Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
PLH Luar Negeri (Kompilasi)
Tabrakan Truk BBM dan Kereta di Malaysia Terekam Video
Internasional / Selasa, 1 November 2011 05:46 WIB
Metrotvnews.com, Sabah: Sebuah video amatir mengabadikan terjadinya kebakaran besar akibat tabrakan, yang terjadi antara kereta penumpang dan sebuah mobil tangki bahan bakar di Sabah, Malaysia, Senin (31/10) kemarin. Video amatir yang diperoleh kantor berita Reuters ini menggambarkan besarnya kobaran api terjadi di lokasi tabrakan. Otoritas Sabah menyatakan, delapan orang terluka akibat kecelakaan yang terjadi di luar bandara internasional Kota Kinabalu tersebut. Saksi mata menyatakan, beberapa orang berlarian keluar dari kereta api sesaat setelah tabrakan terjadi.

Sementara itu, kantor berita Malaysia Bernama mengungkapkan, tabrakan pada Senin petang itu terjadi ketika mobil tangki berisi bahan bakar melewati perlintasan kereta api, untuk menyalurkan bahan bakar ke stasiun pengisian BBM. Polisi Malaysia mengamankan sopir truk untuk dimintai keterangan.(RIZ)

Sumber :
http://www.metrotvnews.com/read/newsvide...ekam-Video

Karena banyak yang mengetik secara singkat dan ringkas alias kurang gitu akurat, jadi silahkan buka juga di :
http://beritaterbaru.net.tc/ledakan-heba...aysia.html
http://article.wn.com/view/2011/10/31/Le...ngki_BBM_/
http://kaosmuslim.in/ledakan-hebat-terde...rtabrakan/
http://sindikasi.net/warta/kereta-api-re...upan-besar
----------------
Ini bukti bahwa berdasar narasumber kontributor Metro TV kalau sopir truk tidak menaati rambu - rambu di sebuah PJL dekat sebuah stasiun KA. Jadi mengingatkan kejadian di Cepu yah...Sedih

Reply

Catatan Dahlan Iskan, CEO Notes, PLN
Kecelakaan Kereta Cepat yang Mendebarkan
Posted by administrator â‹… 25 Juli 2011 â‹…

Berita terjadinya tabrakan kereta cepat di Tiongkok Sabtu malam (23/7) waktu setempat, tentu mengejutkan saya. Apalagi kecelakaan yang menewaskan 35 orang dan melukai 200 orang lebih itu terjadi hanya satu minggu setelah saya mencoba menggunakan kereta cepat yang baru di sana saat bepergian dari Beijing ke Shanghai.

Lebih mengagetkan lagi, karena penyebab kecelakaan kali ini sama dengan penyebab terhentinya kereta cepat Beijing-Shanghai. Yakni sistem listriknya disambar petir. Dalam dua minggu pertama beroperasinya kereta peluru Beijing-Shanghai, terjadi tiga kali kereta tiba-tiba berhenti karena sistem listriknya tiba-tiba tidak berfungsi. Yakni setelah sistem itu disambar petir.

Tentu ngeri membayangkan, bagaimana kereta cepat tiba-tiba berhenti, kemudian ditabrak oleh kereta cepat yang datang berikutnya dari belakang seperti yang terjadi Sabtu malam itu. Berarti, ada dua sistem yang rusak. Di samping sistem relay untuk mencegah pengaruh petir, juga sistem informasi otomatis yang mestinya bisa menghentikan kereta cepat berikutnya.

Saya terus mengikuti perkembangan kecelakaan itu lewat berbagai jalur informasi. Ternyata, yang terlibat kecelakaan ini bukan kereta peluru generasi terbaru seperti jurusan Beijing-Shanghai. Ini kereta peluru generasi pertama yang kecepatannya masih 170 km/jam. Seperti yang saya naiki minggu lalu dari kota Chengdu ke Chongqing.

