Posts: 7,452
Threads: 0
Joined: Apr 2010
Reputation:
62
(24-10-2012, 06:01 PM)Andrew_CN Wrote: (24-10-2012, 07:04 AM)Warteg Wrote: Aku setuju kalau ada feeder dari TG-PWT  
Tapi aku kurang setuju dengan Tegal Ekspress yang nyambung ke PWT
Alasan kurang setuju Tegal Ekspress sambung ke PWT yaitu masalah track lintasan yang di daerah-daerah tertentu masih minim Taspat. Selain itu jalur ini bukan termasuk jalur gemuk untuk mobilitas penumpang, mobilitas penumpang paling hanya sebatas dari TG sampai BMA aja mentok-mentoknya (itu juga kebanyakan yang naik para pedagang yang tiap harinya merantau ke Tegal). Udah gitu untuk TG-PWT udah ada banyak ban karet yang jadi pilihan baik itu yang 3/4 juga yang bus besar (bumel)
Dulu memang sampai tahun 80an ada KA Lokal dari TG sampai PPK dengan pemberhentian Tegal-Halte Pagongan-Banjaran-Kudaile-Slawi-Halte Kesuben-Balapulang-Margasari-Prupuk. Waktu itu okupansinya cukup lumayan
Tambahan, untuk KA dari arah timur (Lintas Utara) menuju ke selatan (Lintas Tengah) tidak perlu putar lok di Tegal, di TG ada wesel yang menghubungkan antara Lintas Utara dengan Lintas Tengah, kecuali kalau dari arah barat (Lintas Utara) ke selatan (Lintas Tengah) dan sebaliknya itu perlu putar loko di TG
Oh, klo dr timur masuk ke spoor manapun ga perlu langsir ke 4 ato 5 dl buat nemu wesel ke slatan yak? Sala nulis gw, maksud mo bilang langsir ke spoor selatan (yg punya wesel ke PPK) malah ketulisnya langsir lok

Hhmmm...
Jd emank makin ksininya si tingkat okupansinya TG-PWT emank malah menurun yak, maksudnya klo toh dibandingin ma okupansi TG-SMC siang hari masi kalah pangsa pasarnya itu petak TG-PWT yak?
Ya emank maksud usul gw si mengorbankan trip KA ini yg dr TG jam 9 ma dr SMC jam 1 siank si, krn mank 2 trip itu yg sjauh ini kurang maksimal katanya.
Klo dibilang sosialisasi emank itu uda jd cerita bab 2 operator sini, tp apa mungkin klo yg dulu kaligung eko siang rame (trutama yg dr SMC jam 1 ke TG) itu krn banyak pnumpang sana yg tau bisa nyambung ma ciregal makanya tercover? (Jd mank bukan murni pnumpang lokal bnernya dlm trip situ)
Klo mank kdua trip yg gw sebut2 okupansi aslinya ga sgitu, dg cara operator bgini mulu mah bisa lama bgt baru pulih tingkatan okupansinya kesedia kala, krn ini artinya pnumpang disuru cari tau sndiri.
Slama ini gw cuma dnger 'sgitu parahnya' kondisi track TG-PWT, tp gw masi blom bner2 tau pasti klo KA pnumpang reguler lewat ksana dpt jatah taspat ato waktu tmpuh brapa lama bnernya? Krn slama ini berpatokan sama kethel doank yg jlas beda bebannya jauh.
Tdnya gw berpikir emank sasaran pasarnya ya emank bukan yg menangah keatas, tp justru macem arum: pedagang yg stock barangnya di TG, krn TG arum pun sbagian bsar penumpangnya kaum pedagang, apa lg sjak ga brenti CKP, KW & BKS, bercermin dr itu arum malah makmur2 aja okupansinya dg harga seminim2nya, gw pikir si awalnya klo ni KA kmungkinan bisa membuktikan pedagang dipetak inipun bisa membuktikan jalur ini potensial layaknya arum, terlebih klo bicara jarak (bukan waktu tempuh yg dipengaruhi kondisi track) lebi dket drpd jarak tempuh arum. Tp stlah gw pikir lg klo bner kayak kata om warteg diatas klo pnumpang disini banyakan pedagang, brarti emank kbutuhannya justru loop yg berbalik dr usul gw (pagi dr PWT, sore dr TG) jd otomatis KA ini bner ga bisa lebi potensial klopun danjut ke PWT, bgitu yak kira2 arti smuanya?
