Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Rencana pembuatan jalur bullet train ( shinkansen ) di indonesia(Jakarta-Bandung)
#1
udh ada tritnya blm ya utk rencana pembangunan jalur kereta peluru alias shinkansen di indonesia? maaf klo udh ada dan mohon di gabung saja dgn yg ada.

copas dr viva news.com

Pemerintah Mulai Studi Kelayakan Kereta Super Cepat
Pemerintah menggunakan Shinkansen, kereta super cepat asal Jepang .

Tweet

Kereta super cepat ZEFIRO 380
Siti Nuraisyah Dewi, R. Jihad Akbar | Selasa, 28 Januari 2014, 18:04 WIB
VIVAnews - Mimpi Indonesia memiliki kereta listrik super cepat akan segera diwujudkan pemerintah. Hari ini, Selasa 28 Januari 2014, studi kelayakan kereta super cepat Shinkansen mulai dilakukan tim Indonesia-Jepang.

Di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Deputi Menteri PPN/Bappenas Bidang Sarana dan Prasarana, Dedy S Priatna mengungkapkan, rombongan tim dari Jepang dan Indonesia telah melakukan rapat pertamanya.

"Kami sudah putuskan project unit di Indonesia itu Deputi Menko Perekonomian Bidang Infrastruktur dan Regional, Luky Eko Wuryanto, dan saya bagian wakilnya disitu karena ada uang swasta pemerintah. Jadi harus ada working grup untuk masalah teknis," ungkapnya.

Dedy memaparkan, studi kelayakan kereta dengan kecepatan 300 km per jam itu dibiayai hibah Japan International Cooperation Agency (JICA) sebesar US$15 juta.

Anggaran tersebut untuk membiayai studi kelayakan jalur Jakarta-Bandung yang dilakukan selama dua tahun ke depan.

Pergantian Presiden pada tahun ini, menurutnya, membuat pengerjaan studi kelayakan tersebut akan dibagi dua tahap. Sehingga dipastikan komitmen pemerintah saat ini dan pemerintahan baru dapat diperkuat.

"Stage I namanya basic design mulai hari ini sampai April, (≖᷆︵︣≖) kalkulasi ada stage 2 dari April 2014 hingga Desember 2015," ungkapnya.

Kereta super cepat ini, nantinya akan membentang dari Jakarta hingga Surabaya. Namun, pada 2020 diperkirakan baru akan selesai jalur Jakarta-Bandung dengan biaya sebesar Rp56 triliun.

"Itu Jakarta-Bandung sekitar 160 km. Nanti ditambah ke Surabaya menjadi 860 km tinggal kaliin saja berapa biayanya. Berarti lima kali lipat sama saja Rp250 triliun kira-kira kalau sampai ke Surabaya," tambahnya.

Alasan pemerintah akan menggunakan Shinkansen karena kereta asal Jepang itu memiliki reputasi yang baik di dunia. "Shinkansen paling keren nomor satu di dunia. Telatnya 1 menit," kata Dedy. (umi)

© VIVA.co.id

stasiunnya dr gambir ke bandung yang sekarang ada atau membuat titik stasiun bru lg ya?
tiket nya semahal apa ya?klo di jepang dgn jarak jak-bdg kira2 sktr 600rb klo dirupiahkan.
bagaimana dgn nasib Argo Parahyangan kelak?

monggo dibahas dimari.
salam.
Reply
#2
Hatta Belum Terima Draft Tim Pembangunan Kereta Shinkansen

Liputan6.com, Jakarta : Meski masih dalam tahap studi kelayakan (feasibility study/FS), rencana pemerintah membangun kereta api super cepat Shinkansen juga tengah menunggu pembentukan tim unit manajemen proyek, baik dari Jepang maupun Indonesia.Namun draft pembentukan tim ini belum dilaporkan kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa untuk diberikan persetujuan.Sayangnya, ketika dikonfirmasi mengenai penyelesaian draft itu untuk memuluskan pembangunan kereta api Shinkansen Jakarta-Bandung, Hatta mengaku belum memperoleh draft tersebut."Oh proyek kereta api itu belum (diterima)," tutur dia singkat yang terburu-buru meninggalkan kantornya untuk menuju Kantor Wakil Presiden (Wapres), Rabu (29/1/2014).Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas, Dedy Priyatna mengatakan, pihaknya akan segera menyerahkan draft unit manajemen proyek kepada Menko Perekonomian."Tinggal dikasih saja dan draftnya sudah dibahas di tim teknis. Proyeknya siapa yang akan handle, karena sekarang kan ada 24 orang dan ke depan ada 36 orang baik dari Jepang maupun Indonesia," ujar Dedy.Lebih jauh Dedy mengakui, pihaknya akan menolak proyek pembangunan ini bila tim pelaksana didominasi oleh Jepang. "Saya tidak akan setuju kalau begini, harus ada konsultan Indonesia. Dan mereka lagi mencari konsultan dan profesor dari lokal," tutur Dedy.Pemerintah, tambah dia, telah menetapkan Deputi Menko Perekonomian Bidang Koordinasi Infastruktur dan Pengembangan Daerah, Lucky Eko Wuryanto sebagai unit proyek dan Dedy menjadi wakilnya."Jadi harus ada working group untuk masalah teknis dan keuangan. Sama seperti Jembatan Selat Sunda juga ada kajian mengenai masalah lingkungannya. Ini proyek besar jadi harus ada konsultan yang menyangkut masalah teknis dan lainnya," kata Dedy.Sekadar informasi, konsultan Jepang yang dipercaya menggarap studi kelayakan kereta api Shinkansen Jakarta-Bandung terdiri dari Japan International Consultant for Transportation, Yachiyo Engineering Co. Ltd, Oriental Consultant, Mitsubishi Research Institute dan Nippon Koei Co. Ltd. Biaya FS akan berasal dari dana hibah pemerintah Jepang senilai US$ 15 juta atau sekitar Rp 150 miliar.
Sumber: http://m.liputan6.com/bisnis/read/812966...shinkansen
Reply
#3
dari forum sebelah:
quashlo;110288609 Wrote:JIC Transport finally published a press release on the new study it will be preparing for the first phase of an HSR network for Indonesia as part of a Japan International Cooperation Agency (JICA) project:
http://www.jictransport.co.jp/admin/news...20_HSR.pdf

