Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Trip Report GMR-SMT. SMT-SBI. SBI-GMR
#11
Haaash... udah pecah aja tu jendela Go Green, dasar negara kita ini memang.....
[Image: brucelee.gif]
Reply
#12
saya lanjutkan TRnya

Laporan hari kedua

hari ini saya berkunjung ke Museum kereta Api Ambarawa yang berjarak sekitar 35 KM dari Kota Semarang

saya menuju Ambarawa menggunakan kenadaraan umum, dan menempuhnya dalam waku kurang lebih 1 jam perjalanan

sesampainya di Museum Ambarawa, saya sempat kaget karena menemukan bahwa museum kereta api ambarawa sedang di renov dan pengunjung dilarang masuk, Saya sempat merasan kecewa melihat spanduk itu, namun saya tetap berjalan masuk menuju Museum Ambarawa.

dan saya menemukan kondisi yang menyedihkan

[spoiler=lori wisata]


[Image: P4160049.jpg]

[/spoiler]
setelah melewati lori yang kondisinya sudah menyedihkan itu saya disambut dengan

[spoiler]

[Image: P4160047.jpg]


[Image: P4160069.jpg]


[Image: P4160051.jpg]

[/spoiler]

ketika mau memasuki peron, saya disambut oleh

[spoiler]

[Image: P4160073.jpg]
[/spoiler]

pada awalnya saya bingung, tapi begitu melihat banyak orang yang berwisata ke museum ini, maka saya masuk dan mendapatkan beberapa foto dari loko tua

[spoiler]

[Image: P4160079.jpg]

[Image: P4160080.jpg]
[/spoiler]

banyak foto yang saya ambil hari ini, namun berhubung sinyal internet disini labil, maka saya akan upload foto-fotonya ketika saya sudah kembali di Jakarta Tersenyuum

TR masih akan berlanjut Tersenyuum
kangen promoan kaya dulu lagi, ada tiap hari mulai dari H-40 dan akhirnya bisa dari H-90, gapapa cuma untuk K1, seenggaknya ada tiap hari Sedih
Reply
#13
(15-04-2012, 09:29 PM)basweey Wrote: 12 menit kemudian, atau 12.20, ABA kembali melanjutkan perjalanan menuju Pekalongan, meninggalkan Argo Jati yang masih beristirahat di Jalur 6

13.55 kereta yang saya tumpangi berhenti di Petarukan untuk memberi jalan kepada KA 1 ABA dari SBI menuju GMR

berhenti selama 5 menit, 14.00 kereta saya kembali melanjutkan perjalanan. 20 kemudian, yaitu 14.40 ABA sampai di Pekalongan, dan lagi-lagi pedagang masuk ke rangkaian

Rekan Basweey,
Saya pernah naik ABA yang pakai bogie bolsterless ini ketika baru diresmikan (1997), pernah juga waktu puncak kejayaannya dengan 12 kereta di satu rangkaian (2002), dan terakhir ketika tahun 2008 disaat mau stop operasi. Yang saya rasakan hampir sama saja : di daerah Tegal ke timur sampai Pekalongan terasa guncangan yang lebih intensif dibanding ruas lainnya. Saya menduga terjadi "overdamp" pada sistem suspensinya.
Apakah sekarang masih seperti itu?
Harap diketahui, kereta ABA sekarang telah dimodifikasi dengan penambahan sebuah kotak di bogienya. Saya tidak tahu komponen ini apa, kemungkinan "bolster anchor".

Salam kami
Nurcahyo
*******

[Image: Railbus-Signature.jpg]
Reply
#14
(16-04-2012, 10:34 PM)nurcahyoms Wrote: Rekan Basweey,
Saya pernah naik ABA yang pakai bogie bolsterless ini ketika baru diresmikan (1997), pernah juga waktu puncak kejayaannya dengan 12 kereta di satu rangkaian (2002), dan terakhir ketika tahun 2008 disaat mau stop operasi. Yang saya rasakan hampir sama saja : di daerah Tegal ke timur sampai Pekalongan terasa guncangan yang lebih intensif dibanding ruas lainnya. Saya menduga terjadi "overdamp" pada sistem suspensinya.
Apakah sekarang masih seperti itu?
Harap diketahui, kereta ABA sekarang telah dimodifikasi dengan penambahan sebuah kotak di bogienya. Saya tidak tahu komponen ini apa, kemungkinan "bolster anchor".

