Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Mengapa PT KA lebih memilih Lokomotif daripada KRDE
#11
(23-09-2009, 03:54 PM)eling Wrote: maksudnya lebih fleksibel pakai loko gini, jika 1 set rangkaian KRDE rusak, satu rangkaian tersebut harus masuk BY untuk di perbaiki, nah jika ini terjadi pada KA jarak menengah & jauh, hal ini cukup merepotkan cari Rangkaian pengganti. atau ujung2nya itu KRDE yg troubel di tarik Loko juga. Loko Rusak, bisa cepat dicarikan Lok pengganti.
contoh kasus:
saat stabling di MRI saya pernah liat beberapa kali KRL yg bermasalah dan saat itu juga para penumpang dipindahkan ke KRL Lain, 1 set KRL yg bermasalah harus pulang ke Bukit Duri untuk perbaikan

setuju. . . . .

sLaen itu mungkin karna KRDE hanya bisa digunakan untuk trayek jarak dekat saja. . . .
Reply
#12
boleh lah dicoba KRDE utk jarak2 dekat sperti Jakk-Cn atau Jakk - BD gitu, asal jangan KRDE refurbish dari Holec atau bekas KRL lainnya penempatan penumpangnya kurang banyak, pergerbongnya ga sepanjang gerbong penumpang K1-K3
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#13
(23-09-2009, 03:54 PM)eling Wrote: maksudnya lebih fleksibel pakai loko gini, jika 1 set rangkaian KRDE rusak, satu rangkaian tersebut harus masuk BY untuk di perbaiki, nah jika ini terjadi pada KA jarak menengah & jauh, hal ini cukup merepotkan cari Rangkaian pengganti. atau ujung2nya itu KRDE yg troubel di tarik Loko juga. Loko Rusak, bisa cepat dicarikan Lok pengganti.
contoh kasus:
saat stabling di MRI saya pernah liat beberapa kali KRL yg bermasalah dan saat itu juga para penumpang dipindahkan ke KRL Lain, 1 set KRL yg bermasalah harus pulang ke Bukit Duri untuk perbaikan

Bener bgt nih kang eling

[Image: 21kkvba.jpg]
Reply
#14
(24-09-2009, 01:29 PM)bonbon Wrote: boleh lah dicoba KRDE utk jarak2 dekat sperti Jakk-Cn atau Jakk - BD gitu, asal jangan KRDE refurbish dari Holec atau bekas KRL lainnya penempatan penumpangnya kurang banyak, pergerbongnya ga sepanjang gerbong penumpang K1-K3

udah pernah kok

dulu kan tegal arum sama K2 gunung jadti pake rangkaian KRD
koleksi jepretan ane
http://www.flickr.com/photos/jhon_ipenk/


[Image: meshoostggyt-1.jpg]
me whit ss-2v5 PInDAD
Reply
#15
iya emang sih pernah, sayah sendiri ngerasain tuh mau ke bekasi dari senen(tegal arum), yah itu msh terasa commuter na, mungkin operasionalnya gede pake KRD maka na di lengserin lagi, tp asoy nya bisa ngerasain getaran mesin di tiap2 gerbong
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#16
apa loko lebih hemat biaya perawatan/operasionalnya???
Reply
#17
^^^
yang pasti Loko Lebih multi fungsi, geret rangkaian Penumpang ok, geret rangkaian barang juga ok....
One For All....
Big Grin

Reply
#18
(25-09-2009, 09:54 AM)eling Wrote: ^^^
yang pasti Loko Lebih multi fungsi, geret rangkaian Penumpang ok, geret rangkaian barang juga ok....
One For All....
Big Grin

yess.... efisien, serba bisa, narik sembarabg juga ok..... bandel..... juga perawatannya gampang...(cz pengalaman pas arek surokerto di SDT si petugasnya bilang... wah bingung aq ruwet.... gimana buang anginnya?... )..:p
BANGGANYA JADI RAILFANS DAOP 8
Facebook: baim007@gmail.com
twitter: @kentangSPJ48
wanna be my friend? hunting? gathering? joyride? 085648542017
visit my blogs at www.daop8sgu.blogspot.comPlayboy
Reply
#19
pake loko lebih keren.
I'm no Magiciant, but I'm RailFans...
Reply
#20
dari segi BBM hemat mana??
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)