Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
(23-03-2014, 10:01 AM)Nicodio Wrote: (20-03-2014, 11:02 AM)stasiunkastephanie Wrote: (20-03-2014, 07:15 AM)Adolph Wrote: (19-03-2014, 08:48 PM)Nicodio Wrote: Heran saya kereta ini begitu lepas BG - ML - BL dan sebaliknya jalan tidak lebih dari 42-45 km/jam kok disebut Ekspress ya 
disebut "ekspres" karena ia berhenti di lebih sedikit pemberhentian dibandingkan dengan KA lokal non-ekspres sehingga lebih cepat ketimbang KA2 lokal non-ekspres di relasi yang dilayaninya, jadi kriteria "KA ekspres" itu tidak terpaku pada kecepatan tertentu,,
di mana-mana di seluruh dunia kriteria KA ekspres umumnya ya seperti itu,,
Betul kata mas Adolph, kalo masalah kecepatannya yg cuman 40-45 kph itu karena PK (puncak kecepatan) di lintas itu emang kisaran segitu, lah kalo ni KA main di kecepatan 90 kph, alamat bakal "bubar jalan" tu rangkaian... O... Begitu. Jadi pemberhentian lebih sedikit maksudnya
Yup, tepat sekali. Memangnya selama ini kereta disebut ekspres kalo speednya ampe 80-100 kph gitu? Kalo gitu, coba aja dinesan Peneks main speed 80-100 di petak BG-LW-ML-KPN-BL, ntar lihat apa hasilnya...
Posts: 247
Threads: 0
Joined: Aug 2011
Reputation:
10
(23-03-2014, 10:54 AM)stasiunkastephanie Wrote: (23-03-2014, 10:01 AM)Nicodio Wrote: (20-03-2014, 11:02 AM)stasiunkastephanie Wrote: (20-03-2014, 07:15 AM)Adolph Wrote: (19-03-2014, 08:48 PM)Nicodio Wrote: Heran saya kereta ini begitu lepas BG - ML - BL dan sebaliknya jalan tidak lebih dari 42-45 km/jam kok disebut Ekspress ya 
disebut "ekspres" karena ia berhenti di lebih sedikit pemberhentian dibandingkan dengan KA lokal non-ekspres sehingga lebih cepat ketimbang KA2 lokal non-ekspres di relasi yang dilayaninya, jadi kriteria "KA ekspres" itu tidak terpaku pada kecepatan tertentu,,
di mana-mana di seluruh dunia kriteria KA ekspres umumnya ya seperti itu,,
Betul kata mas Adolph, kalo masalah kecepatannya yg cuman 40-45 kph itu karena PK (puncak kecepatan) di lintas itu emang kisaran segitu, lah kalo ni KA main di kecepatan 90 kph, alamat bakal "bubar jalan" tu rangkaian... O... Begitu. Jadi pemberhentian lebih sedikit maksudnya
Yup, tepat sekali. Memangnya selama ini kereta disebut ekspres kalo speednya ampe 80-100 kph gitu? Kalo gitu, coba aja dinesan Peneks main speed 80-100 di petak BG-LW-ML-KPN-BL, ntar lihat apa hasilnya...
apa relnya msh menggunakan rel 33? sedikit oot waktu saya naik 114 kecepatanya 50an km/h
Posts: 626
Threads: 0
Joined: Jun 2012
Reputation:
4
23-03-2014, 11:12 AM
(This post was last modified: 23-03-2014, 11:16 AM by Nicodio.)
(23-03-2014, 10:54 AM)stasiunkastephanie Wrote: (23-03-2014, 10:01 AM)Nicodio Wrote: (20-03-2014, 11:02 AM)stasiunkastephanie Wrote: (20-03-2014, 07:15 AM)Adolph Wrote: (19-03-2014, 08:48 PM)Nicodio Wrote: Heran saya kereta ini begitu lepas BG - ML - BL dan sebaliknya jalan tidak lebih dari 42-45 km/jam kok disebut Ekspress ya 
disebut "ekspres" karena ia berhenti di lebih sedikit pemberhentian dibandingkan dengan KA lokal non-ekspres sehingga lebih cepat ketimbang KA2 lokal non-ekspres di relasi yang dilayaninya, jadi kriteria "KA ekspres" itu tidak terpaku pada kecepatan tertentu,,
di mana-mana di seluruh dunia kriteria KA ekspres umumnya ya seperti itu,,
Betul kata mas Adolph, kalo masalah kecepatannya yg cuman 40-45 kph itu karena PK (puncak kecepatan) di lintas itu emang kisaran segitu, lah kalo ni KA main di kecepatan 90 kph, alamat bakal "bubar jalan" tu rangkaian... O... Begitu. Jadi pemberhentian lebih sedikit maksudnya
Yup, tepat sekali. Memangnya selama ini kereta disebut ekspres kalo speednya ampe 80-100 kph gitu? Kalo gitu, coba aja dinesan Peneks main speed 80-100 di petak BG-LW-ML-KPN-BL, ntar lihat apa hasilnya...