Salam kami
Nurcahyo
*******

sedikit tergucang beberapa KM setelah memberikan jalan untuk KA 1 di petarukan Sad
kangen promoan kaya dulu lagi, ada tiap hari mulai dari H-40 dan akhirnya bisa dari H-90, gapapa cuma untuk K1, seenggaknya ada tiap hari Sedih
Reply
#15
@pak nurcahyo : masih pak masih kerasa guncangannya
Kalo saya lagi tahun 2008 rasanya itu kalo daerah sana sanpe bunyi ngek2 kayak pintu seret
terakhir pas udah dimodifikasi malah jadi bergetar arah horizontal atau kiri kanan
My Train Frequent Passanger Card

[spoiler]
[Image: 0951262e89bc11e1a92a1231381b6f02_7.jpg]
[/spoiler]
Reply
#16
sundul gaan
kangen promoan kaya dulu lagi, ada tiap hari mulai dari H-40 dan akhirnya bisa dari H-90, gapapa cuma untuk K1, seenggaknya ada tiap hari Sedih
Reply
#17
saya lanjutkan TRnya Tersenyuum

hari kamis 19 April 2012, saya berangkat dari Semarang Tawang Tersenyuum
saya sampai di stasiun tawang sekitar jam 7.50, kereta saya KA 54 Rajawali akan berangkat jam 8.30, dan kereta saya udah tersedia di jalur 4 bursar untuk langsir ke Jalur 1 bergantian dengan fajar utama tujuan Pasar Senen yang siap berangkat

[spoiler=Fajar Utama tersedia di jalur 1]

[Image: P4190123.jpg]

[Image: P4190129.jpg]
[/spoiler]

Kaligung di jalur 2 untuk berangkat setelah KA 54 berangkat menuju Surabaya

[spoiler=Kaligung jalur 2]

[Image: P4190124.jpg]

[Image: P4190124.jpg]
[/spoiler]

sambil menunggu Rajawali masuk ke jalur 1, saya hunting foto disini dan ternyata ada si Mbah D di jalur 6 Big Grin

[spoiler=mbah D]

[Image: P4190132.jpg]

[Image: P4190133.jpg]
[/spoiler]

akhirnya tepat pada 08.30 KA 54 Rajawali relasi Semarang Tawang - Surabaya Pasar turi berangkat

[spoiler=KA Rajawali Interior]

[Image: P4190139.jpg]
[/spoiler]

sekitar 500 meter dari Stasiun tawang, ada pemandangan yang sangat langka dan juga mengherankan untuk saya, yaitu Rajawali seperti berjalan diatas lautan, karena semua rumah dan sawah di sebelah rel yang saya lewati terendam air

[spoiler=banjir sebelah rel]

[Image: P4190136.jpg]

[Image: P4190137.jpg]

[Image: P4190138.jpg]
[/spoiler]

di sepanjang perjalanan dengan menggunakan Rajawali, guncangan sangat terasa sepanjang perjalanan, sehingga saya tidak begitu menikmati perjalanan selama 4,5 jam ini
kangen promoan kaya dulu lagi, ada tiap hari mulai dari H-40 dan akhirnya bisa dari H-90, gapapa cuma untuk K1, seenggaknya ada tiap hari Sedih
Reply
#18
Lanjut mas.. Xie Xie
Indonesia Diatas kereta api
Reply
#19
(22-04-2012, 01:54 PM)basweey Wrote: sambil menunggu Rajawali masuk ke jalur 1, saya hunting foto disini dan ternyata ada si Mbah D di jalur 6

[spoiler=mbah D]

[Image: P4190132.jpg]

[Image: P4190133.jpg]
[/spoiler]
Itu jalur 5 masbro.... bukan 6.
Quote:sekitar 500 meter dari Stasiun tawang, ada pemandangan yang sangat langka dan juga mengherankan untuk saya, yaitu Rajawali seperti berjalan diatas lautan, karena semua rumah dan sawah di sebelah rel yang saya lewati terendam air

[spoiler=banjir sebelah rel]

[Image: P4190136.jpg]

[Image: P4190137.jpg]

[Image: P4190138.jpg]
[/spoiler]

Hadeeeh... Itu tambak, bukan sawah...
[Image: capede.gif]
Reply
#20
(23-04-2012, 06:38 AM)phepe_ph Wrote: Hadeeeh... Itu tambak, bukan sawah...
[Image: capede.gif]

hehehe, maklum baru pertamakali ke Semarang bro Pisss ahhh...

pada jam 09.21-09.25 KA 54 tiba di stasiun ngrombo, hanya berhenti, tanpa adanya silang ataupun apa, saya juga bingung

[spoiler=PPKA Ngrombo memberikan semboyan]

[Image: P4190142.jpg]

[Image: P4190141.jpg]
[/spoiler]

oiya, saya juga ingin menanyakan, apakah ada yang tau ini fungsinya apa?
[spoiler]

[Image: P4190146.jpg]
[/spoiler]

12.52 KA Rajawali tiba di Stasiun Pasar Turi

sekitar jam 16.00 saya kembali masuk ke peron pasar turi, sudah tersedia di Jalur 1 KA Gumarang tujuan Pasar Senen siap diberangkatkan

[spoiler=Gumarang]

[Image: P4190173.jpg]

[Image: P4190171.jpg]
[/spoiler]

[spoiler=dan ternyata ketel juga ada]

[Image: P4190170.jpg]
[/spoiler]
kangen promoan kaya dulu lagi, ada tiap hari mulai dari H-40 dan akhirnya bisa dari H-90, gapapa cuma untuk K1, seenggaknya ada tiap hari Sedih
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)