Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
subsidi ka ekonomi jarak jauh akan di alihkan !
#91
(12-01-2015, 02:41 PM)zae abjal Wrote: @dias WU: mas @logawa_ATB bukan berpengalaman diskusi di waralaba PSE..tapi dia mungkin cuma bercanda atau nyindir (ntah ke siapa) ke orang2 yg menolak PSO buat K3JJ..karena orang2 yg pro dngn PSO K3JJ yg kebanyakan para kaum PJKA, siap mengajak diskusi di waralaba tsb kpd siapa yg merasa menolak.. Ngakak

Oooowwhh.. Ngakak

Boleh tuh Mas.. Saya sih bukannya 100% nolak PSO tapi tolonglah buat KA-KA tertentu, terutama Progo, PSO-nya jgn besar-besar. Saya ke Jogja tiap bulan nengok istri dan sering denger oknum PJKA itu mborong 2-3 tiket sekaligus untuk 1 orang karena harga 1 tiket cuma 50rb.. Kalo mborong 100 tiket untuk 100 orang sih ya nggak apa-apa, fair competition. Tp masalhnya banyak orang yg sebenernya butuh dan bisa dapet tiket jadi ga kebagian tiket gara2 oknum2 yg mborong 2-3 tiket untuk 1 orang. Itu kan merugikan calon penumpang lain. Nah demi membela sesama yang butuh tiket dan menyadarkan oknum2 yg mborong tiket utk 1 org itu saya rela kalo harus diajak diskusi di waralaba tasiyun PSE.. Xie Xie
Reply
#92
(13-01-2015, 09:25 AM)DiasWU Wrote: Oooowwhh.. Ngakak

Boleh tuh Mas.. Saya sih bukannya 100% nolak PSO tapi tolonglah buat KA-KA tertentu, terutama Progo, PSO-nya jgn besar-besar. Saya ke Jogja tiap bulan nengok istri dan sering denger oknum PJKA itu mborong 2-3 tiket sekaligus untuk 1 orang karena harga 1 tiket cuma 50rb.. Kalo mborong 100 tiket untuk 100 orang sih ya nggak apa-apa, fair competition. Tp masalhnya banyak orang yg sebenernya butuh dan bisa dapet tiket jadi ga kebagian tiket gara2 oknum2 yg mborong 2-3 tiket untuk 1 orang. Itu kan merugikan calon penumpang lain. Nah demi membela sesama yang butuh tiket dan menyadarkan oknum2 yg mborong tiket utk 1 org itu saya rela kalo harus diajak diskusi di waralaba tasiyun PSE.. Xie Xie

Waduh, ada oknum yg kelakuannya kayak gitu ya... Coba investasi ke KAI booking jauh2 hari ajah, mas... Kalo jam kerjanya tetap kan bs ketebak bs mudik di akhir pekan tanggal brp saja. Coba ngirim surat / e-mail ke KAI sehubungan dengan keluhan sampeyan, mas...  Xie Xie
Reply
#93
(11-01-2015, 07:23 PM)stasiunkastephanie Wrote:
(10-01-2015, 03:05 PM)slamtrack Wrote: Kagak adil PSO .... pilah pilih  :
Ka kaligung awal mulanya dapat Pso( Tg-Smc/Smc-Tg tarif  15 rebu ketika itu juga tegal arum dapat Pso ..tarif Tg-Jakk cuma 25 rebu... demikian juga progo tawang jaya... dll semua pada dapat Pso)... nah sekarang kaligung kan cuma Klas ekonomi/K3 ac orange ... kenapa kagak dapat Pso...? 
Juga K3 oranye Tegal ekpres... juga kagak dapat Pso...? 
Kamandaka yg reguler... juga K3 ac oranye ... juga kagak dapat Pso... ? si kalijaga ...masih seumuran jagung malah dapat Pso....nah kaligung yg lebih senior malah kagak dapet Pso...hmm jangan jangan ka ka yg dapet Pso di bulan maret 2015... data nya cuma copas file data lama.
.... padahal seharusnya kalo mau update....ya kaligung kamandaka tegal ekpres diikutkan untuk dapat Pso dong...? Bethe   
Menurut pendapat sy ...maaf ya kok  terkesan ka ka yg dapatin Pso kok sama persis dengan data tahun kemarin untuk ka jj/js ama jangan jangan cuma di copas doang ya ? Bethe 

