Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Bima
(08-09-2013, 09:44 PM)Anugrah Bima Wrote:
(31-08-2013, 08:50 PM)dixtra Wrote: di pembaca menulis di koran jawa pos hari ini ada yang melaporkan kehilangan laptop di KA Bima pada tanggal 25 Agustus, tertulis juga peristiwa kehilangan terjadi antara pukul 0.00-3.00 atau diantara PWT hingga MN. Wah jadi ingat jaman Semboyan 35 masih baru dulu banyak berita kehilangan di petak situ, padahal rasanya sekarang pengamanan lebih ketat daripada jaman itu masih saja kecolongan, benar2 harus lebih waspada sekarang. Semoga KAI cepat menyelesaikan masalah ini dan membenahi keamana kereta yang ada

Memang kalau naik kereta rawan sekali pencurian alat2 elektronik atau barang berharga lainnya. Sudah jadi kewajiban kita juga sebagai penumpang untuk waspada. Meskipun Polsuska sudah bolak balik patroli di dalam kereta. Saya sendiri pun jarang membawa barang penting apabila naik kereta, kalaupun bawa, maka saya ga tertidur sepanjang perjalanan, jaga2 kalau ada apa2

(08-09-2013, 09:26 PM)scorpion_Mutsel Wrote: Kemarin 07 Sept naik Bima GMR SGU benar2 mantap, pertama berangkat langsung tancap full Throttle terus ,,terdiri dari 7 Gerbong K1, 2 KM (1 eksa biasa yg 1 pake batik kuning), B dan BP,, saya berada di eksa 6 benar2 kosong mlompong kursinya hanya ada 4 pnp termasuk saya, apalagi eksa 7 tak berpenghuni sama sekali,,Akhirnya 4 kursi saya kuasai sendiri hingga tujuan akhir. Dan di SGU kecepetan 15 menit dari jdwal, benar2 mantap lah, tidak telat sedikit pun dari masing2 stasiun,
Syangnya kalau ke GMR terlalu siang nyampenya,,

Kangen juga naik KA Bima yang 34. Kalau tiba di SGU benar2 tepat jam 5, itu mantab juga yaTepuk Tangan
Tapi saya sampai kini masih mikir aja kenapa KA 33 yang dijadiin KA "sapujagat" alias pengakhir KA2 komersial dari timur
Mikir Dulu

Kalo dipikir scara logis itu jg bukan ksalahan crew KA, walopun dg pepatah 'pembeli adl raja' penumpang ga bisa mentah2 disalahkan jg, tp gw bilang liat dari perkiraan waktunya, kejadian itu berasal dr keteledoran si penumpang.
Skalipun dia sbg pembeli/pengguna jasa, seisi kereta itu tetep hakikatnya adl tempat umum bukan personal. Jelas dg penumpang cuma bisa bilang perkiraan waktu kejadian sampe selama & sejauh itu artinya penumpang itu tidur dg meninggalkan laptopnya dlm keadaan charging tanpa pengamanan personal (entah itu laptopnya dipeluk, ato dimasukin dlm tas laptopnya slama ngecas) supaya laptop itu ga langsung terliat mata orang laen. Di tempat umum kan barang berharga pribadi adl tanggung jawab masing2 dong, skalipun ada crew yg mondar mandir jaga, tp mreka tetep kan hanya membantu. Jd intinya ya sbnernya prinsip yg perlu diterapkan 'don't trust anyone u don't know'

Kalo soal jam brangkatnya, alesannya simple:
1. Memisahkan pangsa pasar dari sancaka yg brangkat masih siang hari.
2. Memperkuat minat/tingkatan okupansi dg menyesuaikan jam pulang kerja.

Pasarnya KA 33 atopun 34 dominanya sama2 orang kantoran soalnya, smakin sore smakin bagus okupansinya buat KA ini, skalipun penumpang yg diambilnya di DAOP 6, 5 & 3 ga banyak ga akan jd masalah kalo uda penuh dr awalnya.
Reply
(09-09-2013, 10:34 AM)see_204XX Wrote:
(31-08-2013, 08:50 PM)dixtra Wrote: di pembaca menulis di koran jawa pos hari ini ada yang melaporkan kehilangan laptop di KA Bima pada tanggal 25 Agustus, tertulis juga peristiwa kehilangan terjadi antara pukul 0.00-3.00 atau diantara PWT hingga MN. Wah jadi ingat jaman Semboyan 35 masih baru dulu banyak berita kehilangan di petak situ, padahal rasanya sekarang pengamanan lebih ketat daripada jaman itu masih saja kecolongan, benar2 harus lebih waspada sekarang. Semoga KAI cepat menyelesaikan masalah ini dan membenahi keamana kereta yang ada

