Posts: 348
Threads: 0
Joined: Jan 2009
Reputation:
1
asep_0907 Wrote:ady_mcady Wrote:rezza_bibie Wrote:tp kan klo parahyangan dan gede diperbanyak tripnya jg karena biaya operasi yang tidak sejauh koridor BD - ML,dan untuk menyaingi TOL Cipularang!! :evil: :evil: (i hate it!!) agar para pengguna mobil,bis,travel dan penganut PJKA (pulang jumat kembali ahad) pada naek spoorr....
emang bisa saingan sama tol? kalo menurut gua, ka jak-bd baru bisa saingan sama tol kalo bisa menempuh jak-bd 1 jam. mau? :mrgreen:
orang selalu menyebut waktu tempuh JAKK-BD lewat tol cuma 2 jam!!!! 2 jam dari mana????? aku juga kemarin waktu kehabisan tiket Argo Gede GMR-BD naik bis 4,5 jammmmmmm........kalau itungannya di dalam tolnya doang mungkin bisa, tapi orang ndak mikir proses masuk tolnya
ase p tea....
Spoor khan terkenal dengan istilah "downtown to downtown".
Emang ada pesawat yang "downtown to downtown"...???
Bis.., masih di pinggir terminalnya...
Dengan Soner G502 berburu kereta api karena di kereta apilah Otto bisa melihat cerminan Indonesia seutuhnya tanpa keliling Indonesia...
Posts: 348
Threads: 0
Joined: Jan 2009
Reputation:
1
Duh..., rumit juga ya diskusi tentang ML- BD.
Yang ada di pikiran Otto bukan melulu seperti pesawat Malang - Jakarta yang tidak menyinggahi kota lainnya.
Perjalanan menggunakan kereta api sangatlah menyenangkan, apalagi bila bisa melihat keluar jendela pegunungan di Jawa Barat.
Ngetik exe dolo ya..
ML- BD emang belum terealisir dengan berbagai hal yang tersimpan dalam kotak hitam.
ML - BD jalur selatan, bila kini, artinya ada penikmat perjalanan yang terbagi dengan Gajayana, menghindari hal ini, Gajayana jadi liwat utara. Bila liwat Utara, seperti yang Om Sulovyo tulis "menjadi
ML-BL-TA-KD-KTS-MN-SMT-PKL-CN-JAKK", hebat khan..., sedari SMT kereta EXE ngumpul..., bila Semarang banjir lagi gimana cuba..
Jelas bagi Gajayana hilanglah penikmat yang melaju ke Yogya, entah bisa tergantikan oleh penikmat di utara yang udah demikian banyak dilayani kereta exe
Mari lihat calon rangkaian ml-bd. Bukan mengecilkan arti penikmat kereta yang dari sunda maupun jawa barat. Bila rangkaian ml-bd tidak dilanjutkan ke Jakarta, penikmat bisa jadi tinggal 2 kereta saja, habis hingga Kroya. Penikmat ke Yogya tetep ada, gak dikhawatirkan.
Pandangan pesimis emang, karena walau bagaimanapun, Jakarta masih merupakan pasar yang ruarr biasah...
Dari pandangan Otto, dengan pengamatan yang ngawur dan kesimpulan yang lebih ngawur pula, maka alangkah baiknya bila Gajayana dilanjutkan ke Bandung - Jakarta dengan liwat selatan, full selatan, daripada nantinya menumpuk di Utara.., khan kasihan tuh para PPKA jalur utara..., belon lagi bila terjadi banjir, entah itu karena robb atau kiriman anak Bengawan Solo.
Tantangan untuk membuat perjalanan lebih cepat-tepat-nyaman bagi Gajayana...
Kelas ekonomi dan bisnis..., wah..., jangan ditanya kalo yang ini..., ke jurusan mana melalui jalur mana tetep akan terisi
Demikian penerawangan saya..
*ada yang pengen langsung ke Banyuwangi...????
Dengan Soner G502 berburu kereta api karena di kereta apilah Otto bisa melihat cerminan Indonesia seutuhnya tanpa keliling Indonesia...
Posts: 2,972
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
14
Quote: Spoor khan terkenal dengan istilah "downtown to downtown".
Emang ada pesawat yang "downtown to downtown"...???
Bis.., masih di pinggir terminalnya...
setuju mas otto kalau untuk yang satu ini memang nggak ada yang bisa menggantikan.itulah salah satu keunggulan kereta api di bandingkan dengan moda transportasi lainya.waalupun dari segi waktu masih sering terlambat
Posts: 614
Threads: 0
Joined: Aug 2008
Reputation:
0
otto_13 Wrote:Duh..., rumit juga ya diskusi tentang ML- BD.
Yang ada di pikiran Otto bukan melulu seperti pesawat Malang - Jakarta yang tidak menyinggahi kota lainnya.
Perjalanan menggunakan kereta api sangatlah menyenangkan, apalagi bila bisa melihat keluar jendela pegunungan di Jawa Barat.
Ngetik exe dolo ya..
ML- BD emang belum terealisir dengan berbagai hal yang tersimpan dalam kotak hitam.
ML - BD jalur selatan, bila kini, artinya ada penikmat perjalanan yang terbagi dengan Gajayana, menghindari hal ini, Gajayana jadi liwat utara. Bila liwat Utara, seperti yang Om Sulovyo tulis "menjadi
ML-BL-TA-KD-KTS-MN-SMT-PKL-CN-JAKK", hebat khan..., sedari SMT kereta EXE ngumpul..., bila Semarang banjir lagi gimana cuba..