Specifically, the winning team is led by日本コンサルタツ (Japan International Consultants for Transportation) and includes the following firms:

八千代エンジニヤリグ (Yachiyo Engineering)
オリエンタルコンサルタンツ (Oriental Consultants)
三菱総合研究所 (Mitsubishi Research Institute)
日本工営 (Nippon Kōei)

The contract was awarded by JICA and signed on 2013.12.24.

Traffic congestion on intercity expressways in Indonesia is gradually worsening year after year, and one of the major cornerstones of Indonesia’s current railway master plan is construction of a 730 km high-speed railway linking Jakarta and Surabaya. From a financing and economics perspective, the Indonesian government has designated the 140 km segment between the capital Jakarta and Bandung (located at 700 m elevation above sea level) as the first phase, and placed a request with the Japanese government in March 2013 to prepare a feasibility study for the segment. The contract will last from December 2013 to March 2015.

The work will involve ridership forecasts, development of a project implementation scheme, and investigation and preparation of a master plan and construction plan. Like Japan, Java has high population densities, and is frequently subject to natural disasters like earthquakes, rainfall, and volcanic activity. As a result, it’s hoped that Japan’s 50 years of expertise in dealing with these issues for the Shinkansen will make a positive contribution to Indonesia’s infrastructure development.

Map
Solid red = HSR first phase (Jakarta – Bandung)
Dotted red = HSR later phases (Bandung – Surabaya)
Black solid = Conventional (low-speed) rail lines
Black dotted = Abandoned conventional lines
Blue = Expressways


[Image: RebT28c.jpg]

History
Japan has assisted Indonesia in various stages of this project over the course of the last few years:

March 2009: Japan External Trade Organization (JETO日本貿易振興機構) prepares a project study for an HSR system for Java (Jakarta – Surabaya) (インドネシア・ジャワ島高速鉄道建設事業調査)
March 2012: Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism (MLIT 国土交通省) prepared a study to flesh out a vision for an HSR line between Jakarta and Bandung (インドネシア(ジャカルタ~バンドン間)における高速鉄道構想の案件形成に関する調査)
November 2012: Ministry of Economy, Trade and Industry (METI経済産業省) prepares a study investigating how to implement HSR between Jakarta and Bandung (インドネシア・ジャカルタ~バンドン間高速鉄道導入検討調査)
May 2011 to October 2012: Master plan study for a special investment zone for the Jakarta capital region (インドネシア・ジャカルタ~バンドン間高速鉄道導入検討調査)

sumber

---------------

rencana stasiun di jakarta adalah dukuatas. sementara di bandung adalah gedebage.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#4
Let's hope, semoga mega proyek ini akan sukses!
" R.I.P Bumi Geulis"[/i]
Reply
#5
harapan saya;
- tim uji feasibility belajar dari Insinyur-Insinyur Belanda dahulu Wink
- belajar dari kasus TOL Cipularang, pengawasan pengerjaan proyek ini harus ekstra ketat
Plymouth PKC menuju hari kejayaannya dengan angkutan yang berbeda, yaitu BATUBARA

walau koleksi foto belon banyak
koleksi foto saya
Reply
#6
Mudah2an cepet terlaksana ini mega proyek. gak sabar mau naek shinkansen indonesia
Reply
#7
Proyek ini memang bagus sih untuk kemajuan kereta indonesia..
Tapi apa gak sebaiknya menyelesaikan DT dlu di seluruh Indonesia , termasuk upgrade rel , elektrifikasi sinyal.. Xie Xie
Reply
#8
duh buru2 amat yak....padahal harga tiketnya selangit begitu....
gopar aja yang cuman dibawah 100rb gak terlalu ramai....
Reply
#9
(30-01-2014, 01:26 PM)rfsampingan Wrote: duh buru2 amat yak....padahal harga tiketnya selangit begitu....
gopar aja yang cuman dibawah 100rb gak terlalu ramai....

gopar kalah saing di waktu mas,
klo shinkansen ini cmn 1/4 kali nya dr lwt tol. mgkn akan berbeda hasilnya.
klo tiket klo prediksi sy jika KA ini beroperasi di thn 2020, mgkn disekitar kisaran 3-400rb.
Reply
#10
tiket 200rb itu pada tahun 2020. jika sampai cirebon tiket sekitar 380rb.

rencana stasiun: dukuatas-bekasi-cikarang-karawang[rencana bandara karawang]-bandung-gedebage. tahap berikut ke cirebon:sumedang-kertajati[rencana bandara kertajati]-cirebon.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)