Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KRL dari Bekasi
#1
Sekali-kali lah 2 atau 3 hari para "club komuter" yang menggunakan KRL agar mengadakan penelitian mengenai keterlambatan KRL. Saya kok penasaran kenapa KRL sering terlambat dan tertahan di (setiap) stasiun cukup lama yang katanya gangguan sinyal padahal stasiun berikutnya kondisi dalam "keadaan aman" (karena saya pernah dan sering berhubungan dengan teman dan menanyakan kondisi "warna sinyal dan jalur" yang ada) distasiun berikutnya plus stasiun berikutnya.... apa nggak ada "radio" alat komunikasi lainnya disetiap KRL yang melintas.... kalau nggak ada ya CAPE DECH....javascript:emoticon(':wink:')
Wink

atau pernah timbul pikiran negatif bahwa KRL Ekonomi sering terlambat (atau dikorbankan "telat") dengan harapan penumpang KRL Ekonomi beralih dapat menggunakan KRL Ekspress biar "kocek" Perumka khususnya Divisi Jabotabek bertambah.. mudah-mudahan salah ya pikiran negatif saya.

oke deh segitu dulu... selamat menikmati dan menghayati arti KRL untuk para komuter.....

salam...
Reply
#2
'dah satu bulan nunggang roda dua dari CKG ke JAKK.. kangen juga nih 'ma KRL Express Bekasi... Sad

'palagi kalo ketemu KA jarak jauh, mata jelalatan sampe istri sering ngingetin kalo kita lagi nunggang roda dua (habisnya sepanjang jalan sejajar terus 'ma rel KA)... so hiburannya cuma seneng aja kalo lihat ada rangkaian yang ketahan di sinyal masuk KLD, CPN atau JNG.. atau ada lambaian balasan dari para rekan yang mo berangkat dinas atau pulang dinas didalam cabin lok... seringnya ketemu 'ma KA 9.... "gagah" kalo lepas stasiun KLD en mau masuk sts CPN pas kelokannya.... :?

kalo kangen berat terpaksa deh nongkrong di Dipo JNG melototin si CC 201 atawa CC 203 lagi istirahat, en sepertinya "mereka" lelah dan capai sepertinya sehabis menjalani rutinitasnya..... :geeks:

moga-moga bisa ada kesempatan.....
:wink:
Reply
#3
:takut:

Ke JAKK naek roda 2?
Ngga rontok tuh badan?

Mending naek BesEk mas, nyaman, aman, adem dan tinggal tidur.... Big Grin

Ngga kurang deket itu JAKK-Bantar Gebang? Big Grin

Peace mas Agus Big Grin

[Image: spammingsj0.gif]
Reply
#4
buat yang kangen

▶ YouTube

Reply
#5
wah touring dunk...jakarta-cikarang PP....
S35

Reply
#6
Kalau diperhatiin, perjalanan KA sekarang sudah tidak dibatasi zona untuk klas - klas tertentu bukan? Seperti jalur Jatinegara - Jakarta Kota via Psar Senen yang identik dengan zona KA Klas Ekonomi malahan dilaluin sama KA Klas Bisnis. Sebut saja itu Fajar Utama, Senja Utam, dll. Begitupun lintas Manggarai - Jakarta Kota via Gambir malahan dilaluin KRL Ekonomi. Kalau memang menjadi zona KA Klas Eksekutif dan +Bisnis, kenapa KRL Ekonomi gak melalui Bogor - Manggarai - Jatinegara - Ps. Senen - Jakarta Kota saja yah?

Masyarakat komuter kita semakin membutuhkan moda transportasi kereta api komuter tidak hanya di sekitar stasiun Gambir saja, tetapi juga di sekitar stasiun Pasar Senen dan di sepanjang zona KA Klas Ekonomi antara stasiun Jakarta Kota - stasiun Jatinegara via stasiun Ps. Senen. Kini, sudah ada KRL Ekonomi AC yang melintasi stasiun Pasar Senen. Namun, apakah tidak alangkah baiknya kalau bagi mereka yang terdesak waktunya harus menaiki KRL AC Berkasi Ekspres via Ps. Senen saja? Meski ada yang Semi Ekspres dari dan ke stasiun Angke, tetapi itu khan statusnya semi.

Jadi, usul saya agar KRL AC Bekasi Ekspres tidak lagi lewat stasiun Gambir, tetapi lewat stasiun Pasar Senen saja. Dengan itu, apabila hendak turun di stasiun Gambir bagi yang dari Bekasi, baiknya saya mengharapkan ada KRL AC Ekspres Lingkar Jakarta yang menyamakan KRL Ekonomi AC Ciliwung. Tapi karena status Ekspres, jadi saya asumsikan berhentinya di beberapa stasiun persimpangan saja, seperti Duri, Kamp. Bandan, Ps. Senen, Jatinegara, Manggarai, Sudirman, Tn. Abang, kembali ke Duri dst.... Itu sekedar harapan saya.

