Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 4 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KA BARANG Lintas Selatan
(06-05-2014, 06:56 PM)nino Wrote: kalo diitung2, kereta lintas selatan yang bawa bagasi barang (ga cuma buat aling2) ada lumayan banyak : progo, senja utama yogya, senja utama solo, bengawan, argo dwipangga, bima, gajayana, gayabarumalam selatan, mungkin taksaka & argo lawu juga ya?

setidaknya ada potensi 7 kereta bagasi, kan asik juga kalo bikin semacam parcel one night service lintas selatan gitu, hehe....

- minta bikinin dulu ama inka :p -

belum lagi ditambah yang dari BD kayak Turangga, Mutsel, Lodaya. Ane juga sempat kepikiran kenapa gak ada ONS lintas selatan ya?kalo relasinya BD - SB potensinya bagaimana ya dibanding JAKG - SB?
Reply
kereta yang bawa gerbong barang hantaran paket (bhp) ini kan startnya dari stasiun yang berbeda2. misalnya ada yang dari kota, senen, dan manggarai. jadi menyesuaikan dengan kantor/gudang perusahaan ekspedisinya masing2. seandainya dikumpulkan jadi 1 rangkaian gimana caranya? apa mau dijemput pakai lok kecil satu persatu gerbong bhpnya dari jakk, pse, dan mri, lalu dikumpulkan disuatu tempat (misal jng) untuk dirangkai? lha apa gak tambah ribet?

lain halnya dengan ons yang start dari jakg saja, lebih mudah untuk digabung sekalian berangkatnya 1 rangkaian.

just imo..
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
(06-05-2014, 07:51 PM)ady_mcady Wrote: kereta yang bawa gerbong barang hantaran paket (bhp) ini kan startnya dari stasiun yang berbeda2. misalnya ada yang dari kota, senen, dan manggarai. jadi menyesuaikan dengan kantor/gudang perusahaan ekspedisinya masing2. seandainya dikumpulkan jadi 1 rangkaian gimana caranya? apa mau dijemput pakai lok kecil satu persatu gerbong bhpnya dari jakk, pse, dan mri, lalu dikumpulkan disuatu tempat (misal jng) untuk dirangkai? lha apa gak tambah ribet?

lain halnya dengan ons yang start dari jakg saja, lebih mudah untuk digabung sekalian berangkatnya 1 rangkaian.

just imo..

mungkin maksudnya begini, daripada BHPnya dibawa masing-masing rangkaian kayak Argo lawu, taksaka, Bima dkk, mendingan dibuatkan satu rangkaian khusus membawa paket dari JAKG ke SB via selatan (PWT,KTA,YK,SLO, ..., SB) tapi paketnya dipool di JAKG. Jadi bongkar muat paketan di JAKG.
Reply
^^ setuju tuh kalo ada KA macam ONS di lintas selatan:xie.xie: tapi kalo diliat rutenya rada ribet gak ya?:New_mikir: kan soalnya ada yang ke SB dan ada yang ke ML.Bingung apa yang ke SB ngikut sama ONS utara?
Sosmed sayaBig Grin
Facebook
Line:Luthfi20606
Instagram:Luthfi_20606

Ingin menjadi insan yang lebih baikWek


Reply
Kalau tidak salah di Stasiun Bandung (bagian selatan) khan banyak tuh perusahaan-perurusahaan ekspedisi skala besar, anak perusahaan PT.KAI juga ada khan si KALOG (Kereta Api Logistik).

Sementara di Manggarai juga beberapa tahun lalu saya lihat banyak bongkar muat barang disini

Nah, bagaimana agar dibuat tuh rute paketan full (bisa disebut KA Barang ONS) lewat Lintas Selatan ??
semisal rutenya MRI-JNG-CKP-BD-YK-SGU pp.

Sementara untuk pengiriman barang skala kecil masih dilakukan lewat Bagasi (B) yang di rangkaikan ke kereta penumpang

BingungBingung
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
Saya sih bisa dibilang masih awam soal produk2 KA non penumpang (termasuk awam jg soal KA penumpang Ngakak). Cuma mungkin ga sih selama ini Parcel ONS lebih difokusin lewat utara selain mungkin karena lebih banyak target pasarnya, juga untuk menekan jumlah angkutan barang jalan raya di pantura yg selama ini cukup berperan besar atas kerusakan jalan yg ditimbulkan? Lebih mirip pernyataan daripada pertanyaan ya Ngakak
Reply
(12-09-2013, 06:33 PM)ma2d_iwag Wrote: Sempet lihat kontainer holcim di LPN, SR, PWS, SLO dan baru2 ini sampai ke SK. Apa ada yang tahu, rutenya nih KA 1700an ke PWS, SLO atau SK sih?
Xie Xie

Berdasarkan GAPEKA 2014 (per 1 Juni 2014)

Semen CITAYAM - BRAMBANAN (via Lintas Utara)
KA 2701 CTA-KPB
KA 2704 KPB-SLO
KA 2705 SLO-BBN