Kalau dibandingkan dengan traffict penumpang TG-SMC dengan TG-PWT itu berbanding 4:1 karena relasi ini (TG-PWT) bukan termasuk relasi gemuk apalagi untuk KA,, hanya orang tertentu yang pulang-pergi TG-PWT itupun jam-jam tertentu saja, lagian juga orang sana (selatan Tegal) banyak yang menggunakan roda karet alesannya cukup sederhana karena pada saat sampai di Kota Tegal mereka bebas turun dimana saja,, apalagi yang roda karet yang ukuran 3/4 bisa turun langsung di tempat-tempat vital di Tegal (baca: pusat grosir, mall, dll).
(sorry bukan berati ini aku promosi armada roda karet lho)
Kalau sosialisasi kurang mungkin iya, masalah kemarin juga Tegal Ekspress gak ada sosialisasi yang kuat, paling hanya spanduk digital printing yang di pajang di aula stasiun Tegal, dan tempelan print kertas yang dipasang di loket. Tidak heran kalau pada saat itu perjalanan perdananya satu rangkaian hanya terisi kurang dari 80 orang (sudah termasuk kru KA) itupun mereka milih naik Tegal Ekspress karena tiketnya Kaligung udah habis dan disaranin untuk naik Tegal Ekspress secara langsung oleh KS Tegal yang saat itu turut dalam acara seremonial pemecahan kendi dalam perjalanan perdana Tegal Ekspress.
Sosialisasi kurang mungkin bagi Daop IV (termasuk pihak Stasiun Tegal) dianggap hal yang bisa dan cenderung sering terjadi, pikirnya mungkin "toh kalau penumpang butuh ia akan cari sendiri infonya". Nah malah Kaligangsa Ekspress yang ngelen TG-PSE-TPK hanya bertahan seumuran taoge saja, soal okupansi penumpangnya jangan ditanya dech, sepi penumpang. Yang berkerumun di Stasiun Tegal saat itu ngertinya armada ini (KRDE Kaligangsa Ekspress) bukan diperuntukan untuk penumpang dan mungkin dikiranya adalah ini kereta kiriman yang kebetulan sedang lewat, saat itu memang hampir tidak ada sosialisasi tentang perjalanan baru si Kaligangsa Ekspress ini. Hanya print out kertas saja ditempel di kaca loket. Alhasil yang naik saat itu sedikit sekali sampai beberapa minggu sebelum bubar ngelen juga tetap sepi terus,,
Balik lagi soal Tegal Ekpress, memang beberapa minggu ini traffict penumpang TG-SMC rada kurang dari pada bulan-bulan lalu, ndak tahu secara pasti kenapa berkurang.
Tapi walaupun berkurang, aku acungi 2 jempol untuk Tegal Ekspress karena dia okupansinya tidak pernah merosot turun tajam. Untuk saat-saat tertentu (biasanya week and dan hari libur) jangan heran kalau tiket Tegal Ekspress dijual hanya dalam waktu 15 menit semuanya ludes terjual. Penumpang memang didominasi memang asli warga Tegal dan Semarang yang hilir mudik di kedua wilayah tersebut, sisanya (10-20 %) adalah penumpang yang akan melanjutkan perjalanan lagi baik dengan moda transportasi KA atau roda karet
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !
![[Image: warteg.png]](https://img832.imageshack.us/img832/6434/warteg.png)
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Posts: 3,962
Threads: 0
Joined: Feb 2010
Reputation:
47
(24-10-2012, 08:45 PM)Warteg Wrote: (24-10-2012, 06:01 PM)Andrew_CN Wrote: Oh, klo dr timur masuk ke spoor manapun ga perlu langsir ke 4 ato 5 dl buat nemu wesel ke slatan yak? Sala nulis gw, maksud mo bilang langsir ke spoor selatan (yg punya wesel ke PPK) malah ketulisnya langsir lok

Hhmmm...
Jd emank makin ksininya si tingkat okupansinya TG-PWT emank malah menurun yak, maksudnya klo toh dibandingin ma okupansi TG-SMC siang hari masi kalah pangsa pasarnya itu petak TG-PWT yak?
