Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 1 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Ciremai Ekspres
(23-09-2013, 10:54 PM)galuhsuda Wrote: @^ Bener2 campuran nih KA @@

btw...
http://www.pikiran-rakyat.com/node/251944

[spoiler=isi berita]CIREBON, (PRLM).- Organda Cirebon menolak keras rencana operasional kereta api Ciremai Ekspres jurusan Cirebon-Bandung (pulang pergi). Operasional kereta tersebut, dinilai bakal "membunuh" dengan telak perusahaan otobus (PO) jurusan Cirebon-Bandung.

Respons sebaliknya datang dari Keraton Kasepuhan. Sultan Sepuh XIV Arief Natadiningrat, menyambut positif. Adanya kereta relasi Cirebon-Bandung, dinilai Arief bakal semakin menghidupkan wisata Cirebon. Terutama wisatawan asal Singapura dan Malaysia yang sering datang ke Bandung.

Koordinator wilayah (Korwil) Cirebon Organda Jabar Karsono memastikan beroperasinya kereta tersebut bakal "membunuh" perusahaan otobus (PO) jurusan yang sama. "Saat ini saja, kapasitas penumpang hanya terisi maksimal 40 persen. Kalau kereta Ciremai Ekspres beroperasi ya bakal habislah penumpang bus," kata Karsono Senin (23/9/2013).

Karsono mengatakan, saat ini rata-rata jumlah penumpang bus jurusan Cirebon-Bandung hanya sekitar 35 persen dari kapasitas bus. Meski begitu, pengelola bus tetap mengangkut penumpang tersebut karena sudah mempunyai izin operasi dari pemerintah.

Karsono menambahkan, dampak yang lebih buruk dari ancaman bangkrutnya PO bus adalah timbulnya pengangguran. "Kalau satu bus melibatkan enam orang pekerja, dengan jumlah bus sekitar 100 unit, maka sedikitnya ada 600 orang pekerja yang akan kehilangan pekerjaannya," ujarnya.

Diakuinya, persaingan antarmoda transportasi darat sudah dimulai sejak maraknya travel baik yang legal maupun ilegal di jalur Cirebon-Bandung. Persaingan semakin ketat, ketika kendaraan umum sekelas elf pun iku membawa penumpang Cirebon-Bandung dan sebaliknya.

Namun rencana peluncuran kereta Ciremai Ekspres didukung Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat. Dia menilai, peluncuran KA tersebut dapat mendongkrak pariwisata di wilayah Cirebon. "Cirebon nantinya bakal dipadati wisatawan dari Bandung setiap akhir pekan," ujar Sultan Sepuh.

Tak hanya itu, lanjut Sultan Sepuh, Cirebon pun dapat menampung luberan wisatawan dari Singapura dan Malaysia, yang datang ke Bandung. Hal itu dikarenakan setiap harinya ada dua pesawat dari Singapura dan tiga pesawat dari Kualalumpur, Malaysia, yang ke Bandung. "Warga Singapura dan Malaysia yang datang ke Bandung dapat meneruskan perjalanannya ke Cirebon naik kereta Ciremai Ekspres," katanya.

Terkait dengan penolakan Organda Cirebon, Sultan Sepuh menyatakan, bus tidak perlu takut kehilangan pelanggan. "Akses ke dan dari Cirebon harus banyak dan mudah. Tahap awal memang akan ada penyesuaian, penumpang masih memilih-milih dan mencoba-coba. Tapi Januari 2014 pasti mulai normal. Insya Allah, masing-masing moda transportasi akan punya pelanggannya masing-masing," tambahnya.

Seperti diberitakan, PT Kereta Api Daop 3 Cirebon, akhirnya mengoperasikan kereta api (KA) jurusan Cirebon-Bandung. Kereta api yang akan diluncurkan pengoperasiannya pekan depan tersebut diberi nama Ciremai Ekspres.

Menurut Manager Humas Daop 3 Cirebon Eko Budiyanto untuk tahap awal, KA Ciremai Ekspres menyediakan empat rangkaian gerbong. "Terdiri dari tiga gerbong ekonomi AC dengan harga tiket Rp 50.000 dan satu gerbong eksekutif dengan harga Rp 90.000," katanya. (A-92/A-147)***
[/spoiler]

