Posts: 160
Threads: 0
Joined: Apr 2010
(20-01-2014, 05:02 PM)CC-201-23 Wrote: (18-01-2014, 06:19 PM)stasiunkastephanie Wrote: Hari ini (18/1), KA 7114 Penataran Ekspres mengalami keterlambatan berangkat, baru lepas ML pkl. 15.50, & datangnya juga mengalami keterlambatan pas menjadi 7111, yaitu 15.05 baru sampe ML setelah 31 berangkat. Sebelum berangkat, K3 persis di belakang KMP3 (arah ML-SGU) dilepas & diganti dg K3 yg lain. Usut punya usut, ternyata K3 yg sebelumnya ada masalah, kira2 di manakah masalahnya? Apa ACnya yg error atawa air yg kosong/listrik yg korslet, atau gimana? 
Naah, padahal satu2nya keunggullan stiker ekspres ini ya hanya pada jadwal & ketepatan waktunya, skrg malah molor & telat 
udah biasa kalau peneks ini sering telat meski cuma 15-30 menitan , karena juga kita tahu sistem VW Slagh itu efisiensi rangkaian tapi bahaya resiko telatnya amat tinggi , apalagi lawannya sepur sepur kaleng sama penataran biasa . apalagi kalo si peneksnya lagi turun gunung (ke sby) dan penatarannya baru mendaki gunung (ke arah malang) , jadi si stiker harus di tahan beberapa menit di stasiun terpencil .
Posts: 30
Threads: 0
Joined: Apr 2012
Reputation:
0
(19-12-2013, 09:39 AM)ady_mcady Wrote: kejauhan mikirnya kalau untuk mengurangi kepadatan jalan raya. lha itu krl jabodetabek sudah angkut perhari 600rb, jalan2 jakarta ya macet2 juga. jalan margonda sepanjang depok-ps minggu isinya motor+mobil umpel2an kok nggak berkurang ya?
kalau mau mengurangi kepadatan jalan, mind set pemerintahnya yang harus diubah. berani gak cabut bbm subsidi, pajak kendaraan mahal, parkir mahal, dll. lalu seluruh rel di dobel trek, kereta ditambah, dll. ini bentuk keberpihakan pemerintah dengan moda berbasis rel. tanpa itu, ya sama juga bodong.
hehehe, tapi di sini disebutkan tuh bahwa "Kereta ini diharapkan menjadi angkutan alternatif untuk mengurangi kepadatan arus Surabaya-Malang" 
http://regional.kompas.com/read/2013/10/...Beroperasi
Posts: 160
Threads: 0
Joined: Apr 2010
(21-01-2014, 08:23 AM)gustav Wrote: (19-12-2013, 09:39 AM)ady_mcady Wrote: kejauhan mikirnya kalau untuk mengurangi kepadatan jalan raya. lha itu krl jabodetabek sudah angkut perhari 600rb, jalan2 jakarta ya macet2 juga. jalan margonda sepanjang depok-ps minggu isinya motor+mobil umpel2an kok nggak berkurang ya?
kalau mau mengurangi kepadatan jalan, mind set pemerintahnya yang harus diubah. berani gak cabut bbm subsidi, pajak kendaraan mahal, parkir mahal, dll. lalu seluruh rel di dobel trek, kereta ditambah, dll. ini bentuk keberpihakan pemerintah dengan moda berbasis rel. tanpa itu, ya sama juga bodong.
hehehe, tapi di sini disebutkan tuh bahwa "Kereta ini diharapkan menjadi angkutan alternatif untuk mengurangi kepadatan arus Surabaya-Malang"  
http://regional.kompas.com/read/2013/10/...Beroperasi
Tapi sudah cukup membantu kok mas , meskipun dari 4 kali saya naik saya selalu ke kereta belakang dan bisa futsal disana 
konon kabarnya juga kereta ini akan di tarik ke Blitar dan penggantinya adalah KA Airlangga Ekspres kelas Eksekutif eks rangkaian KA Turangga .
apakah benar itu ?
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
(21-01-2014, 02:08 PM)Aliph Gajayana Wrote: Tapi sudah cukup membantu kok mas , meskipun dari 4 kali saya naik saya selalu ke kereta belakang dan bisa futsal disana 
konon kabarnya juga kereta ini akan di tarik ke Blitar dan penggantinya adalah KA Airlangga Ekspres kelas Eksekutif eks rangkaian KA Turangga .
apakah benar itu ?
Wah, masa'? Tapi iya juga sih, kalo cuman sampe ML kayaknya nanggung, soalnya kan animo Penataran/Dhoho ATB kan tinggi, makanya perlu ada KA alternatif SB-BL, jadi wajar aja sih kalo si Peneks ini bakal ditarik ke BL.
BTW, tadi pagi naik Peneks yg jam 04.30 ML-SGU enak bgt, looohhh......  , ACnya dingin, keretanya sepi, trus kapan lagi naik K3 bisa nguasain 6 seat sendirian...
Posts: 160
Threads: 0
Joined: Apr 2010
(21-01-2014, 06:45 PM)stasiunkastephanie Wrote: (21-01-2014, 02:08 PM)Aliph Gajayana Wrote: Tapi sudah cukup membantu kok mas , meskipun dari 4 kali saya naik saya selalu ke kereta belakang dan bisa futsal disana 
konon kabarnya juga kereta ini akan di tarik ke Blitar dan penggantinya adalah KA Airlangga Ekspres kelas Eksekutif eks rangkaian KA Turangga .
apakah benar itu ?
Wah, masa'? Tapi iya juga sih, kalo cuman sampe ML kayaknya nanggung, soalnya kan animo Penataran/Dhoho ATB kan tinggi, makanya perlu ada KA alternatif SB-BL, jadi wajar aja sih kalo si Peneks ini bakal ditarik ke BL.
BTW, tadi pagi naik Peneks yg jam 04.30 ML-SGU enak bgt, looohhh...... , ACnya dingin, keretanya sepi, trus kapan lagi naik K3 bisa nguasain 6 seat sendirian...
Sedikit share pas aku naik 7110 (ML-SGU) jam 04.30 mas , pas aku sampai di Sta ML udah ngepres banget naik 362 , dan tiketnya juga udah habis , yaudeh naik Penataran Stiker ini , akhirnya dapatnya di K3-3 , tapi tradisi kalau naik Penataran Ekspres musti ane lari ke kereta penumpang paling belakang yakni K3-5 , hehehhe
Sepanjang perjalanan nyusul KA 362a di Blimbing , melenggang di singosari dan ketimpuk batu di menjelang Stasiun Lawang -_-
dan akhirnya terus melaju sampai Sidoarjo dan ane turun .
sepanjang perjalanan ACnya dingin tenan , berangkat tepat , sampai sidoarjo hanya telat 4 menit (soalnya di sengon di tahan karena sukorejo kabut tebal) .
saya yang notabene orang malang aja nggak kuat suhunya peneks , dan kalau nggak salah di K3-5 pindah pindah kursi , karena sekereta K3-5 cuma saya yang ngisi hehehehe
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
(22-01-2014, 06:35 AM)Aliph Gajayana Wrote: Sedikit share pas aku naik 7110 (ML-SGU) jam 04.30 mas , pas aku sampai di Sta ML udah ngepres banget naik 362 , dan tiketnya juga udah habis , yaudeh naik Penataran Stiker ini , akhirnya dapatnya di K3-3 , tapi tradisi kalau naik Penataran Ekspres musti ane lari ke kereta penumpang paling belakang yakni K3-5 , hehehhe
Sepanjang perjalanan nyusul KA 362a di Blimbing , melenggang di singosari dan ketimpuk batu di menjelang Stasiun Lawang -_-
dan akhirnya terus melaju sampai Sidoarjo dan ane turun .
sepanjang perjalanan ACnya dingin tenan , berangkat tepat , sampai sidoarjo hanya telat 4 menit (soalnya di sengon di tahan karena sukorejo kabut tebal) .