Kalo KA yg ane bold itu mah bukan urusannya pemerintah pusat Ngakak , silakan ente protes ke Pemprov Jateng (kecuali Tegeks). Ntar ujung2nya paling dibilangin ma pemprovnya "Wani Piro?" Ngikik 

Saya pernah dengar dialog telepon interaktif di radio berita, Humas DAOP 4 Semarang, Suprapto, pernah bilang gini lewat telepon yang disiarkan (boardcast) disiaran radio "Saya lihat sendiri di lapangan (stasiun), Saya sering lihat, penumpang kereta ekonomi yang turun di stasiun pulangnya banyak yang pakai jasa taxi, ada kemungkinan biaya taksi khan lebih mahal dari pada tarif KA Ekonomi yang dinaiki". "Masyarakat yang naik KA Ekonomi di sini (di wilayah DAOP 4) pada "kaya-kaya",.

Kemungkinan saja untuk KA Kaligung, KA Kamandaka tidak dapat subsidi karena tidak tepat sasaran, karena kucuran PSO yang terbatas (menurut Humas Daop 4), maka PSO akan diberikan kepada mereka yang lebih 'diprioritaskan' untuk mendapat PSO (misalnya, KA Kalijaga).

Tapi perkataan beliau ada benarnya juga sih, saya juga sering mendapati pada bubaran kerumunan penumpang KA Ekonomi di depan pelataran stasiun juga banyak penumpang yang kedapatan menggunakan taksi untuk melanjutkan perjalanan ke rumah.
Penumpang KA Kaligung
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
#94
(13-01-2015, 01:46 PM)Warteg Wrote: Saya pernah dengar dialog telepon interaktif di radio berita, Humas DAOP 4 Semarang, Suprapto, pernah bilang gini lewat telepon yang disiarkan (boardcast) disiaran radio "Saya lihat sendiri di lapangan (stasiun), Saya sering lihat, penumpang kereta ekonomi yang turun di stasiun pulangnya banyak yang pakai jasa taxi, ada kemungkinan biaya taksi khan lebih mahal dari pada tarif KA Ekonomi yang dinaiki". "Masyarakat yang naik KA Ekonomi di sini (di wilayah DAOP 4) pada "kaya-kaya",.

Kemungkinan saja untuk KA Kaligung, KA Kamandaka tidak dapat subsidi karena tidak tepat sasaran, karena kucuran PSO yang terbatas (menurut Humas Daop 4), maka PSO akan diberikan kepada mereka yang lebih 'diprioritaskan' untuk mendapat PSO (misalnya, KA Kalijaga).

Tapi perkataan beliau ada benarnya juga sih, saya juga sering mendapati pada bubaran kerumunan penumpang KA Ekonomi di depan pelataran stasiun juga banyak penumpang yang kedapatan menggunakan taksi untuk melanjutkan perjalanan ke rumah.
Penumpang KA Kaligung

Yah, lagi-lagi taksi menjadi tolok ukur nan absurd ... Ngiler Padahal sekali lagi gak perlu nunggu jadi kaya dan penghasilan minimal 8 digit untuk bisa memanfaatkan taksi sebaik-baiknya ... perbandingan biaya dan manfaat yang didapat kalau naik taksi seringnya malah lebih tinggi daripada naik ojek atau sejenisnya ... Ngeledek

Duh moga-moga pejabat-pejabat ini segera sadar dan meninggalkan metode "benchmarking" daya beli masyarakat dengan taksi dan menggunakan metode lainnya .... Nyengir

... dan biar gak OOT moga-moga mereka mendapat hidayah mendadak dari langit sehingga mau ngasih subsidi ke lokalan DAOP IV Ngakak
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang

==========

My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013

Lok Merah Biru
Reply
#95
Mencoba mengusulkan solusi untuk mengatasi calon penumpang KAJJ/KAJM PSO mborong tiket lebih dari satu 

1. PT.KAI harus memberlakukan aturan One Man One Ticket, satu orang penumpang harus mempunyai satu buah tiket atas namanya sendiri, tidak boleh kurang ataupun lebih.

