Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
sekedar laporan perjalanan di swiss dari kota Bern kekota kecil
#1
Sekedar laporan perjalanan dari kota besar Bern di Swiss ke kota kecil didaerah Zurich dengan menggunakan kereta Intercity dari SBB, Perusahaan kereta api negara Swiss. Perjalanan dengan kereta ini ke kota Wil didekat Zurich, seterusnya harus pindah naik kereta lokal swasta. Kereta yang dari SBB kebanyakan bertingkat, ini fotonya.


[Image: 487574_3548734330098_855971177_n.jpg]

Karena berangkat pagi sekali dirumah belum sempat sarapan jadi begitu naik ke kereta langsung ke kereta restauratie, ini fotonya kereta restauratie ditingkat bawah.


[Image: 539427_3548735530128_815585280_n.jpg]

Saya Keatas karena tempatnya lebih bagus tetapi ternyata diatas harus beli sarapan yang mahal sedang saya hanya berniat ngopie dan makan sekedar roti. Jadi kebawah lagi ditempat yang butut.


[Image: 561585_3548736090142_1598453259_n.jpg]

Sesudah sarapan, sambil kereta melaju kearah Zurich, saya carik tempat duduk ditingkat atas. Ini fotonya.


[Image: 264000_3548736450151_735289442_n.jpg]

Dilantai bawah, lantainya direndahkan dan tempatnya terbatas diantara Boogie. Jadi ditingkat bawah tidak bisa jalan ke gerbong lain tetapi harus ke Lantai atas.

Sampai sini dulu, lain kali lanjut
Reply
#2
Keren euy keretanya double decker. Dan cozy kayak kafe gitu suasananya. Itu atas dan bawah beda kelas atau bagaimana om, kok bisa beda harganya? Penampakan interiornya juga beda sih. Ini standar utk ukuran sana yah..

Harga tiketnya berapa om, dan jarak tempuh berapa km dan berapa lama?

Lanjutkan TR nya om Xie Xie
Reply
#3
mantap om trnya Top Banget kalau di indonesia ada kreta double decker
seperti ini bisa2 nyangkut tuh kretanya di terowongan
ngomong2 di sana ada pedagang asongannya ga yg teriak2 di luar kreta?
aya dilanjut om.........
Reply
#4
Om tolong tempat pasang fotonya jagan di Kapanlagi. Ga enak soalnya.
Oh ya, ada foto tiketnya gak om?
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Reply
#5

[Image: 396413_3558395971633_2002859714_n.jpg]

Ada rekan yang minta foto ticket, eh sudah keburu dibuang dan lupa ambil foto, ini ada foto karcis lain tetapi semua sama cuman nama kotanya aja lain dan tentunya harganya.

Perjalanan dari Bern menuju Wil sekitar 180 km ditempuh dalam waktu 90 menit dengan berhenti 4 kali, di Zurich, airport Zurich, Winterthur dan Wil. Di Wil saya turun ganti kereta lokal sejauh 20 km dari Wil. Perjalanan Bern Wil ditarik ongkos karcis 50 Chf ( 1 Chf sekitar 12.000 Rp). Ini kelas 2 alias ekonomie. Yang kelas 1 sekitar 70 Chf. Bedanya cuman kurtienya dari bludru dan agak lebaran. Mahal kereta disini

Restauratie ditingkat atas mahal karena dengan layanan seperti di restaurant dan menunya mahal2 karena makan penuh, seperti kentang goreng dengan daging dll. Dilantai bawah hanya sekedar ada bar beli minuman dan beli roti yang sudah dibungkus plastiek.

Sesudah sarapan di kereta restauratie ditingkat bawah saya achirnya duduk ditingkat atas dan kereta sudah mendekatin Zurich. Sesudah Zurich kereta meneruskan perjalanan ke airport Zurich. Disini kelihatan kereta lain tetapi tidak tingkat.