Setelah generasi ini, lahir generasi kecepatan 350 km/jam. Seperti untuk jurusan Beijing-Tianjin atau Shanghai-Hangzhou. Lalu, lahir pula generasi berikutnya dengan kecepatan 300 (tepatnya 312 km/jam) seperti yang baru saja saya naiki dari Beijing ke Shanghai. Dalam waktu dekat, akan lahir generasi yang dianggap paling tepat, yakni generasi yang kecepatannya 270 km/jam. Yang terakhir itu dianggap tepat karena dari segi kecepatan sudah sangat cepat, dari segi biaya sangat effisien dan dari segi biaya operasi penggunaan listrik paling rendah.

Sekarang ini, Tiongkok sudah memiliki rute sepanjang 8.000 km untuk kereta peluru generasi pertama. Ditambah dengan yang generasi berikutnya, akhir tahun ini akan mencapai hampir 9.000 km. Akhir tahun depan mencapai 13.000 km. Dan akhir tahun 2015 sudah mencapai 16.000 km. Pertumbuhan rute kereta cepat sangat fantastis di sana.

Tentu ancaman petir ini sangat serius. Saya jadi takut untuk mencobanya lagi, terutama di bulan-bulan Juli dan Agustus seperti ini. Dua bulan ini adalah bulan datangnya hujan, badai, petir dan taifun di bagian timur Tiongkok sampai ke Hongkong dan Taiwan. Wenzhou, kota terjadinya kecelakaan kemarin, termasuk di kawasan pantai timur yang menjadi langganan cuaca ekstrem itu.

Kereta yang terlibat kecelakaan itu sebenarnya sudah hampir masuk stasiun Wenzhou. Sudah di pinggir kota. Tiba-tiba petir menyambar dan kereta berhenti mendadak. Malam yang gelap karena cuaca menjadi lebih gelap karena listrik di kereta juga mati. Beberapa menit kemudian tiba-tiba blaaaar! Kereta cepat berikutnya datang dan menabrak dengan keras. Gerbong-gerbong, baik yang ditabrak maupun yang menabrak anjlok keluar rel. Empat gerbong terjun ke jurang, salah satunya masih menggantung di bibir jembatan. Mayat-mayat segera diangkut ke rumah sakit dan yang selamat dikumpulkan di sekolahan setempat.

Daerah Wenzhou ini topografinya memang penuh pegunungan dan jurang. Saya pernah naik kereta (lama) dari Wenzhou ke Jinhua. Kereta selalu merayat di sela-sela gunung dan di bibir jurang. Tapi untuk kereta cepat ini sudah ada jalur baru. Gunung-gunung diterobos dengan terowongan dan lembah-lembah diatasi dengan rel layang. Kecelakaan itu terjadi di kawasan rel layang ini, sehingga kalau ada jembatan di situ bukanlah jembatan karena ada sungai.

Kereta yang tersambar petir tersebut adalah kereta untuk jurusan Hangzhou (ibukota propinsi Zhejiang) menuju Fuzhou (ibukota propinsi Fujian). Kota Wenzhou, lokasi kecelakaan itu ada di tengah perjalanan. Wenzhou sendiri adalah kawasan dagang yang paling menonjol di Tiongkok karena orang Wenzhou dikenal paling pandai dagang di seluruh Tiongkok. Untuk Tiongkok, Wenzhou adalah Belandanya Eropa.

Ketika zaman politik jadi panglima di Tiongkok pun orang Wenzhou tetap bisa berdagang secara diam-diam. Karena itu pedagangan dan peredaran uang bawah tanah sangat menonjol di Wenzhou.

Sepulang dari Tiongkok, kemarin saya harus ke Salatiga dekat Semarang. Lalu ke Solo. Dari Solo saya naik kereta api Argo Wilis ke Surabaya. Ini karena hari Minggu pagi kemarin saya harus ke Madura.

Naik Argo Wilis Solo-Surabaya ternyata enak juga. Naik kereta yang lebih lambat perasaan lebih tenang. Apalagi gerbong dan toiletnya juga selalu dibersihkan. Saya melihat ada kemajuan yang besar dalam pelayanan kereta api di Indonesia. Terutama sejak Dirut PT. Kereta Api Indonesia (Persero)-nya dipegang Jonathan, arek Suroboyo yang nekat itu.

