Posts: 2,798
Threads: 0
Joined: Aug 2009
Reputation:
25
Meneruskan BBM dari group pada jam 16:15 :
Petak BOO-CLT diberlakukan satu jalur krn gangguan LAA krn Pantograhp 05-007 nyangkut pas lewat wesel.
Semua perjalanan Bogor-Jakarta dan sebaliknya diperkirakan akan terganggu
Ku mau terbang dan tenggelam, menjalani semua ini .....
"Terbang Tenggelam" ~ song by NETRAL
Posts: 719
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
6
Udah 2 jalur lagi Kang, td ada update-nya di fb
Plymouth PKC menuju hari kejayaannya dengan angkutan yang berbeda, yaitu BATUBARA
walau koleksi foto belon banyak
koleksi foto saya
Posts: 2,828
Threads: 0
Joined: Feb 2012
Reputation:
19
Sekarang malah evan mogok lagi di PSM, coba cek saja ke sini
kalau mau di add monggo, ga di add/follow juga ora popo
Posts: 417
Threads: 0
Joined: Nov 2010
Reputation:
6
[spoiler= Aturan Transit KRL Jabodetabek tidak Jelas]
Selasa, 20/03/2012 14:34 WIB
M. Rasyid Ridho - suaraPembaca
Jakarta - Sebagai pengguna KRL Jabotabek, saya ingin mengajukan komplain karena dikenakan denda sebesar Rp 5.000 akibat saya menggunakan KRL AC distasiun transit.
Ketika saya naik KRL dari stasiun Tebet dengan tujuan Gondangdia, saya membeli karcis KRL kelas Ekonomi dikarenakan KRL yang masuk duluan adalah KRL Ekonomi tujuan Tanah Abang. Ternyata pada hari Senin kemarin, KRL mengalami banyak keterlambatan.
Di stasiun Manggarai, saya naik KRL Commuter Line tujuan Jakarta-Kota. Setibanya di stasiun Gondangdia, saya menyerahkan karcis, dan tangan saya ditarik oleh petugas PKD, kemudian disuruh membayar Rp. 5.000, dengan alasan naik KRL Commuter Line.
Saya jelaskan kepada petugas tersebut, bahwa alasan saya naik KRL Coomuter Line dari stasiun transit karena KRL dari stasiun Tebet terlambat datang, dan yang tersedia di stasiun Manggarai adalah KRL Commuter Line Bekasi-Jakarta Kota. Tapi petugas tersebut tidak bisa menerima alasan tersebut dan saya tetap dikenakan denda Rp 5.000.
Sebenarnya bukan masalah dendanya, yang jadi masalah bagi saya adalah bagaimana jika ada penumpang yang "terpaksa" naik KRL ekonomi dari stasiun keberangkatan atau dari stasiun transit karena alasan waktu. Terkadang di stasiun transit tidak tersedia KRL yang sejenis dengan KRL dari stasiun keberangkatan.
Pertanyaannya bagaimana sebenarnya aturan transit itu? apakah penumpang diharuskan membeli karcis lagi? atau naik KRL yang sejenis dengan KRL yang ia naiki dari stasiun keberangkatan? Lalu bagaimana jika terjadi keterlambatan KRL yang saya jelaskan di atas.
Saya berharap PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dapat menjelaskan kepada pengguna KRL Jabteotabek rkait dengan permasalahan ini.
M. Rasyid Ridho
rasyidridho@gmail.com
http://suarapembaca.detik.com/read/2012/...idak-jelas
[/spoiler]
Posts: 2,828
Threads: 0
Joined: Feb 2012
Reputation:
19
(20-03-2012, 05:58 PM)andya nur Wrote: [spoiler=Aturan Transit KRL Jabodetabek tidak Jelas]
Selasa, 20/03/2012 14:34 WIB
M. Rasyid Ridho - suaraPembaca
Jakarta - Sebagai pengguna KRL Jabotabek, saya ingin mengajukan komplain karena dikenakan denda sebesar Rp 5.000 akibat saya menggunakan KRL AC distasiun transit.
Ketika saya naik KRL dari stasiun Tebet dengan tujuan Gondangdia, saya membeli karcis KRL kelas Ekonomi dikarenakan KRL yang masuk duluan adalah KRL Ekonomi tujuan Tanah Abang. Ternyata pada hari Senin kemarin, KRL mengalami banyak keterlambatan.
Di stasiun Manggarai, saya naik KRL Commuter Line tujuan Jakarta-Kota. Setibanya di stasiun Gondangdia, saya menyerahkan karcis, dan tangan saya ditarik oleh petugas PKD, kemudian disuruh membayar Rp. 5.000, dengan alasan naik KRL Commuter Line.
Saya jelaskan kepada petugas tersebut, bahwa alasan saya naik KRL Coomuter Line dari stasiun transit karena KRL dari stasiun Tebet terlambat datang, dan yang tersedia di stasiun Manggarai adalah KRL Commuter Line Bekasi-Jakarta Kota. Tapi petugas tersebut tidak bisa menerima alasan tersebut dan saya tetap dikenakan denda Rp 5.000.