Ya emank maksud usul gw si mengorbankan trip KA ini yg dr TG jam 9 ma dr SMC jam 1 siank si, krn mank 2 trip itu yg sjauh ini kurang maksimal katanya.
Klo dibilang sosialisasi emank itu uda jd cerita bab 2 operator sini, tp apa mungkin klo yg dulu kaligung eko siang rame (trutama yg dr SMC jam 1 ke TG) itu krn banyak pnumpang sana yg tau bisa nyambung ma ciregal makanya tercover? (Jd mank bukan murni pnumpang lokal bnernya dlm trip situ)
Klo mank kdua trip yg gw sebut2 okupansi aslinya ga sgitu, dg cara operator bgini mulu mah bisa lama bgt baru pulih tingkatan okupansinya kesedia kala, krn ini artinya pnumpang disuru cari tau sndiri.
Slama ini gw cuma dnger 'sgitu parahnya' kondisi track TG-PWT, tp gw masi blom bner2 tau pasti klo KA pnumpang reguler lewat ksana dpt jatah taspat ato waktu tmpuh brapa lama bnernya? Krn slama ini berpatokan sama kethel doank yg jlas beda bebannya jauh.
Tdnya gw berpikir emank sasaran pasarnya ya emank bukan yg menangah keatas, tp justru macem arum: pedagang yg stock barangnya di TG, krn TG arum pun sbagian bsar penumpangnya kaum pedagang, apa lg sjak ga brenti CKP, KW & BKS, bercermin dr itu arum malah makmur2 aja okupansinya dg harga seminim2nya, gw pikir si awalnya klo ni KA kmungkinan bisa membuktikan pedagang dipetak inipun bisa membuktikan jalur ini potensial layaknya arum, terlebih klo bicara jarak (bukan waktu tempuh yg dipengaruhi kondisi track) lebi dket drpd jarak tempuh arum. Tp stlah gw pikir lg klo bner kayak kata om warteg diatas klo pnumpang disini banyakan pedagang, brarti emank kbutuhannya justru loop yg berbalik dr usul gw (pagi dr PWT, sore dr TG) jd otomatis KA ini bner ga bisa lebi potensial klopun danjut ke PWT, bgitu yak kira2 arti smuanya?
Kalau dibandingkan dengan traffict penumpang TG-SMC dengan TG-PWT itu berbanding 4:1 karena relasi ini (TG-PWT) bukan termasuk relasi gemuk apalagi untuk KA,, hanya orang tertentu yang pulang-pergi TG-PWT itupun jam-jam tertentu saja, lagian juga orang sana (selatan Tegal) banyak yang menggunakan roda karet alesannya cukup sederhana karena pada saat sampai di Kota Tegal mereka bebas turun dimana saja,, apalagi yang roda karet yang ukuran 3/4 bisa turun langsung di tempat-tempat vital di Tegal (baca: pusat grosir, mall, dll).
(sorry bukan berati ini aku promosi armada roda karet lho)

Kalau sosialisasi kurang mungkin iya, masalah kemarin juga Tegal Ekspress gak ada sosialisasi yang kuat, paling hanya spanduk digital printing yang di pajang di aula stasiun Tegal, dan tempelan print kertas yang dipasang di loket. Tidak heran kalau pada saat itu perjalanan perdananya satu rangkaian hanya terisi kurang dari 80 orang (sudah termasuk kru KA) itupun mereka milih naik Tegal Ekspress karena tiketnya Kaligung udah habis dan disaranin untuk naik Tegal Ekspress secara langsung oleh KS Tegal yang saat itu turut dalam acara seremonial pemecahan kendi dalam perjalanan perdana Tegal Ekspress.