Memang, kereta tiba terlambat 15 menit di Solo (dari Bandung). Tapi tiba di Surabaya tepat waktu. Rupanya keterlambatan itu bisa dikejar di rute Solo-Madiun. Pada rute ini (juga rute Jogja-Solo) kereta kita bisa melaju 100 km/jam. Ini baru separo kecepatan kereta cepat generasi pertama Tiongkok.

Rute selebihnya lebih rendah lagi. Banyak rute yang keretanya hanya bisa berjalan 80 km/jam. Bahkan untuk rute Malang-Blitar hanya bisa jalan 50 km/jam. Lingkungan dan konsidi rel tidak lagi memungkinkan untuk lebih cepat lagi.

Tentu saya akan terus mengikuti perkembangan infrastruktur kereta api ini. Baik di Tiongkok maupun di dalam negeri. Saya pasti ingin tahu bagaimana Tiongkok mencari jalan keluar agar kereta api cepatnya bisa anti petir secara sempurna! Saat naik kereta cepat Beijing-Shanghai saya sempat menghitung papas an dengan kereta dari arah berlawanan setiap berapa lama. Ternyata ada yang baru lima menit sudah berpapasan. Ada juga yang baru 7 menit dan 10 menit. Berarti dari belakang pun demikian. Berarti di belakang kereta saya itu banyak sekali kereta cepat yang siap menerkam dari belakang. Alangkah bahayanya kalau system informasi dan pencegahan tabrakan otomatis antar kereta itu mengalami kerusakan!

(*)

Sumber: http://dahlaniskan.wordpress.com/2011/07...ndebarkan/
Reply
PATNA, KOMPAS.com — Tujuh orang, termasuk seorang anak perempuan berusia empat tahun dan seorang wanita Australia, tewas ketika kebakaran terjadi di sebuah kereta api malam di wilayah timur India, Selasa (22/11/2011) pagi, kata sejumlah pejabat. Empat wanita peneliti asal Australia sedang melakukan perjalanan ke kota suci Buddha Bodh Gaya. Satu orang tewas dalam kebakaran itu dan tiga lain dirawat di rumah sakit karena luka-luka bakar, kata manajer divisi perkeretaapian, Sudhir Kumar, kepada AFP. "Tujuh orang tewas terpanggang dan lebih dari 12 cedera setelah kebakaran terjadi di sebuah gerbong ber-AC dan kemudian menyebar ke gerbong lain," kata Kumar, dengan menambahkan bahwa seorang korban cedera Australia berada dalam kondisi kritis.

Kereta api itu sedang melakukan perjalanan dari Kolkata menuju kota wilayah utara, Dehradun, ketika kebakaran itu terjadi di negara bagian Jharkhand. Polisi mengatakan, penyebab kebakaran itu masih belum diketahui. "Dua pejabat dari Komisi Tinggi Australia akan pergi ke Kolkata dengan penerbangan mendatang yang ada untuk memberikan bantuan konsuler kepada tiga warga Australia, dan mencari keterangan lebih lanjut mengenai warga Australia keempat," kata seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT), seperti dilaporkan Australian Associated Press.

Kecelakaan sering terjadi pada jaringan perkeretaapian milik Pemerintah India, yang masih merupakan sarana transportasi utama jarak jauh meski ada persaingan sengit dari perusahaan-perusahaan penerbangan swasta. Jaringan kereta api India mengoperasikan 9.000 KA penumpang yang mengangkut sekitar 18,5 juta orang setiap hari.

Sumber :ANT, AFP

Sumber = http://internasional.kompas.com/read/201...ujuh.Orang

[Image: 22112011terbakarnyakadi.th.jpg]

Reply
Kereta Ekspres Tabrak Mobil, Dua Orang Tewas
Jumat, 25/11/2011, 03:10 WIB
Dua orang tewas setelah kendaraan mini mereka ditabrak kereta api ekspres pada penyeberangan di Kurume, Prefektur Fukuoka, di Jepang baratdaya pada Kamis pagi (24/11/2011), kata pers lokal.

Operator kereta, Kyushu Railway Co, seperti dikutip mengatakan bahwa kendaraan itu menghantam pintu penghalang jalur kereta di persimpangan sebelum ditabrak oleh kereta api yang menuju Kumamoto, kira-kira sebelum pukul 01.00 waktu setempat.

