Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Wonogiri
(29-09-2009, 01:29 PM)karang_bedono Wrote:
(26-09-2009, 12:04 PM)katyusha Wrote: katanya waktu jalanin punakawan ga laku..makanya balik lagi ke KA feeder..
CMIIW

Dikira lebih mahal kali harganya soalnya kan kereta wisata!

sebenarnya KA Punokawan hanya berjalan hari minggu sebagai KA Wisata, jadi KA Punokawan ama HA Freder beda, harganya tiketnya kalau ndak salah 5000an

Reply

[Image: spammingsj0.gif]
Reply
(03-02-2009, 06:30 PM)harjo kemi Wrote: Mblusukan hari minggu ke Wonogiri, kondisi mendung dan hampir hujan.
Kejar-kejaran sama hujan, aseeek ... Ceria
Menikmati jalur jadul yang masih asli. Gak lengkap dari Solo, start dari jembatan Bengawan Solo sebelah selatan Semanggi.
Mohon masukannya ... Xie Xie
Ya mas tapi sekarang bukan jalur jadul lagi karena sudah di ganti dengan rel R.42 dan R.33 serta bantalan beton, biar loc cc bisa melintas....asyiik khan.Playboy
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Reply
mungkin Bengawan dibagi 2 sama kayak Logawa yang satu ke Jebres yang satu ke WNG

Reply
Sekitar th 1970 sewaktu saya ke Pacitan tempat Embah . Dari Wonogiri naik bus dan sampai di Kali Bengawan Solo ada jembatan KA . ternyata bis ini pinjam jembatan. Gantian. Kalo ga salah di Sumoulun. Jembatan KA ini menghubungkan Wonogiri dengan Baturetno , Pernah antri nunggu KA Lewat Lok Uap ( Typenya lupa ) bawa 2 CR dan beberapa gerbong barang melaju dengan kec sekitar 20 km/jam menuju Wonogiri, Sekarang jembatan ini sudah tenggelam oleh Waduk Gajah mungkur. Saat itu KA sangat diandalkan masyarakat. Ada beberapa perjalanan dalam sehari. namun masa-masa kejayaan KA Wonoriri=Solo tlah berlalu , akankah masa-masa itu akan kembali dengan hadirnya KA Wisata , dan Railbus nantinya . Semoga.
Reply
(27-10-2009, 12:53 PM)BAMBANG EKO Wrote: Sekitar th 1970 sewaktu saya ke Pacitan tempat Embah . Dari Wonogiri naik bus dan sampai di Kali Bengawan Solo ada jembatan KA . ternyata bis ini pinjam jembatan. Gantian. Kalo ga salah di Sumoulun. Jembatan KA ini menghubungkan Wonogiri dengan Baturetno , Pernah antri nunggu KA Lewat Lok Uap ( Typenya lupa ) bawa 2 CR dan beberapa gerbong barang melaju dengan kec sekitar 20 km/jam menuju Wonogiri, Sekarang jembatan ini sudah tenggelam oleh Waduk Gajah mungkur. Saat itu KA sangat diandalkan masyarakat. Ada beberapa perjalanan dalam sehari. namun masa-masa kejayaan KA Wonoriri=Solo tlah berlalu , akankah masa-masa itu akan kembali dengan hadirnya KA Wisata , dan Railbus nantinya . Semoga.

kalau air waduk lagi susut suka kelihatan bekas jalur ke baturetno kalau ndak salah relnya...

Reply
Brarti jejaknya msih bisa dilihat ya mas. ternyata jembatannya ga dibongkar ya. KA Solo- Wonogiri memang exotic
Reply
(27-10-2009, 03:26 PM)BAMBANG EKO Wrote: Brarti jejaknya msih bisa dilihat ya mas. ternyata jembatannya ga dibongkar ya. KA Solo- Wonogiri memang exotic

masih, tapi kita harus tahu kapan tuh air susut, kalau ndak salah saat yang tepat ya musim kemarau...

Reply
Wah musim kemarau gimana pak?
Kemaren kan ga ujan2 tuh berarti bisa keliatan ya relnya?

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
Saya pernah membaca di suatu koran menjelang digenanginya waduk Gajah Mungkur ini, bahwa PJKA sudah mencabuti rel dan jembatan yang akan tergenang itu. Sayang arsipnya masih dicari, nanti kalau ketemu saya posting. Asumsinya kalau masih ada rel dan sisa jembatan, berarti pernyataan PJKA di surat kabar tersebut tidak dilakukan di lapangan.

Soni
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 4 Guest(s)