Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Berita Umum Menyangkut Kereta Api
Quote:
Saat2 Rangkaian Kedua Datang , masih banyak penumpang yang tertinggal rangkaian pertama.
[spoiler]

[Image: 100e3149.jpg][/spoiler]


Uploaded with ImageShack.us

Quote:
Penumpang yang terlihat ini menunggu rangkaian KA ke 3 yang berangkat dari Stasiun Awal Karawang
[spoiler]

[Image: picture014ej.jpg][/spoiler]


Uploaded with ImageShack.us

Quote:
Banyak juga yang sabar menunggu berjam-jam hanya untuk naik Kereta Api yang bertarip super murah walau harus menunggu dari jam 4 sore
[spoiler]

[Image: picture016cg.jpg]


Uploaded with ImageShack.us[/spoiler]


Quote:[spoiler]
Stasiun penuh kenangan yang kini tertidur pulas

[Image: picture015md.jpg]


Uploaded with ImageShack.us[/spoiler]

Quote:
Saat gerimis turun membasahai bumi , para calon penumpang mencarai tempat berteduh diri kemanapun jadi , yang penting terhindar dari basah kuyupnya badan[.b][spoiler]

[Image: copyof1025915.jpg]


Uploaded with ImageShack.us[/spoiler]

Quote:[b]
Di Ruang tunggu yang minimalis , ternyata ada " Penampakan yang Maximalis "

[spoiler]
[Image: 1025928.jpg]


Uploaded with ImageShack.us[/spoiler]


Quote:
Saat rangkaian Ke 3 Datang , mereka bergedas menuju peron agar tidak tertinggal.
[spoiler]

[Image: 1025934.jpg]


Uploaded with ImageShack.us[/spoiler]

Quote:
Belum ada Istilah Aling-aling
[spoiler]

[Image: 1003088l.jpg]


Uploaded with ImageShack.us[/spoiler]

Quote:
Pagi yang semarak
[spoiler]
[Image: 1003089g.jpg]


Uploaded with ImageShack.us[/spoiler]

[quote]
Saat Sang Raja Melintas
[spoiler]
[URL=http://imageshack.us/photo/my-images/248/1003179o.jpg/]
[Image: 1003179o.jpg][/URL
Reply
PT Kereta Api Indonesia Khitankan 17 Anak
Penulis : Agnes Rita Sulistyawaty | Sabtu, 1 Desember 2012 | 14:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Kereta Api Indonesia melalui unit kesehatan Area 1 Jakarta mengadakan khitanan massal gratis, Sabtu (1/12). Acara yang termasuk program Kereta Api Peduli ini digelar di Jambudipa RT 02 RW 07, Cilebut Timur.

Kepala Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta Mateta Rijalulhaq mengatakan ada 17 anak yang ikut khitanan massal ini. Menurut Mateta, ini merupakan salah satu program CSR PT. Kereta Api Indonesia (Persero) terhadap masyarakat khususnya yang berada di sekitar stasiun kereta api.

"Kami juga membutuhkan dukungan masyarakat dalam penyelenggaraan perkeretaapian sehingga kami perlu melakukan kegiatan yang memang masyarakat butuhkan selain menyediakan jasa angkutan kereta," ujar Mateta.

Mateta menambahkan, masyarakat wajib ikut serta menjaga ketertiban, keamanan, dan keselamatan penyelenggaraan perkertaapian sesuai dengan pasal 173 UU No 23/2007 tentang Perkeretaapian.

"Jadi, masyarakat bisa melaporkan jika ada oknum warga yang merusak prasarana dan sarana kereta api, misalnya pelemparan terhadap kereta api dan hal lain yang akan membahayakan operasional kereta, misalnya ada gejala longsoran, pohon tumbang, dan lainnya," ujarnya dalam keterangan pers.

Hal senada diungkapkan salah seorang warga, Mohammad Jamil, bahwa kereta api masih menjadi andalan masyarakat sehingga perlu dijaga bersama.

Editor :

Robert Adhi Ksp
Reply
http://news.detik.com/read/2012/12/08/18...as?9922022

setelah pict nya di download seperti nya loko nya CC 204 03 03 (CC204 03 Dippo Induk YK)
Reply
KA Tabrak Mobil di Cirebon, 1 Orang Tewas
http://news.detik.com/read/2012/12/08/18...as?9922022

setelah pict nya di download seperti nya loko nya CC 204 03 03 (CC204 03 Dippo Induk YK)
Reply
http://beritatrans.com/2012/12/14/benahi...eng-korea/
Semboyan 35debaran hatiku
WAHANA DAYA PERTIWI

yen nglurug tanpo bolo ...menang tanpo ngasorake
Reply
(15-12-2012, 07:24 PM)slamtrack Wrote: http://beritatrans.com/2012/12/14/benahi...eng-korea/

Smoga kerjasama bs buat perkeretaapian indonesia maju.
Reply
"Sumber Berita"
Di Stasiun Surabaya Gubeng Tiket Kereta Api Tujuan Bandung dan Jakarta Ludes Terjual Menjelang Natal dan Tahun Baru 2013
HeranLok Merah BiruHeran
Tiket Kereta Api (KA) kelas ekonomi tujuan Jakarta dan Bandung dari Stasiun Gubeng Surabaya, Jawa Timur, menjelang Natal dan Tahun Baru telah habis terjual hingga 5 Januari 2013 mendatang.