ternyata ada yang nolak juga
sebenarnya jarak stasiun dengan terminal jauh atau deket? kalau jauh mending gak usah nolak deh
yang deket dengan stasiun bisa naik kereta yang deket terminal bisa naik bus ke bandung
atau mengenai waktu juga kalau mau perginya jam sekian kan bisa naik kereta atau bus
dan bus bisa ngangkut penumpang yang berasal dari sekitar jalan bandung-cirebon
kalau kereta? angkutnya di stasiun-stasiun kayak jatibarang, haurgeulis
Reply
(24-09-2013, 05:14 PM)arsyadarradya Wrote:
(23-09-2013, 10:54 PM)galuhsuda Wrote: @^ Bener2 campuran nih KA @@

btw...
http://www.pikiran-rakyat.com/node/251944

[spoiler=isi berita]CIREBON, (PRLM).- Organda Cirebon menolak keras rencana operasional kereta api Ciremai Ekspres jurusan Cirebon-Bandung (pulang pergi). Operasional kereta tersebut, dinilai bakal "membunuh" dengan telak perusahaan otobus (PO) jurusan Cirebon-Bandung.

Respons sebaliknya datang dari Keraton Kasepuhan. Sultan Sepuh XIV Arief Natadiningrat, menyambut positif. Adanya kereta relasi Cirebon-Bandung, dinilai Arief bakal semakin menghidupkan wisata Cirebon. Terutama wisatawan asal Singapura dan Malaysia yang sering datang ke Bandung.

Koordinator wilayah (Korwil) Cirebon Organda Jabar Karsono memastikan beroperasinya kereta tersebut bakal "membunuh" perusahaan otobus (PO) jurusan yang sama. "Saat ini saja, kapasitas penumpang hanya terisi maksimal 40 persen. Kalau kereta Ciremai Ekspres beroperasi ya bakal habislah penumpang bus," kata Karsono Senin (23/9/2013).

Karsono mengatakan, saat ini rata-rata jumlah penumpang bus jurusan Cirebon-Bandung hanya sekitar 35 persen dari kapasitas bus. Meski begitu, pengelola bus tetap mengangkut penumpang tersebut karena sudah mempunyai izin operasi dari pemerintah.

Karsono menambahkan, dampak yang lebih buruk dari ancaman bangkrutnya PO bus adalah timbulnya pengangguran. "Kalau satu bus melibatkan enam orang pekerja, dengan jumlah bus sekitar 100 unit, maka sedikitnya ada 600 orang pekerja yang akan kehilangan pekerjaannya," ujarnya.

Diakuinya, persaingan antarmoda transportasi darat sudah dimulai sejak maraknya travel baik yang legal maupun ilegal di jalur Cirebon-Bandung. Persaingan semakin ketat, ketika kendaraan umum sekelas elf pun iku membawa penumpang Cirebon-Bandung dan sebaliknya.

Namun rencana peluncuran kereta Ciremai Ekspres didukung Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat. Dia menilai, peluncuran KA tersebut dapat mendongkrak pariwisata di wilayah Cirebon. "Cirebon nantinya bakal dipadati wisatawan dari Bandung setiap akhir pekan," ujar Sultan Sepuh.

Tak hanya itu, lanjut Sultan Sepuh, Cirebon pun dapat menampung luberan wisatawan dari Singapura dan Malaysia, yang datang ke Bandung. Hal itu dikarenakan setiap harinya ada dua pesawat dari Singapura dan tiga pesawat dari Kualalumpur, Malaysia, yang ke Bandung. "Warga Singapura dan Malaysia yang datang ke Bandung dapat meneruskan perjalanannya ke Cirebon naik kereta Ciremai Ekspres," katanya.

Terkait dengan penolakan Organda Cirebon, Sultan Sepuh menyatakan, bus tidak perlu takut kehilangan pelanggan. "Akses ke dan dari Cirebon harus banyak dan mudah. Tahap awal memang akan ada penyesuaian, penumpang masih memilih-milih dan mencoba-coba. Tapi Januari 2014 pasti mulai normal. Insya Allah, masing-masing moda transportasi akan punya pelanggannya masing-masing," tambahnya.

Seperti diberitakan, PT Kereta Api Daop 3 Cirebon, akhirnya mengoperasikan kereta api (KA) jurusan Cirebon-Bandung. Kereta api yang akan diluncurkan pengoperasiannya pekan depan tersebut diberi nama Ciremai Ekspres.

