Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Loko uap modern full automatic di Swiss
#1
Di Swiss ada loko uap modern bikinan tahun 1996 full automatic. Machinisnya tinggal kasih gas seperti loko listrik atau diesel. Tidak ada stoker. Pembakaran pakai minyak.

Ini fotonya.


[Image: 10475_3570181746270_481199623_n.jpg]


[Image: 377291_3570182186281_298461269_n.jpg]

Loko ini dipakai untuk trayek turist. Loko selalu berpositi dibawah seperti difoto, kalau naik gunung dia dibawah menyorong kereta didepannya. Kalau turun mundur. Dengan begitu loko selalu bisa menahan kereta dengan rem dan tidak ada bahaya gandengan lepas.

Loko ini bergerigi seperti di Ambarawa. Bawa 1 ato 2 gerbong.

Salam
Reply
#2
yg ni br keren, tp sayang msih terkesan modern, coba klo bodinya dibuat kya' loko uap jman dulu pasti lebih keren....sayangnya di indonesia g' da.....Sad

yg ni br keren, tp sayang msih terkesan modern, coba klo bodinya dibuat kya' loko uap jman dulu pasti lebih keren....sayangnya di indonesia g' da.....Sad

yg ni br keren, tp sayang msih terkesan modern, coba klo bodinya dibuat kya' loko uap jman dulu pasti lebih keren....sayangnya di indonesia g' da.....Sad
Reply
#3
kalau yang diotomatisasi itu kerjanya si stoker kayaknya saya masih bisa ngebayangin. tinggal pantau kontrol level air, tekanan boiler, lalu bikin sistem yang bisa umpan air dari tender dan minyak.

tapi yang satu itu saya bingung, kok masinisnya cuma ngegas doang kayak lok disel/listrik? lantas yang menggerakkan johnson bar/reverser nya siapa ya? atau otomatis juga? gimana caranya ya? pak antonius bisa minta spesifikasinya, terutama valve gear systemnya pakai apa ya?

nuwun.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#4
hallo pak Mcady, nanti saya carikkan datanya. Waktu itu mau saya foto kabin masinischnya gak boleh, sayang. Bersih dalamnya dan ditempat api ada kaca kelihatan apinya.
Kalau reverse ada lever ditarok reverse trus automatic semua.
Coba dilihat difoto, pas diatas roda yang tengah dideket ketel ada roda yang digerakkan dengan belt seperti camshaft mesin mobil, roda itu bergerigi trus ada receiver pulsa seperti Rem ABS mobil. Pulsa2 ini sebanding dengan putaran roda dan dipakai sebagai data input untuk komputer. Masinis dengan tuas gas minta kecepatan tertentu, komputer mengatur uap dan besar api automatis sampai pulsa2 ini sesuai dengan kecepatan yang diminta masinis.

jika beban berat dan kecepatan yang diminta belum dicapai, katup uap dibuka dengan waktu maximal. Semakin kecepatan meningkat, waktu buka semakin diturunkan. Begitu kecepatan tercapai, waktu buka diturunkan sampai kecepatan tidak turun dan stabil.
Reply
#5
pak Mcady saya carik di Internet tidak ketemu penjelasannya tapi mustinya begini, yang namanya valve gear dan Johnson bar itu kan mengatur uap masuk kedepan ato kebelakang piston dan berapa lamanya uap dimasukkan ke cylinder tergantung dari beban dan kecepatan secara mekanis karena jaman dulu tidak ada jalan lain dan pengaturannya tergantung dari keunggulan dan pengalaman masinis.

Jadi data apa yang diperlukan, 1. Positie piston, 2. Speed,
Kedua data ini bisa didapatkan dari roda bergerigi seperti yang saya jelaskan diatas. Saat piston berbalik arah, diroda gigi bisa dihilangkan 1 gigi jadi pas piston ganti arah satu pulsa hilang dan computer tahu bahwa piston ganti arah.
Speed bisa dilihat dari jumlah pulsa tiap sekond. Jadi semua data sudah ada dan komputer tinggal membuka dan menutup katup uap secara elektrik pada saat yang tepat. Juga lamanya katup terbuka bisa diperhitungkan dengan data input speed.

Jadi saya kira katup2 nya bukan mekanik tetapi elektrik. Waktu saya cari tidak kelihatan karena cylinder dibawah ketel jadi susah untuk lihat katup2nya.
Salam
Reply
#6
Ini ada foto dari ketel,, bersih samasekali dan kelihatan firebox tertutup tidak bisa dibuka dan ada kaca dimana api bisa dilihat

[Image: 47169_3570182386286_836000501_n.jpg]

Ini tempat machinis ngadep belakang,kelihatan hanya ada tuas seperti loko diesel.


[Image: 262275_3570182506289_436216480_n.jpg]
Reply
#7
Ini menyalakan lokomotifnya gimana? apa manual kayak lok jadul, atau sudah otomatis?
Reply
#8
nyalakan api otomatis teken tombol dan juga bisa pakai timer umpama 2 jam sebelum mau dipakai.
Kalau tekanan uap sudah cukup dan permintaan uap sedikit seperti waktu turun gunung, apinya mati sendiri, kalau perlu nyala sendiri lagi.
Reply
#9
(17-09-2012, 03:30 PM)antonius_123 Wrote: nyalakan api otomatis teken tombol dan juga bisa pakai timer umpama 2 jam sebelum mau dipakai.
Kalau tekanan uap sudah cukup dan permintaan uap sedikit seperti waktu turun gunung, apinya mati sendiri, kalau perlu nyala sendiri lagi.

Wah hebat, gak perlu korek api lagi. Konon katanya lok model gini lebih efisien daripada lok diesel ya?? Boleh juga nih untuk menghidupkan kembali lokomotif mangkrak yang ada di museum!!

Oh iya, ini pakai minyak residu ya? Apakah asapnya banyak ?
Reply
#10
pakai minyak diesel, asap tidak kelihatan cuman kelihatan putih dari uap, kalau pembakaran bagus, tidak akan kelihatan asap karena produk pembakaran CO2 yang tidak berwarna dan uap air. Kalau kelihatan asap hitam berarti terlalu banyak bahan bakar dan terbuang. Asap itu bahan bakar yang tidak terbakar. Nanti saya bikinkan foto yang loko ini lagi jalan.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)