Poll: Apakah harapan andan atas CC-205?
You do not have permission to vote in this poll.
Agar juga beroperasi di Pulau Jawa
48.61%
70 48.61%
Mengingat fungsinya cukup beroperasi di Pulau Sumatera
51.39%
74 51.39%
Total 144 vote(s) 100%
* You voted for this item. [Show Results]

Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
All about CC205 [Diskusi, Photo, Spek, Polling]
Kalao dilihat dari rel langsir, kayaknya ga jauh beda2 seperti rel di Pulo Jawa, malahan lebih bagus. Berarti bisa donk cc205 di Jawa, tapi kalo nglewatin jembatan, kyaknya hanya jembatan beton saja yang bisa, CMIIW....
[/quote]

semua rel di indonesia ya sama bos, tapi kan axel loadnya yg beda antara axel load di jawa ama sumatera walaupun sama2 pake rel type r54
Reply
(04-04-2013, 09:23 AM)Gege Wrote: [spoiler=Tambahin gambar ah]
Semua gambar milik Kang Asep

[Image: 547632_464120150323317_1240503572_n.jpg]

[Image: 482296_464118500323482_791507098_n.jpg]

[Image: 72775_464117996990199_500561091_n.jpg]

[Image: 48096_464117600323572_344614615_n.jpg]

[Image: 64478_464116616990337_131795383_n.jpg]

[Image: 300239_464124356989563_197905255_n.jpg][/spoiler]
Kalau diliat ada perbedaan antara CC 205 gen 1 dan gen 2, terutama di bagian cow hangernya yang sudah dilengkapi lampui kabut, jumlah lampu semboyannya berjumlah 6 tidak seperti CC 205 gen 1 yg lampu semboyannya berjumlah 8 dan tanpa lampu kabut
Reply
[spoiler=Tambah gambar lagih]

[Image: 67913_623026064378279_478051093_n.jpg]
Djeroannya

[Image: 529625_622248264456059_1827802490_n.jpg]
kabel MU yang masih terpasang dan berfungsi

[Image: 541929_622388254442060_806234891_n.jpg]
Couple Permanent...
Menurut info yang valid, semua lok CC205 akan berpasangan secara permanent (DT/MU Permanen) dengan coupler batang. Atas permintaan Kemenhub :
  1. Setiap lok yang telah disetting dengan pasangannya sekarang akan setting ulang komputernya apabila berpasangan dengan lok lain, jadi CC20501 saat ini berpasangan dengan CC20502, maka mereka akan "abadi" berpasangan walaupun salah satunya harus PA/Rusak ke BY keduanya harus masuk BY
  2. Setiap lokomotif barang terutama CC205 harus double kabin
Sempat anjlok saat uji di BY
08 April 2013
Pics by : Dirjo
[/spoiler]

[Image: spammingsj0.gif]
Reply
(11-04-2013, 07:55 PM)Gege Wrote: [spoiler=Tambah gambar lagih]

[Image: 67913_623026064378279_478051093_n.jpg]
Djeroannya

[Image: 529625_622248264456059_1827802490_n.jpg]
kabel MU yang masih terpasang dan berfungsi

[Image: 541929_622388254442060_806234891_n.jpg]
Couple Permanent...
Menurut info yang valid, semua lok CC205 akan berpasangan secara permanent (DT/MU Permanen) dengan coupler batang. Atas permintaan Kemenhub :
  1. Setiap lok yang telah disetting dengan pasangannya sekarang akan setting ulang komputernya apabila berpasangan dengan lok lain, jadi CC20501 saat ini berpasangan dengan CC20502, maka mereka akan "abadi" berpasangan walaupun salah satunya harus PA/Rusak ke BY keduanya harus masuk BY
  2. Setiap lokomotif barang terutama CC205 harus double kabin
Sempat anjlok saat uji di BY
08 April 2013
Pics by : Dirjo
[/spoiler]

Coupler yg CC 20509 itu yg nantinya dipake utk semua CC 205 ? Kok gw baru ngeliat coupler gini ya Bingung ? Terus mau nanya juga,itu pasangannya sesuai no urut ya ? Misal C 501 ama C 502,C 503 ama C 504 dst Xie Xie
Facebook : Garry RP
Twitter : GarryKAHP
Flickr : GarryKAHP
Youtube : Gerikahp

Majulah Perkeretaapian Indonesia
Reply
Itu coupler batang serupa dengan yang di KRD dan KRL jabodetabek Mas...
Soal pasangan, hanya contoh saja dan bisa ngacak, karena menurut info untuk menyetting pasangan baru agak rumit dan sulit, jadi untuk pasangan yang ada sekarang akan langsung segera di-KUA-kan....
Dan tidak selalu urut....