Jelas bagi Gajayana hilanglah penikmat yang melaju ke Yogya, entah bisa tergantikan oleh penikmat di utara yang udah demikian banyak dilayani kereta exe
Mari lihat calon rangkaian ml-bd. Bukan mengecilkan arti penikmat kereta yang dari sunda maupun jawa barat. Bila rangkaian ml-bd tidak dilanjutkan ke Jakarta, penikmat bisa jadi tinggal 2 kereta saja, habis hingga Kroya. Penikmat ke Yogya tetep ada, gak dikhawatirkan.
Pandangan pesimis emang, karena walau bagaimanapun, Jakarta masih merupakan pasar yang ruarr biasah...
Dari pandangan Otto, dengan pengamatan yang ngawur dan kesimpulan yang lebih ngawur pula, maka alangkah baiknya bila Gajayana dilanjutkan ke Bandung - Jakarta dengan liwat selatan, full selatan, daripada nantinya menumpuk di Utara.., khan kasihan tuh para PPKA jalur utara..., belon lagi bila terjadi banjir, entah itu karena robb atau kiriman anak Bengawan Solo.
Tantangan untuk membuat perjalanan lebih cepat-tepat-nyaman bagi Gajayana...
Kelas ekonomi dan bisnis..., wah..., jangan ditanya kalo yang ini..., ke jurusan mana melalui jalur mana tetep akan terisi
Demikian penerawangan saya..
*ada yang pengen langsung ke Banyuwangi...????
hmmmm........
terus terang saya agak gak mudeng dan kesulitan mencerna maksud postingannya Otto.
lain kali redaksinya lebih diatur supaya jelas ya Bro...
tp kalau boleh mencoba menarik kesimpulan dari postingganya Otto,kayaknya sih Otto mau bilang :
-Gajayana jangan sampai lewat utara (SMT-PKL-CN),karena KA Exe bakal numpuk di utara plus banjir di SMT.
-Bila Gajayana ke utara penumpang ke dari ML ke Jogja tidak terlayani
-KA Argo ML-BD dikhawatirkan kurang penumpang karena sepi peminat di Jawa Barat alias paling banter cuma nyampe Kroya.
Quote:Bila rangkaian ml-bd tidak dilanjutkan ke Jakarta, penikmat bisa jadi tinggal 2 kereta saja, habis hingga Kroya
-Gajayana sebaiknya dialihkan jalurnya melewati BD.
gitu ya Bro?(kalau salah tolong dikoreksi ya....Bro Otto)
Tanggapan untuk pendapatnya Otto
-Soal banjir di SMT mungkin bisa dibenarkan tapi soal penumpukan perjalanan KA EXE di jalur utara,kayaknya nggak juga deh Bro...coba itung2 lagi banyakan mana KA yang lewat Selatan ma Utara??? (di thread sebelah ada tuh itung-itungannya).sebagai contoh di track MADIUN-JOGJA yang dilewatin SANCAKA,MUTSEL,ARGO WILIS,TURANGGA,BIMA,GAJAYANA plus geng Solo ; Fajar/Senja,ARGO LAWU,ARGO DWIPANGGA,LODAYA belum lagi K3-nya.Bandingkan dengan MADIUN-SEMARANG yang lumayan sepi cuma dilewatin : BANGUNKARTA,BRANTAS sama MATARMAJA.apalagi soal anak bengawan solo kayaknya agak oot deh.
-Saya kok malah termasuk yang optimis ML-BD banyak penumpangnya.
-Lah kalau ada Argo ML-BD kan penumpang dari ML ke Jogja masih bisa dilayani.
-Kalau GAJAYANA dialihkan rutenya melewati Bandung maka lama perjalanannya makin bertambah dan orang malah akan beralih ke moda yang lain (Bis & pesawat yang waktu tempuhnya lebih cepat).Nah gak mau kan KA kita ditinggalkan penumpangnya.Dan kalau Gajayana lewat BD maka harapan Otto Quote:Tantangan untuk membuat perjalanan lebih cepat-tepat-nyaman bagi Gajayana...
agar Gajayana lebih cepat-tepat dan nyaman bakal sulit tercapai.
####My online hours : Saturday PM - Sunday AM/PM####
Posts: 348
Threads: 0
Joined: Jan 2009
Reputation:
1
Yup.., yup....
Makasih masukannya....
Dengan Soner G502 berburu kereta api karena di kereta apilah Otto bisa melihat cerminan Indonesia seutuhnya tanpa keliling Indonesia...
Posts: 12
Threads: 0
Joined: Apr 2008
Reputation:
0
Quote:Buat ncupndut,kumaha atuh perkembangan survey warga pasundan (IWARPAS) Malang na???????sudah coba ditindaklanjuti dengan penyampaian petisi "KA ML-BD" ke petinggi PT KA di Bandung & Malang belum???
waah punten kang...
ga di tanggepin tuh ma KAI nya...
jadi stengah pasrah gini euy...
Posts: 4,120
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
1
back to Argo Kawi yookkkk
iya neh gmana kalo ada KA kelas argo yang tujuan akhirnya st.tugu djogja.......masa solobalapan aja punya 2 argo,,,ya walaupun masih di daop VI jogja juga sih,,,,,,,sekarang ini dari arah jakarta paling elit baru KA. satwa sekelas taksaka 1 dan taksaka 2 aja........
oh iya ngomong2 realisasi argo koridor malang - bandung kawung ada beberapa nama yang bisa jadi bahan pertimbangan neh....:
1.patenggang
2.tangkuban perahu kali yah
tapi apa gak ganggu okupansi argo wilis tuh?????
Posts: 269
Threads: 0
Joined: Feb 2009
Reputation:
1
dijalankan malem aja... biar ga barengan ma argo wilis
-------------------------------------------------------------------------
I love ciamis station...
|