Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
PLH Argo Jati vs Mobil di Kertasemaya-Kaliwedi
#21
(16-11-2011, 08:21 AM)Hungry Soul Wrote:
(15-11-2011, 02:24 PM)adityasu Wrote: itu badan nya kejepit kaki nge gantung gitu. masya allah

(15-11-2011, 06:15 PM)helmi_cc20301 Wrote: ouchhh.... ada kaki nyangkut gitu, itu bangkai mobilnya udah dievakuasi?

Iya, Astaghfirullah .... itu TS dapet gambar DP darimana ya?? Heran Biasanya kan kalo media massa gambarnya gak sampe terlalu eksplisit gitu .... Sedih

Itu dipotret dari KA Bogowonto yg lewat di TKP.....
Reply
#22
Dari koran TJ hari ini, speednya Argo Jati pas nabrak APV tuh 100 km/h.
Add yah: Muhammad Andika & follow juga yah @andika_ABA Xie Xie
Reply
#23
(16-11-2011, 05:17 PM)CC 203 20 Wrote: Dari koran TJ hari ini, speednya Argo Jati pas nabrak APV tuh 100 km/h.

Lumayan kenceng tuh Taspatnya Gembira
Pantesan mobilnya ancur jadi serpihan gitu
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
#24
Kalo ga salah tadi liat status di FB, yang naek mobil itu kerabat dari RF CN ya?

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
#25
(16-11-2011, 05:17 PM)CC 203 20 Wrote: Dari koran TJ hari ini, speednya Argo Jati pas nabrak APV tuh 100 km/h.

walaupun 100 km/jam, kalau nggak masuk jembatan baja kyknya nggak sehancur seperti itu, minimal terguling mental ke kiri atau kekanan, paling parah terseret...(analisa pribadi)

tapi koq nggak anjlog ya Bingung
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#26
Mungkin jika bumper kereta bentuknya diubah
dengan membentuk sudut diujung kanan - kiri,
dengan titik temu ditengah,
secara teoritis jika menabrak sesuatu,
benda yang tertabrak dapat terpental kekanan atau kiri.
Disini, faktor keindahan sedikit diabaikan,
jika bentuk menjadi tidak sebiasa jika kita melihatnya.

Mungkin resiko korban dapat berkurang,
karena kemungkinan untuk terlindas loko,
jika bentuk vertikal dan lurus seperti saat ini,
lebih kecil lagi.

Tetapi dalam hal Argojati ini,
memang mobil hancur karena terjepit rangka jembatan,
dan kereta tetap melaju.
Seandainya tidak tertahan jembatan,
mungkin terpental dan yang jelas, tidak sampai hancur
seperti tabrakan saat ini.

Sakit
Reply
#27
(16-11-2011, 10:15 PM)Adi Sutjipto Wrote: Mungkin jika bumper kereta bentuknya diubah
dengan membentuk sudut diujung kanan - kiri,
dengan titik temu ditengah,
secara teoritis jika menabrak sesuatu,
benda yang tertabrak dapat terpental kekanan atau kiri.
Disini, faktor keindahan sedikit diabaikan,
jika bentuk menjadi tidak sebiasa jika kita melihatnya.

Mungkin resiko korban dapat berkurang,
karena kemungkinan untuk terlindas loko,
jika bentuk vertikal dan lurus seperti saat ini,
lebih kecil lagi.

Tetapi dalam hal Argojati ini,
memang mobil hancur karena terjepit rangka jembatan,
dan kereta tetap melaju.
Seandainya tidak tertahan jembatan,
mungkin terpental dan yang jelas, tidak sampai hancur
seperti tabrakan saat ini.

Sakit

Jadi, mobil posisinya seperti bola yang digelindingkan Gembira
Begitu tertabrak langsung terseret dan menggelinding beberapa meter sampai akhirnya menyangkut di tiang jembatan
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
#28
(16-11-2011, 10:24 PM)Warteg Wrote: Jadi, mobil posisinya seperti bola yang digelindingkan Gembira
Begitu tertabrak langsung terseret dan menggelinding beberapa meter sampai akhirnya menyangkut di tiang jembatan

Kira-kira,
rangkaian gerbongnya, juga ada yang lecet-lecet cat nya ya ?
Saya bayangkan,
sewaktu ditabrak dan didorong sampai melewati jembatan,
lalu tersangkut pada pilar,
dan akhirnya terlepas sendiri walau
kereta seluruhnya tetap berjalan, sehingga gerbong
terakhir sampai melewati bangkai mobil tersebut,
atau,
setelah menabrak dan sambil proses pengereman berjalan,
kereta [baca : loko], terhenti tepat pada saat mobil terhimpit
ditengah jembatan.
Jika loko mundur kembali, rangkaian tidak ikut terserempet.

Tapi, kemungkinan pertama yang lebih masuk akal,
jika kereta tetap melanjutkan perjalanannya setelah menabrak.
Reply
#29
gimana ya dengan masinisnya? masinisnya juga keknya ada rasa bersalah setelah kecelakaan itu...
Reply
#30
CIREBON, KOMPAS.com - Tim SAR Cirebon, Kamis (17/11/2011), kembali melakukan pencarian terhadap Burhanudin (28) yang diduga ikut menjadi korban kereta Argojati. Satu tim telah diterjunkan ke kali yang berada di bawah lintasan kereta tempat tertabraknya Suzuki APV oleh KA Argo Jati.

Koordintor SAR Cirebon, Suyanto mengatakan, pencarian hari ini akan difokuskan ke daerah hilir hingga muara sungai. Sebab dikhawatirkan korban sudah terbawa arus, apalagi beberapa hari terakhir ini arus kali itu cukup deras menyusul hujan besar yang kerap turun.

Burhanudin diduga ikut menjadi korban KA Argo Jati bersama empat korban lain yang telah dievakuasi Selasa (15/11/2011). Dugaan tersebut muncul setelah ada rekaman CCTV yang dipasang di area parkir LP3I yang menunjukkan jika Burhanudin ikut masuk ke dalam mobil naas bersama rombongan.

Selain itu, dua nomor ponsel warga Kertasemaya, Indramayu, itu pun tidak bisa dihubungi. Namun dalam evakuasi Selasa, tidak ada jasad Burhanudin ditemukan. Petugas hanya menemukan empat jasad korban, masing-masing Diyani, Yudi, Carlim alias Laling, dan Joan.

Kereta Argo Jati dari arah Jakarta menuju Cirebon menabrak Suzuki APV yang ditumpangi rombongan pegawai dan alumni LP3I Cirebon, Selasa (15/11/2011) sekitar pukul 11.35, di perlintasan kereta tanpa pintu, di Desa Gowa Kidul, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon.

Mobil sempat terseret ratusan meter dan nyangkut di atas jembatan. Semua penumpang di dalam mobil dinyatakan tewas
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)