Menurut Manager Humas Daop 3 Cirebon Eko Budiyanto untuk tahap awal, KA Ciremai Ekspres menyediakan empat rangkaian gerbong. "Terdiri dari tiga gerbong ekonomi AC dengan harga tiket Rp 50.000 dan satu gerbong eksekutif dengan harga Rp 90.000," katanya. (A-92/A-147)***
[/spoiler]

ternyata ada yang nolak juga
sebenarnya jarak stasiun dengan terminal jauh atau deket? kalau jauh mending gak usah nolak deh
yang deket dengan stasiun bisa naik kereta yang deket terminal bisa naik bus ke bandung
atau mengenai waktu juga kalau mau perginya jam sekian kan bisa naik kereta atau bus
dan bus bisa ngangkut penumpang yang berasal dari sekitar jalan bandung-cirebon
kalau kereta? angkutnya di stasiun-stasiun kayak jatibarang, haurgeulis

info dari forum sebelah sih,terminal cirebon banyak premannya..
Tidak punya waktu ...

[Image: fb503d03e2.png]
Reply
(22-09-2013, 10:03 AM)arsyadarradya Wrote: Jadwal terlengkapnya (bagi yang belum tau)


Bandung - 09.15
Cimahi 09.24 09.26
Cikampek 11.07 11.22
Haurgeulis 12.03 12.05
Jatibarang 12.37 12.39
Cirebon 13.10 -

Bandung - 18.15
Cimahi 18.24 18.26
Cikampek 20.07 20.22
Haurgeulis 21.03 21.05
Jatibarang 21.37 21.39
Cirebon 22.10 -

Cirebon - 04.35
Jatibarang 05.06 05.08
Haurgeulis 05.40 05.42
Cikampek 06.23 06.38
Cimahi 08.18 08.20
Bandung 08.29 -

Cirebon - 13.45
Jatibarang 14.16 14.18
Haurgeulis 14.50 14.52
Cikampek 15.33 15.48
Cimahi 17.28 17.30
Bandung 17.39 -
semoga short cut cibungur-tanjung rasa lebih cepat dikelarinnya prihal adanya ciremai ekpres / remeks ... sehingga semoga nantinya BD-CN bisa dilahap 3 jam, 30 menitan :hope:
Semboyan 35debaran hatiku
WAHANA DAYA PERTIWI

yen nglurug tanpo bolo ...menang tanpo ngasorake
Reply
(24-09-2013, 06:12 PM)galuhsuda Wrote:
(24-09-2013, 05:14 PM)arsyadarradya Wrote:
(23-09-2013, 10:54 PM)galuhsuda Wrote: @^ Bener2 campuran nih KA @@

btw...
http://www.pikiran-rakyat.com/node/251944

[spoiler=isi berita]CIREBON, (PRLM).- Organda Cirebon menolak keras rencana operasional kereta api Ciremai Ekspres jurusan Cirebon-Bandung (pulang pergi). Operasional kereta tersebut, dinilai bakal "membunuh" dengan telak perusahaan otobus (PO) jurusan Cirebon-Bandung.

Respons sebaliknya datang dari Keraton Kasepuhan. Sultan Sepuh XIV Arief Natadiningrat, menyambut positif. Adanya kereta relasi Cirebon-Bandung, dinilai Arief bakal semakin menghidupkan wisata Cirebon. Terutama wisatawan asal Singapura dan Malaysia yang sering datang ke Bandung.

Koordinator wilayah (Korwil) Cirebon Organda Jabar Karsono memastikan beroperasinya kereta tersebut bakal "membunuh" perusahaan otobus (PO) jurusan yang sama. "Saat ini saja, kapasitas penumpang hanya terisi maksimal 40 persen. Kalau kereta Ciremai Ekspres beroperasi ya bakal habislah penumpang bus," kata Karsono Senin (23/9/2013).

Karsono mengatakan, saat ini rata-rata jumlah penumpang bus jurusan Cirebon-Bandung hanya sekitar 35 persen dari kapasitas bus. Meski begitu, pengelola bus tetap mengangkut penumpang tersebut karena sudah mempunyai izin operasi dari pemerintah.

Karsono menambahkan, dampak yang lebih buruk dari ancaman bangkrutnya PO bus adalah timbulnya pengangguran. "Kalau satu bus melibatkan enam orang pekerja, dengan jumlah bus sekitar 100 unit, maka sedikitnya ada 600 orang pekerja yang akan kehilangan pekerjaannya," ujarnya.

Diakuinya, persaingan antarmoda transportasi darat sudah dimulai sejak maraknya travel baik yang legal maupun ilegal di jalur Cirebon-Bandung. Persaingan semakin ketat, ketika kendaraan umum sekelas elf pun iku membawa penumpang Cirebon-Bandung dan sebaliknya.

Namun rencana peluncuran kereta Ciremai Ekspres didukung Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat. Dia menilai, peluncuran KA tersebut dapat mendongkrak pariwisata di wilayah Cirebon. "Cirebon nantinya bakal dipadati wisatawan dari Bandung setiap akhir pekan," ujar Sultan Sepuh.

