Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Oleh-oleh dari Sasaksaat
#1
Sasaksaat
Sasaksaat adalah nama sebuah pemukiman di wilayah desa Sumurbandung, Kecamatan Cipatat, Bandung Barat, Jawa Barat. Daerah ini menjadi terkenal dan berperan penting saat belanda membuka jalur kereta api menuju bandung yang lebih cepat di sekitar mei 1906. Dikarenakan medan yang terjal dan bergunug-gunung, maka diputuskan untuk membuat terowongan yang membelah bukit sejauh 949m. Terowongan ini dinamai sesuai dengan nama daerah sekitar dan kini menjadi terowongan aktif terpanjang di negeri ini.

Terowongan ini berada di petak jalan Maswati-Sasaksaat dan berada dibawah pengawasan resort jalan rel 22 PWK dan distrik jalan rel 22c PLD. Berada di km 143+144 dan memiliki no BH 503. Dibangun dalam tempo yang singkat, hanya 1 tahun, yakni sebelum jalur Purwakarta-Padalarang diresmikan, tepatnya tahun 1902-1903. Terowongan ini menjadi yang terpadat di lintas selatan, yang juga menjadi lintas utama Daop 2 BD. Terdapat sekitar 35 sleko (tempat berlindung JPTw) di dalam terowongan ini. Di kedua ujung terowongan di tempatkan 1 pos penjagaan yang juga menjadi markas JPTw.

Arsitektur bangunan terowongan ini sangat kental dengan gaya eropa, terutama era peninggalan kolonial belanda. Terowongan ini memiliki citra yang hampir sama dengan terowongan Mrawan di Jember. Setiap harinya, ada 44 buah perjalanan kereta yang melintasinya. Pada tahun 2004, telah dilakukan usaha pemeliharaan dan renovasi terowongan ini. Saat ini, pihak PT. KA (Persero) sedang merencanakan untuk menggali dasar terowongan agar nantinya terowongan ini dapat dilalui oleh kereta pengangkut jumbo container yang nantinya akan menambah pendapatan.

Saat dilakukan penyusuran terowongan dari dalam lok, maka akan terasa suasana yang mendebarkan: gelap karena penerangand alam lok yang lebih redup daripada didalam kereta, panas dan pengap karena tentunya tidak ber AC (terlebih saat asap dari lok masuk ke dalam kabin masinis), serta jauh lebih berisik karena suara pantulan bunyi mesin dan gesekan roda dengan rel sangat terasa memekakkan telinga. Sekalipun pada dasarnya dapat dilalui dengan kecepatan tinggi, pemberlakuan taspat mutlak diperlukan untuk menjaga keselamatan perjalanan KA.


kapanlagi

20090401231734_DSCI0287_copy_49d3939e2e8c6.jpg


kapanlagi

20090401231734_DSCI0290_copy_49d3939e336e1.jpg


kapanlagi

20090401231734_DSCI0291_copy_49d3939e38430.jpg
Reply
#2

[Image: 20090401231734_DSCI0293_copy_49d3939e42067-t.jpg]



[Image: 20090401231734_DSCI0294_copy_49d3939e46e6e-t.jpg]




[Image: 20090401231734_DSCI0295_copy_49d3939e4bf19-t.jpg]


demikian laporan perjalanan saya di Lampegan-Sasaksaat. akan dilanjutkan dengan laporan perjalanan diwilayah longosoran cipendeuy (h+4), lintas mati banjar-pangandaran, dan foto2 di sekitar bandung

Salam Railfans
Reply
#3

kapanlagi

20090405132127_sasaksaat_1_49d84de7d0ad8.jpg


kapanlagi

20090405132127_sasaksaat_2_49d84de7d7490.jpg


kapanlagi

20090405132127_sasaksaat_3_49d84de7dc296.jpg


kapanlagi

20090405132127_sasaksaat_4_49d84de7e5ebf.jpg


kapanlagi

20090405132127_sasaksaat_5_49d84de7ead46.jpg


kapanlagi

20090405132127_sasaksaat_6_49d84de7efb1c.jpg


kapanlagi

20090405132128_sasaksaat_7_49d84de8006d8.jpg

Reply
#4

kapanlagi

20090405132854_sasaksaat_kemarin_1_49d84fa648e7c.jpg


kapanlagi

20090405132854_sasaksaat_kemarin_2_49d84fa64dd92.jpg


kapanlagi

20090405132854_sasaksaat_kemarin_3_49d84fa652b16.jpg


kapanlagi

20090405132854_sasaksaat_kemarin_4_49d84fa65799e.jpg


kapanlagi

20090405132854_sasaksaat_kemarin_5_49d84fa65c72f.jpg


kapanlagi

20090405132854_sasaksaat_kemarin_6_49d84fa66152b.jpg


kapanlagi

20090405132854_sasaksaat_kemarin_7_49d84fa666374.jpg


kapanlagi

20090405132854_sasaksaat_kemarin_8_49d84fa66b183.jpg


kapanlagi

20090405132854_sasaksaat_kemarin_9_49d84fa670025.jpg


kapanlagi

20090405132854_sasaksaat_kemarin_10_49d84fa674dae.jpg

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)