Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
[INFO] Kebakaran Bantalan Rel
#1
:esurprise:

Quote:KEBAKARAN BANTALAN REL KA DI ALAS TUWA
Ceritanya ketika saya tengah melaksanakan tugas pengambilan gambar penambat rel untuk keperluan pembuatan tulisan rubrik Teknologi di Suara Merdeka, saya mendapati suasana Stasiun Alas Tuwa agak sepi. Tumben kok nggak ada orang. Usut punya usut ternyata stasiun hanya tinggal KS nya yaitu Pak Roeslan yang mengabarkan pada saya ada peristiwa kebakaran bantalan kayu rel KA di sebelah barat stasiun. "Kebetulan di lokasi kebakaran, Mas Pri sudah terjun ke sana," kata Pak Roeslan.

Menjelang KRD Bojonegoro melintas di Stasiun Alas Tuwa dari arah Stasiun Semarang Tawang, Rabu (25/6), sekitar pukul 15.00 WIB terjadi kebakaran kecil di bantalan kayu jalur KA Semarang-Solo/ Surabaya, tepatnya dekat sinyal masuk Stasiun Alas Tuwa (sebelah barat stasiun). Kejadian kebakaran itu pada awalnya diketahui oleh Pri seorang petugas PPKA yang siang itu bertugas bersama KS Alas Tuwa, Roeslan. Menurut Pri, dirinya melihat ada kepulan asap di dekat rel sebelah barat stasiun. Pri menduga ada kebakaran di bantalan kayu tersebut. Padahal beberapa saat lagi KRD Bojonegoro yang ditarik lokomotif CC201141r akan segera melintas tanpa berhenti.

Pri langsung mendatangi lokasi kejadian dengan mengendarai sepeda motor. Sedangkan Pak Roeslan tetap standby di stasiun sembari memonitor kondisi bantalan dan rel yang terbakar sekaligus mengontak pengontrol perjalanan KA di Stasiun Semarang Tawang melalui pesawat radio telekomunikasinya. Beberapa kali telepon stasiun, radio komunikasi, dan ponsel Pak Roeslan berdering untuk konfirmasi perkembangan keadaan di lokasi kebakaran. Pak Roeslan juga memasang semboyan 6 untuk sinyal muka dari arah barat, dan memasang semboyan 7 untuk sinyal masuk dari arah barat, sehingga KA dari arah barat tak akan melintas.

Benar tak lama kemudian KRD Bojonegoro datang dan berhenti tak jauh dari lokasi kejadian kebakaran. Beruntung dengan dibantu penduduk setempat, api dapat segera dipadamkan. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kemungkinan api berasal dari rokok milik pencari rumput di sekitar rel, atau bisa saja karena panas dan gesekan roda saat KA melakukan pengereman, percikan apinya bisa mengenai bantalan kayu di siang hari yang panas. Setelah api dapat dipadamkan KRD Bojonegoro dapat melanjutkan perjalanannya lagi.

Menurut Pak Roeslan, peristiwa kebakaran bantalan kayu memang sering terjadi. "Seharusnya bantalan kayu sudah selayaknya diganti dengan bantalan beton yang lebih aman dari bahaya kebakaran, untuk jalur ini tidak dilintasi kereta ketel HSD atau milik Pertamina, kalau dilintasi kereta ketel pas kebakaran kecil saja bisa terjadi kebakaran lebih besar," kata Roeslan.

Nugroho Wahyu Utomo
wartawan/penulis lepas/eks railfan

:esurprise:
Koq bisa yah?

[Image: spammingsj0.gif]
#2
Quote:Nugroho Wahyu Utomo

hi hi hi... si missing railfans.. akhirnya kembali menulis sepur lagi....

8)

#3
hedwigus Wrote:
Quote:Nugroho Wahyu Utomo

hi hi hi... si missing railfans.. akhirnya kembali menulis sepur lagi....

8)

Hush orang dia lagi ngeliput masalah metalurgi dan teknis kok... Bukan masalah sepur...

Soni
#4
terima kasih untuk kesigapannya rekan-rekan petugas stasiun Alas Tuwa dan juga mas Nugroho W Utomo yang begitu sigap mengantisipasi kebakaran bantalan kayu di sekitar stasiun Alas Tuwa. Tersenyuum

semoga bisa menjadi panutan dan semangat untuk para rekan-rekan petugas KAI dalam mengantisipasi hal-hal yang membahayakan pemakai atau pengguna fasilitas KA disekitar tempat dinasnya. :ewink:

memang untuk penggantian bantalan kayu menjadi bantalan beton merupakan program dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan semua ini tergantung dari program prioritas DaOp masing-masing. Wek

ada satu hal yang ada dibenak saya, apakah sinyalnya sudah menggunakan sinyal elektrik ? kalau sudah, mengapa digunakan semboyan 6 dan semboyan 7 ? :roll:

mohon informasinya dan terima kasih atas penjelasannya... S35





salam,
#5
wedew serem amat :takut:


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)