Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Laju KA di Porong dibatasi, Penumpang Dilarang Merokok
#1
Quote:Laju Kereta Dibatasi
Penumpang Dilarang Merokok

Selasa, 20 April 2010 | 04:26 WIB



[Image: 3781067p.jpg]
FOTO: KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Antrean panjang kendaraan melewati banjir di Jalan Raya Porong, di dekat tanggul penahan lumpur panas di Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (19/4). Di sepanjang jalan yang dilanda banjir itu juga bermunculan gelembung gas metan.

SURABAYA, KOMPAS - Mulai Senin (19/4) pukul 09.15 WIB, PT Kereta Api Daerah Operasi VIII Surabaya menginstruksikan, semua masinis membatasi laju kereta api maksimal 10 kilometer per jam apabila melewati Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Pembatasan kecepatan KA ini berlaku untuk ruas stasiun Tanggulangin-Porong.

Demikian diungkapkan Koordinator Humas PT Kereta Api Daerah Operasi (Daop) VIII Surabaya Catur Herry W di Surabaya, kemarin. ”Semburan gas yang muncul di sekitar kolam lumpur (Lapindo) di Jalan Raya Porong tampaknya berpengaruh pada struktur rel (kereta api). Apalagi, genangan air kini membanjiri sepanjang rel dan Jalan Raya Porong. Karena itu, laju (kecepatan) kereta harus dibatasi. Kami mengistilahkannya dengan semboyan 2B,” ujarnya.

Semburan gas dan genangan air menyebabkan bergesernya struktur batu kerikil di sepanjang rel. Untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya penurunan rel, PT KA menyiagakan 20 petugas pemantau rel selama 24 jam di sekitar lokasi semburan gas.

Selain itu, PT KA juga melarang penumpang merokok di atas kereta api, khususnya saat berada di ruas antara stasiun Tanggulangin dan Porong. Larangan ini diberlakukan karena gas yang menyembur di sekitar kawasan itu rawan terbakar.

Di setiap stasiun

Larangan merokok, menurut Herry, disampaikan melalui pengeras suara di beberapa stasiun dekat semburan gas, seperti Stasiun Bangil, Sidoarjo, Tanggulangin, dan Porong.

”Larangan kami sampaikan melalui pengeras suara di setiap stasiun. Awak kereta api juga turut menyampaikan imbauan ini kepada penumpang di atas kereta,” lanjutnya.

Dalam sebulan terakhir, di Jalan Raya Porong dan ruas rel kereta api Porong muncul sekitar 169 semburan gas baru. Gas itu tergolong mudah terbakar. Karena itu, PT KA Daop VIII Surabaya melarang setiap penumpang untuk menyalakan rokok di kawasan tersebut.

Sebelumnya, anggota staf Humas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS), Akhmad Kusairi, mengatakan, semburan-semburan gas yang muncul di sepanjang Jalan Raya Porong sangat rentan terbakar. Api yang berada dalam radius 5 meter dari semburan gas dapat membakar gas tersebut.

Berdasarkan penelitian BPLS, semburan gas baru di sepanjang Jalan Raya Porong mengandung gas metana berkadar 31 persen yang mudah terbakar jika tersulut percikan api. Dari 169 semburan gas baru yang muncul, sekitar 70 persen di antaranya masih aktif.

Potensi bahaya

Untuk mengetahui lebih lanjut potensi bahaya semburan gas di sekitar Jalan Raya Porong, pada 15 April Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur telah meminta sejumlah ahli geologi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya dan Universitas Airlangga Surabaya melakukan penelitian. Rencananya, hasil penelitian tersebut akan dikirimkan kepada pemerintah pusat.

Kemarin hasil penelitian itu belum diterima Pemprov Jatim.(ABK/KUM)


Sumber: http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/04...a.dibatasi

ngeri... kondisinya seperti itu mau digunakan sebagai tempat wisata oleh pemerintah..... semoga tidak terjadi kejadian buruk disana
.
Reply
#2
(20-04-2010, 12:05 PM)animaX Wrote:
Quote:Laju Kereta Dibatasi
Penumpang Dilarang Merokok

Selasa, 20 April 2010 | 04:26 WIB



[Image: 3781067p.jpg]
FOTO: KOMPAS/HERU SRI KUMORO
Antrean panjang kendaraan melewati banjir di Jalan Raya Porong, di dekat tanggul penahan lumpur panas di Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (19/4). Di sepanjang jalan yang dilanda banjir itu juga bermunculan gelembung gas metan.

SURABAYA, KOMPAS - Mulai Senin (19/4) pukul 09.15 WIB, PT Kereta Api Daerah Operasi VIII Surabaya menginstruksikan, semua masinis membatasi laju kereta api maksimal 10 kilometer per jam apabila melewati Porong, Sidoarjo, Jawa Timur. Pembatasan kecepatan KA ini berlaku untuk ruas stasiun Tanggulangin-Porong.

Demikian diungkapkan Koordinator Humas PT Kereta Api Daerah Operasi (Daop) VIII Surabaya Catur Herry W di Surabaya, kemarin. ”Semburan gas yang muncul di sekitar kolam lumpur (Lapindo) di Jalan Raya Porong tampaknya berpengaruh pada struktur rel (kereta api). Apalagi, genangan air kini membanjiri sepanjang rel dan Jalan Raya Porong. Karena itu, laju (kecepatan) kereta harus dibatasi. Kami mengistilahkannya dengan semboyan 2B,” ujarnya.

