21-08-2014, 11:09 AM
@rapih dhoho, betul mas.
mestinya moda ramah lingkungan harus didukung pemerintah untuk efisiensi bbm dan mengurangi kemacetan. bisa saja instrumennya diberikan semacam insentif seperti pajak karbon. siapa moda transport yang lebih boros bbm per km per ton muatan, mesti bayar pajak karbon lebih tinggi. atau yang lebih sedikit emisi karbon dapat pengurangan pajak karbon.
kalo mau bangun sistem transportasi berbasis rel, gak cukup hanya dengan bangun infrastruktur saja. tapi harus dibarengi policy/kebijakan2 yang mendukung moda rel tersebut. kalo gak ada langkah2 kesana, ya cuma begini2 aja terus gak ada kemajuannya. tranportasi darat tetap menjejali jalan raya terus yang malah bikin beban jalan semakin berat. ujung2nya duit lagi triliunan buat bongkar pasang perbaikan jalan tiap tahun.
mestinya moda ramah lingkungan harus didukung pemerintah untuk efisiensi bbm dan mengurangi kemacetan. bisa saja instrumennya diberikan semacam insentif seperti pajak karbon. siapa moda transport yang lebih boros bbm per km per ton muatan, mesti bayar pajak karbon lebih tinggi. atau yang lebih sedikit emisi karbon dapat pengurangan pajak karbon.
kalo mau bangun sistem transportasi berbasis rel, gak cukup hanya dengan bangun infrastruktur saja. tapi harus dibarengi policy/kebijakan2 yang mendukung moda rel tersebut. kalo gak ada langkah2 kesana, ya cuma begini2 aja terus gak ada kemajuannya. tranportasi darat tetap menjejali jalan raya terus yang malah bikin beban jalan semakin berat. ujung2nya duit lagi triliunan buat bongkar pasang perbaikan jalan tiap tahun.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"




. Kalo diangkut Pake Truk juga kena Sinar Matahari langsung.




suka denger semboyan35 nya sekitar jam 7 ke atas