Thread Rating:
  • 4 Vote(s) - 3 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Argo Parahyangan.???
[spoiler]
(29-03-2015, 11:52 AM)Batpod Wrote:
(29-03-2015, 11:43 AM)mutselcc20306bd Wrote: Ada beberapa orang yang mengusulkan jalur Jakarta-BD dimatikan karena walkot bandung mau bangun HST, bukannya waktu itu ditolak? Kalau sampai jalur ini dimatikan mending gak setuju
Tenang aja, andaikata ada HST kan masih ada KA Serayu, KA lokal Cibatu.  Ngakak
Tapi HST juga masih lama terealisasinya
[/spoiler]
Iya ya, masih ada 2 KA itu Big Grin
[spoiler]
(29-03-2015, 01:28 PM)Dana Komuter Wrote: Terus turis2 asing mau dikemanain?? Bingung  Pd dipaksa naek si Argo Cahaya?? Pd mau apa mereka??
Pemandangan sepanjang perjalanan gak pernah ada bosennya lho... Eksotis...
[/spoiler]
Mungkin tetep naik gocah, atau travel Bethe, tapi memang benar, kalau naik KA biasa pemandangannya eksotis, dari dulu naik gopar sama serayu ga bosen2
Reply
(29-03-2015, 11:43 AM)mutselcc20306bd Wrote: Ada beberapa orang yang mengusulkan jalur Jakarta-BD dimatikan karena walkot bandung mau bangun HST, bukannya waktu itu ditolak? Kalau sampai jalur ini dimatikan mending gak setuju

siapa saja beberapa orang itu?

dipikirnya jalur jkt-bd cuma buat gopar doang yang lewat? apa nanti kalo ada shinkansen kereta kontainer juga ditarik sinkansen? Big Grin

lagipula shinkansen mahal lho. kalo menurut perhitungan JICA, tarif jkt-bd 200rb untuk menempuh waktu kira2 1 jam. 
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
adymcady Wrote:siapa saja beberapa orang itu?

Coba cari aja soal HST Jkt-BD, nanti muncul juga mereka, sebagian dari mereka juga kerjanya menjelek jelekkan KA, misalnya di youtube ada S*tria C*dot, k*kok pik*k, D*fa R*zky, F*e*rdi Fe*a*ther, dll

Quote:dipikirnya jalur jkt-bd cuma buat gopar doang yang lewat? apa nanti kalo ada shinkansen kereta kontainer juga ditarik sinkansen? Big Grin
Mereka taunya yang lewat cuma gopar aja, terus konte kan gak mungkin ditarik shinkansen, kan gak ada lokonya
Quote:lagipula shinkansen mahal lho
Mungkin mereka ga naik, shinkansennya cuma buat "kita punya shinkansen, kereta lama tua jelek itu dibuang saja etc etc" sama buat bahan perang perangan sama negara sebelah Bethe
Reply
saya pikir pejabat atau pakar yang punya ide tadi. gak tahunya para alay.

gak perlu ditanggapi serius lah kalo mereka. tinggal ganti aja analoginya, kalo habis bikin tol jakarta-bandung apakah jalan raya lamanya juga dimatikan?
Big Grin
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
(30-03-2015, 12:14 PM)ady_mcady Wrote: saya pikir pejabat atau pakar yang punya ide tadi. gak tahunya para alay.

Ngakak
Tapi kan bisa aja nanti pejabat 'bunuh' tuh rute kalau hstnya jadi
Soalnya kereta api kan nanti jadi yang paling lambat diantara semuanya
Sejak ada jalan tol kereta api ditinggalkan
Nanti akan ada HST, tol pun sedikit2 pasti ditinggalkan
Nanti kan bisa saja rute ini dihapus, kan pemerintah gak mau keluar duit
Kereta barangnya bisa saja ikut jadi hst karena mungkin bakal dibuat gerbong barang/hsl (high speed loko)
Reply
gopar gak mungkin mati seadainya ada hst. segmen pasarnya juga beda. mau buru2 meeting atau ngejar ujian semester tinggal naik hst 30 menit sampek tapi kudu keluar minimal 200rb. kalo yang pengen murahan dikit tapi waktu tempuh agak lama, ya naik gopar, taxi, atau travel. mau lebih murah lagi dengan jadwal berangkat fleksibel kapan saja, tinggal naik bus dengan resiko kena macet. jadi saya pikir gak ada yang saling bunuh, cuma pergeseran segmen pasar saja.

di luar negri seperti jepang atau perancis, mungkin yang terkena dampak hst itu justru pesawat jarak dekat. contoh penerbangan paris-dijon itu sudah lama tewas dilibas tgv. itu lantaran penerbangan jarak dekat punya cacat, biaya operasional lebih mahal dibandingkan penerbangan jarak jauh. sementara hst dengan biaya lebih murah dan waktu tempuh gak beda jauh dengan pesawat memberikan solusi yang efisien.

