Posts: 94
Threads: 0
Joined: Jul 2013
Dear all, sorry ye kalau thread sudah pernah ada, sejauh gw cari sih belum ada
mau tanya, k3 ac milik dephub alias si biru (gajah wong, bogowonto, madjapahit, dkk) itu bagaimana statusnya ya? KAI dikasih pinjem dan diberi hak operasional saja atau bagaimana...revenue hasil k3 ac dephub ini masuk ke siapa?
kalau k3 oranye yg sudah dipasang paksa AC milik siapa? revenuenya ke siapa?
k3 ac dephub ber-PSO apa ga? lantas ke orangye plus AC PSOnya gmn?
Posts: 32
Threads: 0
Joined: Jan 2012
Reputation:
0
untuk pengadaan sarana perkeretaapian diatas TA 2007 statusnya tetep tercatat dalam SIMAK-BMN Kementerian Perhubungan karena masih di BASTO (serah terima operas) dan belum di BAST (Serah terima), nah kewajiban pengguna (operator) adalah merawat sarana tersebut untuk mempertahankan agar kondisinya laik operasi. PT. KAI memasang AC Split tidak ada kajian teknis mengenai keselamatan dan Ditjen Perkeretaapian tidak merekomendasikan pemasangan AC Split tersebut pada sarana yang berjalan karena bukan peruntukannya. Untuk masalah PSO TA 2013 telah dilakukan penandatanganan kontrak pada bulan Juni 2013 maka pada awal juli seluruh tiket K3 (yang dlu non AC, yg sekarang dipasang AC Split) berubah harga karena adanya PSO, dan untuk New K3 AC dari awal memang tidak diskenariokan untuk mendapatkan PSO
Posts: 835
Threads: 0
Joined: Aug 2011
Reputation:
3
(03-07-2013, 04:00 PM)dean2304 Wrote: untuk pengadaan sarana perkeretaapian diatas TA 2007 statusnya tetep tercatat dalam SIMAK-BMN Kementerian Perhubungan karena masih di BASTO (serah terima operas) dan belum di BAST (Serah terima), nah kewajiban pengguna (operator) adalah merawat sarana tersebut untuk mempertahankan agar kondisinya laik operasi. PT. KAI memasang AC Split tidak ada kajian teknis mengenai keselamatan dan Ditjen Perkeretaapian tidak merekomendasikan pemasangan AC Split tersebut pada sarana yang berjalan karena bukan peruntukannya. Untuk masalah PSO TA 2013 telah dilakukan penandatanganan kontrak pada bulan Juni 2013 maka pada awal juli seluruh tiket K3 (yang dlu non AC, yg sekarang dipasang AC Split) berubah harga karena adanya PSO, dan untuk New K3 AC dari awal memang tidak diskenariokan untuk mendapatkan PSO
bukannya K3 split harganya naik karena PSOnya dikurangi ya? kan semenjak kebijakan PSO dikurangi, rangkaian kereta diperpendek dan yang dipendekin tadi masuk depo untuk di-ACnisasi
semoga komuter di Surabaya dan sekitarnya lebih baik lagi 
Posts: 32
Threads: 0
Joined: Jan 2012
Reputation:
0
Bukannya PSO nya dikurangi, banyak orang yg tidak paham bahwa menetapkan tarif angkutan kelas Ekonomi itu di tetapkan oleh Peraturan Menteri Perhubungan nah PT. KAI telah mendapatkan teguran keras mengenai pelanggaran tarif tapi oleh karena operator KA masih tunggal ya gtu deh alias mbandel.
Sebetulnya bisa aja memberhentikan operasinya tpi masyarakat yg dirugikan. Tahun 2012 aja PT. KAI hanya bisa menyerap sekitar 86% dari target?apakah PSOnya dikurangi?hehe
Posts: 327
Threads: 0
Joined: Jul 2012
Reputation:
5
(03-07-2013, 07:04 PM)febri12 Wrote: bukannya K3 split harganya naik karena PSOnya dikurangi ya? kan semenjak kebijakan PSO dikurangi, rangkaian kereta diperpendek dan yang dipendekin tadi masuk depo untuk di-ACnisasi
K3 bogowonto, gawong, majapahit (warna silver/biru) bukan KA PSO, tp dia masuk kategori KA ekonomi komersial, makanya walopun sama2 ekonomi ac, tarifnya jauh lebih tinggi dibanding KA ekonomi AC macam matar, kertajaya, GBMS, progo (orange/nutrisari) dll.....
salah klo ente bilang rangkaian diperpendek, yg betul itu disesuaikan dgn PSO alias jumlah kereta yg disubsidi pemerintah.....
ilustrasinya gini: KA progo hanya disubsidi 6 K3, pada nyatanya progo bisa bawa 8 K3......2 K3 otomatis ga kena subsidi yg ujung2nya biaya perawatan ditanggung sendiri oleh perusahaan.......inilah yg menyebabkan timbul kesan klo KA-KA ekonomi diperpendek.......
Posts: 345
Threads: 0
Joined: Jun 2013
Reputation:
2
Lebaran besok tepat 2 tahun rangkaian KA Bogowonto beroperasi. Standartnya kalau tidak salah tiap 2 Tahun bakal di PA kan?
1. Kira2 kalau di PA, apa harus 1 set di PA bareng atau bagaimana? Takutnya ntar Bogowonto di"batal"kan jadwalnya untuk sementara waktu krn armadanya di PA (seperti kasus KA Madiun Jaya yang sedang PA)
2. Setelah di PA, apa eksteriornya tetap biru putih? Atau dirubah ke kuning biru?
Posts: 32
Threads: 0
Joined: Jan 2012
Reputation:
0
G dibatalin lah mas bro....PT. Kereta Api Indonesia (Persero) kan udah running tiket H-90 dan punya jadwal perawatannya misal harus 92% SO nah kalo mengenai cat saya kira g sampai merubah karena itu masih tercatat dalam BMN kemenhub
Posts: 426
Threads: 0
Joined: Aug 2012
Reputation:
5
Ikutan nimbrung ya, Kang...