2. Saat check in, satu calon penumpang harus men-check in-kan sendiri tiketnya, tidak boleh diwakilkan/berombongan. Satu orang calon penumpang hanya bisa men-check in-kan satu tiket, tidak boleh lebih dan setiap tiket yang diperiksa harus dipindai barcodenya serta diberi stempel basah.

3. Setelah check in, calon penumpang masuk ke area ruang tunggu bagian dalam stasiun. Bagi yang akan keluar dari ruang tunggu, harus melalui pintu khusus lalu meninggalkan ID & dicatat kode booking tiketnya. Saat akan masuk lagi, juga melalui pintu khusus dengan menunjukkan tiketnya., Calon penumpang diperkenankan masuk ke dalam ruang tunggu jika kode booking tiket & ID sama seperti saat akan keluar. Jika tidak sesuai, calon penumpang tidak bisa masuk

4. Pintu check in ditutup 30 menit/1 jam sebelum keberangkatan. Penumpang yang terlambat check in tidak diperkenankan masuk ke dalam ruang tunggu bagian dalam stasiun.

5. Penumpang yang akan naik dari stasiun setelah stasiun keberangkatan yang tertulis pada tiket (misal di tiket tertulis stasiun keberangkatannya LPN tapi akan naik dari KTA), dapat mengubahnya maksimal satu hari sebelum keberangkatan agar jam check in dapat menyesuaikan stasiun keberangkatan yang diinginkan

6. Sisa tiket yang tidak check in/dipindai, dijual lagi dengan tarif PSO di loket stasiun. Jumlah dan relasinya sesuai tiket yang tidak dipindai

7. Calon penumpang yang terlanjur membeli tiket lebih dari satu atau terlambat check in, mendapat pengembalian bea tiket. Mekanismenya bisa seperti pembatalan tiket atau jika mungkin dibuat ketentuan baru
 


Frequently Asked Questions/FAQ yang mungkin muncul
1.  Q: Calon penumpang yang sudah check in bisa keluar terus beli tiket lagi untuk dipakai sendiri dong?
    A: Iya bisa beli tiket lagi, tapi sebelum keluar kan harus meninggalkan ID. Walaupun nanti bisa masuk lagi dengan tiket & ID yang berbeda, calon penumpang tadi tidak bisa mengambil ID yang ditinggalkan di pintu khusus.
 
2. Q: Misal di tiket KA Pasundan genap (KCA-SGU) tertulis stasiun keberangkatan CI terus mau naik dari BJR tapi terlambat ngubah tiket. Apakah tiketnya bisa tidak berlaku?
   A: Untuk menghindari tiket tidak berlaku, batas waktu check in di BJR menyesuaikan batas waktu check in di CI. Jika waktu keberangkatan Pasundan genap di CI adalah 09.01 WIB, berarti batas waktu check in-nya adalah 08.01 WIB/08.31 WIB (bergantung batas check in dibuat 1 jam atau 30 menit sebelum jam keberangkatan), maka agar tidak hangus tiket harus di-check in-kan di BJR sebelum pukul 08.01/08.31 WIB
 
3. Q: Bisa ngebatalin tiket di last minute sebelum keberangkatan?
   A: Iya, karena tiket dijual lagi setelah batas check-in berakhir maka pembatalan tiket di last minute dianggap tiket yang terlambat check-in
 
4.  Q: Waduh, terlambat check-in nih. Gimana solusinya?
    A: Begitu tahu terlambat check-in segera beli tiket lagi di loket. Setelah antri di loket, baik yang dapet tiket maupun yang gagal dapet tiket ‘rebound’, calon penumpang melaporkan tiketnya yang ‘hangus’ untuk mendapat bea pengembalian tiket


Hal yang musti dipersiapkan:
1. Peraturan disosialisasikan melalui media massa, sosial media, banner, langsung ke penumpang via telpon/SMS, & notifikasi SMS sehari sebelum keberangkatan. Bisa juga saat penumpang mencetak tiket kemudian tiketnya diberi stempel basah “Check in 1jam/30menit sebelum keberangkatan”.

2. Penambahan petugas untuk menjaga pintu khusus, petugas ticketing, & costumer service. Perlu loket khusus untuk pembelian tiket ‘rebound’ agar tidak bercampur dengan pembelian tiket lainnya. Lalu ada kemungkinan CS mendapat banyak pertanyaan saat awal-awal peraturan diberlakukan. 

3. Pemberian media informasi real time soal seat & relasi yang tersedia dari tiket ‘rebound’ agar penjualan terlihat transparan

4. Perlu kelonggaran untuk check in jika ada penumpang yang akan naik dari stasiun setelah stasiun yang tertulis pada tiket
 

Permasalahan yang mungkin muncul:
1. Penumpukan calon penumpang di ruang tunggu jika batas waktu check-in berdekatan dengan jadwal keberangkatan kereta lain
2. Terjadi antrian di loket penjualan tiket ‘rebound’, bahkan antrian bisa mulai terbentuk 1-2 jam sebelum pintu check-in ditutup
3. Adanya calo nomor antrian jika penjualan di loket menggunakan nomor antrian
4. Adanya risiko 'permainan kotor' di pintu check-in & pintu khusus

 
Mungkin ada yang bisa menambahkan atau mengoreksi. Silakan Xie Xie
Regards,
Public Transportation Enthusiast Arrow

Reply
#96
jerit peluit iringi putaran cakram membelai batang baja
. . . . .



[Image: new2copy.jpg]
Reply
#97
Reply
#98
Dengan tarif baru ini moga masyarakat yang terbiasa pake K3 PSO ga terlalu kaget kalau nanti PSOnya K3 orange dikurangi atau dihapus


Btw PT.KAI udah disuratin untuk ganti AC split di kereta. Alamat pake AC central nih di semua kelas atau jangan-jangan ga cuma ganti AC split, tapi ganti kostum & ganti susunan tempat duduk
Regards,
Public Transportation Enthusiast Arrow

Reply
#99
(27-02-2015, 08:15 PM)Ardhani Muhad Wrote:
Dengan tarif baru ini moga masyarakat yang terbiasa pake K3 PSO ga terlalu kaget kalau nanti PSOnya K3 orange dikurangi atau dihapus


Btw PT.KAI udah disuratin untuk ganti AC split di kereta. Alamat pake AC central nih di semua kelas atau jangan-jangan ga cuma ganti AC split, tapi ganti kostum & ganti susunan tempat duduk

Yaaakkkk bapak2 ibu2 sodara2 sekalian, bagi yg pengen naik K3 harga PSO, silakan sebelum tanggal 1 April, karena mulai tanggal tsb. tarif akan naik, jadi siap2 nombok uang lebih banyak lagi...  Ngakak 

*dan saya termasuk beruntung bisa mendapatkan K3 tarif PSO tsb. Ngikik 
Buah dari perjuangan adalah kebahagiaan
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya


FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie
Reply
Wa naik lagi ya? Sayang sekali. Ada tarif parsial tidak ya? *kayaknya sih gak ada*
Coba kalau naik Serayu. JAKK-KAC dgn JAKK-KYA masa harganya sama -___-
Hanya seorang penglaju Jakarta-Bandung
Banyak sekali kenangan manis di antara Stasiun Jatinegara - Stasiun Bandung
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)