Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Bahan Bakar lokomotif
Eh, siapa bilang gak ada kerugian? Minyak goreng, karena termasuk lipid, cenderung bersifat asam. Jadi kemungkinan terjadinya korosi lebih besar. Udah HSD mengandung sulfur, malah ditambah parah pake' asam lemak.
<div style="width:500px;margin:auto;border:9px double #fff;border-radius:20px;background:#00a;color:#fff;box-shadow:3px 3px 20px #888;text-align:center">MENEROBOS PERLINTASAN<br/>DAPAT DIJATUHI<br/>HUKUMAN MATI DI TEMPAT</div>
Reply
(30-04-2012, 09:54 AM)ArdWar Wrote: Eh, siapa bilang gak ada kerugian? Minyak goreng, karena termasuk lipid, cenderung bersifat asam. Jadi kemungkinan terjadinya korosi lebih besar. Udah HSD mengandung sulfur, malah ditambah parah pake' asam lemak.
Panci goreng saya gak karatan tu, yang karatan malah yang sebelah luar yang gak kenak minyak goreng.
Reply
Panci gorengnya buat bakar minyak nggak? Big Grin

Nah, udah dijelaskan sendiri tuh.



1. Yakin kalau permukaan dalam dan luar coatingnya sama? Biasanya cuma bagian dalam yg dilapisi stainless steel.

2. Permukaan dalam pada pemakaian normal tidak pernah bersentuhan langsung dgn oksigen (selalu ada lapisan film minyak). Bandingkan dgn mesin bakar, dimana bahan bakar harus dicampur dgn oksigen di ruang bakar.

3. Permukaan luar lebih cepat teroksidasi karena temperatur kontak yg tinggi. Berlaku juga pada ruang bakar, diperparah dengan adanya asam.

4. Minyaknya baru apa jelantah? Minyak baru masih stabil, minyak jelantah udah banyak yg terurai jadi asam lemak.

http://en.wikipedia.org/wiki/Vegetable_o...patibility
<div style="width:500px;margin:auto;border:9px double #fff;border-radius:20px;background:#00a;color:#fff;box-shadow:3px 3px 20px #888;text-align:center">MENEROBOS PERLINTASAN<br/>DAPAT DIJATUHI<br/>HUKUMAN MATI DI TEMPAT</div>
Reply
hehehe wong au bercanda kok diambil serios.......


Ya memang agak asam tetapi pengaruh tidak terlalu besar wong didalam ruang bakar mesin kan dilumas oil dan lagi pula minyaknya sendiri juga mencegah oksidatie. sudah di test dan diterapkan die banyak tempat die Europa dan pabrik mobil juga sudah menyatakan bahwa tidak ada kerugian. Minyak goreng dijual dengan nama diesel bio. Benzine bio juga ada tapi itu spiritus aja.
Reply
maaf rada oot: bedanya solar sama pertamina dex di spbu tuh apa ya? kok pertamina dex bisa mahal banget
Reply
(03-05-2012, 11:12 PM)paulus Wrote: maaf rada oot: bedanya solar sama pertamina dex di spbu tuh apa ya? kok pertamina dex bisa mahal banget

Solar DEX / Pertadex adalah solar dengan kadar sulfur sangat rendah, dibawah 500ppm dan akan turun sampai dibawah 350 ppm. Cetane Number nya juga lebih tinggi dibanding solar biasa. Solar ini dipakai untuk mesin diesel commonrail terbaru (innova, pajero sport, captiva diesel, bmw dsb) supaya ramah lingkungan.
Harganya mahal karena tidak disubsidi pemerintah.

