29-09-2009, 03:13 PM (This post was last modified: 29-09-2009, 03:25 PM by Gege.)
Saya pernah dengan tidak sengaja melihat di GOOGLE EARTH kapal Ferry mengangkut Kereta di Italia (Selat Messina) dan Jerman (selat denmark). Munggkah ada ferry serupa di Indonesia. yg menghubungkan Jawa dan Sumatera?
Andai ada, kita bisa naik kereta dari jakarta ke Lampung atau bahkan palembang.
berhubung saya belum bisa mengupload gbr tersebut, mgkn lain kali saya kirim gbr tersebut.
Wah salah posting niiih. seharusnya di Kereta Api, bukan dio jalur selatan... soory ya...
~Edited by Gege~
-Post sudah dipindah dan silahkan dilanjut diskusinya-
Indonesia???
Waduh, kayaknya masih jauh nih.
Mending tingkatkan pelayanan, keamanan, kenyamanan, ketepatan waktu serta ketersediaan rolling stok operator KA di sini dulu, baru kita bicara teknologi penyeberangan kereta api.
Lagi pula kalo dibuat jembatan lebih efesien khan???
dulu PJKA pernah punya 3 unit kapal RoRo yang digunakan untuk menghubungkan antara pelabuhan+stasiun Merak dengan pelabuhan+stasiun Panjang. saat itu penyebrangan antar kedua pelabuhan cukup banyak peminatnya, termasuk juga paket perjalanan KA dengan bonus menyebrang dengan kapal RoRo. stasiun Panjang dan Merak menjadi stasiun ujung yang ramai dengan penumpang yang akan melanjutkan perjalanan menyebrangi lautan. saat kereta tiba di stasiun ujung, penumpang turun dari KA dan naik ke kapal RoRo untuk diseberangkan dan dinaikkan ke KA yang telah menunggu diseberang dan sebaliknya. namun sayangnya setelah salah satu kapal tersebut terbakar dan tenggelam di selat Sunda medio awal 80an (kalo tidak salah), maka berakhir pula masa kejayaan penyebrangan PJKA tersebut. kemudian 2 unit sisanya berpindah tangan (saya kurang tahu apakah dihibahkan, dibeli atau ada perjanjian lain) ke PT.ASDP.
mungkin nostalgia tersebut akan terobati saat JSS selesai terbangun lengkap dengan rel kereta ditengah-tengahnya. KA akan kembali "berlayar" membelah selat Sunda.
Ferry punya-nya PJKA, tidak hanya di Merak-Panjang/Bakahueni saja mas, tetapi, Ujung-kamal dan Ketapang-Gilimanuk juga ada.
Sepertinya seluruh Ferry-PJKA dihibahkan ke ASDP, khan dulu masih sama sama punyanya pemerintah dan belum ada persero2 an.
Menanggapi mas Lukman sih nampaknya sulit meski PJKA masih punya kapal Roro. Eh... maksudnya PT. KA deh... Selat Snda masih seringkali mengalami pasang - surut. Untuk menempuh perjalan dan dan ke Merak meski ada shortcut penghubung antara Serang dengan Tangerang tanpa mengitari RTangkas Bitung dan Serpong kalo gak mau tersaingin sama tol Merak - Jakarta. Lagi pula selama menunggu apakah para penumpang selama ini gak bete melihat betapa kumelnya kedua pelabuhan penyeberangan tersebut? Belum lagi gak ada hiburang yang mengasyikkan.
Untuk di Jerman dan italia... mungkin semua itu seperti yang aku tulis sudah terbayarkan.