Orang-orang dalam empat mobil lainnya mengungkapkan mobil tersebut terseret kereta api ekspres itu sekitar 200 meter, tetapi pengemudi kereta dan penumpang mereka tidak ada yang terluka.

Polisi mengidentifikasi korban melalui barang-barang yang tersisa di dalam kendaraan yang hancur itu sebagai pria berumur 62 tahun yang tinggal di kota tersebut dan istrinya berumur 60 tahun. (Aef/An)

http://www.berita8.com/read/2011/11/25/2...rang-Tewas
-------------
Di Jepang aja msh ada pr warga yg sembrono...Bethe Apa entah palang pintu dan lampunya gak kena sensor yah? Di sana khan gak ada pak PJL...

Reply
ini murni kesalahan pengemudi, palang sudah tertutup tetap diterobos...

[Image: Siggy.jpg]
Reply
Pasti dahsyat sekali ledakannya...
KethelLok Merah Biru
"Lampen Aan!" Pengumuman
Reply
Iya, gak kebayang banget gimana kejadiannya?
Bethe
Reply
[spoiler=Tabrakan Kereta, China Tetapkan 54 Tersangka]

VIVAnews - Pemerintah China telah menetapkan 54 tersangka dalam kecelakaan maut kereta cepat Juli lalu yang menewaskan 40 orang dan melukai ratusan lainnya. Di antara para tersangka adalah para pejabat tinggi perkeretaapian negara tersebut.

Seperti dilansir dari CNN, Rabu 28 Desember 2011, para tersangka ditetapkan setelah dilakukan penyelidikan selama beberapa bulan. Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa ada berbagai penyebab kecelakaan tersebut.

Penyebab pertama adalah petir yang merusak sistem kelistrikan kereta cepat di dekat Wenzou, Timur China. Selain itu, ada kesalahan rancang komponen pada sistem persinyalan di wilayah Zhejiang, menyebabkan kedua kereta bertabrakan. Selain 54 tewas, 172 penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Pemerintah China mengatakan akan memberlakukan hukuman disiplin terhadap puluhan tersangka tersebut. Saat ini, pemerintah mencoba mencari cara agar para tersangka bisa dijerat pasal kriminal.

Di antara para tersangka adalah Liu Zhijun, mantan Menteri Kereta Api China, dan Zhang Shuguang, Kepala Teknis Kementerian Kereta Api. Mereka berdua telah dipecat karena dinilai melakukan pelanggaran kedisiplinan berat.

Sebelumnya, pemerintah China juga telah memecat tiga pejabat tinggi kereta api lainnya, yaitu kepala Guangzhou Railway Group Xu Xiaoming, Wakil manajer China Railway Signal & Communication (CRSC) Miao Weizhong, dan kepala Institut Rancang Sinyal Kereta Apo Zhang Haifeng.

Sementara itu Kementerian Kereta Api China menyatakan akan membayar kompensasi sebesar 915 ribu Yuan atau sekitar Rp 1,3 miliar kepada setiap anggota keluarga korban tewas. Bagi 101 penumpang yang mengalami luka berat, pemerintah akan memberikan kompensasi total sejumlah 7,5 miliar Yuan atau Rp 10,8 triliun.
[/spoiler]
Reply
bahaya Bingung
Reply
Mungkin di antara kita sudah cukup bosan dg pemberitaan musibah KA di negara Mahatma Gandhi ini... Berulang kali rangkaian KA penumpang yang sama yang kecelakaan dan kejadiannya sama2 speerti itu2 lagi... Mental keluar dari rel....

Fri, 03 Feb 2012 10:31:45 GMT | By santirta martendano
Kecelakaan Kereta Di India 100 Orang Terluka
Kereta tersebut tergelincir setelah bertabrakan dengan mesin pengeruk.
Petugas mengevakuasi kereta api yang hancur akibat tabrakan di desa Bangapara dekat kota timur laut Guwahati (3/2). Setidaknya tiga orang tewas dan ratusan lain terluka dalam sebuah kecelakaan tabrakan kereta api dengan mesin pengeruk. Tujuh gerbong tergelincir keluar dari rel.

Sumber :
http://berita.plasa.msn.com/photoviewer....id=5839102


Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)