Kalo pencurinya itu penumpang bertiket gimana tuch, Om...? Modal tiket 300 - 400 ribuan bs nggondol laptop yg nilai jualnya bs lebih tinggi dr harga tiketnya... Heran

Apalagi kalo ada promoan, mengingat yg namanya maling ya tiap hari beroperasi....
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Reply
(09-09-2013, 03:38 PM)Andrew_CN Wrote:
(08-09-2013, 09:44 PM)Anugrah Bima Wrote:
(31-08-2013, 08:50 PM)dixtra Wrote: di pembaca menulis di koran jawa pos hari ini ada yang melaporkan kehilangan laptop di KA Bima pada tanggal 25 Agustus, tertulis juga peristiwa kehilangan terjadi antara pukul 0.00-3.00 atau diantara PWT hingga MN. Wah jadi ingat jaman Semboyan 35 masih baru dulu banyak berita kehilangan di petak situ, padahal rasanya sekarang pengamanan lebih ketat daripada jaman itu masih saja kecolongan, benar2 harus lebih waspada sekarang. Semoga KAI cepat menyelesaikan masalah ini dan membenahi keamana kereta yang ada

Memang kalau naik kereta rawan sekali pencurian alat2 elektronik atau barang berharga lainnya. Sudah jadi kewajiban kita juga sebagai penumpang untuk waspada. Meskipun Polsuska sudah bolak balik patroli di dalam kereta. Saya sendiri pun jarang membawa barang penting apabila naik kereta, kalaupun bawa, maka saya ga tertidur sepanjang perjalanan, jaga2 kalau ada apa2

(08-09-2013, 09:26 PM)scorpion_Mutsel Wrote: Kemarin 07 Sept naik Bima GMR SGU benar2 mantap, pertama berangkat langsung tancap full Throttle terus ,,terdiri dari 7 Gerbong K1, 2 KM (1 eksa biasa yg 1 pake batik kuning), B dan BP,, saya berada di eksa 6 benar2 kosong mlompong kursinya hanya ada 4 pnp termasuk saya, apalagi eksa 7 tak berpenghuni sama sekali,,Akhirnya 4 kursi saya kuasai sendiri hingga tujuan akhir. Dan di SGU kecepetan 15 menit dari jdwal, benar2 mantap lah, tidak telat sedikit pun dari masing2 stasiun,
Syangnya kalau ke GMR terlalu siang nyampenya,,

Kangen juga naik KA Bima yang 34. Kalau tiba di SGU benar2 tepat jam 5, itu mantab juga yaTepuk Tangan
Tapi saya sampai kini masih mikir aja kenapa KA 33 yang dijadiin KA "sapujagat" alias pengakhir KA2 komersial dari timur

Kalo dipikir scara logis itu jg bukan ksalahan crew KA, walopun dg pepatah 'pembeli adl raja' penumpang ga bisa mentah2 disalahkan jg, tp gw bilang liat dari perkiraan waktunya, kejadian itu berasal dr keteledoran si penumpang.
Skalipun dia sbg pembeli/pengguna jasa, seisi kereta itu tetep hakikatnya adl tempat umum bukan personal. Jelas dg penumpang cuma bisa bilang perkiraan waktu kejadian sampe selama & sejauh itu artinya penumpang itu tidur dg meninggalkan laptopnya dlm keadaan charging tanpa pengamanan personal (entah itu laptopnya dipeluk, ato dimasukin dlm tas laptopnya slama ngecas) supaya laptop itu ga langsung terliat mata orang laen. Di tempat umum kan barang berharga pribadi adl tanggung jawab masing2 dong, skalipun ada crew yg mondar mandir jaga, tp mreka tetep kan hanya membantu. Jd intinya ya sbnernya prinsip yg perlu diterapkan 'don't trust anyone u don't know'

Kalo soal jam brangkatnya, alesannya simple:
1. Memisahkan pangsa pasar dari sancaka yg brangkat masih siang hari.
2. Memperkuat minat/tingkatan okupansi dg menyesuaikan jam pulang kerja.