Tak hanya itu, lanjut Sultan Sepuh, Cirebon pun dapat menampung luberan wisatawan dari Singapura dan Malaysia, yang datang ke Bandung. Hal itu dikarenakan setiap harinya ada dua pesawat dari Singapura dan tiga pesawat dari Kualalumpur, Malaysia, yang ke Bandung. "Warga Singapura dan Malaysia yang datang ke Bandung dapat meneruskan perjalanannya ke Cirebon naik kereta Ciremai Ekspres," katanya.

Terkait dengan penolakan Organda Cirebon, Sultan Sepuh menyatakan, bus tidak perlu takut kehilangan pelanggan. "Akses ke dan dari Cirebon harus banyak dan mudah. Tahap awal memang akan ada penyesuaian, penumpang masih memilih-milih dan mencoba-coba. Tapi Januari 2014 pasti mulai normal. Insya Allah, masing-masing moda transportasi akan punya pelanggannya masing-masing," tambahnya.

Seperti diberitakan, PT Kereta Api Daop 3 Cirebon, akhirnya mengoperasikan kereta api (KA) jurusan Cirebon-Bandung. Kereta api yang akan diluncurkan pengoperasiannya pekan depan tersebut diberi nama Ciremai Ekspres.

Menurut Manager Humas Daop 3 Cirebon Eko Budiyanto untuk tahap awal, KA Ciremai Ekspres menyediakan empat rangkaian gerbong. "Terdiri dari tiga gerbong ekonomi AC dengan harga tiket Rp 50.000 dan satu gerbong eksekutif dengan harga Rp 90.000," katanya. (A-92/A-147)***
[/spoiler]

ternyata ada yang nolak juga
sebenarnya jarak stasiun dengan terminal jauh atau deket? kalau jauh mending gak usah nolak deh
yang deket dengan stasiun bisa naik kereta yang deket terminal bisa naik bus ke bandung
atau mengenai waktu juga kalau mau perginya jam sekian kan bisa naik kereta atau bus
dan bus bisa ngangkut penumpang yang berasal dari sekitar jalan bandung-cirebon
kalau kereta? angkutnya di stasiun-stasiun kayak jatibarang, haurgeulis

info dari forum sebelah sih,terminal cirebon banyak premannya..

mengenai preman sih Xie Xie itu urusan pemda dan orang yang ngelola terminal itu
kalau gak mau bangkrut selain gara-gara kereta relasi baru harusnya preman-preman itu dibina atau diapain gitu tujuannya untuk (mungkin) bisa membantu di sekitar terminal
------------------------------------------
cek tiket.kereta-api.co.id, sudah ada yang mau naik kereta ini gatau penumpang biasa atau para RF Ngakak
Reply
(24-09-2013, 07:46 PM)arsyadarradya Wrote:
(24-09-2013, 06:12 PM)galuhsuda Wrote:
(24-09-2013, 05:14 PM)arsyadarradya Wrote:
(23-09-2013, 10:54 PM)galuhsuda Wrote: @^ Bener2 campuran nih KA @@

btw...
http://www.pikiran-rakyat.com/node/251944

[spoiler=isi berita]CIREBON, (PRLM).- Organda Cirebon menolak keras rencana operasional kereta api Ciremai Ekspres jurusan Cirebon-Bandung (pulang pergi). Operasional kereta tersebut, dinilai bakal "membunuh" dengan telak perusahaan otobus (PO) jurusan Cirebon-Bandung.

Respons sebaliknya datang dari Keraton Kasepuhan. Sultan Sepuh XIV Arief Natadiningrat, menyambut positif. Adanya kereta relasi Cirebon-Bandung, dinilai Arief bakal semakin menghidupkan wisata Cirebon. Terutama wisatawan asal Singapura dan Malaysia yang sering datang ke Bandung.

Koordinator wilayah (Korwil) Cirebon Organda Jabar Karsono memastikan beroperasinya kereta tersebut bakal "membunuh" perusahaan otobus (PO) jurusan yang sama. "Saat ini saja, kapasitas penumpang hanya terisi maksimal 40 persen. Kalau kereta Ciremai Ekspres beroperasi ya bakal habislah penumpang bus," kata Karsono Senin (23/9/2013).

Karsono mengatakan, saat ini rata-rata jumlah penumpang bus jurusan Cirebon-Bandung hanya sekitar 35 persen dari kapasitas bus. Meski begitu, pengelola bus tetap mengangkut penumpang tersebut karena sudah mempunyai izin operasi dari pemerintah.

