Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KA Siliwangi (Cianjur - Sukabumi - Bogor)*
(10-02-2014, 08:44 PM)ScienceBoy Wrote:
(10-02-2014, 08:17 PM)spoor_hunter Wrote: Owalah.... baru di tinggal sebentar pas saya lagi JR ke CN hari ini.
ternyata siliwangi mengalami anjlokan di mulut terowongan lampegan.
ini jangan-jangan kontur tanahnya mulai tidak stabil. Heran
sewaktu saya JR ke CJ dengan pangrango. emang ada beberapa goncangan di dalam dan di luar sewaktu melewati persambungan rel jalur 1 & 2 stasiun lampegan.
tetapi KA Pangrango waktu itu sempat melambatkan taspatnya sekitar 10 s/d 15 kpj.
jangan-jangan masinisnya siliwangi belum paham dengan medan di lintas tersebut. bahkan masinis pangrango sendiri selalu hati-hati ketika melewati rel yang sudah 15 tahun tidak dilewati. Malaikat

berarti pengalaman berbicara neh Sedih
goncangan nya itu keras banget kah ?Bingung

baru beroperasi 2 hari , udah kena "musibah" lagi.. ckckck

semoga ini bukan pertanda buruk akan keberlangsungan kereta ini ke depan..

Sedih
kunjungi blog saya di sini Ngeledek


Lok Merah Biru
Reply
Kalo menurut sy sebaiknya CJ-SI pake lok CC 201 aja yg lbh ringan dari 206, secara ini jalur udah lama matinya..
" R.I.P Bumi Geulis"[/i]
Reply
(10-02-2014, 10:22 PM)harsono Wrote: Maaf oot, kereta selip itu seperti apa ya?
roda direm dan berhenti berputar, tapi kereta masih meluncur?
kalau roda loko selip, saya paham.

mohon pencerahan.
tks, harsono

Selip disini maksud'y goncang loncat2, saat menikung rasa'y gesekan'y itu beda dan gerakan'y sperti patah. Kasar rasa'y, kalo roda ttp berputar kaya'y (gimana jg bisa saya liat'y berputar apa ga'y kan di dalam KA). Pokok'y beda rasa'y dibanding petak boo-si..

(10-02-2014, 10:28 PM)BuGe780 Wrote: Kalo menurut sy sebaiknya CJ-SI pake lok CC 201 aja yg lbh ringan dari 206, secara ini jalur udah lama matinya..

Berarti salah 1 lok'y ganti 201 utk 1 rangkaian entah itu yg tadi'y Pangrango brubah jd Siliwangi or sebalik'y ya?? Atau kdua2'y pke 201. Memank puong berat'y itu lebih dr 201 - 204 sih jadi beban d lintasan bertambah. Baca di trit sebelah, bocah2 di petak si-cj itu lebih parah dibanding petak boo-si.. Ada yg naroh kaleng, plastik, botol sampe besi yg dililit2 pke kawat trus ditaroh d atas rel spy dilindes bwt main2an. Beberapa RF dibantu polsuska di pjl pun turun tangan utk omelin bocah2 disitu. Juga baut rel byk yg ilang. Haduh duh duh, klakuan..

"Prioritize traveling anywhere by Lok Merah Biru if there"
Reply
(10-02-2014, 10:29 PM)AN88Sepoor Wrote:
(10-02-2014, 10:22 PM)harsono Wrote: Maaf oot, kereta selip itu seperti apa ya?
roda direm dan berhenti berputar, tapi kereta masih meluncur?
kalau roda loko selip, saya paham.

mohon pencerahan.
tks, harsono

Selip disini maksud'y goncang loncat2, saat menikung rasa'y gesekan'y itu beda dan gerakan'y sperti patah. Kasar rasa'y, kalo roda ttp berputar kaya'y (gimana jg bisa saya liat'y berputar apa ga'y kan di dalam KA). Pokok'y beda rasa'y dibanding petak boo-si..