Sebenarnya bukan masalah dendanya, yang jadi masalah bagi saya adalah bagaimana jika ada penumpang yang "terpaksa" naik KRL ekonomi dari stasiun keberangkatan atau dari stasiun transit karena alasan waktu. Terkadang di stasiun transit tidak tersedia KRL yang sejenis dengan KRL dari stasiun keberangkatan.
Pertanyaannya bagaimana sebenarnya aturan transit itu? apakah penumpang diharuskan membeli karcis lagi? atau naik KRL yang sejenis dengan KRL yang ia naiki dari stasiun keberangkatan? Lalu bagaimana jika terjadi keterlambatan KRL yang saya jelaskan di atas.
Saya berharap PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dapat menjelaskan kepada pengguna KRL Jabteotabek rkait dengan permasalahan ini.
M. Rasyid Ridho
rasyidridho@gmail.com
http://suarapembaca.detik.com/read/2012/...idak-jelas
[/spoiler]
Sudah banyak yg komeng di Fb KRL Mania soal yg beginian
Posts: 531
Threads: 0
Joined: Sep 2010
Reputation:
5
PKDnya aja yg bego,, makin benci gw ama yg namanya PKD
Posts: 275
Threads: 0
Joined: Oct 2010
Reputation:
7
sy sering kok begitu. naik krl eko nyambung pake CL. ga kenapa2. (turun di kemayoran sih)
Posts: 1,546
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
39
lagi-lagi persoalan klasik...... apakah di sistem manajemen mereka tidak ada yg namanya plan-B
[spoiler] PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Tidak Siap Antisipasi Keterlambatan Kereta
KBR68H, Jakarta – PT Kereta Api Indonesia diminta bisa mengantisipasi keterlambatan jadwal kereta sehingga tidak merugikan penumpang. Kemarin sore, sejumlah penumpang KA di stasiun Jatinegara mengamuk dengan memecahkan kaca ruang kendali perjalanan tersebut. Ini menyusul lambatnya pemberangkatan kereta api yang sudah dijejali oleh penumpang. Pengamat transportasi Darmaningtyas mengatakan, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dinilai tidak siap dalam menghadapi situasi seperti itu.
“Mereka sudah pusing mengatur jadwal kereta, sehingga PT. Kereta Api Indonesia (Persero) terkesan tidak siap ketika menghadapi amukan massa seperti itu, yang mungkin sudah stres sejak dari tempat kerja,†tambah Darmaningtyas.
Insiden pemecahan kaca oleh penumpang di stasiun KA Jatinegara bermula ketika kereta yang menurut jadwal seharusnya berangkat pukul 17.50, sampai azan Magrib berkumandang, belum ada tanda-tanda akan diberangkatkan. Sempat ada pengumuman, kereta akan diberangkatkan setelah kedatangan KRL dari Stasiun Pasar Senen. Namun, setelah kereta yang ditunggu datang, ternyata belum diberangkatkan juga. Kemudian ada pengumuman susulan, kereta batal diberangkatkan karena ada masalah teknis. Secara spontan penumpang berhamburan keluar, sambil melampiaskan amarahnya, dengan berteriak-teriak, menggedor-gedor kaca gerbong. Ppuncaknya, para penumpang memecahkan kaca ruang kendali perjalanan. [/spoiler]
Sumber
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
Posts: 1,287
Threads: 0
Joined: Sep 2010
Reputation:
4
jika kita lihat kondisi KRL baik comline atau ekonomi itu sama saja terutama pd jam sibuk pagi dan sore hari...banyak pintu KRL comline yg sengaja diganjal,jendela yg dibuka krna over load sehingga ac tdk trasa sama sekali. sampai kapan keadaan ini berlangsung? sangat disayangkan utk KRL2 ex Jepang yg baru dibeli oleh KCJ yg menjadi korban..
" R.I.P Bumi Geulis"[/i]
Posts: 1,546
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
39
(01-05-2012, 10:04 PM)BuGe780 Wrote: jika kita lihat kondisi KRL baik comline atau ekonomi itu sama saja terutama pd jam sibuk pagi dan sore hari...banyak pintu KRL comline yg sengaja diganjal,jendela yg dibuka krna over load sehingga ac tdk trasa sama sekali. sampai kapan keadaan ini berlangsung? sangat disayangkan utk KRL2 ex Jepang yg baru dibeli oleh KCJ yg menjadi korban..
ahahahaha.... kalo pas rush hour pasti ga ada bedanya mas... sama2 penuh, sama2 pengap, sama2 umpel2an kek pepesan sarden... iya kalo dulu, bedanya cuman antara express dan KRL ngodong... kalo sekarang kan yg beda cuman bentuk fisik KRL nya doank
kalo sore, apalagi habis maghrib lebih aneh lagi... (tapi ane bukan pengguna, sekedar pernah liat ama cerita temen2 yg masih setia jadi Roker  ) kalo sore CL sangat padet bahkan buat taroh kaki ajah lumayan susah.... sementara evan, suka lebih lega.. pernah juga ane liat evan yg jam 7 an di sekitaran PSK, kalo dari Pasar Minggu sebelum underpass UI loh, CL begitu padet ampe pintu dan jendela pada kebuka.... sementara evan, eeehhh lebih lengang... beberapa penumpang terlihat menikmati duduk di pintu kiri  mungkin kepadatan evan berkurang karna terbantu atapers kali yaaa 
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
|