Karsono menambahkan, dampak yang lebih buruk dari ancaman bangkrutnya PO bus adalah timbulnya pengangguran. "Kalau satu bus melibatkan enam orang pekerja, dengan jumlah bus sekitar 100 unit, maka sedikitnya ada 600 orang pekerja yang akan kehilangan pekerjaannya," ujarnya.

Diakuinya, persaingan antarmoda transportasi darat sudah dimulai sejak maraknya travel baik yang legal maupun ilegal di jalur Cirebon-Bandung. Persaingan semakin ketat, ketika kendaraan umum sekelas elf pun iku membawa penumpang Cirebon-Bandung dan sebaliknya.

Namun rencana peluncuran kereta Ciremai Ekspres didukung Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat. Dia menilai, peluncuran KA tersebut dapat mendongkrak pariwisata di wilayah Cirebon. "Cirebon nantinya bakal dipadati wisatawan dari Bandung setiap akhir pekan," ujar Sultan Sepuh.

Tak hanya itu, lanjut Sultan Sepuh, Cirebon pun dapat menampung luberan wisatawan dari Singapura dan Malaysia, yang datang ke Bandung. Hal itu dikarenakan setiap harinya ada dua pesawat dari Singapura dan tiga pesawat dari Kualalumpur, Malaysia, yang ke Bandung. "Warga Singapura dan Malaysia yang datang ke Bandung dapat meneruskan perjalanannya ke Cirebon naik kereta Ciremai Ekspres," katanya.

Terkait dengan penolakan Organda Cirebon, Sultan Sepuh menyatakan, bus tidak perlu takut kehilangan pelanggan. "Akses ke dan dari Cirebon harus banyak dan mudah. Tahap awal memang akan ada penyesuaian, penumpang masih memilih-milih dan mencoba-coba. Tapi Januari 2014 pasti mulai normal. Insya Allah, masing-masing moda transportasi akan punya pelanggannya masing-masing," tambahnya.

Seperti diberitakan, PT Kereta Api Daop 3 Cirebon, akhirnya mengoperasikan kereta api (KA) jurusan Cirebon-Bandung. Kereta api yang akan diluncurkan pengoperasiannya pekan depan tersebut diberi nama Ciremai Ekspres.

Menurut Manager Humas Daop 3 Cirebon Eko Budiyanto untuk tahap awal, KA Ciremai Ekspres menyediakan empat rangkaian gerbong. "Terdiri dari tiga gerbong ekonomi AC dengan harga tiket Rp 50.000 dan satu gerbong eksekutif dengan harga Rp 90.000," katanya. (A-92/A-147)***
[/spoiler]

ternyata ada yang nolak juga
sebenarnya jarak stasiun dengan terminal jauh atau deket? kalau jauh mending gak usah nolak deh
yang deket dengan stasiun bisa naik kereta yang deket terminal bisa naik bus ke bandung
atau mengenai waktu juga kalau mau perginya jam sekian kan bisa naik kereta atau bus
dan bus bisa ngangkut penumpang yang berasal dari sekitar jalan bandung-cirebon
kalau kereta? angkutnya di stasiun-stasiun kayak jatibarang, haurgeulis

info dari forum sebelah sih,terminal cirebon banyak premannya..

mengenai preman sih Xie Xie itu urusan pemda dan orang yang ngelola terminal itu
kalau gak mau bangkrut selain gara-gara kereta relasi baru harusnya preman-preman itu dibina atau diapain gitu tujuannya untuk (mungkin) bisa membantu di sekitar terminal
------------------------------------------
cek tiket.kereta-api.co.id, sudah ada yang mau naik kereta ini gatau penumpang biasa atau para RF Ngakak

Selain itu,
kalo yang make motor Bandung ~ Cirebon capek di ngegas sama kuplingnya gara2 jalan isinya truk semua,
salip satu,depannya truk lagi... Ngakak
Tidak punya waktu ...

[Image: fb503d03e2.png]
Reply
(24-09-2013, 07:46 PM)arsyadarradya Wrote: cek tiket.kereta-api.co.id, sudah ada yang mau naik kereta ini gatau penumpang biasa atau para RF Ngakak

adakah rekan-rekan yg mau nyegat KA 7103 dari BD ke CN kembali ke Jakarta.
Saya masih pikirkan jika rencana ini jadi di jalankan tgl 28 september besok. Bingung
Dari Jakarta Nyegat Gopar 20 (ber 05:45 , sampai 08:44) Rp. 90.000,-
Dari Bandung Nyegat Ciremeks 7103 (ber 09:15 , sampai 13:10) Rp. 50.000,-
Dari Cirebon Prujakan Nyegat Tegeks 7099 (ber 14:40 . sampai 18:18) Rp. 50.000,-
Total biaya perjalanan KA Rp. 190.000,-
ditambah makan di restorasi Rp. 50.000,- (minimum)
ditambah ongkos naik busway dari PSE ke GMR Rp. 3500,-
plus bayar parkir motor di GMR dari jam 05:00 s/d 20:00 = Rp. 15.000,-
Total Perjalanan Semuanya : Rp. 258.500,- dibulatkan 260.000,-
mungkin ada rekan-rekan yang bisa memberikan solusi biaya perjalanan yng lebih irit lagi. Xie Xie

