09-02-2015, 11:24 AM
(09-02-2015, 10:55 AM)bhaskara Wrote: Jumat 6 Feb naik Argo Wilis, Yk - Bdg, pesan nasi rames 30.000 dan teh tarik 5.000. Pas prami ngasih kembalian dari uangku yang 50.000, dia cuma ngasih 12.000 berarti kurang 3.000 dan dia ngasih tanpa disertai nota.
Kupikir aku yang salah liat harga. Ternyata setelah aku melihat harga lagi aku yang benar. Akhirnya aku pun sms ke customer service yang nama dan no hpnya ada di kereta. CS membalas dan ini yang aku sebel : pas praminya jalan lewat dekatku dia seakan tidak melakukan kesalahan dan kalau aku tidak bilang ke prami kalau kembaliannya tadi kurang, maka aku juga tidak yakin si prami akan mengembalikan uangku. Pas aku bilang ke prami bahwa kembalianku kurang 3.000 si prami langsung bilang iya dan langsung memberikan 3.000 tanpa bilang apapun, tanpa bilang maaf atau apapun !
Jadi aku punya pikiran jelek ke si prami, kalau penumpang komplain ya dikembalikan, kalau ga ya lumayan, tambahan buat dia ! Bukan masalah di 3.000-nya tapi masalah 1 penumpang bisa 3.000, lha kalau sampai puluhan atau ratusan penumpang ?
Nah loh...Â
Ini kayaknya pelayanan restorasi KA kembali ke jaman awal2
berdiri, dimana ada permainan harga (bedanya yg kali ini daftar harganya lebih transparan, jadi kalo harga gak sesuai dg daftar bisa langsung komplain). Yg jadi pertanyaan, gimana pengawasan dari pihak PT KA, sehingga perusahaan restorasi bisa seenaknya memainkan harga mamin? Apa sebaiknya perusahaan restorasi KA dilebur jadi 1 di bawah pengawasan langsung PT. Kereta Api Indonesia (Persero)?Â
Buah dari perjuangan adalah kebahagiaan
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya
FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya
FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie

