Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Kenapa harus KA Ekonomi bebas tempat duduk ?
#11
(14-09-2009, 10:49 AM)oechoep_galuh Wrote: Ini memang tidak adil, saya sendiri pun pernah berantem gara2 masalah tempat duduk!, seharusnya disamakan sistemnya dengan bisnis ataupu eksa, kasian kan anak2 kecil dan orang tua!Sedih

SedihItulah nasib wong K3, sistimnya yg harus dibenahi dan diperbaiki bukan penumpangnya, penumpang K3 seperti biasa hanya bisa nrimo dan sampai dengan selamat sampai tujuan walaupun harus berdesak2an dan berdiri sepanjang perjalanan.
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#12
pengaturan temapt duduknya bisa jadi ga dilakukan mengingat banyaaknya jumlah penumpang tidak sebanding jumlah kursi...
kalo bisnis pun kadng masih dapet duduk di lantai,gamana eko..
Reply
#13
Kondisi ini terjada pada musim2 tertentu spt mau lebaran dimana penumpangnya pasti lebih banyak. Pasti org berpikiran "Wah, penumpangnya byk banget, sy harus cepet2 biar dpt t4 duduk."

Kalo hari2 biasa d tiket K3 tertulis nomor t4 duduknya kok, tp ttp diperbolehkan ikut naik tnp t4 duduk.
Keep Fighting Never Give
Reply
#14
Saya rasa tdk harus sih, ini di karenakan kenaikan penumpang saat lebaran saja, tadi pagi saya sktr jam 10 hunting ke St THB, saya melihat 2 rangkaian KA ekonomi yaitu Ka Brantas dan Ka Bengawan, tapi ternyta ke dua KA itu sudah di penuhi penumpang, contoh nya KA Bengawan yang berangkt pukul 19.30, ternyata jam 10 pagi sudah penuh atau dinaiki oleh para penumpang? Ya begitulah KA ekonomi kita. Mungkin anda juga bisa melihat disetiap stasiun besar.
Muhammad Feru Kiradhipa

Reply
#15
(14-09-2009, 12:56 PM)bonbon Wrote: SedihItulah nasib wong K3, sistimnya yg harus dibenahi dan diperbaiki bukan penumpangnya, penumpang K3 seperti biasa hanya bisa nrimo dan sampai dengan selamat sampai tujuan walaupun harus berdesak2an dan berdiri sepanjang perjalanan.

kalo liat kenyataannya sebenarnya malah ada kemungkinan yang dapet tempat duduk itu orang-orang yang sama sekali gak bertiket. Kenapa? Semangat mereka untuk pulang kampung udah kayak mau berjihad. Kereta masih disimpen udah pada masuk ke dalem. Ato bagi yang berangkat dari PSE, pas kereta nyampe JNG dari timur udah banyak yang naik. Biar dapet tempat duduk. Kalo mengharapkan ada tindakan dari aparat susah juga. Disenangi atau tidak, mental orang indonesia itu anti dengan aparat keamanan. Kalo para kambinger's gak bertiket itu di amankan, mereka bisa menghasut massa yang ujung-ujungnya malah mencelakakan petugas keamanaan itu sendiri. Jadi inget petugas KL didorong keluar KRL ekonomi sampai meninggal gara-gara pada hari itu ada PS.
Reply
#16
hah? kapan brur?
BANGGANYA JADI RAILFANS DAOP 8
Facebook: baim007@gmail.com
twitter: @kentangSPJ48
wanna be my friend? hunting? gathering? joyride? 085648542017
visit my blogs at www.daop8sgu.blogspot.comPlayboy
Reply
#17
kaLo di daerah timur khususnya DAOP IX JR. .smua KA Ekonomi bebas tempat duduk.!!
padahaL ada juga KA jarak jauh. .KA Sritanjung BW-LPN. .dan KA Logawa JR-PWT. . . .
waktu tempuh perjaLanan 15 jam Lebih. . . . .

kaLo saat Lbaran jangankan KA Ekonomi. .KA Bisnis pun bebas tempat duduk.!!!
Reply
#18
(15-09-2009, 04:38 AM)big bro Wrote:
(14-09-2009, 12:56 PM)bonbon Wrote: SedihItulah nasib wong K3, sistimnya yg harus dibenahi dan diperbaiki bukan penumpangnya, penumpang K3 seperti biasa hanya bisa nrimo dan sampai dengan selamat sampai tujuan walaupun harus berdesak2an dan berdiri sepanjang perjalanan.

kalo liat kenyataannya sebenarnya malah ada kemungkinan yang dapet tempat duduk itu orang-orang yang sama sekali gak bertiket......

betul! ini sring saya alami...banyak penumpang yang tidak bertiket, ketika diperiksa ga tau nya malah bayar diatas, ini yg membuat saya jengkel! Ada lagi calo tempat duduk, biasanya orangnya masih muda, kekar dan lincah, begitu dia dapet tempat duduk, dia tempatin sampe yang aslinya mo dudukin dateng!
Reply
#19
Namanya juga ekonomi,Kapan ya K3 Ada Ekonomi AC kayak krl
BOBOTOH PERSIB
Reply
#20
Mestinya K 3 pun harus diatur tempat duduknya. Apalagi bagi KA jarak jauh (antar Propinsi/ DAOP). Kalau untuk jarak dekat sih tak masalah. Bagaimanapun juga, kepastian untuk mendapatkan tempat duduk adalah hak pembeli karcis KA (kecuali jika memang situasinya sangat tidak memungkinkan untuk diatur). Lagipula, pengaturan tempat duduk bagi penumpang K3 ini mencerminkan wajah pelayanan PT KA. Pada sisi lain, pengaturan tempat duduk ini juga bisa menjadi wahana sosialisasi penumpang KA untuk tertib dan teratur dalam mempergunakan jasa angkutan KA.

Salam,
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)