[Image: 485851_3558396931657_1261280334_n.jpg]

Setelah berhenti beberapa menit kereta kembali ngebut, dilihat dengan GPS kecepatan 150kmh. Dalam waktu singkat sampai lah disetatiun Wil dimana saya harus turun. Jarak Bern-Wil sekitar 180 km ditempuh dalam waktu 90 menit.

Ini foto sekali lagi kereta yang habis dinaikkin.


[Image: 560383_3558397491671_131485541_n.jpg]


[Image: 523653_3558397731677_78852187_n.jpg]
Ini saya foto sambungan kereta dan terlihat bahwa terowongan pindah gerbong ada ditingkat atas.


[Image: 557112_3558398371693_482014052_n.jpg]

Ini foto sekali lagi dari kejauhan. Kelihatan bahwa meskipun gerbong bertingkat, gerbong tidak lebih tinggi dari lokonya. Loko bikinan Siemens 8000pk. Tenaga besar karena banyak pegunungan.

Ada pertanyaan rekan , apa ada asongan. Tidak ada. Diperon kadang2 ada toko kecil jualan makanan dan minuman kecil.
Diruang utama setatiun besar biasanya ada semacam mall ada supermarket kecil, toko2 roti dan makanan. Begitulah.

O ja, lupa, di Swiss kalau bawak koper bisa dibawak ke setatiun 1 hari sebelumnya dan dikirim lebih dahulu jadi ditengah jalan gak perlu boyong2 apa lagi kalau musti ganti kereta seperti saya ini. Begitu sampai di setatiun tujuan koper2 sudah disana.
Nanti lain kali lanjut perjalanan naik kereta lokal. jarak cuman 20 km habis waktu 40 menit. Buset.
Reply
#6
(11-09-2012, 11:51 PM)antonius_123 Wrote: O ja, lupa, di Swiss kalau bawak koper bisa dibawak ke setatiun 1 hari sebelumnya dan dikirim lebih dahulu jadi ditengah jalan gak perlu boyong2 apa lagi kalau musti ganti kereta seperti saya ini. Begitu sampai di setatiun tujuan koper2 sudah disana.
Nanti lain kali lanjut perjalanan naik kereta lokal. jarak cuman 20 km habis waktu 40 menit. Buset.

Wah keren!
Bayar gak om kirim tas seperti ini? Klo gratis menarik juga nih..
Reply
#7
(13-09-2012, 05:43 PM)syauqie Wrote:
(11-09-2012, 11:51 PM)antonius_123 Wrote: O ja, lupa, di Swiss kalau bawak koper bisa dibawak ke setatiun 1 hari sebelumnya dan dikirim lebih dahulu jadi ditengah jalan gak perlu boyong2 apa lagi kalau musti ganti kereta seperti saya ini. Begitu sampai di setatiun tujuan koper2 sudah disana.
Nanti lain kali lanjut perjalanan naik kereta lokal. jarak cuman 20 km habis waktu 40 menit. Buset.

Wah keren!
Bayar gak om kirim tas seperti ini? Klo gratis menarik juga nih..
Disuruh kasih tunjuk karcis, per orang gratis 2 biji bagasi dengan ukuran maximal tertentu(gak tahu boleh berapa besar tapi koper biasa masih boleh). Kalau lebih musti bayar gak tahu berapa. Sepeda juga bisa, bayar chf 10 tidak tergantung jarak.
Salam.
Reply
#8
ga nyoba kereta super cepat yg disana om??
RF aatea_goparmania, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
Reply
#9
(14-09-2012, 10:12 AM)aatea_goparmania Wrote: ga nyoba kereta super cepat yg disana om??
Pernah naik TGV ke Paris. Di Swiss kecepatannya biasa baru di Perancis tancap gas. Memang enak cepet sampai tapi saya jadi mual karena jalannya itu tidak datar tapi naik turun dengan kecepatan segitu jadinya kayak naik pesawat diwaktu ada turbulentie.
Reply
#10
KAnya Keren Keren Sekali


# Lanjutkan TRnya... Big Grin
Make yourself usefull to other.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)