Pernah jalan 80 km/jam. Hasilnya ML - BL 1,5 jam. Itupun berhenti tiap stasiun
(23-03-2014, 11:05 AM)TheLintang_32 Wrote: [spoiler]
(23-03-2014, 10:54 AM)stasiunkastephanie Wrote: (23-03-2014, 10:01 AM)Nicodio Wrote: (20-03-2014, 11:02 AM)stasiunkastephanie Wrote: (20-03-2014, 07:15 AM)Adolph Wrote: disebut "ekspres" karena ia berhenti di lebih sedikit pemberhentian dibandingkan dengan KA lokal non-ekspres sehingga lebih cepat ketimbang KA2 lokal non-ekspres di relasi yang dilayaninya, jadi kriteria "KA ekspres" itu tidak terpaku pada kecepatan tertentu,,
di mana-mana di seluruh dunia kriteria KA ekspres umumnya ya seperti itu,,
Betul kata mas Adolph, kalo masalah kecepatannya yg cuman 40-45 kph itu karena PK (puncak kecepatan) di lintas itu emang kisaran segitu, lah kalo ni KA main di kecepatan 90 kph, alamat bakal "bubar jalan" tu rangkaian... O... Begitu. Jadi pemberhentian lebih sedikit maksudnya
Yup, tepat sekali. Memangnya selama ini kereta disebut ekspres kalo speednya ampe 80-100 kph gitu? Kalo gitu, coba aja dinesan Peneks main speed 80-100 di petak BG-LW-ML-KPN-BL, ntar lihat apa hasilnya... [/spoiler]
apa relnya msh menggunakan rel 33? sedikit oot waktu saya naik 114 kecepatanya 50an km/h
Tipe relnya R38 tapi masuk R42. Di petak TA - KD dulu R38 taspat sudah 60km/jam. Ternyata medan/tanah di petak BL-ML-BG labil jadi 50km/jam
Posts: 247
Threads: 0
Joined: Aug 2011
Reputation:
10
Quote:Tipe relnya R38 tapi masuk R42. Di petak TA - KD dulu R38 taspat sudah 60km/jam. Ternyata medan/tanah di petak BL-ML-BG labil jadi 50km/jam
berarti biarpun R54 tidak bisa di pacu 90-100 km/jam ya  ? tetapi kalo dilihat petak KPN-PKJ-MLK daerahnya agak datar
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
(23-03-2014, 11:31 AM)TheLintang_32 Wrote: Quote:Tipe relnya R38 tapi masuk R42. Di petak TA - KD dulu R38 taspat sudah 60km/jam. Ternyata medan/tanah di petak BL-ML-BG labil jadi 50km/jam
berarti biarpun R54 tidak bisa di pacu 90-100 km/jam ya ? tetapi kalo dilihat petak KPN-PKJ-MLK daerahnya agak datar
Datar? :p
Kalo diliat seklias, keliatannya emang datar, padahal selisih ketinggian di atas permukaan laut KPN ma MLK bisa hampir 100m loh...  Masalah utamanya bukan pada tanahnya yang datar/gak, tapi struktur tanahnya yg agak labil, plus relnya masih R38 (setara R42) & kalo jalan di lintas ini, goyangannya "aduhai"   Yg penting sebenernya Peneks dibuat 2 rangkaian aja, 1 dari ML, 1 dari BL pagi2, jadi itung2 buat yg ada keperluan ke SB pagi bisa naik Peneks dari BL...:v
Posts: 177
Threads: 0
Joined: Oct 2012
Reputation:
2
KA 7114L, relasi Malang-Surabaya Gubeng keberangkatan pkl 15.10wib dari Malang, tiba di SGU pkl 17.17wib, terpantau tiket habis.
Sedangkan KA 7113, berangkat dari SGU 17.45, tiba di ML pkl 19.53 tersisa 216 tiket.
Lebih lengkapnya mengenai data penumpang sepertinya Mas wish.new yang bisa share  Makasih loh mas, sudah bolak balik update penumpang KA Peneks, jadi kita2 disini tahu seperti apa okupansi KA ini
Posts: 336
Threads: 0
Joined: Aug 2013
Reputation:
2
moga2 ka ini bisa move on dari bully bully an okupansi sepi
dan bisa bangkit lagi meskipun gak pada weekdays melainkan weekend penuhnya
merubah sesuatu menjadi sesuatu........................................