Saya contohkan saja...
Saya naik KRL AC Bekasi Ekspres dari stasiun Bekasi, hendak ke Gambir. Saya naik sampai stasiun Jatinegara. Kemudian turun dan berganti dnegan KRL AC Ekspres Lingkar Jakarta, turun di stasiun Manggarai. Dari situ saya siap naik KRL AC Pakuan yang datang dari Bogor dengan asumsi si KRL AC Pakuan, Depok Ekspres, Bojong Gede Ekspres pada berhenti di stasiun Manggarai. Dengan 3x saya naik KRL AC, saya tidak perlu bayar karcis lagi.

Bagaimana menurut teman - teman?

Reply
#7
bisa saja dirubah thn depan atau ditambah armada KRL nya,jika peminatnya banyak

Reply
#8
Dana Komuter Wrote:Kalau diperhatiin, perjalanan KA sekarang sudah tidak dibatasi zona untuk klas - klas tertentu bukan? Seperti jalur Jatinegara - Jakarta Kota via Psar Senen yang identik dengan zona KA Klas Ekonomi malahan dilaluin sama KA Klas Bisnis. Sebut saja itu Fajar Utama, Senja Utam, dll. Begitupun lintas Manggarai - Jakarta Kota via Gambir malahan dilaluin KRL Ekonomi. Kalau memang menjadi zona KA Klas Eksekutif dan +Bisnis, kenapa KRL Ekonomi gak melalui Bogor - Manggarai - Jatinegara - Ps. Senen - Jakarta Kota saja yah?


bakal ribet mas...

di MRi mass tuker tempat....

lama lagi...

nyampe Jng mass balik lagi....

lama lagi....
bakal banyak perjalanan KA terganggu...


Quote:Masyarakat komuter kita semakin membutuhkan moda transportasi kereta api komuter tidak hanya di sekitar stasiun Gambir saja, tetapi juga di sekitar stasiun Pasar Senen dan di sepanjang zona KA Klas Ekonomi antara stasiun Jakarta Kota - stasiun Jatinegara via stasiun Ps. Senen. Kini, sudah ada KRL Ekonomi AC yang melintasi stasiun Pasar Senen. Namun, apakah tidak alangkah baiknya kalau bagi mereka yang terdesak waktunya harus menaiki KRL AC Berkasi Ekspres via Ps. Senen saja? Meski ada yang Semi Ekspres dari dan ke stasiun Angke, tetapi itu khan statusnya semi.

menurut gua...

alasan kenapa KA ekspress gak lewat senen adalah karena cuma dikit perkantoran yang ada di jalur itu...

secara jalur via PSE itu zona perdagangan bukan zona perkantoran...

beda ama jalur GMR / SUD....

masalah KRL Ekonomi AC, itu strategi PTKA agar masyarakat nggak kaget kalo ntar KRL EKPAS diganti KRL EDI

Quote:adi, usul saya agar KRL AC Bekasi Ekspres tidak lagi lewat stasiun Gambir, tetapi lewat stasiun Pasar Senen saja. Dengan itu, apabila hendak turun di stasiun Gambir bagi yang dari Bekasi, baiknya saya mengharapkan ada KRL AC Ekspres Lingkar Jakarta yang menyamakan KRL Ekonomi AC Ciliwung. Tapi karena status Ekspres, jadi saya asumsikan berhentinya di beberapa stasiun persimpangan saja, seperti Duri, Kamp. Bandan, Ps. Senen, Jatinegara, Manggarai, Sudirman, Tn. Abang, kembali ke Duri dst.... Itu sekedar harapan saya.

wah bakal ribet tuh mas.....

bakal ada selip2an dunk??/

selipan dimana???

AFAIK....

di jepun itu KRL ekspress ama non ekspress berentinya di Stasiun beda loh....

KRL biasa berenti di stasiun yang KRL ekspress gak berenti dan juga sebaliknya.....

udah gitu, di Stasiun khusus KRL ekspress...

peronnya empat...

peron 1 dan 4 untuk berhenti KRL ekspress, peron 2 dan 3 untuk langsung KRL ekonomi....

untuk masalah jepun, kiranya katsuya mau nambahin....

