Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Rencana Pengoperasian KA Aqua
jadi ke nambo? kan udah buat dipo KRL
Reply
pemerintah terkesan gak serius dlm revitalisasi jalur ini,sampai sekarang gak ada tanda2nya bahwa jalur ini akan diganti relnya...capek.......
" R.I.P Bumi Geulis"[/i]
Reply
entah udah abis berapa galon ini..minum sambil nungguin KA nya lewat Ngeledek
693-5073-893-673
Reply
peron tinggi di BTT juga jadi ga manfaat dah
jalur1 juga blm dipasang2 relnya....
hadeuh...
;(
RF aatea_goparmania, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
Reply
omong2 gerbong ketel yg dipake buat bawa air mentahnya ini gerbong baru atau eks bbm pertamina???? jangan mirip truk2 tangki air isi ulang deh. perlu dipertanyakan nih kebersihan dan sterilnya gerbong2 ketel ini nantinya. jgn sampe luarnya kinclong, dalemnya lumutan dan karatan. Bethe

[Image: 00031_Iansbiggrandma_1Oktober2008_NEW320x240.jpg]
Murtini

Lahir: Purwokerto, 12 Desember 1950
Wafat: Jakarta, 17 Juli 2012

Selamat jalan mama. Kelak kita akan bertemu kembali.

Semboyan 40, 41, mama aman berangkat.
Reply
katanya tengki baru Kang
Plymouth PKC menuju hari kejayaannya dengan angkutan yang berbeda, yaitu BATUBARA

walau koleksi foto belon banyak
koleksi foto saya
Reply
iya katanya tangki baru...
kan aqua mengutamakan sterilisasi dan kebersihan..
Reply
(08-06-2012, 09:02 AM)BuGe780 Wrote: pemerintah terkesan gak serius dlm revitalisasi jalur ini,sampai sekarang gak ada tanda2nya bahwa jalur ini akan diganti relnya...capek.......

sumber:
http://industri.kontan.co.id/news/kerjas...2012/09/18

Kerjasama PT KA dan Aqua masih sulit terealisasi
Selasa, 18 September 2012

JAKARTA. Rencana pengangkutan air mineral milik Aqua oleh PT KA sulit terealisasi tahun 2013 dan 2014 mendatang. Hal tersebut dikarenakan revitalisasi jalur kereta api Cicurug-Bogor, jalur yang akan digunakan baru mulai tahap pembangunan pada tahun 2013.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, PT KA memang sudah mengajukan perbaikan jalur Bogor-Cicurug tahun 2012 ini dengan nilai investasi Rp 15 miliar. Dana tersebut untuk pembangunan 3 emplasemen yaitu emplasemen stasiun Maseng, Cigombong dan Parungkuda.

Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan hanya menyiapkan dana Rp 220 miliar dari rencana awal Rp 2 triliun untuk mengganti rel kereta rute Bogor-Cicurug sepanjang 28 kilometer. Penggantian rel dilakukan untuk mendukung rencana pengangkutan air minum dalam kemasan milik PT Tirta Investama atau Danone Aqua dari Cicurug ke Jakarta oleh PT KA. "Namun, seiring perubahan hasil studi kelayakan, maka tahun 2013 Direktorat Jenderal Perkeretaapian merevisi total investasi perbaikan jalur Bogor-Cicurug menjadi Rp 30 miliar," ujar Bambang S. Ervan, Kepala Pusat Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, kepada KONTAN, hari ini (18/9/2012) di Jakarta.

Sekadar informasi saja, pada kuartal I tahun 2012, PT KA dan Aqua berniat melakukan kerja sama bisnis dalam hal mendistribusikan produk Aqua dari Cicurug-Jakarta. Hanya saja, kerjasama itu terhadang karena belum rampungnya proses revitalisasi jalur kereta api rute Cicurug-Bogor.
RF spoor_jadul, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.
Reply
sebenernya dari sisi ekonomi angkutan barang pasti lebih untung karena udah ada tender, kapasitasnya jelas bayarannya pasti, misalnya jalur kandangan-indro yang bisa tetep eksis, malah banyak jalur cabang yang sengaja dibikin khusus buat angkutan barang ke pabrik (misalnya rewulu, karangtalun, dulu di dawuan)

daripada kereta penumpang, apalagi di jalur yang sepi atau lintas cabang,yang pendapatannya mungkin paling banyak cuma weekend, karcis murah jadi rugi, karcis mahal ngga laku, misalnya railbus solo-sukoharjo yang masih angot2an

akan tetapi, saudaraku, inilah republik Indonesia kita tercinta....
jerit peluit iringi putaran cakram membelai batang baja
. . . . .



[Image: new2copy.jpg]

Reply
(12-10-2012, 02:11 PM)nino Wrote: sebenernya dari sisi ekonomi angkutan barang pasti lebih untung karena udah ada tender, kapasitasnya jelas bayarannya pasti, misalnya jalur kandangan-indro yang bisa tetep eksis, malah banyak jalur cabang yang sengaja dibikin khusus buat angkutan barang ke pabrik (misalnya rewulu, karangtalun, dulu di dawuan)

daripada kereta penumpang, apalagi di jalur yang sepi atau lintas cabang,yang pendapatannya mungkin paling banyak cuma weekend, karcis murah jadi rugi, karcis mahal ngga laku, misalnya railbus solo-sukoharjo yang masih angot2an

akan tetapi, saudaraku, inilah republik Indonesia kita tercinta....

kalo ga ada perubahan, 2014 direvitalisasi buat angkutan batu bara
nanti saya buat laporannya (kalo udah nemu laptop)
Plymouth PKC menuju hari kejayaannya dengan angkutan yang berbeda, yaitu BATUBARA

walau koleksi foto belon banyak
koleksi foto saya
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: