Posts: 2,972
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
14
wah ternyata kemarin 19 okt 2011 adalah tahun ke 24 kejadian terburuk dalam sejarah kereta api kita ya !
Posts: 744
Threads: 0
Joined: Apr 2011
Reputation:
5
Tragedi ini tak terasa telah hampir 1/4 abad yang lalu, tragis dan mengerikan.
Posts: 846
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
3
yap 24 taun yg lalu tabrakan KA paling parah n mdh2an tak akan terulang di taun skrng dan taun yg akan datang....
amien.
Train is never death for my life specially KA Lodaya
Posts: 3,087
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
27
Hikmah dari kejadian ini :
1. Para warga masyarakat ibukota sudah dilupakan dengan tragedi mengerikan sepanjang sejarah KA di Indonesia. Entah anak2 skarang pada mengingat atau enggak, aku sendiri yg ketika itu msh balita cuma tahu dari orang - orang sekitar begitu aku sudah SD.
2. Pak Slamet Suradio sudah ada yang diperhatiin terutama dari kita sebagai rekan2 pecinta KA. Keadilan pun jelas saja masih belum ada di pundak beliau yg sudah sangat sepuh dg pandangan mata yang rabun.
3. Sayangnya pak Jamhari nasibnya masih terkatung - katung... Sebagai pelaku utama atas kejadian tragedi ini, nasib pak Jamhari sama terpuruknya dg pak Slamet Suradio.
4. Belum ada langkah antisipasi mengatasi kesemrawutan arus lalu lintas kendaraan bermotor di Jl. Bintaro Permai alias di tikungan perlintasan KA yang sangat vital karena berlokasi di pertigaan tanpa lampu lalu lintas dan pasar tumpah ruah yg slalu mengundang kemacetan. Para pak PJL harus bekerja sangat ekstra minimal mesti menutup palang pintu perlintasan 3 menit sebelum KA melintas.
5. Belum adanya perhatian pemerintah atas ketidak nyamanan pada stasiun Pd. Ranji sebagai stasiun tengahan antara ke2 stasiun yang pernah jadi saksi bisu ini.
Semua itu telah berlalu dan semakin berlalu ditengah keterpurukkan inisiatif pemerintah dan kurangnya kita dalam menjaga areal publik. Apakah akan.... yah akan.... semoga sih tidak terjadi lagi lha....
Posts: 519
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
0
Inget kejadian pada waktu itu, semua orang warga disekitar TKP ( bintaro, tanah kusir, rengas, rempoa, dst) yang mendengar akan kejadian hentak berhamburan keluar rumah untuk menyaksikan detik- detik PLH dan memberikan pertolongan pertama.
" Pecinta Rangkas jaya "