kalo kereta barang lewat jalur hst, itu cuma ada di perancis. tgv postale dengan gerbong kargo khusus paket2 kilat. tapi kalo kontainer atau jenis2 bulk material seperti coal, semen, dll, gak mungkin lewat hst karena bisa bikin ganggu perka lantaran jalannya yang super lambat. belum lagi cant/superelevasi/kemiringan rel yang sangat curam, gradien tanjakan hst yang terjal, gak cocok buat lintas barang.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
[spoiler]
(30-03-2015, 01:28 PM)ady_mcady Wrote: gopar gak mungkin mati seadainya ada hst. segmen pasarnya juga beda. mau buru2 meeting atau ngejar ujian semester tinggal naik hst 30 menit sampek tapi kudu keluar minimal 200rb. kalo yang pengen murahan dikit tapi waktu tempuh agak lama, ya naik gopar, taxi, atau travel.  mau lebih murah lagi dengan jadwal berangkat fleksibel kapan saja, tinggal naik bus dengan resiko kena macet. jadi saya pikir gak ada yang saling bunuh, cuma pergeseran segmen pasar saja.

di luar negri seperti jepang atau perancis, mungkin yang terkena dampak hst itu justru pesawat jarak dekat. contoh penerbangan paris-dijon itu sudah lama tewas dilibas tgv. itu lantaran penerbangan jarak dekat punya cacat, biaya operasional lebih mahal dibandingkan penerbangan jarak jauh. sementara hst dengan biaya lebih murah dan waktu tempuh gak beda jauh dengan pesawat memberikan solusi yang efisien.

kalo kereta barang lewat jalur hst, itu cuma ada di perancis. tgv postale dengan gerbong kargo khusus paket2 kilat. tapi kalo kontainer atau jenis2 bulk material seperti coal, semen, dll, gak mungkin lewat hst karena bisa bikin ganggu perka lantaran jalannya yang super lambat. belum lagi cant/superelevasi/kemiringan rel yang sangat curam, gradien tanjakan hst yang terjal, gak cocok buat lintas barang.
[/spoiler]
O begitu ya mas Xie Xie
Reply
(30-03-2015, 08:21 AM)ady_mcady Wrote:
(29-03-2015, 11:43 AM)mutselcc20306bd Wrote: Ada beberapa orang yang mengusulkan jalur Jakarta-BD dimatikan karena walkot bandung mau bangun HST, bukannya waktu itu ditolak? Kalau sampai jalur ini dimatikan mending gak setuju

siapa saja beberapa orang itu?

dipikirnya jalur jkt-bd cuma buat gopar doang yang lewat? apa nanti kalo ada shinkansen kereta kontainer juga ditarik sinkansen? Big Grin

lagipula shinkansen mahal lho. kalo menurut perhitungan JICA, tarif jkt-bd 200rb untuk menempuh waktu kira2 1 jam. 

Memang JICA yg punya itung-itungan, tapi klo HST tarifnya 200rb saya agak kurang yakin. Karena tarif Gopar sekarang itu 100-120rb, padahal lebih lambat dan tracknya sudah balik modal, gak perlu bangun track baru... Dibandingkan dengan HST yang mana harus beli kereta baru (atau mungkin dapet lungsuran shinkansen seken kali ya) bangun jalur baru dari Jakarta-Bandung yang mana perlu pembebasan tanah yang menghabiskan puluhan milyar rupiah, hampir 90% berbentuk layang, menembus gunung berarti membuat trowongan, membangun stasiun baru, dll...
Reply
Sebelum ada KA ini,kedua KA ini sudah "wafat" dan bergabung menjadi Argo Parahyangan
Facebook : Garry RP
Twitter : GarryKAHP
Flickr : GarryKAHP
Youtube : Gerikahp

Majulah Perkeretaapian Indonesia
Reply
ngga terasa, hari ini genap 5 tahun Argo Gede dan Parahyangan dilebur menjadi Argo Parahyangan... tapi sepertinya tidak ada sesuatu yg "wah" untuk memperingati hal ini...

satu pertanyaan seputar Argo Parahyangan ini, semenjak GAPEKA 2015 berlaku, perjalanan KA 36F dan 35F menggunakan rangkaian KA apa ya? krn kalo dilihat-lihat, nggak mungkin pake rangkaian Bangunkarta (KA 35F tiba GMR 14:00, sdgkan KA 56 berangkat GMR 15:00)...

mungkin nggak ya kalo KA 36F dan 35F pake rangkaian Bima? dgn jarak kedatangan KA 35F dan keberangkatan KA 44 yg selisih sekitar 2,5 jam?
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)