatkan kehandalan angkutan komuter yang setiap harinya semakin hari semakin banyak karena mereka sudah lelah dengan kondisi jalan jalan di ibukota yang sudah semakin parah kemacetannya.
diharapkan dengan kehadiran ka ka tersebut tidak ada lagi yang namanya ka mogok di tengah jalan terlebih lagi di jam jam peak seson pagi dan sore hari. ini demi kenyamanan para penumpang komuter itu sendiri.dengan demikian semakin lama peran krl krl ekonomi yang sudah tua mau tidak mau akan ambil alih oleh armada armada yang lebih handal tadi.nah otomatis akan banyak armada armada yang nganggur. namun pihak PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mengatakan krl krl tua itu nantinya akan di tempatkan atau di operasikan dengan terlebih dahulu di rubah menjadi KRD di kantong kantong yang ada jalur ka namun saat ini sudah tidak aktf, dengan harapan aset aset PT. Kereta Api Indonesia (Persero) baik bangunan dan tanah tidak di serobot pihak yang tidak bertanggung jawab dan juga katanya akan di buka relasi relasi baru jarak pendek.
yang jadi pemikiran saya adalah lintas lintas pendek yang pernah beroperasi saja banyak yang mati semisal krd banyu biru,joglo semar dll dengan alasan tidak menguntungkan dan armada yang sudah tua. di tambah lagi pramek saja saat ini sudah tidak sebanyak waktu jaya jayanya dahulu. dengan alasan rolling stoknya yang sudah tua ( alasan klasik yang selalu di lontarkan kai )
kalau memang mau menambah pemasukan dan memaksimalkan aset aset bergerak yang sudah tua kenapa tidak menggunakan loko loko 201 saja yang sudah tua namun masih bisa untuk cari duit daripada menggunakan KRD. kalu di banding bandingkan menurut saya yang orang awam perawatan KRD jauh lebih mahal di banding dengan lok 201 karena kalau krd di setiap rangakaian banyak tedapat mesin mesin diesel penghela berbong gerbong di atasnya.
saya sendiri senang dengan adanya kereta kereta perintis tersebut dengan harapan kereta lebih dekat dengan rakyat dan juga demi mengurangi beban jalan raya yang semakin berat.namun saya berharap eks krl krl tua tadi di tarik lok 201 saja dibanding dengan krl yang akan diubah menjadi krd.disamping lebih kuat dan lebih mudah perawatannya.dengan harapan dapat menambah pemasukan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) bukan sebaliknya menjadi beban operasional dan keuangan PT. Kereta Api Indonesia (Persero).
menurut kalian dari kaca mata railfans jalur jalur mana yang potensial di layani kereta perintis tersebutdan berikan alasannya ? kalau saya berharap jalur bogor bandung karena menurut saya dilintas ini sangat potensial banyak tempat tempat wisata dan juga bangunan stasiun dan terowongan lampegan yang sangat bernilai heritage tinggi
diharapkan dengan kehadiran ka ka tersebut tidak ada lagi yang namanya ka mogok di tengah jalan terlebih lagi di jam jam peak seson pagi dan sore hari. ini demi kenyamanan para penumpang komuter itu sendiri.dengan demikian semakin lama peran krl krl ekonomi yang sudah tua mau tidak mau akan ambil alih oleh armada armada yang lebih handal tadi.nah otomatis akan banyak armada armada yang nganggur. namun pihak PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mengatakan krl krl tua itu nantinya akan di tempatkan atau di operasikan dengan terlebih dahulu di rubah menjadi KRD di kantong kantong yang ada jalur ka namun saat ini sudah tidak aktf, dengan harapan aset aset PT. Kereta Api Indonesia (Persero) baik bangunan dan tanah tidak di serobot pihak yang tidak bertanggung jawab dan juga katanya akan di buka relasi relasi baru jarak pendek.
yang jadi pemikiran saya adalah lintas lintas pendek yang pernah beroperasi saja banyak yang mati semisal krd banyu biru,joglo semar dll dengan alasan tidak menguntungkan dan armada yang sudah tua. di tambah lagi pramek saja saat ini sudah tidak sebanyak waktu jaya jayanya dahulu. dengan alasan rolling stoknya yang sudah tua ( alasan klasik yang selalu di lontarkan kai )
kalau memang mau menambah pemasukan dan memaksimalkan aset aset bergerak yang sudah tua kenapa tidak menggunakan loko loko 201 saja yang sudah tua namun masih bisa untuk cari duit daripada menggunakan KRD. kalu di banding bandingkan menurut saya yang orang awam perawatan KRD jauh lebih mahal di banding dengan lok 201 karena kalau krd di setiap rangakaian banyak tedapat mesin mesin diesel penghela berbong gerbong di atasnya.
saya sendiri senang dengan adanya kereta kereta perintis tersebut dengan harapan kereta lebih dekat dengan rakyat dan juga demi mengurangi beban jalan raya yang semakin berat.namun saya berharap eks krl krl tua tadi di tarik lok 201 saja dibanding dengan krl yang akan diubah menjadi krd.disamping lebih kuat dan lebih mudah perawatannya.dengan harapan dapat menambah pemasukan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) bukan sebaliknya menjadi beban operasional dan keuangan PT. Kereta Api Indonesia (Persero).
menurut kalian dari kaca mata railfans jalur jalur mana yang potensial di layani kereta perintis tersebutdan berikan alasannya ? kalau saya berharap jalur bogor bandung karena menurut saya dilintas ini sangat potensial banyak tempat tempat wisata dan juga bangunan stasiun dan terowongan lampegan yang sangat bernilai heritage tinggi
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
http://www.flickr.com/photos/36503981@N02/
foto ane yang lainnya ada disini kang !
http://www.flickr.com/photos/36503981@N02/





. Yang okupansi PNPnya tinggi tuh. Kalau bisa daop VI juga dielektrifikasi supaya KRL bisa dines. Ini kan bisa menarik perhatian masyarakat supaya beralih moda transportasi ke kereta lagi. Yang penting semoga PT. KA dalam pelayanannya juga bisa lebih baik sehingga PNP semakin senang menggunakan kereta api. Usulnya sih KA nya bumel, jam keberangkatanya juga banyak. Minimal ya setiap 2 jam ada tuh armada yang jalan. Tapi kalau masalah tempat ya semoga ada KA relasi KTA-PWT sprti Mageks. Prameks dibenahi supaya kembali sprti masa jayanya dulu XD.