(10-02-2014, 10:28 PM)BuGe780 Wrote: Kalo menurut sy sebaiknya CJ-SI pake lok CC 201 aja yg lbh ringan dari 206, secara ini jalur udah lama matinya..

Berarti salah 1 lok'y ganti 201 utk 1 rangkaian entah itu yg tadi'y Pangrango brubah jd Siliwangi or sebalik'y ya?? Atau kdua2'y pke 201. Memank puong berat'y itu lebih dr 201 - 204 sih jadi beban d lintasan bertambah. Baca di trit sebelah, bocah2 di petak si-cj itu lebih parah dibanding petak boo-si.. Ada yg naroh kaleng, plastik, botol sampe besi yg dililit2 pke kawat trus ditaroh d atas rel spy dilindes bwt main2an. Beberapa RF dibantu polsuska di pjl pun turun tangan utk omelin bocah2 disitu. Juga baut rel byk yg ilang. Haduh duh duh, klakuan..

Sebaiknya sih pake 201 aja semua atau maksimalnya 204 karna jalur boo-si-cj masih R33 yg memang gak efektif pake 206, itu sih analisa sy aja yg gak tahu menahu detail teknisnya.
" R.I.P Bumi Geulis"[/i]
Reply
terlepas dari adanya "musibah" tadi siang, ngemeng2 bagaimana okupansi KA ini hingga hari ke 2 dijalankan (secara reguler)?

denger2 katanya biasa2 aja ya, alias gak sedahsyat saudaranya Pangrango dulu???
Bingung Mikir Dulu
kunjungi blog saya di sini Ngeledek


Lok Merah Biru
Reply
(10-02-2014, 10:48 PM)BuGe780 Wrote:
(10-02-2014, 10:29 PM)AN88Sepoor Wrote:
(10-02-2014, 10:22 PM)harsono Wrote: Maaf oot, kereta selip itu seperti apa ya?
roda direm dan berhenti berputar, tapi kereta masih meluncur?
kalau roda loko selip, saya paham.

mohon pencerahan.
tks, harsono

Selip disini maksud'y goncang loncat2, saat menikung rasa'y gesekan'y itu beda dan gerakan'y sperti patah. Kasar rasa'y, kalo roda ttp berputar kaya'y (gimana jg bisa saya liat'y berputar apa ga'y kan di dalam KA). Pokok'y beda rasa'y dibanding petak boo-si..

(10-02-2014, 10:28 PM)BuGe780 Wrote: Kalo menurut sy sebaiknya CJ-SI pake lok CC 201 aja yg lbh ringan dari 206, secara ini jalur udah lama matinya..

Berarti salah 1 lok'y ganti 201 utk 1 rangkaian entah itu yg tadi'y Pangrango brubah jd Siliwangi or sebalik'y ya?? Atau kdua2'y pke 201. Memank puong berat'y itu lebih dr 201 - 204 sih jadi beban d lintasan bertambah. Baca di trit sebelah, bocah2 di petak si-cj itu lebih parah dibanding petak boo-si.. Ada yg naroh kaleng, plastik, botol sampe besi yg dililit2 pke kawat trus ditaroh d atas rel spy dilindes bwt main2an. Beberapa RF dibantu polsuska di pjl pun turun tangan utk omelin bocah2 disitu. Juga baut rel byk yg ilang. Haduh duh duh, klakuan..

Sebaiknya sih pake 201 aja semua atau maksimalnya 204 karna jalur boo-si-cj masih R33 yg memang gak efektif pake 206, itu sih analisa sy aja yg gak tahu menahu detail teknisnya.