(03-07-2013, 04:00 PM)dean2304 Wrote: untuk pengadaan sarana perkeretaapian diatas TA 2007 statusnya tetep tercatat dalam SIMAK-BMN Kementerian Perhubungan karena masih di BASTO (serah terima operas) dan belum di BAST (Serah terima), nah kewajiban pengguna (operator) adalah merawat sarana tersebut untuk mempertahankan agar kondisinya laik operasi. PT. KAI memasang AC Split tidak ada kajian teknis mengenai keselamatan dan Ditjen Perkeretaapian tidak merekomendasikan pemasangan AC Split tersebut pada sarana yang berjalan karena bukan peruntukannya. Untuk masalah PSO TA 2013 telah dilakukan penandatanganan kontrak pada bulan Juni 2013 maka pada awal juli seluruh tiket K3 (yang dlu non AC, yg sekarang dipasang AC Split) berubah harga karena adanya PSO, dan untuk New K3 AC dari awal memang tidak diskenariokan untuk mendapatkan PSO
Yang dimaksud SIMAK-BMN itu apa ya, Kang...? Boleh disharingkan di forum ini ketimbang saya googling yg sering meleset pemahaman saya ini...? Terus bedanya BASTO dgn BAST itu apa ya...? Terus K3 sebelum TA 2007 itu sekarang milik siapa...? Kalo ada K1 yg dirakit setelah TA 2007 itu milik siapa...?
(03-07-2013, 07:37 PM)dean2304 Wrote: Bukannya PSO nya dikurangi, banyak orang yg tidak paham bahwa menetapkan tarif angkutan kelas Ekonomi itu di tetapkan oleh Peraturan Menteri Perhubungan nah PT. KAI telah mendapatkan teguran keras mengenai pelanggaran tarif tapi oleh karena operator KA masih tunggal ya gtu deh alias mbandel.
Sebetulnya bisa aja memberhentikan operasinya tpi masyarakat yg dirugikan. Tahun 2012 aja PT. KAI hanya bisa menyerap sekitar 86% dari target?apakah PSOnya dikurangi?hehe
Bagaimana caranya agar anggaran bs terserap 100% kalo ternyata dlm 1 tahun anggaran berjalan itu ada bencana alam atau rinja yg mengakibatkan tdk beroperasinya K3 ber PSO ini...? Mohon pencerahannya, Kang...
Posts: 32
Threads: 0
Joined: Jan 2012
Reputation:
0
04-07-2013, 07:13 AM
(This post was last modified: 04-07-2013, 07:20 AM by dean2304.)
SIMAK-BMN= Sistem Informasi dan Manajemen Keuangan Barang Milik Negara (Barang2 yg dibeli dari APBN)
BASTO=Berita Acara Serah Terima Operasi
BAST=Berita Acara Serah Terima
Bedanya Basto n Bast, jika BMN masih didalam aktiva negara maka itu masih di basto kan aja nah sebagai contoh seluruh prasarana perkeretaapian itu hanya dibaston aja karena itu milik pemerintah kalo yg sarana tahun 2007 kebawah itu sudah di BAST kan alias neraca aset pindah di PT. Kereta Api Indonesia (Persero)
Kalo
K1 itu miliknya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) 100%
Jika anggaran PSO ingin terserap 100%, ya itu adalah tanggung jawab operator bagaimana menjalankan manajemen yg baik agar tidak ada PLH yang disebabkan oleh faktor manusia dan ketersediaan sarana mencukupi, kecuali ada bencana alam dan sarananya rusak maka seharusnya operator menyediakan sarana pengganti.
Karena dalam hitung2an dalam kontrak
PSO adalah operator menyanggupi angkutan kelas ekonomi dalam setahun, jika tidak sanggup dalam target yang dia tentukan biasanya tahun anggaran depannya berkurang jika tidak ada justifikasi yg mendalam
Posts: 835
Threads: 0
Joined: Aug 2011
Reputation:
3
(03-07-2013, 09:01 PM)discopotato86 Wrote: (03-07-2013, 07:04 PM)febri12 Wrote: bukannya K3 split harganya naik karena PSOnya dikurangi ya? kan semenjak kebijakan PSO dikurangi, rangkaian kereta diperpendek dan yang dipendekin tadi masuk depo untuk di-ACnisasi
K3 bogowonto, gawong, majapahit (warna silver/biru) bukan KA PSO, tp dia masuk kategori KA ekonomi komersial, makanya walopun sama2 ekonomi ac, tarifnya jauh lebih tinggi dibanding KA ekonomi AC macam matar, kertajaya, GBMS, progo (orange/nutrisari) dll.....
salah klo ente bilang rangkaian diperpendek, yg betul itu disesuaikan dgn PSO alias jumlah kereta yg disubsidi pemerintah.....
ilustrasinya gini: KA progo hanya disubsidi 6 K3, pada nyatanya progo bisa bawa 8 K3......2 K3 otomatis ga kena subsidi yg ujung2nya biaya perawatan ditanggung sendiri oleh perusahaan.......inilah yg menyebabkan timbul kesan klo KA-KA ekonomi diperpendek.......
berarti emang perusahaan sengaja nggak menjalankan K3 yang gak disubsidi yak?
semoga komuter di Surabaya dan sekitarnya lebih baik lagi 
|