Posts: 194
Threads: 0
Joined: Feb 2014
(23-03-2014, 02:30 PM)oke_sr Wrote: KA 7114L, relasi Malang-Surabaya Gubeng keberangkatan pkl 15.10wib dari Malang, tiba di SGU pkl 17.17wib, terpantau tiket habis.
Sedangkan KA 7113, berangkat dari SGU 17.45, tiba di ML pkl 19.53 tersisa 216 tiket.
Lebih lengkapnya mengenai data penumpang sepertinya Mas wish.new yang bisa share Makasih loh mas, sudah bolak balik update penumpang KA Peneks, jadi kita2 disini tahu seperti apa okupansi KA ini 
KA 7113, berangkat dari SGU 17.45, tiba di ML pkl 19.53 tersisa 216 tiket detik ini sudah tersisa 211 
K3-1 tersisa 17 seat.
K3-2 tersisa 60 seat.
k3-3 tersisa 52 seat.
k3-4 tersisa 82 seat.
Cukup lumayan dikala DhoNat hari ini terbilang sepi. Udah pada pinter milih kualitas nih kayaknya penumpang BL/ML - SGU hehehehe. Ato karena cuaca lagi "on fire"..? 
Oia 7114L (BL - SGU) utk tgl 31 udah tersisa 158.
Posts: 177
Threads: 0
Joined: Oct 2012
Reputation:
2
(23-03-2014, 03:12 PM)wish.new Wrote: (23-03-2014, 02:30 PM)oke_sr Wrote: KA 7114L, relasi Malang-Surabaya Gubeng keberangkatan pkl 15.10wib dari Malang, tiba di SGU pkl 17.17wib, terpantau tiket habis.
Sedangkan KA 7113, berangkat dari SGU 17.45, tiba di ML pkl 19.53 tersisa 216 tiket.
Lebih lengkapnya mengenai data penumpang sepertinya Mas wish.new yang bisa share Makasih loh mas, sudah bolak balik update penumpang KA Peneks, jadi kita2 disini tahu seperti apa okupansi KA ini 
KA 7113, berangkat dari SGU 17.45, tiba di ML pkl 19.53 tersisa 216 tiket detik ini sudah tersisa 211 
K3-1 tersisa 17 seat.
K3-2 tersisa 60 seat.
k3-3 tersisa 52 seat.
k3-4 tersisa 82 seat.
Cukup lumayan dikala DhoNat hari ini terbilang sepi. Udah pada pinter milih kualitas nih kayaknya penumpang BL/ML - SGU hehehehe. Ato karena cuaca lagi "on fire"..? 
Oia 7114L (BL - SGU) utk tgl 31 udah tersisa 158.
1 rangkaian terdiri dari 4 kereta yah masbro? 
1 jam sebelum keberangkatan tiket untuk 7114L tersisa 181
Posts: 194
Threads: 0
Joined: Feb 2014
(23-03-2014, 05:03 PM)oke_sr Wrote: (23-03-2014, 03:12 PM)wish.new Wrote: (23-03-2014, 02:30 PM)oke_sr Wrote: KA 7114L, relasi Malang-Surabaya Gubeng keberangkatan pkl 15.10wib dari Malang, tiba di SGU pkl 17.17wib, terpantau tiket habis.
Sedangkan KA 7113, berangkat dari SGU 17.45, tiba di ML pkl 19.53 tersisa 216 tiket.
Lebih lengkapnya mengenai data penumpang sepertinya Mas wish.new yang bisa share Makasih loh mas, sudah bolak balik update penumpang KA Peneks, jadi kita2 disini tahu seperti apa okupansi KA ini 
KA 7113, berangkat dari SGU 17.45, tiba di ML pkl 19.53 tersisa 216 tiket detik ini sudah tersisa 211 
K3-1 tersisa 17 seat.
K3-2 tersisa 60 seat.
k3-3 tersisa 52 seat.
k3-4 tersisa 82 seat.
Cukup lumayan dikala DhoNat hari ini terbilang sepi. Udah pada pinter milih kualitas nih kayaknya penumpang BL/ML - SGU hehehehe. Ato karena cuaca lagi "on fire"..? 
Oia 7114L (BL - SGU) utk tgl 31 udah tersisa 158.
1 rangkaian terdiri dari 4 kereta yah masbro? 
1 jam sebelum keberangkatan tiket untuk 7114L tersisa 181
Ho'oh mas sekarang cuma bawa 4K3 yg dipake buat penumpang.
|