[Image: hira148591.gif]
"Memburu kereta api keseluruh nusantara."
Facebook : https://www.facebook.com/spoor.hunter
Reply
(24-09-2013, 08:05 PM)galuhsuda Wrote:
(24-09-2013, 07:46 PM)arsyadarradya Wrote:
(24-09-2013, 06:12 PM)galuhsuda Wrote:
(24-09-2013, 05:14 PM)arsyadarradya Wrote:
(23-09-2013, 10:54 PM)galuhsuda Wrote: @^ Bener2 campuran nih KA @@

btw...
http://www.pikiran-rakyat.com/node/251944

[spoiler=isi berita]CIREBON, (PRLM).- Organda Cirebon menolak keras rencana operasional kereta api Ciremai Ekspres jurusan Cirebon-Bandung (pulang pergi). Operasional kereta tersebut, dinilai bakal "membunuh" dengan telak perusahaan otobus (PO) jurusan Cirebon-Bandung.

Respons sebaliknya datang dari Keraton Kasepuhan. Sultan Sepuh XIV Arief Natadiningrat, menyambut positif. Adanya kereta relasi Cirebon-Bandung, dinilai Arief bakal semakin menghidupkan wisata Cirebon. Terutama wisatawan asal Singapura dan Malaysia yang sering datang ke Bandung.

Koordinator wilayah (Korwil) Cirebon Organda Jabar Karsono memastikan beroperasinya kereta tersebut bakal "membunuh" perusahaan otobus (PO) jurusan yang sama. "Saat ini saja, kapasitas penumpang hanya terisi maksimal 40 persen. Kalau kereta Ciremai Ekspres beroperasi ya bakal habislah penumpang bus," kata Karsono Senin (23/9/2013).

Karsono mengatakan, saat ini rata-rata jumlah penumpang bus jurusan Cirebon-Bandung hanya sekitar 35 persen dari kapasitas bus. Meski begitu, pengelola bus tetap mengangkut penumpang tersebut karena sudah mempunyai izin operasi dari pemerintah.

Karsono menambahkan, dampak yang lebih buruk dari ancaman bangkrutnya PO bus adalah timbulnya pengangguran. "Kalau satu bus melibatkan enam orang pekerja, dengan jumlah bus sekitar 100 unit, maka sedikitnya ada 600 orang pekerja yang akan kehilangan pekerjaannya," ujarnya.

Diakuinya, persaingan antarmoda transportasi darat sudah dimulai sejak maraknya travel baik yang legal maupun ilegal di jalur Cirebon-Bandung. Persaingan semakin ketat, ketika kendaraan umum sekelas elf pun iku membawa penumpang Cirebon-Bandung dan sebaliknya.

Namun rencana peluncuran kereta Ciremai Ekspres didukung Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat. Dia menilai, peluncuran KA tersebut dapat mendongkrak pariwisata di wilayah Cirebon. "Cirebon nantinya bakal dipadati wisatawan dari Bandung setiap akhir pekan," ujar Sultan Sepuh.

Tak hanya itu, lanjut Sultan Sepuh, Cirebon pun dapat menampung luberan wisatawan dari Singapura dan Malaysia, yang datang ke Bandung. Hal itu dikarenakan setiap harinya ada dua pesawat dari Singapura dan tiga pesawat dari Kualalumpur, Malaysia, yang ke Bandung. "Warga Singapura dan Malaysia yang datang ke Bandung dapat meneruskan perjalanannya ke Cirebon naik kereta Ciremai Ekspres," katanya.

Terkait dengan penolakan Organda Cirebon, Sultan Sepuh menyatakan, bus tidak perlu takut kehilangan pelanggan. "Akses ke dan dari Cirebon harus banyak dan mudah. Tahap awal memang akan ada penyesuaian, penumpang masih memilih-milih dan mencoba-coba. Tapi Januari 2014 pasti mulai normal. Insya Allah, masing-masing moda transportasi akan punya pelanggannya masing-masing," tambahnya.

