18-07-2012, 09:44 PM
perkembangan terbaru 



Quote:SURYA Online, SURABAYA-Surya Kemacetan kendaraan di ruas jalan utama di Jatim tak bisa terelakkan sehingga Dinas Perhubungan dan LLAJ (Dishub dan LLAJ) Jatim melirik jalur rel. Untuk itu, Dishub dan LLAJ Jatim berencana akan menghidupkan jalur rel yang sudah mati sepanjang 194 km sekitar 2014 mendatang.saya cuma bisa terus dan terus berdoa
Kabid Perkeretaapian Dishub dan LLAJ Jatim, Isa Anshori menjelaskan, dengan jalur rel sekitar 600 km di Jatim, maka sebenarnya potensi angkutan barang dan penumpang dari KA cukup tinggi. "Kalau selama ini barang-barang industri seperti semen biasanya diangkut lewat jalan darat, tentu kemacetan dan potensi jalan rusak juga terjadi," jelasnya kepada wartawan, Rabu (18/7/2012).
Selain itu, rencana menghidupkan jalur rel KA yang mati juga bisa memberi alternatif perjalanan, ketika jadwal KA sangat padat. Yang lebih penting, menghidupkan jalur rel yang sudah mati akan berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi masyarakat menengah ke bawah. "Kami baru saja membahas hal ini dengan Dirjen KA Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Jakarta," tandasnya.
Berdasarkan data Dishub dan LLAJ Jatim, ada tiga jalur rel yang akan dihidupkan. Pertama di utara, yakni Kandangan-Indro-Gresik sepanjang 14 km. Untuk jalur rel ini sudah mati sekitar 1980an. Rencananya, jalur ini dipakai mengangkut pupuk dan minyak. "Setelah ada perbaikan rel, tinggal dioperasikan," ujarnya.
Yang kedua adalah jalur Babat-Tuban sepanjang 38 km dan Babat-Jombang sepanjang 72 km. Jalur ini mati sekitar 1980an dan rencananya untuk KA barang dan penumpang.
Lalu yang ketiga adalah Kalisat-Bondowoso-Situobondo-Panarukan sepanjang 70 km. "Ini untuk KA barang dan penumpang. Pada jalur ini banyak potensi ekonomi seperti pelabuhan dan pertanian," katanya.
Mengenai tempat perhentian atau stasiun, pihaknya belum menentukan. Yang penting, pihaknya akan segera mengusulkan hal ini pada 2013 dan mengajukan dana APBN untuk 2014 mendatang. "Kalau prioritas memang dari APBN. Namun tak menutup kemungkinan dari APBD juga bisa," ujarnya
sumber



![[Image: 578784_3454687934712_1730991019_n.jpg]](https://fbcdn-sphotos-c-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/578784_3454687934712_1730991019_n.jpg)
[/spoiler]


[/spoiler]
[/spoiler]
[/spoiler]![[Image: 196001_3507642178535_687196438_n.jpg]](https://fbcdn-sphotos-f-a.akamaihd.net/hphotos-ak-snc6/196001_3507642178535_687196438_n.jpg)
![[Image: 547356_3507643818576_1154777897_n.jpg]](https://fbcdn-sphotos-g-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash3/547356_3507643818576_1154777897_n.jpg)
![[Image: 378652_3507644578595_1322960015_n.jpg]](https://fbcdn-sphotos-b-a.akamaihd.net/hphotos-ak-ash4/378652_3507644578595_1322960015_n.jpg)
