Hmm, karena thread ini sudah lama vacuum, coba ane sundul dulu deh.
Sebelumnya ane mohon maaf karena ane hanya bisa sumbangin foto2 udara jadulnya saja. Semua foto tertanggal tahun 1948 saat perayaan ulang tahun Ratu Wilhelmina kala itu, dan semua foto ane ambil dari KITLV.
Oke, langsung saja. Foto pertama adalah foto tikungan Pasar Kembang - Jalan Diponegoro yg sekarang jadi flyover. Fotografer menghadap ke Selatan. Perhatikan posisi sungai/kali yg dulunya persis di sebelah Jalan Diponegoro, itu akhirnya digeser sampai mendekati rumah setan (yg terlihat nyempil di pinggir tengah kanan foto) supaya Jalan Diponegoro bisa dijadikan dua ruas jalan.
[spoiler]
![[Image: 8333048143_c3bab0d5d3_c.jpg]](http://farm9.staticflickr.com/8083/8333048143_c3bab0d5d3_c.jpg)
[/spoiler]
Foto kedua adalah foto Bundaran Ampel yg terletak di perempatan Jalan Benteng/Jalan KH Mas Mansyur. Lagi2 posisi fotografer menghadap ke Selatan. Perhatikan terdapat trem uap yang akan menikung masuk ke Jl. KH Mas Mansyur.
[spoiler]
![[Image: 8334109260_9869cba8cb_c.jpg]](http://farm9.staticflickr.com/8219/8334109260_9869cba8cb_c.jpg)
[/spoiler]
Dan yang terakhir adalah foto persimpangan Gubeng, tepat didepan Hotel Sahid dan Stasiun Gubeng Lama sekarang. Perhatikan adanya bunderan ditengah jalan. Itu merupakan stopplaats atau pemberhentian, yaitu Stopplaats (Pemberhentian) Hoek Goebeng atau lebih dikenal sebagai Goebeng Podjok.
[spoiler]
![[Image: 8334109546_ce38f52048_c.jpg]](http://farm9.staticflickr.com/8359/8334109546_ce38f52048_c.jpg)
[/spoiler]
Cukup sekian dulu dari ane. Tunggu postingan2 berikutnya.