Seperti diberitakan, PT Kereta Api Daop 3 Cirebon, akhirnya mengoperasikan kereta api (KA) jurusan Cirebon-Bandung. Kereta api yang akan diluncurkan pengoperasiannya pekan depan tersebut diberi nama Ciremai Ekspres.

Menurut Manager Humas Daop 3 Cirebon Eko Budiyanto untuk tahap awal, KA Ciremai Ekspres menyediakan empat rangkaian gerbong. "Terdiri dari tiga gerbong ekonomi AC dengan harga tiket Rp 50.000 dan satu gerbong eksekutif dengan harga Rp 90.000," katanya. (A-92/A-147)***
[/spoiler]

ternyata ada yang nolak juga
sebenarnya jarak stasiun dengan terminal jauh atau deket? kalau jauh mending gak usah nolak deh
yang deket dengan stasiun bisa naik kereta yang deket terminal bisa naik bus ke bandung
atau mengenai waktu juga kalau mau perginya jam sekian kan bisa naik kereta atau bus
dan bus bisa ngangkut penumpang yang berasal dari sekitar jalan bandung-cirebon
kalau kereta? angkutnya di stasiun-stasiun kayak jatibarang, haurgeulis

info dari forum sebelah sih,terminal cirebon banyak premannya..

mengenai preman sih Xie Xie itu urusan pemda dan orang yang ngelola terminal itu
kalau gak mau bangkrut selain gara-gara kereta relasi baru harusnya preman-preman itu dibina atau diapain gitu tujuannya untuk (mungkin) bisa membantu di sekitar terminal
------------------------------------------
cek tiket.kereta-api.co.id, sudah ada yang mau naik kereta ini gatau penumpang biasa atau para RF
Ngakak

Selain itu,
kalo yang make motor Bandung ~ Cirebon capek di ngegas sama kuplingnya gara2 jalan isinya truk semua,
salip satu,depannya truk lagi...
Ngakak

terminal harjamukti CN ke CNP itu tergolong lumayan jaraknya, apalagi ke CN.
permasalahannya terminal itu sepi ya justru karna lokasi terminal sendiri yg bisa dibilang tembusannya itu by pass, jadi emank jauh dari pusat aktifitas sehari2, kbanyakan orang cuma numpang lewat & gw personal kalo mau ke luar kota ktimbang pake bus dr terminal yg nanggung uda 'sejengkal' lagi kota coret, mendingan cari travel yg jlas lebi dket dari rumah, atau mentok2nya bawa mobil sendiri skalian kalo kereta abis. pemikiran orang dalem kota CN sendiri banyak yg searah ma gw (walopun jlas itu memperparah kemacetan, tp bgitulah genngsi orang2 dalem kota sini)

disamping itu dg lokasi terminal yg bgitu, kondisinya juga diperparah dg sikap kenek2 sana yg masi hobby tarik2an penumpang kayak mamang becak depan stasiun & preman yg bikin empet penumpang bgitu nyampe terminal., ga heran kalo terminal sepi, herannya mreka ga merasa kalo penumpang ogah ke terminal karna karakter menjajakan jasa mreka sendiri yg uda kuno & ga cocok lg bagi penumpang skarang, tapi masih aja yg disalahin oknum laen.

kalo soal bawa motor lewat cadas pangeran bgitu mah bukan masalah mobil2 gede ja yg hajar badan, tp tracknya yg curamnya bgitu ditambah rusaknya di berbagai ruas. gw aja bawa mobil pribadi CN-BD rasa pegel & malesin bgitu masuk ktemu macet dulu, apalagi motor yg traksinya ga senyaman mobil walopun bisa nyusul brapa banyak.

yang jlas brani gw bilang si banyak RF yg joyride sampe akhir oktober, bisa dibilang biasanya 30-40% dr daya tampung tiap kebrangkatan kereta ini sampe akhir oktober isinya RF, kalo misal ada ksempatan coba dhe gw check di manifest
Ngakak
Reply
iya betul,trminal harjamukti emg bnyak premannya,ama calonya bikin ngeselin.makanya penumpang pada ogah msuk terminal,pkonya jalan terus ciremai expres,mga2 okupansinya bagus.
Reply
ini ada yang lebih cetar lagi beritanya.