saya yang notabene orang malang aja nggak kuat suhunya peneks , dan kalau nggak salah di K3-5 pindah pindah kursi , karena sekereta K3-5 cuma saya yang ngisi hehehehe 
Lu sih masih mending, lah gw yg aseli BD yg udah biasa dg dingin, pas naik Peneks kemarin malah kedinginan, padahal suhu ACnya 25 derajat, loh. Soalnya sebelumnya sempet gerimis lama sih ampe jam 3, blum lagi kan sekarang Malang Raya lagi kenceng2nya angin, makanya dingin. Blom lagi di SB pagi2 udah hujan, jadi tambah dingin aja ACnya Peneks... 
Okeh, kembali ke K1 yg disiapkan sbg pengganti Peneks yg diperpanjang ke BL, namanya sih udah cukup bagus, Airlangga Ekspres, cuman kesannya kayak diskriminatif, seolah2 PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mnegistimewakan universitas tertentu buat dijadiin nama KAnya, trus kalo pake nama Brawijaya Ekspres juga sama aja, terkesan diskriminatif. Jangan sampe hanya karena masalah nama, kasus Tebuireng bakal terulang. Makanya buat PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sebaiknya untuk masalah nama, cari aja yg dapat diterima semua orang tanpa menimbulkan kesan diskriminatif.
Posts: 160
Threads: 0
Joined: Apr 2010
(22-01-2014, 08:44 AM)stasiunkastephanie Wrote: (22-01-2014, 06:35 AM)Aliph Gajayana Wrote: Sedikit share pas aku naik 7110 (ML-SGU) jam 04.30 mas , pas aku sampai di Sta ML udah ngepres banget naik 362 , dan tiketnya juga udah habis , yaudeh naik Penataran Stiker ini , akhirnya dapatnya di K3-3 , tapi tradisi kalau naik Penataran Ekspres musti ane lari ke kereta penumpang paling belakang yakni K3-5 , hehehhe
Sepanjang perjalanan nyusul KA 362a di Blimbing , melenggang di singosari dan ketimpuk batu di menjelang Stasiun Lawang -_-
dan akhirnya terus melaju sampai Sidoarjo dan ane turun .
sepanjang perjalanan ACnya dingin tenan , berangkat tepat , sampai sidoarjo hanya telat 4 menit (soalnya di sengon di tahan karena sukorejo kabut tebal) .
saya yang notabene orang malang aja nggak kuat suhunya peneks , dan kalau nggak salah di K3-5 pindah pindah kursi , karena sekereta K3-5 cuma saya yang ngisi hehehehe 
Lu sih masih mending, lah gw yg aseli BD yg udah biasa dg dingin, pas naik Peneks kemarin malah kedinginan, padahal suhu ACnya 25 derajat, loh. Soalnya sebelumnya sempet gerimis lama sih ampe jam 3, blum lagi kan sekarang Malang Raya lagi kenceng2nya angin, makanya dingin. Blom lagi di SB pagi2 udah hujan, jadi tambah dingin aja ACnya Peneks...
Okeh, kembali ke K1 yg disiapkan sbg pengganti Peneks yg diperpanjang ke BL, namanya sih udah cukup bagus, Airlangga Ekspres, cuman kesannya kayak diskriminatif, seolah2 PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mnegistimewakan universitas tertentu buat dijadiin nama KAnya, trus kalo pake nama Brawijaya Ekspres juga sama aja, terkesan diskriminatif. Jangan sampe hanya karena masalah nama, kasus Tebuireng bakal terulang. Makanya buat PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sebaiknya untuk masalah nama, cari aja yg dapat diterima semua orang tanpa menimbulkan kesan diskriminatif.
Airlangga itu kalau nggak salah nama dewa / kendaraan itu deh um , tapi gak tau lagi deh hehehe ..
Iya betul , Malang lagi kenceng2nya angin , musim pancaroba . SB Pagi hujan ? wehhh hebat bener wkwkwk
Yang ane pikirkan dari Airlangga pengganti Peneks ini apakah nggak tambah ajur itu , pakai Rangkaian K1 Turangga yang jam 8 masih nyampai SGU , kemudian baru jam 9 lanjut ke Malang , kalau kelas Bisnis Airlangga start pagi dari Malang sih gapapa ya , tapi entahlah , yang mengatur jadwal dan harga saya rasa PT.KAI sudah bisa menyikapinya .
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
(22-01-2014, 10:11 AM)Aliph Gajayana Wrote: Airlangga itu kalau nggak salah nama dewa / kendaraan itu deh um , tapi gak tau lagi deh hehehe ..
Iya betul , Malang lagi kenceng2nya angin , musim pancaroba . SB Pagi hujan ? wehhh hebat bener wkwkwk
Yang ane pikirkan dari Airlangga pengganti Peneks ini apakah nggak tambah ajur itu , pakai Rangkaian K1 Turangga yang jam 8 masih nyampai SGU , kemudian baru jam 9 lanjut ke Malang , kalau kelas Bisnis Airlangga start pagi dari Malang sih gapapa ya , tapi entahlah , yang mengatur jadwal dan harga saya rasa PT.KAI sudah bisa menyikapinya .

Airlangga itu setau gw nama raja dari Kadiri, bro...
Kalo masalah pake K1, kayaknya bisa deh berangkat pagi dari ML, soalnya kan SDT ma ML punya banyak serep K1, nah makanya daripada serep K1nya nganggur sehingga membuat biaya perawatannya boros, makanya dijadikan KA jarak pendek, seperti kasus di daop 6. Buktinya pas di SB, gw nemu banyak K1 serepan SDT di sepur simpan SB dicampur ma K2, K3, & antek2nya.
Okeh, kembali ke Peneks lagi yukz...
Posts: 128
Threads: 0
Joined: Nov 2011
Reputation:
0
(22-01-2014, 10:21 AM)stasiunkastephanie Wrote: (22-01-2014, 10:11 AM)Aliph Gajayana Wrote: Airlangga itu kalau nggak salah nama dewa / kendaraan itu deh um , tapi gak tau lagi deh hehehe ..
Iya betul , Malang lagi kenceng2nya angin , musim pancaroba . SB Pagi hujan ? wehhh hebat bener wkwkwk
Yang ane pikirkan dari Airlangga pengganti Peneks ini apakah nggak tambah ajur itu , pakai Rangkaian K1 Turangga yang jam 8 masih nyampai SGU , kemudian baru jam 9 lanjut ke Malang , kalau kelas Bisnis Airlangga start pagi dari Malang sih gapapa ya , tapi entahlah , yang mengatur jadwal dan harga saya rasa PT.KAI sudah bisa menyikapinya .

Airlangga itu setau gw nama raja dari Kadiri, bro...
Kalo masalah pake K1, kayaknya bisa deh berangkat pagi dari ML, soalnya kan SDT ma ML punya banyak serep K1, nah makanya daripada serep K1nya nganggur sehingga membuat biaya perawatannya boros, makanya dijadikan KA jarak pendek, seperti kasus di daop 6. Buktinya pas di SB, gw nemu banyak K1 serepan SDT di sepur simpan SB dicampur ma K2, K3, & antek2nya.
Okeh, kembali ke Peneks lagi yukz...
out of topic
lebih lengkapnya lagi,Airlangga adalah pendiri & raja pertama Kerajaan Kahuripan. Di masa akhir kekuasaannya Kahuripan dibagi 2,yaitu Kerajaan Jenggala & Kerajaan Kadiri.
Posts: 1,103
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
30
kasihan ya nih sepur, banyak yang nge bully
padahal yang senasib juga ada tapi entah kenapa yang paling sering dibully habis2an si penex ini 
nih , KA 7111 siap siap diluncurkan ke suroboyo
[spoiler]
![[Image: 1z5szdg.jpg]](http://i39.tinypic.com/1z5szdg.jpg) [/spoiler]
Silence Is Golden
But My Eyes Still See
|