(27-08-2009, 03:44 PM)katyusha Wrote: karena ketidaktahuannya pembeli, jadi kesannya tiket habis gara2 dibeli orang dalam, padahal tiket cepat habis karena dibeli bersamaan di beberapa stasiun..
contoh yang nyata terjadi di Sta PWT, pembeli marah gara2 tiket habis dalam tempo 2 menit...
Nah, sekarang yg jd pertanyaan saya adalah apakah Anda percaya sepenuhnya bila dgn sistem online ini tiket yang dijual sepenuhnya jatuh ke tangan para konsumen (calon penumpang) ato calo...? Ato mungkin ditahan beberapa puluh tempat duduk oleh "orang dalam" dan baru "dilepas" ketika konsumen bener2 butuh tiket yg diinginkan...?
Saya punya cerita dan ini kisah nyata :
Dulu sewaktu saya menggunakan KA Sawunggalih Utama karena ada keperluan di luar kota dari tanggal 18 – 20 Juli 2009, saya berencana membeli tiket KA pulang pergi (two ways) menggunakan KA122 dan KA119. Pada tanggal 4 Juli 2009, dari sta. PSE, saya memesan dan memperoleh tiket KA122 + no. tempat duduknya. Ketika sedang membayar tiket KA122-nya, saya jg menanyakan ke petugas loket sta. PSE untuk KA119 tanggal 20 Juli apakah masih tersedia jatah tempat duduknya (
pemesanan sistem on line), dan dijawab sudah habis. Lalu, saya coba cross check lewat sms melalui saudara saya di PWT untuk menanyakan tiket KA119 ke petugas loket di sta. PWT dan dijawab sudah habis juga. Tapi feeling saya berkata lain kalau tiket KA119 tersebut habis dibeli oleh calon penumpang KA. Kemudian saya mencoba mengontak teman saya di PWT untuk berburu calo (
Calo Hunting) di sta. PWT dan akhirnya tiket KA119 (+ tempat duduk) dapat diperolehnya untuk keberangkatan tanggal 20 Juli 2009. Setelah saya memperoleh tiket tersebut dari teman saya, saya coba amat-amati tertera di tiket tanggal di-print adalah tanggal 7 Juli 2009. Padahal dari tanggal 5, 6 dan 7 saya coba ngetes petugas loket pemesanan di sta. PSE dgn menanyakan tiket keberangkatan tgl tsb (20 Juli 2009) dan selalu dijwb habis. Pas hari keberangkatannya (tgl 20 Juli 2009) dr PWT ke PSE, selama di perjalanan saya coba tanya ke penumpang sebelah kanan dan 2 orang di depan saya apakah mendapatkan tiket KA bertempat duduk dan dijawab oleh mereka kalo nggak dapet (cuma dapet tiket Berdiri).
So, 3 tiket dgn no. tempat duduk ini kemana...? Apakah ada calo yg rugi pada saat itu...? Ataukah ada calon penumpang yg ketinggalan KA...?
Tiketnya sampai sekarang masih saya simpan lho...