Quote:Saya contohkan saja...
Saya naik KRL AC Bekasi Ekspres dari stasiun Bekasi, hendak ke Gambir. Saya naik sampai stasiun Jatinegara. Kemudian turun dan berganti dnegan KRL AC Ekspres Lingkar Jakarta, turun di stasiun Manggarai. Dari situ saya siap naik KRL AC Pakuan yang datang dari Bogor dengan asumsi si KRL AC Pakuan, Depok Ekspres, Bojong Gede Ekspres pada berhenti di stasiun Manggarai. Dengan 3x saya naik KRL AC, saya tidak perlu bayar karcis lagi.

Bagaimana menurut teman - teman?

konsep busway????

setau gua ini rencana jangka panjang PTKA apabila semua jalur KRL udah pake electronic ticket....

and kalo gak salah.....

rencana PTKA jabotabek itu....

1. KRL jalur bekasi cuma ampe pondok jati
2. KRL jalur BOO & DPK cuma ampe MRI
3. KRL jalur serpong cuma ampe THB
4. KRL jalur Tanggerang cuma ampe duri

untuk menghubungkan stasiun2 tersebut akan digunakan KRL lingkar yaitu

1. KRL ciliwung blue line
2. KRL JAKK - MRI
3. KRL JAKK - TJP

ciliwung dah tau lah.....

JAKK- MRI buat hubungin sta2 dari MRI ampe JAKK cem cikini, gondangdia, GMR

gimana kalo penumpang bekasi dari dan ke JAKK???

caranya naik ciliwung BL, turun di KPB terus nyambung ma KRL TJP....

tiketnya cukup sekali bayar....

CMIIW
Reply
#9
Kalau untuk alasan zona Pasar Senen dan sekitarnya itu zona kawasan perdagangan, itu masuk akal juga. Namun, menanggapi argumentasi mas big bro soal yang di Jepun saya rasa apabila diterapkan sepenuhnya di Jabodetabek.... kenapa gak sekalian aja yah stasiun Senen cuma memberhentikan KA jarak jauh saja? Jadi, KRL2 komuter tidak berhenti di stasiun Pasar Senen. Toh... di stasiun Gambir rangkaian KRL Ekonomi dan KRL Ekonomi AC tidak berhenti... Tapi... Kapan ya... pengecualian yah buat KRL AC Ekspres macem Pakuan dan semua yang lintas selatan Jakarta dan Bekasi Ekspres.

Kalau di Jepang sendiri, apakah stasiun untuk KA jarak jauh alias Ekspres tidak memberhentikan KRL komuter Ekspres juga yah? Jadi, maksudnya murni cuma untuk KA jarak jauh. Yang berstatus komuter meski itu Ekspres tidak berhenti alias langsir.

Reply
#10
<!-- m --><a class="postlink" href="http://www.kompas">http://www.kompas</a><!-- m -->. com/read/ xml/2008/ 12/17/06182452/ KRL.Malam. Bekasi.Beroperas i.Hari.Ini

Rabu, 17 Desember 2008 | 06:18 WIB

KOTA, WARTA KOTA - Menjawab kebutuhan penumpang kereta rel listrik (KRL) jalur Jakarta-Bekasi, PT Kereta Api (KA) akan mengoperasikan KRL ekonomi AC malam di jalur ini mulai Rabu (17/12). KRL itu akan berangkat dari Stasiun KA Jakarta Kota ke Bekasi via Stasiun Gambir. KRL ini berangkat dari Jakarta Kota pukul 22.00.

Kepala Humas PTKA Daop I Jakarta Akhmad Sujadi mengatakan, saat ini KRL ke Bekasi terakhir berangkat dari Jakarta pukul 20.00 melalui Stasiun KA Pasar Senen.

Menurut Sujadi, pada jalur KRL lain seperti ke Depok, Bogor, dan Serpong sudah tersedia KRL ekonomi AC malam yang berangkat di atas pukul 21.00. Para pekerja di Jakarta yang hendak pulang ke Bekasi di atas pukul 21.00 bisa menggunakan KRL bertarif Rp 5.000 ini.

KRL yang beroperasi Senin-Jumat ini juga mengakomodasi warga Bekasi yang hendak berpergian dengan KA jarak jauh pada malam hari. KRL ini berangkat dari Bekasi sekitar pukul 21.00 menuju Jakarta Kota melalui Jatinegara.

Peluncuran KRL ini melengkapi jadwal KRL malam yang sudah ada. Pada Juli 2008, PT KA menambah jam operasional beberapa KRL tujuan Bogor, Depok, Tangerang, Serpong, dan Bekasi. KRL malam ke Bekasi memiliki delapan gerbong dalam satu rangkaian dan mampu mengangkut 800 orang. (sab)
"Don't blame me, blame it to the train and the station..."
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)