C201/203/204 tidak terlalu beda jauh dengan berat c206 jadi saya rasa tidak terlalu berpengaruh bahkan lebih modern dari segi kinerja mesin karena loko terbaru ..
Apalagi untuk trek tua dan ekstrim seperti petak tersebut mungkin hanya c206 yang layak dari segi performa mesinnya ..
Mungkin ini murni kondisi rel yang sudah sangat lama tidak dilewati KA ..
Beda halnya dengan trek BOO-SI yang selalu dilewati KA walaupun sempat vakum setahun ..
Taspatnya pun lebih rendah dari trek BOO-SI walaupun sama sama kondisi trek yang sudah tua ..
CMIIW Bethe
Reply
barusan terdengar Semboyan 35
dan membaca2 di FB, ada KLB bawa rangkaian pengganti siliwangi
Xie Xie
Reply
Malam tadi kata'y ada KLB AL 47 yg bawa rangkaian pengganti Siliwangi. Mungkin utk K3 nya yg kena anjlok. Cmiiw..

"Prioritize traveling anywhere by Lok Merah Biru if there"
Reply
Home Politik Nusa
Senin, 10 Februari 2014 | 20:44 WIB

Dua Hari Beroperasi, KA Siliwangi Anjlok
TEMPO.CO, Bandung - Baru dua hari resmi beroperasi, KA Siliwangi yang menghubungkan Cianjur-Sukabumi anjlok. "Saya sekarang di lokasi, memang keretanya anjlok," kata Kepala Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi II Bandung, Zunerfin, saat dihubungi Tempo, Senin, 10 Februari 2014.

Dua gerbong KA Siliwangi yang menempuh perjalanan dari Cianjur menuju Sukabumi anjlok sekitar pukul 13.30 WIB di dekat terowongan Lampegan, Cianjur. Badan salah satu gerbong sempat membentur terowongan Lampegan saat tergelincir, namun tidak sampai merusak konstruksi terowongan.

"Kaitannya dengan terowongan memang agak sedikit benturan, tapi tidak mengganggu konstruksi. Hanya lecet sedikit," ujar Zunerfin.

Menurut dia, sebelah roda pada masing-masing gerbong itu tergelincir dari rel. Dua gerbong itu terpaksa ditinggalkan di lokasi kecelakaan, sementara gerbong lainnya masih bisa meneruskan perjalanan menuju Sukabumi.

Namun, badan gerbong yang tertinggal di rel itu mengakibatkan jadwal perjalanan ketiga, yakni jadwal terakhir KA Siliwangi dari Cianjur serta Sukabumi, dibatalkan. Zunerfin memastikan tidak ada penumpang yang memesan tiket perjalanan terakhir kereta itu hari ini.

Zunerfin mengaku pihaknya masih belum tahu penyebab tergelincirnya roda milik dua gerbong KA Siliwangi karena penyelidikan masih berlangsung.

Dia mengatakan malam ini PT. Kereta Api Indonesia (Persero) masih berusaha mengevakuasi gerbong. Petugas kereta api tengah menaikkan kembali roda kereta yang tergelincir kembali ke atas rel untuk dipindahkan. "Mudah-mudahan malam ini kita bisa langsung selesai. Sekarang sedang dikerjakan."

PT Kereta Api Indonesia resmi mengoperasikan KA Siliwangi sejak 8 Februari 2014. Kereta yang menghubungkan Cianjur-Sukabumi itu melintasi Stasiun Cibeber, Lampegan, Cirenghas, serta Gandasoli. Kereta itu melewati Terowongan Lampegan, terowongan kereta pertama yang dibangun di Jawa Barat oleh Belanda.

AHMAD FIKRI

http://www.tempo.co/read/news/2014/02/10...ngi-Anjlok

Reply
(11-02-2014, 07:03 AM)Dana Komuter Wrote: Zunerfin memastikan tidak ada penumpang yang memesan tiket perjalanan terakhir kereta itu hari ini.

Saya petik pernyataan ini dan saya bold, bener brarti memang okupansi KA Siliwangi berbeda jauh sama okupansi Pangrango yah. Sampe2 ga ada pnp yg pesen tiket utk perjalanan ketiga kemarin.. Sedih Semoga ke depan okupansinya ramai utk KA ini dan kejadian kemarin jadi yg trakhir kalinya terjadi.. Amien..

"Prioritize traveling anywhere by Lok Merah Biru if there"
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)