Posts: 785
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
8
Kan CC 201 dah ada yang idung miring...
kenapa CC 204 ex-CC 201 gak dijadiin idung miring aja?
biar seragam sama si baby CC 204 idung miring...
ngomong2 bentuk kabin CC 201 80R yang dibikin baru modelnya sama kan sama yang dulu?
KCJ 7000 series-7117F
Posts: 4,120
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
1
(10-05-2009, 10:56 AM)Faris GM-MarKA Wrote: Kan CC 201 dah ada yang idung miring...
kenapa CC 204 ex-CC 201 gak dijadiin idung miring aja?
biar seragam sama si baby CC 204 idung miring...
ngomong2 bentuk kabin CC 201 80R yang dibikin baru modelnya sama kan sama yang dulu?
bentuk kabin CC 201 80 (udah nggak pake R lagi) bentuknya seperti CC 201 biasa,dan tidak hidung miring,barusan saja CC 201 80 test beban menarik ketel RWL - MN
Posts: 144
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
1
Udah gak pake R lagi?
kenapa ya?
Berat rasanya meninggalkan pekerjaan dibalik kabin yang baru kujalani 5 bulan ini...
tapi, aku harus meninggalkannya...
Posts: 4,120
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
1
silahkan search atau membuat topik baru !
Posts: 987
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
3
Sebetulnya apa sih keuntungan hidung miring?
Kl alasan utk mengurangi hambatan angin sepertinya percuma karena taspat dmn-mn...
Toh di Jawa akhirnya kecepatan CC 204, CC 203, dan CC 201 (yg masih prima) pd akhirnya sama, yaitu dibawah 100km/jam...
Tambah kecepatan kereta api agar tdk kalah bersaing setelah Toll Trans-Jawa rampung...
Posts: 4,120
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
1
(11-05-2009, 03:39 PM)brantas Wrote: Sebetulnya apa sih keuntungan hidung miring?
Kl alasan utk mengurangi hambatan angin sepertinya percuma karena taspat dmn-mn...
Toh di Jawa akhirnya kecepatan CC 204, CC 203, dan CC 201 (yg masih prima) pd akhirnya sama, yaitu dibawah 100km/jam...
karena di sumatera,blom ada CC 203 (kecuali punya PT TEL),maka CC 201 yang repowering diberi hidung miring seperti 203,biar ngga kalah ama jawa hehehe
Posts: 520
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
1
(12-05-2009, 09:35 AM)Rezza Habibie Wrote: (11-05-2009, 03:39 PM)brantas Wrote: Sebetulnya apa sih keuntungan hidung miring?
Kl alasan utk mengurangi hambatan angin sepertinya percuma karena taspat dmn-mn...
Toh di Jawa akhirnya kecepatan CC 204, CC 203, dan CC 201 (yg masih prima) pd akhirnya sama, yaitu dibawah 100km/jam...
karena di sumatera,blom ada CC 203 (kecuali punya PT TEL),maka CC 201 yang repowering diberi hidung miring seperti 203,biar ngga kalah ama jawa hehehe
knp blm ada cc 203 di sumatera..???
Posts: 18
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
0
(12-05-2009, 11:05 AM)Budi Susilo Wrote: (12-05-2009, 09:35 AM)Rezza Habibie Wrote: (11-05-2009, 03:39 PM)brantas Wrote: Sebetulnya apa sih keuntungan hidung miring?
Kl alasan utk mengurangi hambatan angin sepertinya percuma karena taspat dmn-mn...
Toh di Jawa akhirnya kecepatan CC 204, CC 203, dan CC 201 (yg masih prima) pd akhirnya sama, yaitu dibawah 100km/jam...
karena di sumatera,blom ada CC 203 (kecuali punya PT TEL),maka CC 201 yang repowering diberi hidung miring seperti 203,biar ngga kalah ama jawa hehehe
knp blm ada cc 203 di sumatera..???
di jawa pun belum semua nya kebagian mas...DAOPS nya Jember belum ada CC203 nya, ,malah sebagian besar masih seri BB...
Posts: 265
Threads: 0
Joined: Feb 2009
Reputation:
5
CC201 86r udah jadi merah lagi, ni fotonya:
(Pinjem potonya bagi yang punya)
Posts: 987
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
3
(12-05-2009, 11:21 AM)KA 42 taksaka Wrote: (12-05-2009, 11:05 AM)Budi Susilo Wrote: (12-05-2009, 09:35 AM)Rezza Habibie Wrote: (11-05-2009, 03:39 PM)brantas Wrote: Sebetulnya apa sih keuntungan hidung miring?
Kl alasan utk mengurangi hambatan angin sepertinya percuma karena taspat dmn-mn...
Toh di Jawa akhirnya kecepatan CC 204, CC 203, dan CC 201 (yg masih prima) pd akhirnya sama, yaitu dibawah 100km/jam...
karena di sumatera,blom ada CC 203 (kecuali punya PT TEL),maka CC 201 yang repowering diberi hidung miring seperti 203,biar ngga kalah ama jawa hehehe
knp blm ada cc 203 di sumatera..???
di jawa pun belum semua nya kebagian mas...DAOPS nya Jember belum ada CC203 nya, ,malah sebagian besar masih seri BB...
Betul2 MN, PWT, JR pada ga punya CC 203.
Bahkan MN sama PWT CC 201 pun tak punya.
Di Sumatera cuma Divre Sumatera Selatan - Lampung yg punya, tp itupun kepunyaan PT. TEL, perusahaan pulp.
Padahal BD koleksinya sangat lengkap akan koleksi lok DE, kecuali lok tipe DH yg agak langka disana.
Memang pembagian yang tidak merata.
(back to topik)
Tambah kecepatan kereta api agar tdk kalah bersaing setelah Toll Trans-Jawa rampung...
|