Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Penamaan Ci, Arek dan Geulis
#1
Kebanyakan di beberapa kota besar sekarang sudah saling memiliki KRD dan KRL komuter. Tapi koq ada yang cukup aneh buat penamaannya yah? Coba dipikir2 deh...

Wilayah Jawa Barat memakai nama Geulis
Sebut saja itu Baraya Geulis, Rencang Geulis dan Bumi Geulis.
Nama geulis memang dikaitkan gadis cantik asal Pasundan yang memang berasal dari kata bahasa Sunda. Buat aku sih cocok aja.
Wliayah Jabodetabek memakai nama kota pinggiran dan Ci
Sebut saja itu Depok Ekspres, Serpong Ekspres, Sudirman Ekspres, Ciliwung, Ciujung dan lain - lain.
Seolah2 beberapa nama punyanya wilayah pinggiran kota Jakarta. Depok Ekspres seolah2 punyanya kota Depok. Begtiu pun yang lainnya. Nama yang berawalan kata "Ci" identik dengan nama sungai dalam bahasa Sunda bukan? Berarti khan identik dengan propinsi Banten atau pun Jawa Barat. Tapi koq... KRL Ciliwung yang notabene mengitari porpinsi DKI Jakarta kenapa menggunakan nama dari bahasa Sunda yah? Kenapa gak diberi nama berawalan kata semisal "Mat"? Mat Solar, Mat Sani, dll. Khan identik dengan kota Jakarta yang notabene dengan suku Betawi.
Wilayah Jawa Timur memakai nama Arek
Kalau ini gak usah dipermasalahin lagi karena khan sudah asal kata dari bahasa Jawa yang berarti "orang - orang" khan?

Reply
#2
emang sih buat KRL Ciliwung enggak enak di bacanye ataupun di dengernye, soalnye identik sama kali/sungai yg kotor dan sering banjir. Kalo pake penamaan seperti Mat, terlalu penokohan. Mungkin agak2 yg Belande dikit, kyk KRL BATAVIA, kan emang muter2nye di Jakarta doang, yah udah usul dah ganti nama..
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#3
(26-10-2009, 08:10 AM)Dana Komuter Wrote: Kenapa gak diberi nama berawalan kata semisal "Mat"? Mat Solar, Mat Sani, dll. Khan identik dengan kota Jakarta yang notabene dengan suku Betawi.

numpang ketawa...

Ngakak
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#4
wkwkwkwk....
kenapa gak mat bensin atau mat setrum, hehehe...
Benteng Ekspres belum disebut,,,
ikon Tangerang tuh...

mungkin emang dinamakan seperti itu agar masyarakat di daerah yang dilewati atau tempat beroperasinya
komuter tersebut merasa memilikinya dan selalu merawatnya...

[Image: photo.php?pid=379024&id=100000253048256&ref=fbx_album]

KCJ 7000 series-7117F
Reply
#5
(26-10-2009, 08:44 AM)bonbon Wrote: Mungkin agak2 yg Belande dikit, kyk KRL BATAVIA, kan emang muter2nye di Jakarta doang, yah udah usul dah ganti nama..

Saya setuju sama yang ini...
Reply
#6
Kan ciliwung/cisadane itu sungai yang melingkari jakarta..setuju tuh pake nama tradisional betawi...
Bekerja untuk kebaikan orang lain adalah ibadah yang amat mulia - Ignasius Jonan
Reply
#7
(26-10-2009, 11:14 AM)komeng_DAOP2BD Wrote:
(26-10-2009, 08:44 AM)bonbon Wrote: Mungkin agak2 yg Belande dikit, kyk KRL BATAVIA, kan emang muter2nye di Jakarta doang, yah udah usul dah ganti nama..

Saya setuju sama yang ini...

saya juga setuju deh sama yg ini..
berkesan betawi bgt tuh..
Xie XieXie XieXie XieXie Xie
Reply
#8
penamaan KA memang biasanya berdasarkan sesuatu yg khas dr daerah tsb (geulis) identik dg jabar,
kalo komuter kaligung filosofinya gmn yak?
Keep Fighting Never Give
Reply
#9
Pola penamaan sebenarnya bukan masalah geulis/arek itu...

Kaligung adalah nama sungai dan Banyubiru nama tempat. Surokerto sendiri kependekan (abbreviation) dari Surabaya-Mojokerto (seperti kasus Susi - Surabaya-Sidoarjo). KRDI yang baru pun namanya simpel, Blora Ekspres.

Bumi Geulis bisa berarti Bogor-Sukabumi (dari Bumi) dan Baraya Geulis bisa berarti Bandung Raya (dari Baraya). Untuk nama Geulis, bisa berarti lain.

Quote:Bahkan, nama “Geulis” diharapkan menjadi ikon PT KA Daop II Bandung untuk kereta komuter yang nyaman dengan harga tket terjangkau.

http://www.matarama.co.id/berita/ka-renc...ibatu.html

Di Jabotabek:
> Pakuan Ekspres (Pakuan dari nama kerajaan)
> Depok/Bekasi/Bojonggede/Serpong Ekspres (dari nama tempat)
> Cisadane Ekspres (dari nama sungai)
> Benteng Ekspres (yg ini, gak tahu deh dari apa)

KRL ekonomi simpel dinamakan KA ekonomi, tanpa embel apa-apa (seperti Commuter Surabaya).

Tidak seperti KA jarak jauh yg lumayan "konsisten", untuk KA komuter belum ada penamaan yang konsisten.
Reply
#10
(26-10-2009, 11:05 PM)ouilevio Wrote: penamaan KA memang biasanya berdasarkan sesuatu yg khas dr daerah tsb (geulis) identik dg jabar,
kalo komuter kaligung filosofinya gmn yak?

Kaligung itu nama sebuah sungai yang membelah kota tegal.......
letaknya sekitar 200 meter dari stasiun tegal ke arah semarang, semua kereta jalur utara pasti melewati sungai dan jembatan kaligung itu

[Image: bannersaveourearth.png]

My Website Railway Photography www.flickr.com/photos/Agung_Ajunks

My videos on www.youtube.com/user/cc20409
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)