Sosialisasi kurang mungkin bagi Daop IV (termasuk pihak Stasiun Tegal) dianggap hal yang bisa dan cenderung sering terjadi, pikirnya mungkin "toh kalau penumpang butuh ia akan cari sendiri infonya". Nah malah Kaligangsa Ekspress yang ngelen TG-PSE-TPK hanya bertahan seumuran taoge saja, soal okupansi penumpangnya jangan ditanya dech, sepi penumpang. Yang berkerumun di Stasiun Tegal saat itu ngertinya armada ini (KRDE Kaligangsa Ekspress) bukan diperuntukan untuk penumpang dan mungkin dikiranya adalah ini kereta kiriman yang kebetulan sedang lewat, saat itu memang hampir tidak ada sosialisasi tentang perjalanan baru si Kaligangsa Ekspress ini. Hanya print out kertas saja ditempel di kaca loket. Alhasil yang naik saat itu sedikit sekali sampai beberapa minggu sebelum bubar ngelen juga tetap sepi terus,,

Balik lagi soal Tegal Ekpress, memang beberapa minggu ini traffict penumpang TG-SMC rada kurang dari pada bulan-bulan lalu, ndak tahu secara pasti kenapa berkurang.
Tapi walaupun berkurang, aku acungi 2 jempol untuk Tegal Ekspress karena dia okupansinya tidak pernah merosot turun tajam. Untuk saat-saat tertentu (biasanya week and dan hari libur) jangan heran kalau tiket Tegal Ekspress dijual hanya dalam waktu 15 menit semuanya ludes terjual. Penumpang memang didominasi memang asli warga Tegal dan Semarang yang hilir mudik di kedua wilayah tersebut, sisanya (10-20 %) adalah penumpang yang akan melanjutkan perjalanan lagi baik dengan moda transportasi KA atau roda karet
Wew, 4:1

Drastis bner perbandingannya tnyata yak
Jd sbnernya yg terjadi si pnumpang sana layaknya daerah kcil laennya, uda pd nyerah dg spoor terlebih posisi sta TG ga gt dket jg dg pusat penghidupan yak.
Mank si klo eng ing eng menang dr spoor mah ga heran buat efisiensi jarak ke tujuan.
Klo gw liat ni KA bisa dibuat nyambung ma ciregal skrang cuma KA 66 nyambung ke SMC si dg jadwal yg bner2 mepet ma KA 69 brangkatnya, pdhl klo lebi cpet lg datengnya di TG apa mungkin bisa buat ndobrak okupansi jg dg kondisi promosi yg seadanya kayak yg uda2 skrang ini?
Pdhl klo aja bikin program 'harga khusus' buat pnumpang yg nyambung ke SM ato GMR via ciregal (misal: dg megang tiket ciregal harga penuh pnumpang terusan cukup mbayar 20rb pa 17,5rb gt dr harga aslinya 25rb) & diinfoin sampe ke sta2 di DAOP 3 & DAOP 1 gt, tampaknya ampuh buat menyanding program pemberitauan adanya KA ini, walopun mungkin expectation pnumpang ciregal jlas akan cukup berbeda krn dg perjalanan ciregal mreka yg K2 ato K1 malah di downgrade terusannya dari & ke SM nya pake K3 reg, cuma apa salahnya dicoba krn emank itu jd lebi murah (klo pemikiran pelit ato dr sudut pandang seorang RF) dibanding harga sindoro/muria, toh bnernya dg program ini yg terintegrasi adl pangsa pasar yg tengah hari bolong (katanya orang agak sungkan kluar bepergian jauh krn kegiatan blom slesai) jd ga gt mempengaruhi okupansi senja/fajar SM, menoreh, apa lg sindoro & muria. Malah prusahaan jg bnernya ga perlu kuatir rugi buat jalanin program macem bgini, pnumpang kudu brangkat dr GMR jam 11 ato SMC jam 1 buat nyampe SMC stenga 9 ato GMR jam 9an, waktu tempuhnya emank lebi lama dr K1, malah cenderung lebi lama dr fajar SM ato menoreh, penumpang yg tertarik ambil program ini jg menurut gw ga sampe diatas 150 orang tiap harinya (krnnya gw sebut ga mungkin membunuh okupansi KA laen) jd klo dr sudut pandang gw sbg seorang pebisnis si program itu cuma mengisi peluang pd jam kosong.
Posts: 203
Threads: 0
Joined: Nov 2009
Reputation:
2
Tegal Ekspres, bentar lagi "almarhum" .....