Semburan gas dan genangan air menyebabkan bergesernya struktur batu kerikil di sepanjang rel. Untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya penurunan rel, PT KA menyiagakan 20 petugas pemantau rel selama 24 jam di sekitar lokasi semburan gas.

Selain itu, PT KA juga melarang penumpang merokok di atas kereta api, khususnya saat berada di ruas antara stasiun Tanggulangin dan Porong. Larangan ini diberlakukan karena gas yang menyembur di sekitar kawasan itu rawan terbakar.

Di setiap stasiun

Larangan merokok, menurut Herry, disampaikan melalui pengeras suara di beberapa stasiun dekat semburan gas, seperti Stasiun Bangil, Sidoarjo, Tanggulangin, dan Porong.

”Larangan kami sampaikan melalui pengeras suara di setiap stasiun. Awak kereta api juga turut menyampaikan imbauan ini kepada penumpang di atas kereta,” lanjutnya.

Dalam sebulan terakhir, di Jalan Raya Porong dan ruas rel kereta api Porong muncul sekitar 169 semburan gas baru. Gas itu tergolong mudah terbakar. Karena itu, PT KA Daop VIII Surabaya melarang setiap penumpang untuk menyalakan rokok di kawasan tersebut.

Sebelumnya, anggota staf Humas Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS), Akhmad Kusairi, mengatakan, semburan-semburan gas yang muncul di sepanjang Jalan Raya Porong sangat rentan terbakar. Api yang berada dalam radius 5 meter dari semburan gas dapat membakar gas tersebut.

Berdasarkan penelitian BPLS, semburan gas baru di sepanjang Jalan Raya Porong mengandung gas metana berkadar 31 persen yang mudah terbakar jika tersulut percikan api. Dari 169 semburan gas baru yang muncul, sekitar 70 persen di antaranya masih aktif.

Potensi bahaya

Untuk mengetahui lebih lanjut potensi bahaya semburan gas di sekitar Jalan Raya Porong, pada 15 April Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur telah meminta sejumlah ahli geologi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya dan Universitas Airlangga Surabaya melakukan penelitian. Rencananya, hasil penelitian tersebut akan dikirimkan kepada pemerintah pusat.

Kemarin hasil penelitian itu belum diterima Pemprov Jatim.(ABK/KUM)


Sumber: http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/04...a.dibatasi

ngeri... kondisinya seperti itu mau digunakan sebagai tempat wisata oleh pemerintah..... semoga tidak terjadi kejadian buruk disana

lha ini...makanya jalur baru relokasi rel kereta api di porong mesti n harus segera diselesaikan...harga mati...ga bisa ditawar2 lagi...
Reply
#3
Gawatnya kalau loko mengeluarkan percikan api. Di TV gelembung2 gas sudah terlihat di jalan raya porong.
.
Reply
#4
ya ampuunn.. kondisi kaya gitu apa tetep dipaksa pake CC ya.. di rel yg tergenang..

tapi yang pasti penumpang ga boleh ngerokok nih.......
untung ane kaga lewat wilayah itu...... Eh iya lupa... soalnya ane Gaya Gua
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
Reply
#5
Bagaimana dengan rencana pengalihan rute jalur KA ? temen2 ada yang memonitor ?
Reply
#6
untuk relokasi sepertinya tidak ada, karna jalur sidoarjo - tarik belum rampung,satu2nya jalan kalau jalur tanggulangin - porong terputus ( semoga saja tidak )Sedih kemungkinan besar ya lewat jalur kertosono-kediri-malang atau penumpang dioper lewat jalan darat antara sidoarjo ma bangil.....

YAHOO!

anzhar_arch99
Reply
#7
(21-04-2010, 09:46 AM)archians20412 Wrote: untuk relokasi sepertinya tidak ada, karna jalur sidoarjo - tarik belum rampung,satu2nya jalan kalau jalur tanggulangin - porong terputus ( semoga saja tidak )Sedih kemungkinan besar ya lewat jalur kertosono-kediri-malang atau penumpang dioper lewat jalan darat antara sidoarjo ma bangil.....

waduh kalo sepur ke timur diputer lewat KTS-KD-ML kasian banget tuh.. para penumpang yang mao ke timur...kelamaan di jalan..Bethe

trus kalo gini (semoga saja tidak).. KA Muttim bakalan jadi KA satu-satunya yang kaga brenti di Jombang donk...Wooooyy
padahal selama ini semua KA penumpang brenti di jombang (KA Argo Wilis; KA Bima; KA Turangga; KA Bangunkarta; KA Sancaka I & II; KA Mutiara Selatan; KA Gaya Baru Malam Selatan; KA Pasundan; KA Logawa; KA Sritanjung; seluruh KA Rapih Dhoho dan KRD)
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
Reply
#8
info saat ini, yang akan melewati jalur kts-kd-ml cuman KA 35xx ( Argo ketel ) u/ KA reguler belum dapat info jika nantinya jalur tanggulangin - porong terganggu

YAHOO!

anzhar_arch99
Reply
#9
WAduh ini semakin gawat saja ya jalurnya..
Untuk masalah merokok juga ga usa diomong, mestinya penumpang dilarang merokok memagng saat perjalanan utnuk menghormati penumpang yang laen.

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
#10
nah..............
kalo udah gini gak ada pilihan lain lagi kalo relokasi jalan dan rel kereta yang melewati porong harus segera terealisasi, karena jika semburan yang ada di tengah jalan terus membesar akan semakin membuat macet jalan ini, alternatifnya kendaraan memutar lewat mojokerto
|warm up|


[Image: 418089_2580690805272_1494496598_32011478...2663_n.jpg]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)