Quote:http://www.klik-galamedia.com/organda-ja...i-ekspress

Organda Jabar Tolak KA Ciremai Ekspress

selasa, 24 september 2013 00:29 WIB

SOEKARNO HATTA (GM) - Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Jawa Barat menolak dioperasikannya KA Ciremai Ekspress jurusan Bandung-Cirebon yang akan diluncurkan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) minggu depan. KA Ciremai Ekspress dinilai akan membuat pengusaha angkutan umum di jalur tersebut semakin terpuruk.
"Kebijakan ini akan membuat pengusaha angkutan umum terpuruk. Sepertinya angkutan umum di sana akan dihabisi," jelas Ketua Organda Jabar, Aldo F. Wiyana, Senin (23/9).

Dikatakannya, rencana operasional KA Ciremai Ekspress tersebut, menunjukkan perhatian pemerintah terhadap angkutan umum sangat lemah. Bahkan pemerintah gagal menata angkutan umum.

Menurutnya dioperasikannya KA Ciremai Ekspress merupakan kebijakan yang salah kaprah. "Mestinya pemerintah menata angkutan umum dengan baik, bukan menambah perjalanan kereta api," katanya.

Dipaparkannya, saat ini ada sekitar 500 armada yang beroperasi pada trayek tersebut. Sehingga KA Ciremai Ekspress akan sangat berdampak. Tidak menutup kemungkinan banyak pengusaha angkutan umum yang akan gulung tikar.

Apalagi, lanjut Aldo, perhatian pemerintah terhadap transportasi umum sangat rendah. Belum lagi kondisi ekonomi saat ini yang tengah menghadapi krisis akibat melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika. "Bahkan kebijakan mobil murah pun sudah keluar. Ini membuat angkutan umum tersisihkan, karena akan banyak masyarakat menggunakan kendaraan pribadi," katanya.

Tidak hanya itu, penggunaan sepeda motor pun semakin tinggi. Sehingga sangat berpengaruh terhadap load factor angkutan umum yang saat ini sudah sangat rendah atau rata-rata 30 persen. KA Ciremai tidak menutup kemungkinan akan membuat load factor semakin rendah dan banyak pengusaha angkutan umum berhenti operasi.

"Mestinya pemerintah membuat regulasi yang bisa membatasi jumlah sepeda motor dan kendaraan pribadi. Juga mengoptimalkan penggunaan angkutan umum," katanya.

Untuk itu, pihaknya meminta pemerintah mengkaji ulang pengoperasian KA Ciremai. "Kita harap kebijakan ini dikaji ulang, sehingga tidak menimbulkan gejolak di masyarakat," katanya.

HUT PT. Kereta Api Indonesia (Persero)
Sementara itu, dalam rangka menyambut HUT ke-68 PT. Kereta Api Indonesia (Persero) pada 28 September 2013, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) berencana meluncurkan satu perjalanan KA baru yaitu KA Ciremai Ekspress dengan relasi Cirebon - Bandung PP.

Perjalanan KA Ciremai Ekspress yang dilakukan 2 kali (PP) dalam sehari dimulai dari Cirebon pukul 04.35 WIB dan 13.45 WIB. Sementara dari Bandung berangkat pukul 09.15 WIB dan 18.15 WIB. "Peluncuran KA ini terkait tingginya animo masyarakat terhadap kebutuhan transportasi yang bebas macet, aman, dan nyaman untuk koridor Cirebon-Bandung PP yang selama ini baru terlayani KA Harina saja," jelas Jaka Jarkasih, Kepala Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung.

Sebagai KA komersial campuran, terhitung 28 September hingga 19 Desember mendatang, KA Ciremai menetapkan tarif promo Rp 90.000 untuk eksekutif dan Rp 50.000 untuk kelas ekonomi AC. Pembelian dan pemesanan tiket sudah dapat dilayani di semua stasiun online dan ribuan kanal penjualan eksternal termasuk secara online.
(B.99)**

jadi kalau lihat komentar2 yang diwarna merah diatas, yang dimaksud angkutan umum itu adalah bus saja. begitu kata ketua organda jabar. implikasinya kereta api bukan angkutan umum. kalau bukan angkutan umum, berarti angkutan privat.

saya nggak ngerti ini ketua organda dulu belajar ilmu transportasi publik dimana ya? di puncak gunung cermai?

Ngakak
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
kunci sekarang menurut ane ada di gubernur aher selaku 'penguasa' jabar apa dia mau lihat beban tinggi di bandung timur-sumedang-majalengka-cirebon atau mau sedikit go green mendukung ciremai ekspress ini soale kan kalau ada produk transportasi baru harus konsul ke pemprov setempat kan ya...CMIIW


pt KA udah mesti panggil TNI nih buat jaga-in fasilitas sebelum rombongan organda demo ngadang rel Big Grin...


Ketua organda itu asli se-oon-oonya....KERETA itu BUKAN TRANSPORTASI UMUM Big Grin
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)