Pasarnya KA 33 atopun 34 dominanya sama2 orang kantoran soalnya, smakin sore smakin bagus okupansinya buat KA ini, skalipun penumpang yg diambilnya di DAOP 6, 5 & 3 ga banyak ga akan jd masalah kalo uda penuh dr awalnya.

Soalnya saya mindsetnya itu berpikir kalau KA 33 atau 34 itu ditujukan kepada pekerja yang Kerja harus pagi2 di Jakarta atau Surabaya, ternyata sebaliknya yang terjadi, justru mengambil penumpang yang Pulang kerjanya bisa saja lebih sore. Terima kasih pencerahannya om andrewXie Xie

[Image: 8359555449_fd6dd08f73.jpg]
Reply
(09-09-2013, 08:48 PM)Anugrah Bima Wrote:
(09-09-2013, 03:38 PM)Andrew_CN Wrote:
(08-09-2013, 09:44 PM)Anugrah Bima Wrote:
(31-08-2013, 08:50 PM)dixtra Wrote: di pembaca menulis di koran jawa pos hari ini ada yang melaporkan kehilangan laptop di KA Bima pada tanggal 25 Agustus, tertulis juga peristiwa kehilangan terjadi antara pukul 0.00-3.00 atau diantara PWT hingga MN. Wah jadi ingat jaman Semboyan 35 masih baru dulu banyak berita kehilangan di petak situ, padahal rasanya sekarang pengamanan lebih ketat daripada jaman itu masih saja kecolongan, benar2 harus lebih waspada sekarang. Semoga KAI cepat menyelesaikan masalah ini dan membenahi keamana kereta yang ada

Memang kalau naik kereta rawan sekali pencurian alat2 elektronik atau barang berharga lainnya. Sudah jadi kewajiban kita juga sebagai penumpang untuk waspada. Meskipun Polsuska sudah bolak balik patroli di dalam kereta. Saya sendiri pun jarang membawa barang penting apabila naik kereta, kalaupun bawa, maka saya ga tertidur sepanjang perjalanan, jaga2 kalau ada apa2

(08-09-2013, 09:26 PM)scorpion_Mutsel Wrote: Kemarin 07 Sept naik Bima GMR SGU benar2 mantap, pertama berangkat langsung tancap full Throttle terus ,,terdiri dari 7 Gerbong K1, 2 KM (1 eksa biasa yg 1 pake batik kuning), B dan BP,, saya berada di eksa 6 benar2 kosong mlompong kursinya hanya ada 4 pnp termasuk saya, apalagi eksa 7 tak berpenghuni sama sekali,,Akhirnya 4 kursi saya kuasai sendiri hingga tujuan akhir. Dan di SGU kecepetan 15 menit dari jdwal, benar2 mantap lah, tidak telat sedikit pun dari masing2 stasiun,
Syangnya kalau ke GMR terlalu siang nyampenya,,

Kangen juga naik KA Bima yang 34. Kalau tiba di SGU benar2 tepat jam 5, itu mantab juga yaTepuk Tangan
Tapi saya sampai kini masih mikir aja kenapa KA 33 yang dijadiin KA "sapujagat" alias pengakhir KA2 komersial dari timur

Kalo dipikir scara logis itu jg bukan ksalahan crew KA, walopun dg pepatah 'pembeli adl raja' penumpang ga bisa mentah2 disalahkan jg, tp gw bilang liat dari perkiraan waktunya, kejadian itu berasal dr keteledoran si penumpang.
Skalipun dia sbg pembeli/pengguna jasa, seisi kereta itu tetep hakikatnya adl tempat umum bukan personal. Jelas dg penumpang cuma bisa bilang perkiraan waktu kejadian sampe selama & sejauh itu artinya penumpang itu tidur dg meninggalkan laptopnya dlm keadaan charging tanpa pengamanan personal (entah itu laptopnya dipeluk, ato dimasukin dlm tas laptopnya slama ngecas) supaya laptop itu ga langsung terliat mata orang laen. Di tempat umum kan barang berharga pribadi adl tanggung jawab masing2 dong, skalipun ada crew yg mondar mandir jaga, tp mreka tetep kan hanya membantu. Jd intinya ya sbnernya prinsip yg perlu diterapkan 'don't trust anyone u don't know'

Kalo soal jam brangkatnya, alesannya simple:
1. Memisahkan pangsa pasar dari sancaka yg brangkat masih siang hari.
2. Memperkuat minat/tingkatan okupansi dg menyesuaikan jam pulang kerja.

