Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Berita Umum Menyangkut Kereta Api
Kamis, 01/12/2011 23:16 WIB
Dahlan Iskan: Dirut BUMN Jangan Ngiri Sama Swasta
Winda Veronica Silalahi - detikFinance

Jakarta - Banyak pihak merasa repot menjadi bos sebuah BUMN. Karena itu saat ini banyak Direktur Utama (Dirut) BUMN pindah menjadi Dirut perusahaan swasta. Padahal menjadi Dirut BUMN lebih banyak tantangannya.

Hal ini disampaikan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan dalam acara 'Malam Anugerah BUMN' di Hotel Four Season, Kuningan, Jakarta, Kamis (1/12/2011).

"Saya ingin menyampaikan banyak BUMN yang pindah swasta. Memang jadi Dirut di BUMN itu repot tapi menjadi Dirut perusahaan swasta juga sulit. Jadi jangan iri dengan Dirut swasta," kata Dahlan.

Dahlan mengatakan, di BUMN memang ada wilayah 'abu-abu' dalam arti mempunyai banyak atasan sehingga akan repot. Namun Dahlan mengatakan, jiwa bisnis Dirut BUMN bakal diuji di wilayah 'abu-abu' tersebut.

"Di BUMN ada yang namanya wilayah abu-abu artinya banyak atasan, jadi diharapkan dirut BUMN menikmati wilayah abu-abu di mana di situ enterpreneurship-nya akan teruji, muncul, dan berkembang. Ini tantangan untuk kita semua," jelas mantan Dirut PLN ini.

Dalam acara tersebut, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menjadi juara umum BUMN paling inovatif. Lalu ada tiga Dirut BUMN yang dinilai paling inovatif yaitu Dirut Pelindo II RJ Lino, Dirut Angkasa Pura I Tommy Soetomo, dan Dirut PT Kereta Api Indonesia (KAI) Ignatius Jonan. Ada 53 BUMN yang dinilai untuk penghargaan ini.

Menanggapi ini, Dahlan mempertanyakan apakah pihak yang mendapat penghargaan sudah betul-betul teruji dengan baik. Bahkan Dahlan menantang BUMN yang dinilai paling inovatif untuk menceritakan inovasi apa yang dimiliki.

"Saya minta nanti bisa dipertanggungjawabkan bahwa mereka punya inovasi yang tangguh dibanding yang lain. Saya menyadari ada beberapa BUMN yang saya lihat sangat bagus tapi dia tidak mau dinilai," kata Dahlan.

(dnl/dnl)
Sumber: http://finance.detik.com/read/2011/12/01...a?f9911033

yg dapet penghargaan mau diwawancara sama pak dahlan inovasi apa yg dah diberikan
Reply
Quote:[spoiler=Luapan Lumpur Lapindo Ancam Rel KA Di Porong]

SIDOARJO - MICOM : PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daops 8 Surabaya memaksimalkan pengawasan rel di sekitar Lumpur Lapindo, Sidoarjo setelah menerima laporan bahwa kondisi lumpur terus naik.

"Berdasarkan laporan yang masuk ke PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daops 8 Surabaya, kondisi lumpur terus menunjukkan peningkatan. Jadi, harus waspada", kata Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daops Sri Winarno di Surabaya, (2/12).

Untuk mengantisipasi saat meluber nanti, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) kini memaksimalkan pengawasan rel kereta api di sekitar Lumpur Lapindo, di Porong. Pengawasan dilakukan selama 24 jam dengan dibagi dua shif petugas yang menjaga kondisi rel dan sekitar.

"Ini untuk mengantisipasi bila terjadi luberan langsung bisa diatasi tidak harus menunggu lebih dulu, karena semua sudah disiapkan", ujarnya.

Untuk kereta api juga diminta waspada dan berjalan pelan tidak lebih dari 10 kilometer per jam. Sebab, bila semakin kencang maka beban rel semakin berat.
[/spoiler]
Reply
Reply
Menteri BUMN Bpk. Dahlan Iskan naik kereta ekonomi Sri Tanjung dari st. Leces, ini videonya:
Official twitter RF Malang @malangkereta .
Salam Satu Rel. Informasi Jadwal Kereta di Malang Raya,menerima pemesanan tiket KA ekonomi jarak jauh,bisnis,eksekutif. CP 085855768686 atau 081217469444 atau pin bb 229DC2C0. Supported by RF +444 Malang.
Lok Merah Biru
Reply
(05-12-2011, 12:33 PM)pepunk Wrote: Menteri BUMN Bpk. Dahlan Iskan naik kereta ekonomi Sri Tanjung dari st. Leces, ini videonya:

btw ada masuk berita nga liputan perjalanan pak dahlan? soalnya pas tanggal itu keknya ngga masuk berita...
Reply
@Union: sepertinya ga masuk media om, soalnya itu perjalanan pribadi pak dahlan pulang ke surabaya. bukan tugas sebagai menteri....

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
(05-12-2011, 01:57 PM)Joe_cn Wrote: @Union: sepertinya ga masuk media om, soalnya itu perjalanan pribadi pak dahlan pulang ke surabaya. bukan tugas sebagai menteri....

selain itu Pak Dahlan juga sering naik KRL, bahkan KRL Ekonomi dan minta tanpa pengawalan... sampai sampai pegawai KA bingung
Ngakak

salut buat pak Dahlan Iskan! Tepuk Tangan

Dahlan Iskan Nekat Naik KRL Ekonomi
Reply
(05-12-2011, 02:27 PM)Narendro Anindito Wrote: selain itu Pak Dahlan juga sering naik KRL, bahkan KRL Ekonomi dan minta pengawalan... sampai sampai pegawai KA bingung
Ngakak

salut buat pak Dahlan Iskan! Tepuk Tangan

Dahlan Iskan Nekat Naik KRL Ekonomi

minta pengawalan?Bingung
keknya di berita doi ga dikawal deh..
Reply
ngetiknya kurang kayaknya mas, mungkin maksudnya Bung Narendro Anindito ini "gak minta pengawalan" Xie Xie
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang

==========

My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013

Lok Merah Biru
Reply
(05-12-2011, 02:48 PM)Hungry Soul Wrote: ngetiknya kurang kayaknya mas, mungkin maksudnya Bung Narendro Anindito ini "gak minta pengawalan" Xie Xie

[Image: 378456_1666898447676_1693763729_864676_1983149854_n.jpg]
benar saya kira keliru ngetik aja. klo pakai pengawal kok ga kelihatan..

Lok Merah Biru telah jadi member Semboyan 35 sejak Juli 2011
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)