Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
PT KCJ impor KRL?
#1
KRL Eco 
Seperti yang sudah kita ketahui bersama, bahwa KRL AC seri Japan Railway 205 (JR 205) batal diimpor ke Indonesia, dikarenakan KRL
ini belum sepenuhnya pensiun pada tahun 2010 dan masih sangat dibutuhkan di Jepang.
Kandidat kuat penggantinya adalah KRL seri Tokyu 1000, namun belum jelas apakah akan ditetapkan sebagai pengganti JR 205 atau tidak, dan mencari seri lain yang lebih cocok.
Melalui thread ini, diharapkan para railfans bisa ikut andil memberi saran, masukan, opini, atau refrensi tentang KRL apa yang cocok diimpor ke Indonesia menggantikan JR 205.
Terima kasih atas partisipasinya, semoga dapat dipertimbangkan oleh PT.KCJ dalam menentukan KRL yang akan diimpor tahun depan.
Berat rasanya meninggalkan pekerjaan dibalik kabin yang baru kujalani 5 bulan ini...
tapi, aku harus meninggalkannya...
Reply
#2
Pertamax...

Saya merekomendasikan agar mengimpor KRL seri 8090/8590... pertimbangannya desain sedikit lebih modern ketimbang 8500 series, juga masih cukup akal.

Saat ini rangkaian ini dioperasikan oleh Tokyu sebagai Ekonomi AC.

(Dengan catatan Tokyu tidak membatalkan niatnya buat melakukan regenerasi KRLnya... ini terjadi pas Tokyu batal menjual rangkaian seri 8500 lainnya ke Indonesia... menjadikan 8513 rangkaian terakhir yang masuk ke Jakarta)

Andaikan demikian... mungkin mau mendatangkan (eks) JR East 103 (generasi 1000)? Atau 103 yang kini dipakai di loop line Osaka?
Reply
#3
Betul.
tadinya 8081 dan 8093 akan didatangkan ke Indonesia, tetapi ya kasusnya kayak JR 205, Tokyu masih butuh.
akhirnya sekarang jadi KAKUTEI di OIMACHI SEN.
usulnya bagus,
Untuk 103-1000 series, usul yang bagus juga.
103-1000 series lebih modern dari 103 yang ada di sini.
Terimakasih, sdr Shin Muhammad.
ayo, siapa lagi yang mau menanggapi?
silahkan...
Berat rasanya meninggalkan pekerjaan dibalik kabin yang baru kujalani 5 bulan ini...
tapi, aku harus meninggalkannya...
Reply
#4
jah ngenes banget karena belom pensiun jadi gak bisa di import....Nangis

mending pake KRLI ajah... bangga pake produk nasional jangan karena cari harga murah dan komisi ajah yg di gedein
koleksi jepretan ane
http://www.flickr.com/photos/jhon_ipenk/


[Image: meshoostggyt-1.jpg]
me whit ss-2v5 PInDAD
Reply
#5
Kalopun mau beli sekarang juga, harganya jadi mahal, karena masih dipake.
untuk KRLI, kayaknya ga dibuat lagi, dan rencana pembuatan KRL kerjasama INKA dan perusahaan elektrikal dari Jerman belum jelas statusnya.
Terimakasih Mas WE Supratman,
ayo, siapa lagi yang mau menanggapi?
silahkan...
ditunggu...
Berat rasanya meninggalkan pekerjaan dibalik kabin yang baru kujalani 5 bulan ini...
tapi, aku harus meninggalkannya...
Reply
#6
emang kebutuhannya sdh urgent ??? kalo sdh urgent, KRL I tdk dibuat lagi, dijepun gak ada kereta bekas yg apkir, kenapa tidak mencoba cari ke korea selatan,mungkin mereka ada KRL apkir yg masih layak pakai.....

Reply
#7
(29-04-2009, 10:54 PM)eling Wrote: emang kebutuhannya sdh urgent ??? kalo sdh urgent, KRL I tdk dibuat lagi, dijepun gak ada kereta bekas yg apkir, kenapa tidak mencoba cari ke korea selatan,mungkin mereka ada KRL apkir yg masih layak pakai.....

set dah yg KRL dari DAEWOO ajah gak jelas di mana bangke nya

mending optimalisasi PRODUK lokal ato palinggak modifikasi KRL yg dah uzur dan mangrak di BY MRI

yaklin kok kita mampu..

nah itu kenapa KRLI gak di prodduksi lagih padahal cocok loh buat gantiin kereta yg inport import-an

maju terus industri dalam negeri

salam
FORMIL
koleksi jepretan ane
http://www.flickr.com/photos/jhon_ipenk/


[Image: meshoostggyt-1.jpg]
me whit ss-2v5 PInDAD
Reply
#8
hyundai kaleee,kayaknya rangkaiannya masih nangkrak di MRI.....
saya setuju dgn we_supratman,lebih baik pk KRL I, kalo bisa KRLI harganya jgn mahal2.....
Big Grin

Reply
#9
(29-04-2009, 11:07 PM)eling Wrote: hyundai kaleee,kayaknya rangkaiannya masih nangkrak di MRI.....
saya setuju dgn we_supratman,lebih baik pk KRL I, kalo bisa KRLI harganya jgn mahal2.....
Big Grin
tenkyu kang dah di benerin .... Malaikat

iyah ... harga nya mahal karena gak di dukung ma pemerintah ( dan calo komisinya yg gak ketulungan mintanya ) dalam soal suku cadang dan pengadaan bahan baku nya

sebenar nya kalo pemerintah sungguh sungguh bisa kok , tinggal tekan bea import buat komponen yg di import dari LN soal nya hal ini sekarang berlaku juga dengan industri alutsista nasional
koleksi jepretan ane
http://www.flickr.com/photos/jhon_ipenk/


[Image: meshoostggyt-1.jpg]
me whit ss-2v5 PInDAD
Reply
#10
KRLI sebenarnya bagus, meski ada beberapa kelemahan di dalamnya (selain masalah kursi keras yang bikin sakit pantat terutama kalau dipakai buat ekspres AC) andai kelemahan itu diperbaiki saya juga maunya KRLI....

Back to topic ya Tersenyuum

Saya sudah pernah menulis mengenai JR 113 hasil RTF di Jepang... jadinya memang bagus. Saya tidak begitu mempermasalahkan KRL apa yang akan datang, asalkan orang kita mampu dan benar merawatnya akan baik hasilnya...

KRL tiga pintu pun sebenarnya bukan masalah kok buat saya....
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)