Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
(impian) jaringan kereta api Indonesia
#1
seandainya bisa, terhubung dari banda aceh hingga makassar
kira-kira berapa ya biayanya?Bingung

[Image: indonesiarailmapdream.jpg]
linknya disini

keterangan:
jalur kereta (baik ST, DT, elektrik, whateverlah) berupa garis hitam.
jembatan kereta (laut) berupa garis merah
terowongan (laut) berupa garis biru tua (agak mirip hitam cmiw)





kalo kurang jelas, mohon maap ya Xie Xie
Reply
#2
paling gak terhubung dari aceh sampe banyuwangi deh,
youtube bagusrailfans
I hope my speed as CC 204 03 02 JNG " The Speed maker " and flying high like A340-600
Reply
#3
bwt ngidupin jalur mati dijawa aja ngos ngosan apalagi nyambungin rel disumatera+connect ke jawa+connect kalimantan+bikin jalur rel kalimantan+connect sulawesi & bikin jarinagn rel disana...


SakitMikir Dulu
hidupkan lagi jalur KTA - PWR & feeder purworejo..
Roda Tebang
Reply
#4
mending bikin yang gampang2 dulu lah...
contoh: tiap kabupaten dan kota di tiap pulau dihubungkan dengan jaringan rel, dengan begitu berjayalah KA di Indonesia
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri Ngiler
Reply
#5
harapan ane sih...

ga perlu bikin jaringan KA lintas pulau....mending jalur KA bisa terintegrasi dengan semua moda transportasi yg menghubungkan ke seluruh wilayah nusantara

misalnya... jaringan KA yg menghubungakan kota2 utama dan pusat2 industri dengan tak lupa mengembangkan banyak dry port... sehingga raw materials bisa banyak diangkut dengan KA... sementara truk cukup dari dry port ke destinasi spesifik (misal: industri, pergudangan dll)... selanjutnya KA tersebut menghubungan kota2, banyak dry port dengan pelabuhan (harbour dalam arti sebenarnya)... disitu lebih efisien.. KA bisa berbagi beban angkutan dengan jalan raya.... dan bahkan arus barang ke pelabuhan lebih efisien

jadi disitu... KA cukup menjadi backbone jaringan distribusi raw materials di pulau2... sementara untuk destinasi spesifik mending mengoptimalkan angkutan jalan raya ke dry port... sementara angkutan antar pulau lebih baik menggunakan kapal laut..... jadi intinya akan ada interkoneksi dan integrasi antar moda transportasi ......

* NB: ini seh sudah digariskan dalam kebijakan National Single Window oleh Kemenhub bersama-sama dengan BAPPENAS, Kemenperin, Kemendag, Kementerian PDT, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementan, beberapa BUMN terkait (PT KA, ASDP, PELNI, PT Pelabuhan Nusantara dll), Kementerian PU dan tinggal diteruskan pada organisasi perusahaan pengangkutan dan PEMDA terkait (mengingat sistem OTODA memang tidak bisa mengesampingkan otoritas Pemerintah Daerah)..... dan akan direlease setelah Indonesia menjadi Host Country APEC High Level Annual Economic Meeting ntar tahun 2013 yang akan diselenggarakan di 5 kota utama di seluruh Indonesia (jakarta, 1 Sumatera dan 3 kota utama di wilayah Indonesia Tenagh dan Timur).... sebagai salah satu bagian dari strategi pengembangan NKRI yg berwawasan nusantara dgn pembangunan yg akan diratakan ke seluruh Indonesia.... dan tahun 2010 kemaren untuk menunjang sistem tersebut telah dibentuk tim Interkem (dulu interdept) yang sudah mulai bekerja dalam memformulasikan sistem dan standarisasi tarif... sehingga ketika sistem tersebut berjalan.. tidak lagi ada banyak tarif yg berkali-kali, namun dengan sistem distribusi dan mekanisme tarif yg lebih simpel....

sementara untuk angkutan penumpang.... perbaiki lintas utama dan revitalisasi stasiun2 utama tempat destinasi penumpang..... sementara untuk lintas kantong akan lebih baik mengoptimalkan komuter...

dan jangan lupa... pembangunan jaringan KA yg terintegrasi dengan bandara...(ga perlu buat jalur rel ke bandara) cukup dengan membuat paket pelayanan dari stasiun2 tertentu ke bandara (misal: dengan suttle bus), jadi penumpang dari suatu wilayah naek KA ke kota besar... dan selanjutnya udah ada pelayanan suttle bus ke bandara dalam satu paket tiket......

jadi intinya adalah adanya integrasi dan pembagian peranan masing2 moda transportasi...... sehingga arus mobilitas, baik itu penumpang, serta barang dan/atau jasa bisa lebih efisien, ga saling tumpang tindih dan bahkan saling terintegrasi dan saling mendukung... demi terwujudnya pemerataan pembangunan dan mobilitas di seluruh wilayah NKRI berdasarkan semangat wawasan nusantara

*jayalah NKRI
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
Reply
#6
kalo menurut saya yg realistis itu yah Sumatera-Jawa-Bali (via jembatan), lalu dari Sumatera seharusnya bisa disambung ke Malaysia dgn Jembatan Selat Malaka (JSM)... kalo ke Kalimantan dan Sulawesi saya rasa terlalu jauh...

saya sangat mendambakan hal ini... jadi saya bisa main ke Kuala Lumpur atau Bangkok naik KA...
MY DREAMS:
- All STD gauge & electrified Sumatera-Java-Bali, Trans-Asian, Pan-African, Pan-American Railways
- Bridges of Bali, Sunda, Malacca, Gibraltar, and Bering Straits

Mau beli tiket KA??? Klik di sini
Reply
#7
ya mungkin ini bukan untuk masa sekarang atau 10 tahun kedepan, minimal 30 tahun yang akan datang kali ya Big Grin atao 50 tahun ?? Big Grin sebelum ditemukan moda transportasi baru yg lebih murah dan aman , siapa yang tau di masa depan?
mimpi aja boleh kann, gak pake bayar lagi Big Grin

[Image: 6795473923_d3e89295b7.jpg]
Reply
#8
aceh-bali via kertapati-jakarta gambir-smt-sbi keren kayak nya apalagi jembatan selat sunda dan jembatan ketapang-gilimanuk jd di realisasikan
S35
aceh-bali via kertapati-jakarta gambir-smt-sbi keren kayak nya apalagi jembatan selat sunda dan jembatan ketapang-gilimanuk jd di realisasikan
S35
JOGJA! JOGJA! TETAP ISTIMEWA, ISTIMEWA NEGRI NYA, ISTIMEWA ORANG NYA

"JOGJA HIP-HOP FOUNDATION"

FACEBOOK

TWITTER

POSTIMAGE

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)