29-12-2012, 01:00 PM
(29-12-2012, 10:00 AM)mustgoon Wrote:(28-12-2012, 08:48 PM)Andrew_CN Wrote:Maaf oot dikit,, lha emang pada tahun depan akan ada subsidi untuku k3ac cangkok??(28-12-2012, 02:00 AM)crapel1 Wrote:(27-12-2012, 09:01 PM)ardiansyah ep Wrote: kalau harga Kahuripan ac (kiaracondong) KAC - LPN (lempuyangan) 150 ribu bener gak sih?
itungannya sama kaya kahur ke KD , jauh deket sama, berati KAC-YK K3AC kahur: 150.000
Iya bener, kan K3ac cangkok masi blom disubsidi sampe taun ini slesai, wajar harganya bisa sama ato kadang malah bisa sama ma harga mutsel, slaen itu mank dr awal adanya jg K3ac cangkok mah ga punya harga tengah jalan ato sisa seat, naek turun dimanapun harga ttp sgitu
menurut infonya sihh :
Vice President Angkutan Penumpang PT Kereta Api Indonesia (KAI), Handy Purnama, mengatakan bahwa seluruh Kereta Api Kelas Ekonomi (K3) AC akan mendapatkan subsidi dari kewajiban pelayanan publik (public service obligation/PSO) dari pemerintah pada 2013.
"Dengan PSO tersebut, maka tarif seluruh K3 AC pada 2013 akan semakin terjangkau bagi masyarakat," katanya di Yogyakarta, Minggu.
Dia mengatakan, hingga tahun 2012 subsidi PSO sebenarnya sudah diberikan oleh pemerintah kepada kereta api ekonomi (K3) tanpa fasilitas AC sehingga tarif yang dibebankan kepada pengguna bisa ditekan lebih murah.
"Seperti yang telah kita lihat selama ini kan kereta ekonomi non-AC dapat subsidi PSO, maka harganya mampu ditekan murah,"katanya.
Seiring perkembangannya, kata dia, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mengeluarkan kereta api ekonomi (K3) dengan fasilitas AC yang kemudian sangat diminati oleh masyarakat, meskipun tanpa subsidi PSO.
Oleh karena itu, kata dia, untuk meningkatkan pelayanan serta menambah jumlah pengguna kereta api AC maka pemerintah pada 2013 akan memberikan subsidi PSO, seperti yang diterapkan pada kereta api ekonomi tanpa AC.
"Selama ini kan sudah ada kontrak PSO bagi K3 non-AC, nah karena sepertinya animo masyarakat juga bagus, maka pemerintah akan memberikan subsidi PSO juga,"katanya.
Untuk itu, lanjut dia, mengenai biaya perawatan serta investasinya akan dibebankan kepada kedua belah pihak yakni pengguna dan pemerintah.
Mengenai besaran tarif yang akan dikeluarkan serta persentase subsidinya, kata dia, sepenuhnya akan ditentukan langsung oleh pemerintah.
"Dengan upaya subsidi serta upaya peningkatan pelayanan yang terus kita lakukan diharapkan dapat memberi kepuasan serta meringankan masyarakat pengguna jasa kereta api,"katanya.






