Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
kecelakan berat KA Masuk jurang sekitar 1959
#61
wah malah bingung ni. Yang belokan Trowek apa ada fotonya. Kayaknya yang saya maksud yang Leles sebab seingat saya kalau dari Bandung sesudah turun trus belok kiri sesudahnya datar. Tanjakan di Leles itu berapa % ya? Cukup curam kelihatannya. Saya waktu itu malah belum ada CC, pakai BB rotitawar 10gerbong kuat juga tu.

sebentar, bingung ini, kalau dari Ciamis, belok kanan naik dan meliuk2 trus setatiun Trowek terus Cipemdeuy. Trus leles dan lebakjero dimana? Kalau dari Ciawi, sesudah ato sebelum Trowek? Maap ya orang Jawa timur ni gak ngerti.
Reply
#62
Urutannya begini, dari timur k barat:Rajapolah Ciawi Cirahayu/Trowek Cipeundeuy Bumiwaluya/Malangbong Cibatu Leuwigoong LELES Lebakjero Nagrek
Reply
#63
terima kasih pak Paulus. Kalau gitu yang saya maksud Jalur Ciawi Trowek. Jelas sekarang. Ada yang punya fotonya?

tanjakan disitu itu kira2 berapa %? Dulu sering lihat rangkaian lewat situ 10 gerbong ditarik BB Rotitawar kok kuat tapi di thread lain kok disebut jalur Bangil Lawang BB hanya bisa narik 4-5 gerbong padahal kelihatannya Trowek lebih curam.
Reply
#64
(03-07-2012, 11:29 PM)paulus Wrote: Urutannya begini, dari timur k barat:Rajapolah Ciawi Cirahayu/Trowek Cipeundeuy Bumiwaluya/Malangbong Cibatu Leuwigoong LELES Lebakjero Nagrek

Maaf masbro, mau tanya.
Berarti stasiun warung bandrek (antara cibatu-leuwigoong) dan karangsari (antara leuwigoong-leles) udah ga ada ya?
Reply
#65
(04-07-2012, 08:00 AM)iwag21 Wrote:
(03-07-2012, 11:29 PM)paulus Wrote: Urutannya begini, dari timur k barat:Rajapolah Ciawi Cirahayu/Trowek Cipeundeuy Bumiwaluya/Malangbong Cibatu Leuwigoong LELES Lebakjero Nagrek

Maaf masbro, mau tanya.
Berarti stasiun warung bandrek (antara cibatu-leuwigoong) dan karangsari (antara leuwigoong-leles) udah ga ada ya?

kalau karangsari masih ada kok, saya lupa nulisnya ... kalau warung bandrek saya kurang tau tuh masih ada apa tidak, mungkin ada RF lain yang tau?
Reply
#66
(01-07-2012, 02:31 AM)antonius_123 Wrote: habis putus kok bisa dirangkai lagi? Apa selang2nya gak rusak. Gandengan bisa lepas gitu sebabnya apa. Ngeri.

bukan putus mas, tapi terlepas couplernya, mungkin karena beda tinggi akibat terlalu berguncang..

ini ada pics tanjakan ke arah baratnya stasiun Ciawi


[Image: 60983_1404099025031_4969076_n.jpg]

[Image: 5992533437_d244d656ea.jpg]
Reply
#67
Kalau ini setatiun ciawi, ini bukan yang saya maksud. Leles kalau gitu yang ada dipikiran saya. Yang difoto ini kan tidak ada belokan. Yang dipikiran saya, jalan datar tempatnya lebar, terus ke barat, nikung tajam kekanan hampir 180 derajat terus naik, jalurnya dilereng gunung dan sebelah kanan jurang. Dikejauhan kelihatan tanah datar dengan jalur yang baru dilewatin. Trims.
Reply
#68
(09-07-2012, 01:30 AM)antonius_123 Wrote: Kalau ini setatiun ciawi, ini bukan yang saya maksud. Leles kalau gitu yang ada dipikiran saya. Yang difoto ini kan tidak ada belokan. Yang dipikiran saya, jalan datar tempatnya lebar, terus ke barat, nikung tajam kekanan hampir 180 derajat terus naik, jalurnya dilereng gunung dan sebelah kanan jurang. Dikejauhan kelihatan tanah datar dengan jalur yang baru dilewatin. Trims.


ohh kalo leles emang benar di sebelah barat stasiunnya ada tikungan hampir 180 derajat...

ini pics nya:
[spoiler]

[Image: 168803_3500817281677_903849639_n.jpg]
foto ini mengarah ke barat


[Image: 179932_3500822641811_608288333_n.jpg]
tikungannya, dan menanjak


[Image: 541661_3500823081822_1994210658_n.jpg]
kalau ini dilihat dari rel yang sudah berada diatas gunung, terlihat KA ekonomi meliintas..
[/spoiler]

[Image: 5992533437_d244d656ea.jpg]
Reply
#69
thanks untuk foto2 nya. Kayak ya kayak ndak, jalurnya cocok tapi dulu(1972) waktu saya lewat situ, didataran itu ndak ada rumah2 tapi sawah hijau. Mungkin rumah2 itu dibangun sesudahnya.
Ada ndak tempat lain yang mirip tapi tanpa rumah2.
Thanks.
Reply
#70
(30-06-2012, 02:30 PM)Kazuya Wrote: wah,
saya pernah merasakan kejadian yang hampir serupa dengan itu, tapi alhamdulillah tidak sampai PLH..
ketika itu kurang lebih 2 tahun lalu, saya naik KA Serayu ke arah barat, kerata yang saat itu penuh sesak selepas stasiun ciawi menuju cirahayu (trowek) lok penarik KA serayu tidak cukup kuat untuk menanjak, akhirnya diputuskan untuk meminta lok bantuan dari bandung, kami menunggu sekitar 3 jam untuk mendatangkan lok tersebut, dan ketika lok bantuan itu dirangkaikan ke KA serayu tadi masinis langsung menarik throttle tinggi, hingga berkecepatan tinggi, dan tak berapa lama di suatu tikungan tajam coupler dari kereta 1 dan lok itu terlepas, dan untungnya kereta nya tidak 'ngglundung' karena sistem dari K3 tersebut jika selang rem putus secara tiba-tiba rem akan mengikat secara otomatis.
setelah itu kedua lok tersebut kembali dirangkaikan dengan KA serayu, dan tepat di belakang rangkaian serayu ada satu lok pembantu lagi, yaitu lok KA lodaya yang tertahan di stasiun Ciawi, jadi KA tersebut dihela oleh 3 lokomotif sekaligus sampai dengan stasiun cipeundeuy.

apakah"momen"serayu dengan triple traksi itu yg terabadikan di video berikut ya? NB:maaf pinjam bwt yg merasa punya videonya Xie Xie


(08-07-2012, 01:40 AM)Kazuya Wrote:
(01-07-2012, 02:31 AM)antonius_123 Wrote: habis putus kok bisa dirangkai lagi? Apa selang2nya gak rusak. Gandengan bisa lepas gitu sebabnya apa. Ngeri.

bukan putus mas, tapi terlepas couplernya, mungkin karena beda tinggi akibat terlalu berguncang..

ini ada pics tanjakan ke arah baratnya stasiun Ciawi


[Image: 60983_1404099025031_4969076_n.jpg]

itu efek dr zoom kamera ato emang curam begitu ya mas?perasaan selama saya naek KA ke bandung kok ga ngerasa ada tanjakan ekstrim di sekitaran ciawi (ato emng saya yg kurang ingat)Bingung
SAVE HARIMAU SUMATERA (PANTHERA TIGRIS SUMATRAE)
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)