Pasarnya KA 33 atopun 34 dominanya sama2 orang kantoran soalnya, smakin sore smakin bagus okupansinya buat KA ini, skalipun penumpang yg diambilnya di DAOP 6, 5 & 3 ga banyak ga akan jd masalah kalo uda penuh dr awalnya.

Soalnya saya mindsetnya itu berpikir kalau KA 33 atau 34 itu ditujukan kepada pekerja yang Kerja harus pagi2 di Jakarta atau Surabaya, ternyata sebaliknya yang terjadi, justru mengambil penumpang yang Pulang kerjanya bisa saja lebih sore. Terima kasih pencerahannya om andrew
Xie Xie

Kalo yg gw tangkep, KA 33 dipake sama orang kantor yg tujuan mobilitasnya bukan untuk urusan yg lanjur ngantor lg, ato atleast yg urusan kantornya ga harus jam 9 sampe. Karna kbanyakan yg pergi jauh untuk urusan kantor itu kbanyakan meeting & meeting biasa paling pagi baru mulai skitar stengah 10an, jadi kalo pake KA ini pun masi sempet bahkan untuk breakfast dulu.

Sementara kalo penumpang yg on duty dr atasan ato pake prinsip tenggo & asal absen dl, palingan dipilih flight yg jlas waktunya lebi aman. Walopun sbnernya kalo menurut resume dr pengguna setianya (om tomrys kalo ga sala) perka nya 33 kalo mau dipake buat prinsip tenggo & asal absen dulu jg masi bisa sbnernya bisa, karna nyampenya di GMR kalo normal masi jam 7 lebi ato stengah 8an, skalipun agak buru2 tp masi sempet buat kejer waktu ngantor & pertimbangan orang2 timur masi lebi baek perka nya 33 skarang ktimbang perka nya 31 yg 2 taun lalu, yg bner2 ga bisa kejer waktu ngantor masuknya.
Reply
ada yg punya data okupansi KA satu ini?
Reply
(10-09-2013, 10:07 AM)dipoindukJNG Wrote: ada yg punya data okupansi KA satu ini?

Yg punya ya bagian komersil, CS yg sta nya melayani KA ini & CSOT khusus hari itu atuh.
Reply
Tgl 11sept terlihat di CN -GMR KA bima 33 n 31 jalan beriringan sepetak....
Reply
(11-09-2013, 03:38 AM)Dewangga putra Wrote: Tgl 11sept terlihat di CN -GMR KA bima 33 n 31 jalan beriringan sepetak....

Harusnya Gajayana 31 berada di depan Bima 33 karena di jadwalnya sendiri Gajayana berada 15-20 menitan di depan Bima.

[Image: 8359555449_fd6dd08f73.jpg]
Reply
(11-09-2013, 09:58 AM)Anugrah Bima Wrote:
(11-09-2013, 03:38 AM)Dewangga putra Wrote: Tgl 11sept terlihat di CN -GMR KA bima 33 n 31 jalan beriringan sepetak....

Harusnya Gajayana 31 berada di depan Bima 33 karena di jadwalnya sendiri Gajayana berada 15-20 menitan di depan Bima.

seharusnyaa ya om, tapi hari ini terpaut hanya 5 menit...
Di CN bersebelahan dan di GMR jga bersebelahan....
Reply
(11-09-2013, 05:33 PM)Dewangga putra Wrote:
(11-09-2013, 09:58 AM)Anugrah Bima Wrote:
(11-09-2013, 03:38 AM)Dewangga putra Wrote: Tgl 11sept terlihat di CN -GMR KA bima 33 n 31 jalan beriringan sepetak....

Harusnya Gajayana 31 berada di depan Bima 33 karena di jadwalnya sendiri Gajayana berada 15-20 menitan di depan Bima.

seharusnyaa ya om, tapi hari ini terpaut hanya 5 menit...
Di CN bersebelahan dan di GMR jga bersebelahan....

Ya, seharusnya
Tp kduanya mepet stenga 4an jg masi normal itu.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 3 Guest(s)