Posts: 7,452
Threads: 0
Joined: Apr 2010
Reputation:
62
Menandai berakhirnya Tegal Ekspress
![[Image: wartegstasiuntegal.jpg]](http://img33.imageshack.us/img33/3928/wartegstasiuntegal.jpg)
[Spoiler=]
![[Image: wartegstasiuntegal1.jpg]](http://img706.imageshack.us/img706/166/wartegstasiuntegal1.jpg) [/Spoiler]
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !
![[Image: warteg.png]](https://img832.imageshack.us/img832/6434/warteg.png)
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Posts: 2,640
Threads: 0
Joined: Jun 2010
Reputation:
19
Posts: 7,452
Threads: 0
Joined: Apr 2010
Reputation:
62
(07-12-2012, 08:30 PM)tomrys Wrote: (03-12-2012, 06:59 PM)Warteg Wrote: Menandai berakhirnya Tegal Ekspress 
![[Image: wartegstasiuntegal.jpg]](http://img33.imageshack.us/img33/3928/wartegstasiuntegal.jpg)
[Spoiler=]
[/Spoiler]
lho,ini gantinya tegex? kirain gantiin rangkaian exbis..
Yups, selain menggantikan Kaligung Eksekutif-Bisnis juga menggantikan 'tugasnya' Tegal Ekspress
[Spoiler=Jadwal Kaligung]
TG-SMT
TG 05:00
PML 05:32
PK 06:08
SMC 08:05
SMT 08:11
TG 09:40
PML 10:12
PK 10:58
SMC 12:33
SMT 12:39
TG 12:15
PML 12:47
PK 13:34
SMC 15:08
SMT 15:14
TG 17:33
PML 18:03
PK 18:51
SMC 20:09
SMT 21:25
================
SMT-TG
SMT 05:50
SMC 05:59
PK 07:42
PML 08:18
TG 08:47
SMT 08:45
SMC 08:56
PK 10:29
PML 11:05
TG 11:34
SMT 13:15
SMC 13:25
PK 15:36
PML 16:15
TG 16:45
SMT 16:30
SMC 16:41
PK 18:14
PML 18:50
TG 19:15
[/Spoiler]
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !
![[Image: warteg.png]](https://img832.imageshack.us/img832/6434/warteg.png)
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Posts: 1,214
Threads: 0
Joined: May 2011
Reputation:
22
Posts: 318
Threads: 0
Joined: Jun 2008
Reputation:
15
Quote:Warteg Wrote:
Menandai berakhirnya Tegal Ekspress+Kaligung Mas 1 & 2
![[Image: wartegstasiuntegal1.jpg]](http://img706.imageshack.us/img706/166/wartegstasiuntegal1.jpg)
(Click to View)
Wah kalau liat jadwal dinesan 2 KRDE AC Kaligung mas yg gantiin jadwalnya Tegal express sama kaligung mas 1 & 2 gini bisa2 baru dipake 6 bulan kedepan kasian dah bisa berpotensi mogok gara2 diforsir gitu dinesannya (belajar dari pengalamannya KRDE AC sebelumnya di daop lain yg sering trouble gara2 jadwalnya diforsir abiz tapi waktu utk perawatan minim).
Semoga armada new KRDE kaligung mas gak cuma ngandelin 2set KRDE AC ex arjuna dan kelud Express,tapi juga hrus disiapkan minimal 1set lagi rangkaian KRDE AC atau kalau mau aman ada 2set cadangan KRDE AC agar jadwal perawatannya bisa lebih teratur & rutin tanpa harus mengganggu jadwal dinesannya KRDE Kaligung Mas itu sendiri #hope
btw buat om Warteg makasih ya udah share jadwal New KRDE AC kaligung Mas,insya allah fotonya mo jadi bahan ane buat revisi update jadwalnya tegal exp sama kaligung mas di apps android #JadwalKA update bulan ini
Posts: 345
Threads: 0
Joined: Jun 2013
Reputation:
2
Nih KA di reinkarnasi.. Cuman beda rute, jd PSE-TG.

Kira2 pakai rangkaian apa ya? Mana harganya diatas Tegal Arum..
Lalu di sistem ticketingnya gak ada embel2 "LEB" nya, apa ini artinya bakal jalan seterusnya ya mengingat kalau KA KA tambahan selalu ada embel2 "LEB" nya?
Posts: 2,045
Threads: 0
Joined: Sep 2011
Reputation:
26
|