[Image: spammingsj0.gif]
Reply
(11-04-2013, 08:48 PM)Gege Wrote: Itu coupler batang serupa dengan yang di KRD dan KRL jabodetabek Mas...
Soal pasangan, hanya contoh saja dan bisa ngacak, karena menurut info untuk menyetting pasangan baru agak rumit dan sulit, jadi untuk pasangan yang ada sekarang akan langsung segera di-KUA-kan....
Dan tidak selalu urut....
Oya deh,couplernya kayak KRL ato KRD,cuma gara 2x belom ada kepala couplernya ama warnanya beda jadinya Bingung. Oh ga mesti urut toh pemasangannya. Tak kira harus urut. Thanks infonya Om Xie Xie
Facebook : Garry RP
Twitter : GarryKAHP
Flickr : GarryKAHP
Youtube : Gerikahp

Majulah Perkeretaapian Indonesia
Reply
(11-04-2013, 08:48 PM)Gege Wrote: Itu coupler batang serupa dengan yang di KRD dan KRL jabodetabek Mas...
Soal pasangan, hanya contoh saja dan bisa ngacak, karena menurut info untuk menyetting pasangan baru agak rumit dan sulit, jadi untuk pasangan yang ada sekarang akan langsung segera di-KUA-kan....
Dan tidak selalu urut....

setting pasangannya ruwet? wah.. udah beda sistem ya Heran

Sependek yang saya tahu sih sistem MU itu hanya sistem elektro-pneumatis tanpa melibatkan komputerisasi dan transfer data-data digital kompleks, trus pasangannya siapa saja juga prosesnya sama yang membedakan hanya setting untuk loko depan/lead dan loko yang mengikuti di belakangnya (trail)

mungkin kalau ada penjelasan lebih lanjut.... jadi penasaran nih Xie Xie
visit my blog


Obsesi: Menghapuskan 'Api' dari 'Kereta Api' Playboy

RF kikansha_otaku, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Sep 2010.
Reply
(02-04-2013, 04:12 PM)Narendro Anindito Wrote:
(02-04-2013, 03:43 PM)Lin Ming Wrote: Video pengiriman 10 unit GT38Ace dari Muncie ke Halifax yang sudah tiba di Padangpanjang beberapa saat lalu. 10 x 109 ton = 1090 ton....

http://www.youtube.com/watch?v=Bt4CFOB3wSI

(gimana sih menampilkan screen youtube disini hehehehehe jadul mode on)

saya bantu menampilkan...


Code:
[youtube]Bt4CFOB3wSI[/youtube]
Kalo liat vidio ini
Kliatan banget ya cc205 pendek, dibandingin sama dash8 atau es44ac yang di depannya, jadi kayak maenan aja, hehe
Tapi bogienya besar ya seperti class 66
Loko disono gede2 bener
Reply
(09-05-2013, 07:15 PM)bayp4amd Wrote: Kalo liat vidio ini
Kliatan banget ya cc205 pendek, dibandingin sama dash8 atau es44ac yang di depannya, jadi kayak maenan aja, hehe
Tapi bogienya besar ya seperti class 66
Loko disono gede2 bener
Setahu saya, NS jarang pake' loko AC

(13-04-2013, 03:48 AM)kikansha_otaku Wrote: setting pasangannya ruwet? wah.. udah beda sistem ya Heran

Sependek yang saya tahu sih sistem MU itu hanya sistem elektro-pneumatis tanpa melibatkan komputerisasi dan transfer data-data digital kompleks, trus pasangannya siapa saja juga prosesnya sama yang membedakan hanya setting untuk loko depan/lead dan loko yang mengikuti di belakangnya (trail)

mungkin kalau ada penjelasan lebih lanjut.... jadi penasaran nih Xie Xie

Kalau setting MU/DP standar ya emang "semudah" itu.
Tapi mungkin aja yg dikoneksikan lebih dari standar, termasuk diagnostic/monitoring mungkin.
<div style="width:500px;margin:auto;border:9px double #fff;border-radius:20px;background:#00a;color:#fff;box-shadow:3px 3px 20px #888;text-align:center">MENEROBOS PERLINTASAN<br/>DAPAT DIJATUHI<br/>HUKUMAN MATI DI TEMPAT</div>
Reply
(13-05-2013, 11:42 AM)ArdWar Wrote:
Setahu saya, NS jarang pake' loko AC

justru NS punya ES44AC mas, selain ES40DC...
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 4 Guest(s)