Tiket-tiket KA tujuan tersebut saat ini sudah tidak dapat dilayani, dikarenakan untuk KA kelas ekonomi jarak jauh tidak melayani tiket tanpa tempat duduk. Apalagi, harga tiket KA kelas ekonomi pada menjelang Natal dan Tahun Baru tidak mengalami kenaikan, berbeda dengan KA kelas eksekutif dan bisnis yang tidak disubsidi dan kenaikan harga menyesuaikan hari yang ada.

Diimbau kepada pengguna jasa Kereta Api (KA) yang tidak kebagian tiket untuk dapat menggunakan moda transportasi lainnya, atau menunda keberangkatannya, mengingat tidak diberlakukan tiket tanpa tempat duduk dan harus sesuai dengan identitas diri yang berlaku.

Elshinta

UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
sumber:
http://www.sinarpaginews.com/fullpost/ja...ional.html

Pemprov Jabar Peringati Hari Perhubungan Nasional
Selasa, 2 Oktober 2012 | 15:43 WIB


[Image: disIMG_4644.jpg]
JABAR- Hari Perhubungan Nasional resmi diperingati oleh pihak Pemprov. Jabar melalui upacara bendera yang dipusatkan di Halaman Gedung Sate (2/10). Bersamaan dengan rangkaian kegiatan tersebut, diungkapkan kondisi infrastruktur perhubungan strategis di Jabar.

Gubernur Jabar, H. Ahmad Heryawan memaparkan ada sejumlah infrastruktur perhubungan strategis di Jabar antara lain : rencana pembangunan Bandara Internasional Jabar (BIJB) Kertajati Majalengka, pembangunan pelabuhan laut serta pembangunan dan pengembangan angkutan massal berbasis kereta api dan angkutan massal berbasis jalan raya.

Perkembangan atas rencana pembangunan BIJB, kini telah dilaksanakan kesepakatan bersama Kementerian Perhubungan RI dengan Pemprov. Jabar. Isi kesepakatan tersebut, memuat kesepakatan bersama tentang penyelenggaraan bandara baru di Kabupaten Majalengka. Untuk pembangunan konstruksi bandar udara direncanakan mulai tahun 2013.

Untuk pembangunan pelabuhan laut, Pemprov. Jabar telah bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan akan mengembangkan Pelabuhan internasional Cilamaya Kabupaten Karawang serta pelabuhan regional yang ada di Jabar.

Pemprov. Jabar, atas rencana pembangunan Pelabuhan Internasional telah melakukan beberapa studi kelayakan dan penggalangan investor. Sementara itu, untuk pengembangan pelabuhan laut regional Pemprov. Jabar telah membuat pranata berupa : studi kelayakan pelabuhan laut regional di wilayah Jabar bagian selatan, penyusunan master plan pelabuhan laut regional di wilayah Jabar selatan serta detail engineering design pelabuhan laut regional di wilayah Jabar selatan yaitu di Pelabuhan ratu, Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu, sambung Gubernur untuk pengembangan angkutan massal berbasis kereta api dan angkutan massal berbasis jalan raya, Pemprov. Jabar bersama Kementerian Perhubungan sedang membangun shortcut dari Cibungur (Kabupaten Purwakarta) ke Tanjung Rasa (Kabupaten Subang) sepanjang 10,4 KM yang direncanakan dapat beroperasi pada tahun 2016.

Pemprov. Jabar bekerjasasama dengan Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Perancis sedang melakukan proses pembangunan Kereta Api Listrik dari Cicalengka ke Padalarang dimana diharapkan sarana tersebut dapat beroperasi tahun 2015.

Pemprov. Jabar dengan bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan berupaya untuk merevitalisasi kereta api di Jabar dengan tujuan untuk mengurangi beban lalu lintas di jalan raya yaitu untuk jalur dari Bandung-Cianjur-Sukabumi-Bogor, jalur eksisting dari Cicalengka ke Padalarang, jalur kereta api Rancaekek-Jatingangor-Tanjungsari dan jalur lainnya yang sudah tidak aktif.

Pemprov. Jabar, bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Jepang sedang memproses rencana pembangunan kereta api cepat dengan maksimum 350 KM/jam dengan rute Jakarta-Bandung-Bandara Internasional Jabar di Majalengka-Cirebon yang direncanakan dapat beroperasi tahun 2020.

Gubernur, menambahkan Pemprov. Jabar bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan dan Pemkab/Pemkot sedang membangun dan melakukan promosi penggunaan angkutan massal terutama di PKN diantaranya pengembangan angkutan massal di Kota Bandung berupa penambahan 18 bus untuk operasionalisasi pengembangan Trans Metro Bandung koridor 2 di jalur tengah Kota Bandung.

