(24-02-2015, 09:19 AM)stasiunkastephanie Wrote:Iya juga ya, jadi kepikiran, soalnya kan selama ini masaknya pake microwave(24-02-2015, 08:41 AM)Java Jongen Wrote: sempat ga sengaja liat pembuatan nasi goreng di KA turangga pas nongkrong di M1...nasi dimasukkan magiccomb, tambah minyak sayur, garam, vetsin, gula, kecap, saos sambal, plus sambal balado punya telur bumbu balado...diaduk..tutup...tunggu 10-15 menit..voilla...
rasanya....enak
Kayaknya udah mulai tobat tuh pengelola restorasinya...Â
BTW, kenapa di KM pengelola restorasi gak coba masak aja ya pake kompor listrik tanpa api? Jadi, makanan dapat diolah seperti memasak konvensional, tapi meminimalkan risiko kebakaran karena tidak adanya api yg keluar dari kompor (soalnya panas dihasilkan dari dasar kompor), jadi masakan yg disajikan masih terasa anget2 enak gitu...Â
Itu pengelolanya CV Rama, kan? Soalnya disajikan di atas piring, kan kalo RMU udah pake mika foodgrade...Â
(24-02-2015, 11:46 AM)bhaskara Wrote: eh ngomong-ngomong soal resotarsi, setelah sekarang pedagang makanan asongan tidak boleh naik ke kereta dan berjualan di stasiun, tidak adakah ide dari pengelola restorasi untuk menjual makanan yang dulu ada di kereta namun sekarang ga ada karena pelarangan tersebut ?
misal pecel madiun, tempe mendo purwokerto, krupuk kertosono, dll, dsb.
Jadi restorasi menyediakan makanan khas yang dulu pernah ada di jalur tersebut.
Ya bisa aja sih sebenarnya, cuma ya bahan yg mesti dibawa tambah banyak. Agak susah kalau restorasinya pake MP
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Facebook BB: 55FFFBE5


Â
 