Solar "biasa" kadar sulfur tinggi dan cetane rendah. Solar ini dijual sebagai bbm subsidi seharga 4500 di SPBU. Tapi kalau PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan industri tidak boleh pakai solar ini, jadi harus membeli dengan harga non subsidi sekitar Rp 9000 per liter.
Reply
(04-05-2012, 10:16 AM)m_ilhami Wrote:
(03-05-2012, 11:12 PM)paulus Wrote: maaf rada oot: bedanya solar sama pertamina dex di spbu tuh apa ya? kok pertamina dex bisa mahal banget

Solar DEX / Pertadex adalah solar dengan kadar sulfur sangat rendah, dibawah 500ppm dan akan turun sampai dibawah 350 ppm. Cetane Number nya juga lebih tinggi dibanding solar biasa. Solar ini dipakai untuk mesin diesel commonrail terbaru (innova, pajero sport, captiva diesel, bmw dsb) supaya ramah lingkungan.
Harganya mahal karena tidak disubsidi pemerintah.

Solar "biasa" kadar sulfur tinggi dan cetane rendah. Solar ini dijual sebagai bbm subsidi seharga 4500 di SPBU. Tapi kalau PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan industri tidak boleh pakai solar ini, jadi harus membeli dengan harga non subsidi sekitar Rp 9000 per liter.

kalau buat lok bagusan pakai yang mana?
Reply
Maaf kalo salah kamar. Kemaren baca majalah berita mingguan "Tempo", pada halaman 12 disebutkan PT.KAI menjadi salah satu pengguna bahan bakar subsidi. Apakah semua kereta pakai bahan bakar subsidi atau hanya kereta tertentu saja? Soalnya setahu ane, PT.KAI ga pake HSD subsidi Bingung
Regards,
Public Transportation Enthusiast Arrow

Reply
kalau setahu saya bahan bakar yang di gunakan oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero) untuk menjalankan semua armada diesel nya menggunakan hsd dan hsd ini di beli dengan harga industri. namun dalam perjalanannya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mengusulkan kepada pemerintah agar di bahan bakar yang di gunakan sebaiknya di subsdi oleh pemerintah alasanya moda berbasis rel adalah angkutan massal yang sangat efisien untuk mengangkut manusia dan barang dalam jumlah banyak dalam waktu yang bersamaan dan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mengklaim ikut menjaga program langit biru sehingga negara dapat menghemat pemakaian bbm dan juga mengurangi anggaran negara untuk perbaikan jalan yang setiap tahunnya semaikn besar.dan untuk menjaga agar daya beli masyarakat tetap tinggi dan tidak membebankan masyarakat PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mengusulkan kepada pemerintah agar hsd sebagai bahan bakar lokomotif di subsidi di samping subsidi pso.
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
http://www.flickr.com/photos/36503981@N02/

Reply
(04-09-2014, 12:10 PM)dedy vh Wrote: kalau setahu saya bahan bakar yang di gunakan oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero) untuk menjalankan semua armada diesel nya menggunakan hsd dan hsd ini di beli dengan harga industri. namun dalam perjalanannya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mengusulkan kepada pemerintah agar di bahan bakar yang di gunakan sebaiknya di subsdi oleh pemerintah alasanya moda berbasis rel adalah angkutan massal yang sangat efisien untuk mengangkut manusia dan barang dalam jumlah banyak dalam waktu yang bersamaan dan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mengklaim ikut menjaga program langit biru sehingga negara dapat menghemat pemakaian bbm dan juga mengurangi anggaran negara untuk perbaikan jalan yang setiap tahunnya semaikn besar.dan untuk menjaga agar daya beli masyarakat tetap tinggi dan tidak membebankan masyarakat PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mengusulkan kepada pemerintah agar hsd sebagai bahan bakar lokomotif di subsidi di samping subsidi pso.

Kalo berita/info terbaru tentang penggunaan BBM untuk KA sih saya belom denger. Tapi dari buku biografi Om Jonan yg saya baca PT. KAI justru mengusulkan ke DPR untuk menyetop subsidi Solar untuk angkutan barang jalan raya. Jadi persaingan antara KA barang dengan angkutan barang jalan raya bisa berjalan fair. Maka dari itu sekarang PT. KAI lagi giat2nya ningkatin sumber pendapatan dari sektor angkutan barang. Tapi gatau perkembangan usulan ini udah sampe mana. CMIIW
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)