Semen (kosong?) CITAYAM - BRAMBANAN (via Lintas Utara)
KA 2706 BBN-SLO
KA 2703 SLO-KPB
KA 2702 KPB-CTA

Semen Lintas Utara - Lintas Selatan (Semen Arjawinangun)
KA 2720/2721 AWN-SLO-BBN
KA 2722/2719 BBN-SLO-AWN

Semen KARANGTALUN
KA 2735 SLO-KRL
KA 2736 KRL-SLO

Semen KARANGTALUN
KA 2737 SR-KRL
KA 2738 KRL-SR

Semen KRL-SMC
KA 2740 KRL-SLO
KA 2741 SLO-SMC

Semen (kosong?) KRL-SMC
KA 2742 SMC-SLO
KA 2739 SLO-KRL

Selain itu juga ada KA Fakultatif Semen BABAT - GEDEBAGE (via Gambringan, SoloBalapan)
KA 2743F BBT-GBN
KA 2746F GBN-SLO
KA 2747F SLO-GDB

KA 2748F GDB-SLO
KA 2745F SLO-GBN
KA 2744F GBN-BBT

Lok Merah Biru Semboyan 35
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
Denger-denger minggu ini dijalankan kereta barang dengan 30 gerbong relasi KRL-LPN. Ada yang punya info & pictnya?
Xie Xie
Regards,
Public Transportation Enthusiast Arrow

Reply
(24-06-2014, 07:30 PM)Warteg Wrote:
(12-09-2013, 06:33 PM)ma2d_iwag Wrote: Sempet lihat kontainer holcim di LPN, SR, PWS, SLO dan baru2 ini sampai ke SK. Apa ada yang tahu, rutenya nih KA 1700an ke PWS, SLO atau SK sih?
Xie Xie

Berdasarkan GAPEKA 2014 (per 1 Juni 2014)

Semen CITAYAM - BRAMBANAN (via Lintas Utara)
KA 2701 CTA-KPB
KA 2704 KPB-SLO
KA 2705 SLO-BBN

Semen (kosong?) CITAYAM - BRAMBANAN (via Lintas Utara)
KA 2706 BBN-SLO
KA 2703 SLO-KPB
KA 2702 KPB-CTA

Semen Lintas Utara - Lintas Selatan (Semen Arjawinangun)
KA 2720/2721 AWN-SLO-BBN
KA 2722/2719 BBN-SLO-AWN

Semen KARANGTALUN
KA 2735 SLO-KRL
KA 2736 KRL-SLO

Semen KARANGTALUN
KA 2737 SR-KRL
KA 2738 KRL-SR

Semen KRL-SMC
KA 2740 KRL-SLO
KA 2741 SLO-SMC

Semen (kosong?) KRL-SMC
KA 2742 SMC-SLO
KA 2739 SLO-KRL

Selain itu juga ada KA Fakultatif Semen BABAT - GEDEBAGE (via Gambringan, SoloBalapan)
KA 2743F BBT-GBN
KA 2746F GBN-SLO
KA 2747F SLO-GDB

KA 2748F GDB-SLO
KA 2745F SLO-GBN
KA 2744F GBN-BBT

Lok Merah Biru Semboyan 35

jamnya ada ga kang? Kalau pagi sering lihat lewat THB

[Image: 30dl4ie.jpg]
Reply
(06-05-2014, 07:58 PM)aditnugie Wrote:
(06-05-2014, 07:51 PM)ady_mcady Wrote: kereta yang bawa gerbong barang hantaran paket (bhp) ini kan startnya dari stasiun yang berbeda2. misalnya ada yang dari kota, senen, dan manggarai. jadi menyesuaikan dengan kantor/gudang perusahaan ekspedisinya masing2. seandainya dikumpulkan jadi 1 rangkaian gimana caranya? apa mau dijemput pakai lok kecil satu persatu gerbong bhpnya dari jakk, pse, dan mri, lalu dikumpulkan disuatu tempat (misal jng) untuk dirangkai? lha apa gak tambah ribet?

lain halnya dengan ons yang start dari jakg saja, lebih mudah untuk digabung sekalian berangkatnya 1 rangkaian.

just imo..

mungkin maksudnya begini, daripada BHPnya dibawa masing-masing rangkaian kayak Argo lawu, taksaka, Bima dkk, mendingan dibuatkan satu rangkaian khusus membawa paket dari JAKG ke SB via selatan (PWT,KTA,YK,SLO, ..., SB) tapi paketnya dipool di JAKG. Jadi bongkar muat paketan di JAKG.

Sebenernya menggandeng kereta bagasi dgn rangkaian komersial itu cara yg efektif dan efisien dibanding dengan sistem ons. Keunggulannya bisa optimal sebagai aling2, banyak pilihan waktu keberangkatan, tidak harus ke JAKG, dan punya tujuan yg lebih variatif. ONS akan efektif hanya jika permintaan dari satu titik ke titik lain begitu tinggi. Misal jakarta-jogja. Pun dengan rangkaian komersil bisa jd ONS juga secara sibstansinya
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)