Pengembangan angkutan umum massal trans Pakuan di Kota Bogor dan Bus Rapid Transit Trans Patriot di Kota Bekasi serta di Trans Grage di Kota Cirebon.
RF spoor_jadul, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.
Reply
[spoiler=Stasiun Gumilir Jadi Stasiun Pertama di RI Yang Pakai Sinyal 'Anti Ngantuk']

Arbi Anugrah - detikfinance
Rabu, 19/12/2012 12:17 WIB

Cilacap - Menteri Perhubungan E.E Mangindaan dan Menteri Negera Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta melakukan peresmian sistem persinyalan kereta api (KA) Computer Based Interlocking (CBI) pertama di Indonesia di Stasiun Gumilir, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (19/12/2012).

Stasiun Gumilir, Cilacap sengaja dipilih sebagai stasiun pertama yang menggunakan sistem sinyal Computer Base Interlocking yang merupakan program tiga Kementerian antara lain Kementerian Perhubungan, Kementerian Negara Riset dan Teknologi, dan Kementerian BUMN.

Selain itu, secara teknis Stasiun Gumilir merupakan stasiun percabangan jalur KA strategis ke arah Stasiun Cilacap yang berada di dekat kilang minyak Pertamina RU IV Cilacap, Stasiun Karangtalun yang berada dekat pabrik semen PT Holchim Indonesia dan Stasiun Maos yang merupakan stasiun persinggahan KA lintas selatan Bandung-Solo-Surabaya.

Pemasangan CBI di Stasiun Gumilir merupakan wujud dukungan sepenuhnya dari Kemenhub sebagai pengguna teknologi untuk ikut mendorong teknologi nasional, meningkatkan peran industri perkeretaapian dalam negeri dan pengembangan produk persinyalan yang lebih kompetitif. Sistem CBI ditargetkan juga untuk pasar luar negeri karena telah didesain sesuai standar internasional (standar EN 50128 dan EN 50129).

Dengan peresmian penggunaan teknologi Persinyalan Kereta Api ini diharapkan akan mempercepat akselerasi modernisasi dunia persinyalan kereta api di negeri ini, tercapainya fail save no compromise untuk keselamatan penumpang dan barang dalam perjalanan kereta api.

Sebelum sistem CBI berjalan, sitem persinyalamn kereta api dimulai dengan Interlocking system yang berbasis elektro mekanik yang disebut SIL-01 (Sistem Interloking LEN) kemudian SIL-02 yaitu Interlocking System berbasis PLC yang telah berhasil diaplikasikan dan dikembangkan pada jalur kereta double track Jakarta - Surabaya, dan peresmian SIL-03 di Stasiun Gumilir yaitu Interlocking System berbasis Micro Prosesor.

Pengembangan SIL-03 CBI ini melibatkan beberapa pihak antara lain Kementerian Perhubungan sebagai fasilitator implementasi produk CBI, Kementerian Ristek sebagai fasilitator program dan insentif pengambangan CBI, Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) sebagai konsultan software, BPPT sebagai Validator, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sebagai pengguna dan PT LEN Industri (Persero) sebagai pengembang dan produsen.

"Stasiun Gumilir sengaja dipilih karena programnya Kementrian dan menjadi stasiun pertama di Indonesia yang menggunakan CBI produksi PT LEN," kata Manajer Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi V Purwokerto Zakaria di lokasi peresmian.

Selama ini sistem persinyalan KA masih dilakukan secara mekanik yang bergantung kepada manusia, sedangkan manusia masih ada keterbatasannya, untuk membantu mengurangi kecelakaan dikembangkanlah CBI.

"Kita bangga dengan produk kita, karena selama ini kita masih mendatangkan dari luar dan ini yang pertama kali buatan anak bangsa sendiri. Ini perlu kita kembangkan agar kita bisa terapkan di stasiun Kereta Api lainnya," kata Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta dalam sambutannya.

Sementara Menteri Perhubungan E.E Mangindaan mengatakan, sampai saat ini di Jawa baru 2% yang memakai sistem sinyal elektronik, sementara yang lain masih buatan Belanda, Jerman, dan Amerika.

"Sekarang kita buat sendiri, kalau bisa 100 persen buatan Indonesia saya setuju dengan Menristek," kata Menteri Perhubungan.

Menurut dia, dari sistem mekanik ke elektronik pasti dampaknya kelihatan dari sistem operasi kereta itu sendiri dan keamanannya lebih terjamin, dari pada manusianya.

"Alat ini tidak pernah ngantuk dan bagaimana kita cek dan jaga alat ini," jelas Mangindaan.

Rencananya setelah CBI berjalan, secara pararel program akan dilanjutkan dengan pengembangan program Communication Based Train Control (CBTC) yang sudah dimulai sejak 2011 sampai 2014. Semua untuk meneruskan program pengembangan di bidang persinyalan kereta api dalam rangka program pemerintah mencapai target perjalanan kereta api Zero Accident.



(arb/dnl)

http://finance.detik.com/read/2012/12/19...k?f9911023[/spoiler]

[Image: CopyofIMG_0286.jpg]
Reply
jerit peluit iringi putaran cakram membelai batang baja
. . . . .



[Image: new2copy.jpg]

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)